Dead Boys Club

Dead Boys Club (Geng Kubur)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Geng Kubur 2024 MALAY WEBRip NF
Komentář od tedi
Retail NF | 1:45:07 Fix common errors

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2024-08-25
Stažení: 26
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Tomat segar, selada renyah, mayones berkrim,

semuanya dalam satu tortila.

Dijual!

Dengar, Semuanya. Setengah harga untuk semuanya.

Dengarkan aku. Setengah harga.

Ibu.

Ibu.

Ya, Sayang.

Sebentar.

Sebentar.

Mimpinya selalu sama.

Aku ada di hutan.

- Firhan... - Firhan...

- Tanah tempat darahku tumpah. - Tanah tempat darahku tumpah.

- Aku akan... - Darahku...

Dan jauh di lubuk hati,

Aku tahu aku sedang diawasi.

Lapar.

- Darah... - Darah...

Tetaplah di sini.

Namun, sebelum aku bisa melihat siapa orang itu...

- Tetaplah di sini. - Tetaplah di sini.

- Firhan... - Firhan...

Aku terbangun.

Kapan terakhir kali kau mengalami mimpi yang sama?

Tahun lalu.

Sekitar waktu yang sama tahun lalu?

Mungkin.

Ini hari peringatan kematian ibumu, bukan?

Mungkin itu sebabnya kau memimpikan hutan lagi?

Mungkin.

Wanita dalam mimpimu itu.

Apakah selalu wanita yang sama?

Aku tidak ingat.

Itulah yang ditulis di sini.

Menurutmu, siapa dia?

Hutan ini...

Di sinilah semuanya bermula

dan di sinilah semuanya akan berakhir.

Tunggu sebentar.

Aku selalu melakukan semua lebih dulu.

Mari kita mundur sebentar.

Merupakan hal yang aneh ketika kau kehilangan orang tua.

Orang-orang memperlakukanmu dengan sangat baik.

Seolah-olah kau terbuat dari kaca.

Namun, ada batas waktunya.

Mereka akan mulai berpikir, "Cukup. Lupakan.

Kapan dia akan bersikap normal?"

MAKANLAH MAKANAN BERGIZI

Mereka akan mulai mengalihkan pandangan saat kau lewat.

Menolak untuk bergaul denganmu.

Saat itulah kau tahu siapa teman sejatimu.

SAYA TIDAK AKAN BERKELAHI DI KELAS

Ini teman dekatku.

Fang Liang.

Sahabatku, yang juga dibesarkan oleh orang tua tunggal.

Melati. Dia sangat menyukai hantu.

Jika mereka menemukannya, dia pasti akan takut.

- Hei, lakukan dengan benar. - Prem.

Orang yang cerewet.

Tak ada yang mau bergaul dengannya. Kami berteman dengannya karena kasihan.

Anak-anak yang dihukum.

"Siswa bermasalah" tertempel di dahi kami.

Benar juga. Mengapa kami bertengkar?

Itu karena Mus.

Kalian mau tahu siapa Mus itu?

Baiklah, kita perlu mundur sedikit lagi.

Apa yang kau tonton?

Lihat saja.

Sialan!

Berapa kali harus kubilang?

Jangan berteriak ke telingaku seperti kuntilanak.

Baiklah. Kau juga melihatnya, bukan?

Itu adalah Wewe Gombel!

Wewe Gombel dari mana?

Lihat! Aku tahu apa yang kulihat!

- Lihat! Di sini. - Kau benar-benar gila, Titi.

Terobsesi dengan hal-hal gaib.

Sudah kubilang, jangan panggil aku Titi.

- Aku benci! - Sakit.

- Jika kupukul, kau akan menangis. - Coba saja.

Aku akan membunuhmu.

Hei. Kalian bisa membangunkan orang mati.

Atau ketahuan karena kalian berduaan.

Apa maksudmu? Mus juga ada di sini.

Jadi? Ayo pergi.

Itu enam bulan yang lalu.

Mus bersama kami sejak saat itu.

TEOH YIN FOH, AYAH DAN PUTRA TERKASIH

Baiklah.

"Teoh Yin Foh. Lahir pada tanggal 21 Oktober 1985."

Wah! Saat itulah Marty McFly kembali ke masa depan!

Apa?

Back to the Future.

Tanggal 21 Oktober 1985.

Tanggal dia pergi ke tahun 1955 dan bertemu ayahnya saat masih muda.

Baiklah.

Jadi...

Baiklah, Semua.

Teoh Yin Foh

adalah wisatawan pertama di Malaysia.

