Brooklyn Nine-Nine

Brooklyn Nine-Nine

Stáhnout Indonesian titulky

Série 5

Informace o verzi

Brooklyn Nine-Nine S05E13 The Negotiation 720p WEBRip 2CH x265 HEVC-PSA
Komentář od sph21
Resync subtitle dari almondciblak untuk versi web PSA

Tagy

webrip
web
720p
720
BRip
x265
HEVC
2CH
Zveřejněno: 2021-09-30
Stažení: 38
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Peralta, ada situasi darurat B & E di toko berlian di Atlantic

yang berubah jadi situasi penyanderaan.

Mereka ingin kau jadi negosiator.

Oh, Tuhan, doaku akhirnya terjawab.

Kau minta penyanderaan?

Ya, memang. Setiap hari.

Aku tak paham. Kenapa bukan ESU yang tangani?

Nampaknya, penyandera meminta Jake langsung.

Oh, tentu, itu semakin keren.

Aku penasaran siapa dia. Oh!

Mungkin saudara dari orang yang pernah kuselamatkan.

Atau saudara kembarnya. Atau...

Jake!

Cepat berangkat. Ajak Diaz.

Ya. Bagaimana penampilanku?

Lupakan. Mari bernegosiasi.

Hei, semuanya. Aku di sini.

Aku Jake Peralta. Negosiator.

- Oh, jadi kau Jake Peralta? - Negosiator, ya.

- Siapa kau? - Dennis Kole, ESU.

Ini adalah TKP-ku sebelum kalian tiba.

Terserahlah, Dennis.

Sudah 10 tahun aku jadi negosiator

dan kau mengambil kasus penyanderaan pertamaku.

Aku cuma pernah gagalkan orang yang mau lompat dari atap.

Tapi itu pasti prestasi sendiri, kan?

Ya, prestasi menyelamatkan nyawa orang gila.

Terserah. Ini saranku.

- Aku tak suka kalian. - Itu bukan saran.

Itu sangat kasar karena kita baru bertemu.

Dia ingin bicara padamu.

Pakai ini.

Oh, ada tulisan negosiator di sini.

Ini Jake Peralta.

Aku tak bersenjata

dan aku mendekati gedung.

- Kau ingin bicara padaku? - Tetap angkat tangan.

Dan melambailah.

Apa?

Aku hanya bermain-main denganmu, Peralta. Turunkan tanganmu. Peluk aku.

Judy!

Sersan, anggota dari komite pemilihan komisioner datang hari ini

untuk mengecek kesatuan dan wawancara.

Bisa kau berbicara dengannya?

Tentu. Terry suka menjawab pertanyaan susah.

Oh, ini dia.

Seharusnya kau lepas suspender jelekmu itu.

- Apa? - Halo, Nyonya Sumter.

Halo, Kapten.

Aku tak sabar ingin mengobrol dengan bawahanmu untuk menilai kepemipinanmu.

Anda bisa bicara dengan Sersan Jeffords.

Sersan? Oh, um...

Sebaiknya tidak dengan pengawas.

Aku ingin mewawancarai salah satu detektifmu.

Mungkin, um... dia?

Tidak!

- Maaf? - Ada lebah di dekatku,

yang sudah menghilang.

Anda bisa wawancara Detektif Hitchcock

tak masalah bagiku.

Jujur aku agak kecewa, kukira kau senang melihatku.

- Kenapa kau jadi sangat aneh. - Entahlah.

Tidurku tak nyenyak malam tadi, jadi masih capek.

Terlebih ini situasi penyanderaan!

Wow! Seperti itu.

Ya, seperti itu. Apa apaan?

- Kukira kau bertobat? - Memang.

Aku makelar mobil mewah sekarang.

Aku mengadakan mobil mewah untuk orang kaya dan terkenal secara legal.

Minggu lalu kuantar Bugatti ke aktor Stranger Things yang cadel.

Kau bertemu Dustin? Apakah dia keren?

Apakah dia dan gengnya benar teman?

Oh, kita tak boleh mengobrol. Kau punya tiga sandera.

Maksudmu Pam dan dua Bob?

Mereka bukan sandera. Kusebut mereka

rekan jaminan.

Kuberi mereka 500 dolar dari kantongku sendiri.

- Terima kasih, Doug. - Kau hebat, Doug.

Sebenarnya, aku ingin jadi sandera.

Pam belum percaya padaku lagi.

Bilang padanya aku orang baik, Jake.

Maaf, apa kau teman kriminal ini?

- Tidak. - Tentu, kami bersahabat.

Hanya sebagai rekan, Pam.

- Sahabat. - Judy, ke sini.

- Apa yang terjadi? - Ini bukan salahku.

Dua tahun lalu, sebelum bertobat, aku mencuri mobil dari pengedar narkoba.

- Martin Halloway. - Judy, dia orang jahat.

Iya. Saat kusadar itu mobilnya,

kubakar sekaligus dengan narkoba yang tak kuketahui di bagasinya.

Oh, tidak, Judy. Bagasi narkoba?

Jutaan dolar nilainya.

Halloway tahu aku pelakunya.

Aku pun bekerja padanya untuk bayar utang.

Kau bilang kalau sudah bertobat? Kau bilang soal Dustin?

Sudah. Tapi dia tak menonton Stranger Things.

- Pria ini sangat jahat. - Aku tahu.

Dia bilang ibuku akan dibunuh jika aku menolak ini.

