Prvních 199 řádků.
Sial!
Kalau begini, aku tak bisa pakai teknik!
Maaf, ini semua salahku!
Hoi, Kakek Oonoki!
Apa maksudmu tangkap kami?
Apa?
Tak ada alasan apa pun.
Aku hanya ingin kalian tetap diam sampai rencana kami terselesaikan.
Benar, benar.
Aku benci bocah-bocah berisik.
Sampai kita urus manusia buatan itu,
kita takkan bisa hentikan Kakek Oonoki.
Nah, kotanya sudah terlihat.
Kami takkan sakiti kalian.
Jadi, sebaiknya kalian tetap...
Ini...
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
ku bahkan tak sadar bila diriku ini besar kepala
unuboreteita koto ni sae kizukazu ni
ku merasa telah memiliki segalanya
nanimokamo te ni shita ki de itanda
ah, ku sangat menderita karena tak bisa lindungi apa pun
aa, nani hitotsu mamorenai kurushimi de mogaite
mau jadi kuat tanpa satu kegagalan pun
haiboku shiranai mama tsuyoku narou nante
sungguh manja diriku ini
neboketeita
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
bukan berarti tak terjadi apa pun
nanimo nakatta wake janai
masa depan menunggu di dekat sana
mirai ga soko de matteirunda
pengorbanan dan rasa sakitmu telah ciptakan harapan
kimi dake no itami ga hora, kibou wo tsukanda
Lonely, lonely, lonely, Go!
kau sedang hadapi pilihan hidupmu
kimi ha ima bunkiten de
Lonely, lonely, lonely, Go!
anggaplah semua jadi cinta
subete wo ai ni shite
Bentrokan dengan Kokuyou !!
Bentrokan dengan Kokuyou !!
Bentrokan dengan Kokuyou !!
Apa yang terjadi di sini?
Di sini tak ada orang!
Apa yang sebenarnya terjadi, Kirara?
Silakan tanyakan langsung pada Tn. Ku.
Selamat datang kembali, Master.
Kami dapatkan sedikit hambatan, tapi rencana tetap berjalan dengan mulus.
Berjalan dengan mulus, ya?
Benar.
Produksi Akuta berjalan lebih cepat dari perkiraan awal kita.
Dan semua masalah yang muncul, sudah berhasil kami...
Kalau begitu, kenapa tak ada seorang pun di desa?
Kenapa para Akuta itu berkeliaran di jalanan?
Master?
Ku.
Apa yang sebenarnya kaupikirkan?
Di saat Anda tak ada, situasi berubah total.
Saat ini, Desa Iwa berada di bawah kendali kita.
Di bawah kendali, katamu?
Rencana terkait Akuta itu harusnya dijalankan di saat situasi sedang darurat.
Kenapa sampai harus ambil alih desa?
Nyawa sementara yang kami miliki hampir mencapai batasnya.
Jangan-jangan...
Hal itu harusnya tak terjadi secepat ini!
Aku sudah lakukan tindak pencegahan.
Apa?
Kami sudah tangkap manusia yang jantungnya akan didonorkan pada kami.
Itu artinya dia mau donorkan jantung orang yang masih sehat?
Kalau melakukan itu, bagaimana nasib orang yang jantungnya diambil?
Apa maksudnya itu?
Bukankah manusia buatanmu itu ada untuk jaga perdamaian di dunia ini?
Sisanya tinggal tunggu keputusan dari Anda.
Mana mungkin aku izinkan tindakan semacam itu.
Tapi rencana kita memerlukan pengorbanan.
Master juga simpulkan hal yang sama, 'kan?
Apa maksudmu?
Rencana kita bertujuan untuk cegah jatuhnya nyawa anak-anak muda.
Yang kaulakukan justru bertolak belakang dengan rencanaku!
Tapi untuk lanjutkan rencana ini, kekuatan kami diperlukan!
Kita tak bisa buang-buang waktu.
Akan kucari solusinya.
