Prvních 200 řádků.
Kau tahu, Sayang,
aku tak yakin banyak kebiasaan Kutub Utara bisa diterima di dunia luar.
DUDUKI PANGKUANKU & KATAKAN KEINGINANMU
Ya ampun. Seharusnya di sini pun jangan kau pakai.
Kau benar soal itu.
Kurasa aku tak akan membawa serta baju renang Ibu Santa.
KUTUB UTARA JASA KIRIM DAN PINDAH
Setidaknya kubawa yang penting.
BlackBerry-ku. Bisa. Baterainya masih setengah.
Scott.
Celana jin milikku.
- Mau sendirian bersama itu? - Mungkin.
Bagaimana pakaian kami lainnya?
Semua sudah diurus, Pak.
Sebuah rumah di pinggir kota Chicago. Mebel lengkap.
Pakaian lengkap untuk sekeluarga.
Semua kebutuhanmu. Tak akan ada alasan untuk mengeluh.
- Itu lucu, Betty. - Yang mana?
Noel, kenapa kau kemari?
Hanya menongkrong dengan sahabatku. Menghabiskan tiap momen bersamanya.
Sampai Santa meninggalkanku selamanya.
Itu bisa tak terjadi.
Kecuali ada kandidat yang lebih baik.
Kurasa kau agak pemilih.
Aku ingin meninggalkan Kutub Utara dalam kondisi baik.
Tapi kau tetap akan pergi?
Ya, karena itulah aku kemas semuanya, termasuk jaket bomberku.
Ini barang antik, bukan?
Jadi, itu yang bau. Kukira ada sapi mati di sini.
- Satu lagi yang lucu, Betty. - Yang mana?
Wawancara 15 menit lagi, Pak. Para kandidat sudah tiba.
Mustahil.
Ayah, bangun! Ayah!
Astaga!
Baik, tak apa! Jangan panik!
Kita baru saja diculik oleh orang jahat.
Orang jahat tak menyajikan kukis.
Jangan dimakan! Itu mungkin beracun, atau…
Ini makanan terenak yang pernah Ayah rasakan seumur hidup.
Hei, hidung Ayah sembuh.
Tempat apa ini?
Apa yang kita kenakan?
Kita di Kutub Utara. Si elf mengatakan Ayah dipanggil.
Tunggu, itu sungguh terjadi? Ayah kira itu mimpi.
Mungkinkah ini sungguh Kutub Utara?
Bantal-bantal ini marsmalo!
Tidak… Jangan dimakan! Bisa ditarik biaya.
Ya, ini Kutub Utara.
BAB TIGA MEMASUKI HUTAN GOYANG
Kurasa kau akan lebih rindu tempat ini daripada yang kau akui.
Tentu saja begitu.
Di sinilah kita besarkan anak kita.
Di sinilah Cal dan Sandra belajar menunggang rusa kutub pertama mereka.
Merasakan masa Natal pertama mereka.
Tapi aku menantikan babak kita selanjutnya.
- Ya, aku juga… - Ya?
Aku sudah buat daftar semua kegiatanku di Chicago,
tak melibatkan cerobong asap.
- Piza… - Tidak!
- Atau jeritan elf. - Tidak!
Dengarkan, aku saja. Aku mencintaimu.
- Sama-sama. - Berkemaslah.
Berkemas?
- Crouton! - Teganya kau?
Bisakah kau keluar dari kamarku?
Gadis Santa menempelkan gambar ke dindingnya.
Apakah itu paku payung?
Itu sudah bertahun-tahun di dindingnya. Apa masalahnya?
Masalahnya, aku tak pernah diberi tahu.
Semua ini tak pernah diizinkan oleh Perhimpunan Pelestarian Kutub Utara.
Mereka tolak semuanya.
Tahu butuh berapa lama agar panggung boneka keluar dari kamarku?
Sungguh mukjizat kami punya anak.
Maaf.
Aku harus menulis laporan.
Ya! Aku suka menulis laporan.
Ibu kira kau harus memilah barang untuk dunia nyata.
Kutub Utara juga dunia nyata, dan aku tak mau pergi.
Baiklah…
Obrolan bagus.
Jangan khawatir. Aku senang akan pergi.
Aku bahkan membuat daftar kegiatanku.
Misalnya, bertemu petugas penyeberangan.
Menggunakan alat pengering tangan di toilet umum.
Menghindari tagihan dengan memasukkannya ke kantong sampah di balik sofa.
Menjadi anggota grup C untuk naik pesawat.
Mempelajari arti zona waktu.
Tugas juri persidangan!
- Lihat itu! - Ayah melihatnya!
- Lihat itu… - Ayah melihatnya…
Ini tempat paling ajaib di dunia!
Benar, tapi tenanglah, ya?
Astaga! Banyak sekali elf -nya!
Apa boleh berkata, "elf"?
Serasa masih bermimpi.
Kurang lebih, kau memang bermimpi.
Tempat ini tidak nyata. Setidaknya tak seperti dugaanmu.
Maaf, ada apa ini?
Coba tebak, itu tak penting.
Karena saat kau bangun di rumah, kau tak akan ingat pernah kemari.
- Aku akan ingat. - Tentu kau akan ingat, Sayang.
Tak akan.
Astaga, mana kesopananku? Baru kali ini aku perkenalkan diri. Aku Ibu Santa.
