Prvních 200 řádků.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Sebelum kita mulai latihan malam ini,
Aku ingin meluangkan waktu untuk membahas pekerjaan kita.
Akting.
Apakah akting itu?
Maksudku, saat aktor berakting, apa yang dia...
atau mereka...
lakukan sebenarnya?
Di satu titik, jawabannya sederhana. Mereka membuat orang percaya.
Mereka berpura-pura.
Namun di tingkat yang lebih mendalam, kita perlu bertanya pada diri sendiri...
apa yang sebenarnya terjadi.
Kalian perlu menanyaiku
karena aku satu-satunya yang tinggal sendiri.
Yang sebenarnya terjadi, aku ingin kalian mendengar baik-baik...
Yang sebenarnya terjadi adalah aktor bermain menjadi...
Tuhan.
Karena, di atas semuanya, apa yang Tuhan lakukan?
Tuhan menciptakan.
Tuhan berkata, "Terjadilah bumi." dan bum!
Bumi tercipta.
Tuhan berkata, "Terjadilah kehidupan." Bum lagi!
Kehidupan tercipta.
Tuhan berkata, "Terjadilah kematian." dan bum!
Kegelapan.
Kegelapan pun kembali.
Apa artinya ini untuk kita?
Bagaimana kita menerapkan hal ini
ke dalam pekerjaan kita?
Jawabannya, teman-temanku, seperti Tuhan,
kita harus mencintai ciptaan kita.
Ilhami mereka dengan kehidupan,
dengan karakter, harapan, mimpi, juga kesalahan fatal, kemudian...
Kemudian...
kita harus melepaskannya.
Karena pada akhirnya...
cinta sejati...
Cintanya Tuhan...
adalah melepaskan.
Eh, Sandy?
Aku ikut audisi besok untuk iklan sampo.
Bagaimana aku mencintai hal itu?
Cuci rambutmu sebelum ke audisi.
Kecintaan akan karakter, bukan mengejar ketenaran atau uang,
adalah yang membedakan aktor hebat, artis yang sesungguhnya...
Sandy, satu pertanyaan lagi. Ini iklan Pantene.
Tak peduli apa merek samponya, oke?
- Cuci saja rambutmu. - Terima kasih.
Itulah mengapa dia Sandy Kominsky dan kita bukan.
Persetan. Mari kita mulai.
BABAK 1. YANG DIHINDARI AKTOR
Selamat.
TEMPAT MAKAN
Maaf aku terlambat.
Pasti kau kesulitan memilih syal.
Oh benarkah? Aku baru datang, kau langsung mencelaku.
Kau yang mudah tersinggung.
Halo, Alex.
Aku ingin pesan Jack Daniel dengan es batu
dan Doctor Pepper dengan sedotan.
Aku benar-benar benci caramu minum.
Jack menjagaku dari bunuh diri dan Pepper menjagaku tetap normal.
Bagaimana kabar sitkomnya?
Lupakan. Kau pasti tak mau ikut sitkom itu.
Apa yang kau katakan?
Anak-anak muda di film Big Bang itu,
dapat jutaan dolar seminggu.
Sandy, itu omong kosong.
Kau salah satu pelatih akting terhebat sepanjang masa .
Seperti apa kelihatannya kalau kau ikut sitkom?
Jadi aku tak dapat peran?
Tidak.
CBS ingin yang lebih etnis.
Lihat aku. Siapa yang lebih etnis dariku?
Orang kulit hitam.
Tunggu. Mereka memilih orang kulit hitam untuk menjadi kakek Josh Gad?
Mereka mencampakkan Josh. Mereka memilih rapper, Ludacris.
Lucu (ludicrous). Omong kosong.
Bukan, itu namanya. Ludacris.
- Namanya siapa? - Ludacris.
- Aku bilang lucu (ludicrous). - Bukan, rappernya.
Kenapa rappernya?
Astaga! Pokoknya kau tak dapat peran di sitkom itu.
Brengsek.
Iya.
Lihat ini. Buat kau dia lari.
Terima kasih Alex.
Mereka bilang akan ingat kau bila ada peran berulang atau peran tamu.
Tak usah menghiburku. Aku pria dewasa.
Aku tak sedang menghibur. Aku...
Aku berbohong.
Bagaimana kabar Mindy?
Dia baik-baik saja. Kau tahu...
Dia hebat. Aku tak tahu bagaimana mengatur sekolah tanpanya.
Begitulah. Ibunya mendidiknya dengan baik.
Jangan lupa Norman, aku juga mendidiknya.
Apa dia mengetahuinya?
Bagaimana kabar Eileen?
