Informace o verzi

Seni Pedang Daring: Alicization - 06
Komentář od Inisial ZA

Tagy

other
Zveřejněno: 2019-04-07
Stažení: 42
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Kirito ada di mana?

Sudah kubilang, 'kan?

Bocah itu adalah celah keamanan terbesar proyek ini.

Ya, dan sepertinya kau benar.

Apa Kirito baik-baik saja?

Saat bilang bisa menyembuhkannya, apa itu hanya kebohongan?

Tolong jawablah, Pak Kikuoka!

Akibat diserang oleh pelaku dari insiden Death Gun,

otak Kirito mengalami kerusakan yang mustahil disembuhkan oleh pengobatan modern.

Tapi...

Di dunia ini, hanya Rath yang punya teknologi untuk mengobatinya.

Kau pasti sudah pernah mendengarnya.

Nama teknologinya adalah STL, Soul Translator.

Dengan STL, kita bisa stimulasi Fluctlight miliknya,

sehingga jaringan neural baru bisa tercipta.

Tapi hal itu butuh waktu.

Saat ini Kirito berada di dalam STL dengan spesifikasi penuh yang hanya dimiliki tempat ini.

Pengobatannya di sini mampu saingi rumah sakit ternama.

Dia bahkan punya suster pribadi.

Aku mengerti, untuk sekarang aku akan percaya.

Jadi, karena sudah sejauh ini, bisakah kau katakan semua pada kami, Pak Kikuoka.

Kenapa petinggi Pasukan Bela Diri Jepang sepertimu

menjadikan kementerian sebagai kedok, dan apa yang sebenarnya kaurencanakan,

lalu kenapa kau membutuhkan Kirigaya?

Kalau kau mau membantu, akan kujawab pertanyaanmu.

Jawab dulu, baru kuputuskan.

Baiklah, kalian berdua sudah pahami konsep dari STL, 'kan?

Sebuah mesin yang mampu baca jiwa manusia, atau Fluctlight,

dan membuat mereka mampu masuk ke dunia virtual yang mirip dengan dunia nyata.

Benar sekali.

Tapi kau pasti tak tahu tujuan dari proyek ini, 'kan?

Tujuan?

Menciptakan kecerdasan buatan serbaguna dengan pendekatan bottom-up.

ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN

ku merasa kesal sendiri

taigi meibun ni shibirekirashita

di dalam pusaran kegelapan

kujuu no yami to gou no uzu no naka

inilah awal kesepian itu datang

hajimari ni kodoku ha tsukimono sa

bahkan bila musuh hancurkan dinding ini dan masuk

shimensoka demo kabe wo buchiyabure

angin jadi tertarik ke arah itu

kitaihazure kazamuki kakimawase

magma yang mengalir akhirnya bergerak cepat

kasoku shite yuku Magma no kodou

pastikanlah dan terus maju

tashikamete susume

terdengar suara panggilan dari Dewa Kematian

niyatsuita shinigami no yobu koe ga suru

apa kau masih percaya pada dirimu sendiri?

Do you believe yourself?

kuingin lihat awal dan tujuan akhir tersebut

boku ha hajimatta eikou no Goal wo mitai no sa

berlian pedang milikku bersinar

Shiny Sword My Diamond

bersinar karena kesedihan dan keinginan

kanashimi to negai no kesshoutai ni

kita ingin capai tujuan kita masing-masing di tiap cahaya itu

bokura shimei wo chikau sorezore no hikari wo mezashiteku

ku kan terus bangkit hingga saatnya tiba

nando datte tachiagatte boku ha kyou made kitan da

dan inilah saatnya untuk pastikan hal itu

It's Time ikko no inori ga kakumei no kakushou

jadi bersinarlah

saa kagayake

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Proyek Alicization

Kecerdasan buatan serbaguna dengan pendekatan bottom-up?

Dalam pengembangan kecerdasan buatan, ada dua jenis pendekatan.

Yang pertama adalah pendekatan top-down.

Di mana kecerdasan buatan diprogram dengan pengalaman dan pengetahuan.

Agar akhirnya bisa mereplikasi kecerdasan sesungguhnya.

Termasuk penelitian Dr. Shigemura yang pernah bekerja di sini,

saat ini hampir sebagian besar kecerdasan buatan, dikembangkan dengan pendekatan top-down.

Tapi,

tipe pendekatan top-down tak mampu bereaksi dengan tepat pada hal yang belum dipelajari.

Jadi, saat ini mereka belum berada di tingkat yang mampu disebut kecerdasan sesungguhnya.

Lalu selanjutnya, pendekatan bottom-up.

Ini adalah otak manusia.

Sel otak ada seratus miliar dan saling terhubung.

Kita ciptakan replika susunan tersebut dan hasilkan kecerdasan dari sana.

Apa hal itu bisa dilakukan?

Sampai sekarang, hal itu dianggap mustahil.

Tapi dengan Soul Translator bisa memindai jiwa dari manusia,

yaitu medan kuantum yang kita sebut Fluctlight.

Lalu agar bisa simpan jumlah data yang sama dengan otak manusia,

kami kembangkan Gerbang Kristal Cahaya Kuantum, alias Lightcube sebagai medianya.

Berarti, kalau ada benda itu, maka Fluctlight bisa disalin, ya?

Benar sekali.

Malah sebenarnya, kami sudah berhasil mereplika jiwa manusia.