Apa?

Aku mendengarkan.

Mus ingin tahu kapan dia bepergian.

Tahun 2000. Sebelum ulang tahunnya yang ke-15...

Tunggu, Mus tidak ada, Bodoh!

Dulu orang tuaku suka sekali bercerita.

- Teruskan. - Saat merindukan Ibu,

aku mulai mengarang cerita juga...

- Basah. - ... dan mengajak mereka.

Kami nongkrong di kuburan karena di sini damai.

Mereka tidak membalas dan kami suka mendengarkan cerita orang lain.

Asalkan bukan cerita kami sendiri.

Aturan pertama dalam geng ini adalah kami saling menghormati privasi.

Hanya itu yang bisa kami lakukan untuk berpura-pura menjadi normal.

Sekali lagi, apakah normal itu?

Jadi, selama mematuhi peraturan ini, kami bisa mengabaikan semua masalah kami.

Namun, saat Mus muncul, dan aku mulai mendapatkan mimpi itu lagi,

aku bisa merasakan diriku kehilangan kendali.

Ada alasannya itu disebut masalah.

Cepat atau lambat, makhluk itu pasti akan menemukan kita.

Ayah?

Ya?

Ayah baik-baik saja?

Ya.

Bagus.

Aku akan berada di kamarku.

WANITA MENINGGAL KARENA MOBIL MENABRAK POHON

ISTRI TEWAS, SUAMI TERLUKA PARAH AKIBAT MOBIL MENABRAK POHON

Mengapa kau berkelahi?

Apakah itu penting?

Baiklah kalau begitu.

Kau mengalami mimpi itu lagi?

Apakah menurutmu mimpi itu ada maknanya?

Tergantung.

Aku yakin mimpiku ada maknanya.

Setiap kali bermimpi,

ada sesuatu yang lengket di bagian belakang tenggorokanku.

Anehnya, setiap kali aku berkelahi,

aku bisa merasakan hal yang sama.

Perasaan menyengat yang sama,

pekat,

seperti darah.

Kecuali itu bukan darahku.

Apa maksudnya itu?

Mengapa mimpiku melintasi kenyataan?

Emosimu tidak stabil karena trauma yang belum terselesaikan.

Perkelahian itu menjadi pemicunya

untuk semua emosimu yang terpendam.

Namun, itu bukanlah alasan bagimu untuk menggunakan kekerasan.

Apakah kau mendengarku, Firhan?

Han?

Han?

Han!

- Apa? - Apakah kita jadi melakukan ini?

Ayo.

Teman-Teman.

Ada apa?

Apakah kau serius? Berpura-pura seperti tak terjadi apa-apa?

Ada apa?

"Ada apa?" Perkelahian tadi!

Aku kaget saat kau menjadi gila seperti itu.

Seperti pembunuh berantai.

Sesaat kau tenang, berikutnya kau mematikan.

Aku takut, tapi aku juga mau menciummu.

- Apa? - Bung.

Maafkan aku.

Hei, minta maaf saja tidak cukup. Mengapa kau jadi begitu?

Karena semua omong kosongnya!

Mus selalu menginginkan sesuatu.

- Mus ingin... - Mus tidak nyata!

- Hei! - Tepat sekali.

Dia tak ada. Kalian tahu itu.

Jadi, aku hanya...

Aku tidak tahu. Mengerti?

Kau tidak tahu? Kau tidak tahu mengapa kau memukuliku?

Mengapa jika Melati berbicara dengan Mus?

Melati bahagia. Bukankah itu sebabnya kita berteman?

Kita bebas menjadi diri sendiri.

Siapa lagi yang akan menerima omong kosongmu jika bukan kami?

Han, aku tahu kepalamu kacau.

Namun, aku sahabatmu. Jangan seenaknya begitu.

Itu saja. Aku tidak ingin berkelahi lagi.

Itu bukan cara kita.

Hei.

Aku juga tidak ingin berkelahi denganmu.

Semua ini sudah selesai. Aku berjanji.

"Aku berjanji."

Kita baik-baik saja?

Halo?

Mus bertanya apakah kau juga baik-baik saja dengannya?

Baiklah. Kita semua baik-baik saja.

Hei, mari kita cari beberapa cerita.

Ayo.

Teman-Teman.

"David Lim"?

"Lahir pada tanggal 5 November 1955." Baiklah.

Jadi...

Dulu ketika dia menganggur,

dia ingat pertama kali dia pergi ke bioskop.

Dead Boys Club subtitles in other languages

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left