Pokoknya, lepaskan semua orang yang kautangkap.
Aku tak bisa biarkanmu memimpin lagi.
Tunggu sebentar.
Kau keras kepala sekali!
Master pernah berkata padaku...
Bahwa kami adalah tangan dan kaki Anda.
Untuk buat dunia yang ideal,
sebagai gantinya Anda, kamilah yang akan mewujudkannya.
Tapi di saat tangan dan kaki Anda ini akan hancur,
siapa yang akan gantikan Anda wujudkan impian itu?
Tak ada lagi yang perlu dibicarakan!
Jadi, Anda ingin kami mati begitu saja, ya?
Kakek!
Tn. Oonoki!
Dia melakukannya.
Apa Anda yakin, Tn. Ku?
Harusnya keinginan Master adalah keinginan kita juga.
Pikiran Master saat ini sedang kacau.
Selama Master bersama kita, takkan ada yang berubah.
Segera mulai persiapan transplantasinya.
Bagaimana dengan mereka?
Lakukan sesukamu.
Jangan bercanda!
Kalian terlalu banyak tahu.
Semua pengganggu harus disingkirkan.
Hore!
Kebetulan sekali aku baru saja temukan sesuatu yang indah!
Bukankah Kakek Oonoki membuat kalian untuk lindungi manusia?
Lalu kenapa kalian sakiti manusia?
Itu bukan sesuatu yang perlu kami pikirkan.
Itu tak benar.
Harusnya kalian juga punya keinginan dan hati!
Hati?
Kami tak punya itu.
Justru karena tak punya hati,
kami makhluk buatan jauh lebih baik daripada kalian para manusia.
Menyerah saja dan matilah!
Lewat sini!
Shikadai!
Para Akuta sedang awasi ninja Desa Iwa, jadi, jumlah mereka sedang sedikit.
Ayo segera pergi selagi bisa!
Sepertinya aku memang harus tebus utangku, ya.
Jadi, kau kembali untuk cari tempat untuk mati, ya?
Kalau begitu, biar kubantu.
Ya, kalau berakhir tanpa lakukan sesuatu memang membosankan, ya.
Kebanyakan memang begitu, sih.
Kalian pergilah ke tempatnya Mitsuki.
Harusnya dia berada di tempat persembunyian mereka.
Jangan gegabah ya, Shikadai.
Apa aku pernah lakukan hal merepotkan seperti itu?
Hentikan!
Dia itu rekanmu, 'kan?
Imut sih,
tapi tak berguna di dalam pertempuran, ya.
Aku akan menyegelmu, lo!
Apa kalian sedang jalan-jalan?
Kau ambil jalan pintas, ya.
Dia akan gunakan Genjutsu, lo!
Aku mengerti!
Aku sangat menyukai sesuatu yang cantik!
Aku yakin kacamatamu itu jauh lebih cocok kalau dipakai olehku.
Berisik!
Mana mungkin aku memberikannya padamu, 'kan?
Oh, begitu.
Kalau begitu, aku hanya perlu merebutnya.
Soalnya semua benda-benda yang cantik itu milikku.
Apa dia kumpulkan barang-barang yang membuatnya terlihat seperti manusia, ya?
Ayo kita main boneka!
Kaupikir serangan jarak jauh akan mempan terhadapku?
Kalau kau di udara, kau takkan bisa menghindar, 'kan?
Ternyata memang begitu.
Sepertinya kau tak bisa gunakan teknikmu di dalam bayangan.
Hanya sebatas ini kemampuanmu, ya?
Shikadai!
Kalian berdua tak punya teknik yang bisa digunakan dalam jarak dekat.
Kalau begitu, pemenangnya adalah...
Kalian baik-baik saja?
Kalau ditanya sih, kami memang baik-baik saja.
Sayang sekali.
Sepertinya aku terlalu berharap pada kalian.
Setelah lihat kekuatan kalian di pertarungan kita sebelumnya,
No comments yet. Be the first to leave one.