Kalau begitu, untuk apa sekarang kalian memanggilku?

Karena, kami dengan bodohnya lupakan sesuatu.

Di antara salinan jiwa manusia dan kecerdasan buatan sesungguhnya,

terdapat jurang perbedaan yang sangat luas dan dalam.

Higa.

Perlihatkanlah itu pada mereka.

Apa? Kita melakukannya lagi?

Apa uji cobanya selesai?

Ya, semua selesai tanpa masalah sedikit pun.

Syukurlah kalau begitu. Tapi di sini gelap dan tubuhku tak bisa digerakkan.

Apa STL mengalami gangguan? Maaf, tapi bisa keluarkan aku dari mesinnya?

Sayangnya, aku tak bisa.

Hoi, kenapa? Apa maksudmu?

Kau ini siapa? Suaramu tak kukenal.

Aku adalah Higa. Takeru Higa.

Mustahil! Bicara apa kau ini? Aku Higa! Keluarkan aku dari STL, maka kau akan tahu!

Tenanglah. Jangan panik begitu.

Sikapmu itu tak seperti biasa.

Sekalipun hanya salinan, kau tetaplah Takeru Higa.

Terimalah situasi dengan tenang.

Aku sama seperti biasa, kok!

Kalau aku salinan, harusnya aku tahu rasanya! Tapi ini...

Tidak! Bebaskan aku! Keluarkan aku dari sini!

Kau harus tenang.

Kau sadar apa bahayanya pada Fluctlight milikmu kalau tak mampu berpikir rasional, 'kan.

Aku berpikir rasional!

Kalau begitu, mau coba adu aku dengan si palsu itu dalam sebut bilangan pi?

3,14159265358.

Dia hancur, deh. Hanya tahan satu menit delapan detik.

Tindakan kalian sudah kelewat batas.

Aku mohon maaf.

Tapi kalian paham 'kan, kalau tak perlihatkan itu maka mustahil untukku menjelaskannya.

Kami sudah salin sepuluh Fluctlight termasuk milikku,

tapi tak ada yang mampu bertahan dari pemikiran bahwa mereka hanya merupakan salinan.

Kalau salinan penuh ternyata gagal, apa yang harus dilakukan?

Yang harus dilakukan?

Membesarkan mereka dari awal?

Jangan-jangan...

Benar.

Kami salin jiwa bayi dan membesarkannya.

Tapi bagaimana dengan lingkungan mereka hidup?

Dunia nyata tak bisa ditiru secara sempurna.

Itu memang mustahil. Tapi aku sadar...

Dalam jaringan Internet terdapat banyak solusi sempurna yang tersedia.

Dunia VRMMO.

Benar sekali.

Kami memakai Seed, menciptakan desa kecil dan sekitarnya,

lalu menerapkannya di STL.

Di desa yang pertama kali kita ciptakan,

4 anggota Rath membesarkan 16 jiwa arketipe, yaitu bayi KB sampai berumur 18 tahun.

Keenam belasnya tumbuh dengan cepat.

Meski kami sebut mereka Fluctlight buatan,

tapi perkembangan mereka lebih dari memuaskan.

Semua sangat patuh dan baik.

Ketika menikah, kami berikan mereka anak.

Dengan kata lain, jiwa arketipe baru untuk mereka besarkan.

Lalu setelah mempercepat waktu di dunia mereka sebanyak 5.000 kali, generasi terus bertambah,

lalu tiga minggu kemudian, atau 300 tahun kemudian di dunia mereka,

penduduk dengan jumlah sebanyak 80.000 orang tercipta.

Kalau begitu, tingkatannya sudah jadi simulasi peradaban.

Itu ada benarnya.

Saat ini, sudah 480 tahun berlalu di dunia itu,

dan populasi di ibu kota, Centoria, sudah mencapai 20.000 orang.

Sekarang,

Fluctlight buatan sudah tumbuh dewasa menjadi kecerdasan bottom-up yang kita harapkan.

Karena itu, kami pun senang karena bisa maju ke tahap selanjutnya.

Tapi...

Saat itulah kami sadar akan adanya masalah besar.

Masalah?

Organisasi pengatur bernama Gereja Axiom menciptakan aturan bernama Indeks Tabu.

Indeks Tabu?

Di sana contohnya, terdapat aturan yang melarang pembunuhan seperti di dunia nyata.

Tapi dengan lihat berita setiap hari kita tahu bahwa manusia sering melanggarnya.

Tapi para Fluctlight ini mematuhinya.

Terlalu patuh malah.

Kota ini indah dan terlalu sempurna.

Di jalan tak ada sampah satu pun, pencuri pun tak ada.

Tentunya, pembunuhan belum pernah sekali pun terjadi.

Lalu apa masalahnya?

Jangan-jangan tujuan kalian sebenarnya

adalah menciptakan KB yang bisa membunuh?

Aku dan Kirito sudah tebak alasan kenapa kau tertarik pada VRMMO,

yaitu karena teknologinya bisa dipakai untuk pelatihan polisi dan pasukan khusus. Tapi...

Proyek ini terlalu ambisius.

Petinggi Pasukan Bela Diri Jepang sepertimu mencoba lakukan hal sebesar ini.

Pasti karena ingin ciptakan KB yang mampu digunakan membunuh dalam perang.

Bukankah begitu?

Apa itu benar, Pak Kikuoka?

Lima tahun lalu,

More Indonesian subtitles for Sword Art Online

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left