Prvních 200 řádků.
Do Do-hee.
- Bagaimana kalau kita… - Bagaimana kalau kita
bereskan pohon Natal kita?
Kita juga harus pesan paket kopel yang waktu itu tak sempat kita makan.
Semoga reservasinya belum penuh.
Kurasa…
kita tak bisa bersama saat Natal.
Do Do-hee.
Selamatkan dirimu sendiri…
dari neraka.
Jeong Gu-won.
Jeong Gu-won.
Konon, musim semi di dalam tanah dimulai
ketika angin dingin mulai bertiup
di awal musim dingin pada bulan Oktober.
Dengan kata lain, musim dingin di dalam tanah dimulai
ketika bunga bermekaran di musim semi.
Apa itu berarti perpisahan kita dimulai
ketika kita
sedang berbahagia?
EPISODE 15 AKHIR DARI TAKDIR
TANPA GULA ADALAH TREN 2023
TANPA GULA ADALAH TREN 2023
KEJAKSAAN
Halo?
Seluruh kegiatanmu di siang hari sudah kupindahkan ke sore hari.
Terima kasih.
Aku segera ke kantor seusai penyidikan beres.
Tak masalah kau ke sana sendiri?
Setidaknya ajaklah kuasa hukum.
Tidak masalah. Sampai nanti.
Pak.
RUANG KEPALA SUBSEKSI
Selamat siang.
Bu Do Do-hee.
KEPALA SUBSEKSI TINDAK PIDANA UMUM KEJARI SEOUL BARAT, CHOI WOO-SUN
Tak kusangka kita bertemu di sini.
Aku akan berusaha keras
seperti namaku.
Kau pasti ingat aku.
Tak kusangka kau yang ditugaskan untuk kasusku, Pak Choi.
Aku juga tak menyangka.
Ini benar-benar permainan takdir.
Mari duduk.
Tak terasa sudah sepekan
sejak tersangka, Noh Suk-min, melompat ke Sungai Han.
Jasadnya masih belum ditemukan, ya?
Benar.
Apa kasusnya akan ditutup jika jasadnya ditemukan?
Ketika tersangka tewas,
memang banyak kasus yang ditutup akibat hak penuntutan jaksa gugur.
Setahuku,
kau ingin penyidikan transparan. Benarkah itu?
Ada hal-hal yang belum terkuak dalam kasus kematian Bu Ju.
Berhubung kini Noh Suk-min mustahil menyerahkan diri,
aku ingin menguaknya lewat penyidikan.
Oleh karena itu…
dibutuhkan jaksa kompeten sepertiku.
Astaga, maaf.
Aku akan menyidik sedalam-dalamnya serta menguak kebrutalan Noh Suk-min,
dan berjanji akan bertanggung jawab penuh
agar hal ini tidak terulang di tanah air Republik Korea
dengan cara apa pun.
- Baik. - Maka, untuk memperingati pertemuan ini,
- mari berswafoto bersama. - Apa?
- Kau baik-baik saja? - Ya, aku tak apa-apa.
Baik. Awas batuk.
Jika kau tak keberatan, akan kuunggah foto ini ke media sosial.
Aku keberatan.
Jasad Komisaris Noh belum ditemukan hingga kini
dan polisi menyatakan mereka mengalami kesulitan
sebab Noh melompat dari atap gedung ke Sungai Han.
- Ibu. - Ibu.
Austin.
Justin.
- Pak Han. - Ya?
Nona Choi.
Jasadnya belum ditemukan, ya?
Hei.
Jika belum ditemukan selama sepekan,
dia pasti sudah jadi pakan ikan.
Kurasa cara berpikir konglomerat memang berbeda dengan orang biasa.
Teganya dia membunuh keluarga sendiri.
Konon konglomerat itu menjual roh ke iblis.
Benar.
Kita harus menjual roh ke iblis
supaya bisa menjadi konglomerat.
Bu Do juga konglomerat.
Dia berbeda.
Dia sukses berkat usaha sendiri.
- Beda dengan konglomerat sejak lahir. - Benar.
Begitu, ya? Aku baru tahu.
Omong-omong, aku sudah lama tidak lihat Pak Jeong, kesejahteraan karyawan terbaik
di kantor kita.
Apa mereka bertengkar?
- Astaga, mana mungkin? - Begitu, ya?