- Tak boleh. Aku sayang ibumu. - Aku juga.

Makanya aku di sini, mencuri sekantong berlian.

Jake, kau tahu betapa bahayanya pria itu.

Aku ingin kau membantuku menyelamatkan ibuku.

- Caranya? - Mudah.

Aku punya rencana untuk semua orang. Aku hanya ingin kau...

Melepaskan dia untuk bertemu Halloway.

Kita menangkap Halloway, menyelamatkan ibu Judy,

Judy akan menyerahkan diri. Rencana bagus kan, Rosa?

Halloway adalah bos besar kriminal. Bertahun-tahun NYPD mengejarnya.

- Dan? - Sudah.

Ya. Karena kita sudah sepakat, kuberitahu Judy rencananya akan dilakukan.

Belum semuanya sepakat. Dia terjebak dan putus asa. Dia berdusta.

- Kenapa kau bilang berdusta? - Begitulah negosiasi.

Dua pendusta saling berdusta sampai salah satunya terlalu dekat ke jendela

dan tertembak di kepala.

Negosiasi bukan cuma soal itu.

Ya. Sekarang, kembalilah dan pancing dia ke jendela.

Penembak jitu bersiap. Jalankan strategi jendela.

- Jalankan strategi jendela. - Tidak

Penembak jitu boleh tidur.

Jalankan strategi tidur. Waktunya tidur.

Amy, Gina, kalian datang!

Tak mungkin kulewatkan pembukaan truk makananmu?

- Aku fans terbesarmu. - Juga investor terbesarmu.

Dia takut kehilangan uangnya.

Kubilang itu rahasia kita.

Tak ada yang namanya rahasia.

Baiklah, jangan khawatir. Aku optimis.

Truk The One Thing siap melayani.

- The One Thing? - Ya.

Kami hanya punya satu menu: Roti lapis isi daging seperti buatan Nana Boyle

Aku tak percaya ini benar benar terjadi.

- Ahh! - Uh, Charles?

Maaf, aku sedikit stres. Jason dan Jeff yang kusewa jadi pegawai

sedang sakit jadi aku sendiri saja.

Benar-benar bikin pusing.

Oke, Boyle, berhenti panik.

Aku sedang libur. Aku bisa membantu.

Ya, aku juga. Aku tak libur, tapi aku datang dan pergi sesukaku.

Ini bagian dari pesonaku. Aku seperti kucing tetangga.

ESU tak menyepakati rencanamu. Kau dikira berbohong.

Aku jujur. Aku tak ingin jadi penjahat.

Aku suka hidupku sebagai warga biasa.

Aku akhirnya memilih untuk pertama kali.

Ed Breakfast untuk dewan sekolah.

- Siapa? - Entah. Namanya lucu, jadi kupilih.

Itu juga alasanku memiih Stacy Ladle.

Tapi, maafkan aku. Mereka tak mau.

Tamat sudah? Aku ditangkap dan membiarkan Halloway membunuh ibuku?

Sebenarnya...

masih ada cara lain.

Aku menyandera negosiator kalian.

Kalau kalian mendekat, aku akan menembaknya.

Turuti perintahnya! Hidupku ada di tangannya!

Itu sangat menyenangkan!

Kau terdengar sangat menakutkan.

Tidak, itu semua karena kau. Getar suaramu meyakinkan.

- "Turuti perintahnya!" - Aku baru saja mengarang itu.

Aku sangat menghayati.

- Sungguh, kau sandera yang hebat. - Oh, terima kasih, Judy.

Kau penyandera yang bagus.

Ya, Pak.

Aku tak percaya Peralta disandera.

Kabar baiknya adalah...

aku jadi negosiatornya sekarang.

- Akhirnya. - Selamat.

Aku sudah menunggu lama momen ini, dan...

Aku siap untuk negosiasi.

Tapi aku hanya ingin bicara pada Rosa Diaz.

- Itu aku, Dennis. - Oh, yang benar saja.

Oke, sepertinya kita siap latihan membuat roti lapis.

- Terdengar bagus, Bos. - Panggil aku Chef.

Itu lucu.

- Chef. - Terima kasih.

Oke, lihat. Potongannya agak miring.

Aku ingin kau memotongnya lurus.

Tak masalah.

Lagi.

Miring. Jangan ragu-ragu.

Lagi.

Kau terlalu ragu-ragu.

Lagi.

Masih miring. Lagi.

Lagi!

Bagaimana kalau begini saja? Arahkan pisau itu ke leherku, bunuh aku.

- Huh? - Apa aku terlihat seperti Jake?

- Apa? - Apa aku terlihat seperti Jake?

Tidak sama sekali.

- Kenapa kau kacaukan semua? - Astaga, Charles, kau ini kenapa?

Aku Chef. Kau tak siap untuk ini. Gina, giliranmu.

Oke, tapi aku tak akan memanggilmu Chef. Kau pun tak boleh berteriak padaku.

- Ini dia. - Ah, terima kasih.

Tidak miring! Potongannya lurus dan bagus!

Terima kasih. Berkat pisaunya...

Tapi kau menghancurkan rotinya! Terlalu penyet!

Lagi.

Sekarang, masuk. Kita bicarakan urusan kita.

Senang bisa melihatmu. Langsung saja.

Doug Judy, kau ditangkap.

- Tunggu, Rosa, hentikan. - Apa yang terjadi?

Ini bukan penyanderaan betulan.

More Indonesian subtitles for Brooklyn Nine-Nine

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left