Prvních 200 řádků.
Joanna!
Sekarang jam berapa? \ Mana kutahu, kau melempar bekerku.
Kembalilah tidur, masih pukul 5 pagi.
Aku kurang berotot. Aku harus latihan dulu.
Aku kurang tidur.
R.A.I.D. UNIT KHUSUS
Maaf, Sayang.
Itu beker sejak masa kecilmu.
Tak apa.
Kau sangat kasar!
Juga ceroboh!
Sudahlah, nanti kau terluka lagi.
Maafkan aku.
Bisakah kau tinggalkan olahraga berat?
Kenapa? \ Kau lebih berotot dariku!
Bagaimana penampilanku nanti di hari pernikahan kita?
Aku kurang feminin bagimu?
Lihat dirimu.
Jika diteruskan, mungkin kau yang harus menggendongku melewati pintu.
Kau mau aku lebih sering berdandan?
Bukan, bukan itu...
Duduklah, Sayang. Bacalah korannya.
Aku akan mengurusmu, dan membuat sarapan.
Baiklah, bagus.
Bisakah kau...
Beginilah hasilnya!
Maaf!
Hati-hati! \ Maaf, Sayang.
Ini panas sekali. Berhenti, aku sudah paham.
Maaf, aku agak tegang.
Aku akan ke RAID.
Lagi?
Kau ke sana tiga bulan lalu. Kau tak bisa mendaftar dua kali!
Tunggulah balasannya.
Ini hari demo. Aime mengundangku.
Aku berpikir bahwa...
...andai mereka menolakmu lagi sebaiknya kau lupakan saja.
Jangan depresi.
Tenang. Kali ini pasti diterima. Aku yakin.
Aku bisa merasakannya.
Kita berlatih tiap hari.
Kami selalu berjuang...
...dan rendah hati adalah semboyan kami.
R.A.I.D. berarti pengintaian, bantuan, intervensi...
Pencegahan!
Senapan kita punya moto...
..."rasio terbaik".
Pilihan terakhir.
Kita tidak membabi-buta. Membunuh bukanlah kemenangan.
Pergi sana! \ Lepaskan!
Tunjukkan tanganmu!
Kita harus menguasai setiap keadaan...,
...beradaptasi dalam segala situasi.
Moto pasukan elite kami...
..."Melayani, tanpa henti!"
Kau tak apa-apa?
Baik. Aku baik-baik saja. Aku bisa.
Jangan bantu aku.
Itulah alasan kita berlatih.
Tak ada luka serius, Gene. Kau dalam kondisi prima.
Jadi apa penyebabnya? \ Entahlah.
Pusing karena kelelahan.
Kurang tidur. \ Juga faktor umur.
Gene, kau baru 44 tahun. Kau sehat.
Apa? Ayolah. Katakan saja.
Seluruh unit merasa kau telah berubah.
Sangat muram, sejak...
Itu tak ada hubungannya.
Apa yang kau dengar? Dari siapa?
Tak satu pun, tak ada. Tak ada masalah.
Kau sering keluar? Bersenang-senang?
Bertemu seseorang?
Aku baik-baik saja sendirian. Tak selingkuh, tak kecewa.
Senyumlah. Tak ada yang ingat kalau kau punya gigi.
Begitu. Sampai jumpa.
Keluarkan dia dari tugas aktif sejenak.
Tidak, dia salah satu yang terbaik. Bahkan dalam kondisi buruk.
Veteran yang resah merusak unit. \ Dia mudah marah.
Sejak dia putus cinta, kemampuannya menurun.
Semua penasaran apa memang dia pembawa sial.
Dia perlu temukan kepercayaan dirinya.
Akan kupertimbangkan. Terima kasih, Dok.
Selamat pagi!
Lanjutkan, aku tak peduli. Aku cuma mau ambil kopi.
Kecuali kau butuh bantuan?
Tidak, kami baik-baik saja.
Terima kasih.
Terima kasih, Pasquali.
Kemari.
Jawaban dari RAID.
Aku tak percaya ini!
Ditolak. Lagi.