Omong-omong, tanpa dia,
kantor kita terasa sepi dan hampa.
Benar.
Meski tak pernah bekerja, keberadaannya sangat mencolok.
Teater ini jadi terasa hampa.
Padahal Pak Jeong selalu lontang-lantung keluar
dan jarang ada di sini.
Mulai sekarang,
kau presdir Yayasan Sunwol.
PRESIDEN DIREKTUR, PARK BOK-GYU
Ada masalah apa? Kau akan musnah lagi?
Tidak ada apa-apa.
Aku hanya pergi sebentar.
Titip Yayasan Sunwol sampai aku kembali.
Memang mau pergi berapa lama?
Sampai Do-hee…
bisa menemukan akhir yang bahagia tanpa aku.
Pak Jeong.
Kapan kau berangkat?
Secepatnya begitu semua urusan beres.
Kuharap kau merasa tenteram
di mana pun kau berada.
Aku sempat bertanya kepada diri sendiri,
"Apa aku bisa bahagia di sisimu
jika menjaga batasanku?"
Jawabannya…
tidak.
Aku tetap akan berakhir begini.
Aku terlalu ganas sebagai manusia peliharaan.
Aku bisa menggigit.
Kau tahu
cerita katak dan kalajengking?
Kalajengking ingin menyeberangi sungai dan minta tolong kepada katak
untuk menggendongnya.
Lalu kalajengking berkata kepada katak yang takut disengat,
"Aku akan ikut mati jika kau mati. Mana mungkin kusengat?"
Katak pun lega dan menyeberang sungai sambil menggendong kalajengking.
Kalajengking yang ketakutan akibat gelombang besar
akhirnya menyengat katak.
Katak bertanya, "Kenapa menyengatku?
Kita jadi mati gara-gara kau."
Kalajengking pun menjawab dengan tatapan sedih,
"Aku terpaksa.
Ini…
hakikatku."
Apa pun yang terjadi, aku pasti akan berakhir begini
sebab itulah hakikatku.
Itulah aku.
Ya,
kau benar.
Pada akhirnya…
semua akan jadi begini.
Apa cinta Pak Jeong juga menjadi racun?
Apa Do Do-hee juga bisa mengingat masa lalunya seperti aku
jika memakai ini?
Maka, situasi pun bisa berubah.
Tidak.
Pak Jeong sudah sering protes karena aku bermulut bocor.
Jangan.
Bos!
Bos!
Astaga, apa kabar?
Tadi ada barang yang jatuh.
Aku ingin menemui Bos Besar.
Ada perlu apa?
Ada barang penting yang mau kuberikan.
Barang penting?
Kami sudah buka kedai.
TERLALU LEZAT! SUP NASI TERANG-TERANGAN
Sup Nasi Terang-Terangan?
Benar.
Akhirnya kami bisa menemui Bos Besar secara terang-terangan.
- Begitu rupanya. - Jadi, Bos Besar di mana?
Dia…
Bos…
Bu Do.
Mari makan siang.
Aku tidak lapar. Kau saja yang makan.
Kenapa sudah datang?
Jadwal pertemuan kita masih lama.
Sudah kuduga kau bekerja tanpa henti,
jadi, aku datang lebih cepat untuk makan bersama.
Aku tidak lapar.
Aku lapar setengah mati.
Tolong temani aku makan, Do-hee.
Baiklah.
Kau sibuk apa sampai tak sempat makan?
Aku sedang baca dokumen Komite Kompensasi Kecelakaan Industri.
Aku harus baca dengan saksama supaya tidak dipermasalahkan.
Membuat-buat kesalahan itu mudah,
tapi butuh kerja keras untuk mengungkap fakta.
Hampir lupa.
Kudengar perusahaanmu akan teken nota kesepahaman.
Ya, pekan ini.
Akhirnya kau memasuki pasar Amerika.
Rasanya aku sudah bisa dengar suara teriakan Su-ahn.
Pak Jeong
benar-benar pergi?
Kontrak kami sudah selesai.
Sejak awal kami memang sepakat bersama
sampai aku berhasil menangkap pelaku dan tato dia kembali.
Hidupku hanya kembali ke semula.
Hari ini aku masak daging bebek
supaya kau lebih bertenaga.
No comments yet. Be the first to leave one.