- Mustahil. - Ya.
Kau tampak terlalu muda dan memesona untuk menjadi Ibu Santa.
Lihat siapa ini.
Kini, kau kandidat favoritku.
Kandidat untuk apa?
Astaga! Simon Choksi!
Kau dewa gimku. Tak kusangka kau nyata.
- Boleh kusentuh? - Tidak, Cal! Tak boleh sentuh.
Cal, ya? Nama yang bagus.
Nama lengkapku Buddy Calvin Claus, tapi semua memanggilku Cal.
Kemarilah! Ayo berswafoto.
Wah, maafkan aku. Tidak boleh berfoto.
Banyak aturan bodoh di sini, tapi yang itu penting.
Sayang sekali.
Hei, coba kau ajak mereka berkeliling.
Simon punya banyak waktu sebelum menemui Santa.
Menemui Santa?
- Kami bisa menemui Santa? - Ya.
Kau tak menggodaku? Aku sering digoda.
Kau sungguh tak tahu alasan kau berada di sini, bukan?
Itu alasanku di sini? Menjadi Santa yang baru?
Bagus! Sudah ingin memamerkan ini kepada Brady.
Kau belum dapat pekerjaan ini. Nilai kelengkapanmu 65 %.
Mungkin cukup bagus untuk Aula Ketenaran NFL,
tapi di sini, kami mensyaratkan 100 %.
Aku yakin aku bisa melakukannya tanpa mencegah operan.
Tak perlu, tapi ada beberapa masalah keamanan.
Ada NORAD.
Radarnya makin pintar melacak kami, bukan?
Ada rakun cerobong asap. Ya ampun.
Kue-kue mencurigakan di piring. Kita tak tahu sudah berapa lama.
Kadang ada masalah mayones.
Jadi, harus diwaspadai. Ada penyangkal Natal.
Serta ada jebakan Santa.
Jebakan Santa? Apa… Apa itu?
Misalnya kau menuruni cerobong,
kau masuk, melihat pohon, untaian hiasannya melorot.
Kau menjadi Santa yang baik, mengembalikannya ke pohon.
Saat kau pegang, tanganmu terjerat, kau tarik, lalu terjebak. Begitu saja.
Kalau aku, aku tak akan pegang untaiannya.
Ya. Siapa yang akan pegang, bukan? Itu bagus. Baiklah…
Begini saja, tunjukkan tawa "ho ho ho" terbaikmu.
Baiklah. Ini.
Ho ho Homaha! Homaha!
Kau paham? Aku menggantinya sedikit.
Dia aneh, tapi terasa sempurna.
Dia memang aneh.
Entah apa ada topi yang cukup besar untuk kepalanya.
Lihat ukurannya.
Kenapa kau ini? Kita harus segera menemukan pengganti.
Kenapa buru-buru?
Menjinakkan Santa baru akan butuh waktu.
Menjinakkan Santa? Ini tentang Santa, bukan kuda.
Aku tahu. Kuda bisa patuh.
Itu lucu.
Kau masih di sini?
Aku? Aku diculik.
Aku sedang membersihkan talang, lalu mendadak berada di sini.
Omong-omong, aku butuh surat darimu untuk istriku.
Hei, Pria Gendut! Dalam skala dari epik sampai sangat epik,
kau ingin pesta perpisahanmu semeriah apa?
Itu tak perlu, Pria Kecil. Aku senang jumpa penggemar berat.
Ini tanda tanganku.
Michelangelo yang memberiku kemeja ini!
Kini lebih berharga, percayalah.
Peyton, dia bertanya soal pesta perpisahanku.
Dengarkan, sederhana saja. Aku serius. Tak perlu repot.
"Tak perlu repot."
Siapa elf mati yang akan mengabari Mariah Carey bahwa dia batal tampil?
Aku bisa menyanyi.
Tidak, Brady yang bisa. Pokoknya, terima kasih banyak.
Jadilah Diri Elf Yang Terbaik
Ini tempatnya. Bengkel Santa.
Aku tak mau pergi dari sini.
Wah. Berada di sini sungguh membuat kita melupakan semua masalah di dunia nyata.
Hei, benarkah bahwa di dunia nyata ada yang disebut "macet total"?
Lalu lintas mandek, dan kita berkenalan dengan tetangga?
Itu satu cara pandangnya.
Wah.
Hei! Benarkah troli belanja bisa muat di dalam troli lain seperti matryoshka?
Serta telemarketer menelepon kita?
Aku sudah menantikan sengat matahari!
Semua itu hal yang menarik, kurasa.
Tapi tak ada yang seperti tempat ini.
Ya, ini lumayan, kurasa.
Aku tak suka kita tak akan ingat.
Kemari, Sayang. Beberapa aturan memang perlu dilanggar, paham?
Kini temui Santa.
Baiklah. Wah. Aku siap.
Andai aku membawakannya sesuatu,
tapi Santa suka apa?
Dia suka KLK.
Kue Lengket Kacang.
Bisa kuatur kau jumpa dia setelah ayahmu.
Buddy Calvin Claus, bisakah kau jaga gadis ini?
Kurangnya naluri keibuanku hanya akan membuat kami canggung.
Baiklah, Sayang. Hati-hati, ya?
No comments yet. Be the first to leave one.