Ya, tapi kenapa kau bilang aku melukai rekan polisi di lapangan?
Karena itu kenyataannya.
Kau mau aku ditolak.
Aku ingin melihatmu di tengah aksi...
...dan jauh dari kantor polisiku.
Jangan mengejekku, Kapten.
Pasquali, kau punya kemampuan yang bagus.
Rasa keadilan yang tinggi, tapi kau terlalu berdedikasi.
Aku butuh aksi.
Di lapangan. Di sanalah kau akan menjadi polisi sejati.
Aku punya mentalitas polisi super.
Itu yang juga akan kukatakan.
Perhatian.
Sedikit prihatin kepada Pasquali, karena sekali lagi ditolak oleh RAID.
Tidak! \ Sungguh?
Itu gila. \ Cukup!
Sertakan dia.
Beri dia kasus yang menarik.
Seorang pensiunan pengawas, menelepon. Ada mobil menghalangi jalan masuknya.
Itu kasus bagus.
Itu dia!
Ayo. Naik ke sadel!
Halo, aku Opsir Pasquali.
Mana mobil dereknya?
Aku harus pergi. Dokterku menunggu.
Tunggu. Cek pelat nomornya...,
...periksa sidik jari...,
...pastikan tak ada bom mobil.
Bom mobil?
Kenapa harus ada?
Aku sudah tinggal di sini selama 53 tahun.
Ini lingkungan yang tenang.
Terlalu tenang, bukan?
Masalahnya hanya ada mobil yang parkir di jalan masukku!
Lihat ini.
Dasar wanita bodoh!
Akan kutangani. Pintunya!
Laksanakan.
Ayo.
Jangan bergerak.
Wanita keluar!
Tunggu! Aku baru mau pergi!
Bagus! \ Maafkan aku, Pak.
Ini mobilmu. \ Aku segera pergi.
Sialan.. \ "Sialan"? Menghina petugas.
Kau bercanda?
Dua tuduhan.
Sial! \ Tiga.
Tunggu sebentar!
Kau menyakitiku!
Apa yang kau lakukan?
Lepaskan dia!
Terjadi perampokan bersenjata. Avenue de Suffren.
Itu di dekat sini!
Merespons panggilan.
Minggir! Ada perampokan! Pergi! Cepat!
Tasmu!
Jangan bergerak.
Tidak... sekarang bagaimana?
Maaf, aku memukulimu.
Pendarahannya sudah berhenti!
Penyamaran mereka bagus.
Kapten?
Tidak, aku tak menyentuh apa pun.
Sampai nanti!
Bantuan segera datang.
Sial.
Pistol siapa itu?
Milik perampoknya.
Dasar amatir!
Yang baru ada padaku!
Kau punya kantong plastik?
Itu dia. Terima kasih.
Terima kasih.
Sial.
Hati-hati.
Masih ada pelurunya.
Berita bagus. Kau tangani kasus perampokannya.
Tidak mungkin! Terima kasih.
Kenapa?
Karena kau sudah mengacak-acak TKP.
Ini teoriku. Penyamaran, modus operandi. Geng Leopard.
Jangan berteori.
Tersangka utama telah berhasil diidentifikasi...
...berkat sidik jarinya...,
...DNA.
Kau mengenalnya.
Siapa?
179 cm, cukup kekar...,
...sepatu ukuran 6...,
...rambut cokelat sebahu...,
...linglung...,
...suka berpakaian warna biru.
Tidak cocok. Dia tinggi, berambut palsu, janggut aneh.
Kau tak mengenalnya? \ Tidak.
Mau lihat sketsanya?
Tentu.
Terima kasih.
Aku tak percaya dia begitu bodoh!
Apa? \ Kaulah tersangkanya!
DNA-mu bertebaran di TKP! Juga sidik jarimu!
Pada pistol tersangka. Orang yang kau bantu kabur!
Maafkan aku.
Maaf!
Aku mencoba.. \ Kau diskors!
Cukup!
Keluar.
Maaf, Aime.
No comments yet. Be the first to leave one.