Dia...
tidak terlalu baik.
Jadi pengobatan yang terakhir...
Tidak terlalu... memberi efek.
Sedih mendengarnya, Norman.
Sandy, dia...
sangat ingin bertemu denganmu.
Kalau bisa, aku ingin menemuinya, jika itu memungkinkan.
Tentu saja. Kapan pun. Kau tahu itu.
- Baik. Akan kutemui. - Kapan?
Aku tak tahu. Akan aku rencanakan.
Tak perlu kau rencanakan.
Ada hal-hal tertentu. Maksudku, kau akan kuberitahu.
Baiklah.
Memang ini baik .
Itulah yang kukatakan.
Tidak. Kau mengatakannya dengan terpaksa. Kau bilang, "Baiklah."
Maafkan aku. Baiklah.
Ah sudahlah, kita pesan saja.
Baiklah.
Bagaimana kisah cintamu? Apa kau masih menemui...
Siapa namanya? Triscuit?
Tristin. Aku tidak menemuinya.
Sayang sekali. Dia cukup cantik.
Tak banyak yang bisa kita bicarakan. Umurnya separuhku.
Dengarkan, separuh umurmu berarti dia wanita tua.
Sialan kau Norman.
Hitunglah.
STUDIO AKTING SANDY KOMINSKY
Sedikit pengumuman sebelum kita mulai malam ini.
Untuk kesekian kalinya, aku seorang aktor. Bukan tukang ledeng.
Jadi jangan buang pembalut wanita ke kloset.
Ayolah kawan. Bantu aku.
Bodoh.
Misteri terpecahkan.
Hal kedua...
Aku membatalkan lokakarya sitkom hari Selasa malam.
Kalian tidak mengikuti kelasku untuk jadi sekumpulan badut yang dibayar berlebihan
mengumpulkan gelak tawa palsu dan sebuah Award sialan Pilihan Penonton.
Aku ingin dapat Award Pilihan Penonton.
Baiklah. Kita latihan adegan kita,
kita buktikan orangtua kalian salah.
Kenapa kita tak memulai dengan salah satu murid baru?
Siapa namamu?
- Theresa. - Theresa, kemarilah.
Baiklah.
Apa yang kau bisa?
Aku mempelajari pidato sanjungan dari Steel Magnolias.
Bagus.
Tolong tunjukkan.
Boleh aku berdiri?
Apa kau pernah melihat orang duduk ketika memberi sanjungan?
Aku tak pernah ke pemakaman.
Mereka berdiri.
Baik.
- Jadi aku harus berdiri? - Iya.
Baik.
Aku akan pakai kursi sebagai batu nisan.
Kenapa tidak?
Hei, selamat datang kembali.
Kapan pun kau siap.
Aku baik-baik saja.
Aku baik-baik!
Aku bisa jalan sampai Texas dan kembali...
tapi anakku tidak bisa.
Tidak, dia takkan bisa.
Oh Tuhan, aku sangat marah, aku tak tahu harus berbuat apa!
Aku ingin tahu kenapa.
Aku ingin tahu kenapa Shelby harus meninggal.
Aku ingin tahu bagaimana bayi itu dapat mengetahui betapa luar biasanya ibunya.
Akankah dia tahu apa yang dia lalui untuknya?
Oh, Tuhan. Aku ingin tahu sebabnya!
Kenapa?!
Wow.
- Bagus? - Iya.
Sally Field melakukannya di film itu?
Kalau tidak salah ingat...
seperti itulah dia melakukannya.
Tebak siapa pelatih aktingnya.
Oh, Tuhan. Benarkah?
Wow.
Jadi... aku ingin kau mencobanya lagi,
tapi kali ini...
tunjukkan bagaimana kau akan melakukannya.
Aku tidak mengerti.
Sally melakukannya seperti itu, sekarang kau lakukan dengan caramu.
Kamu baru kehilangan anakmu setelah dia melahirkan.
Kata-kata yang sama.
Baiklah.
Theresa...
percaya.
Aku baik-baik saja.
Aku tak apa apa. Sungguh!
Aku bisa jalan sampai Texas dan kembali...
tapi anakku tidak bisa.
Tidak, dia takkan bisa.
Oh Tuhan, aku sangat marah, aku tak tahu harus berbuat apa!
Aku ingin tahu kenapa.
Aku ingin tahu kenapa Shelby harus meninggal.
Aku ingin tahu bagaimana bayi itu dapat mengetahui betapa luar biasanya ibunya.
Akankah dia tahu apa yang dia lalui untuknya?
Oh, Tuhan. Aku ingin tahu sebabnya!
No comments yet. Be the first to leave one.