Prvních 150 řádků.
Pada tahun 845.
Mendadak muncullah Titan Kolosal dan Titan Armor.
Dalam sekejab, dinding-dinding pelindung porak poranda, berikut juga semua impian akan ketenangan hidup umat manusia.
Kemudian umat manusiapun meninggalkan Dinding Maria.
Umat manusia kehilangan seperlima populasinya, dan sepertiga wilayahnya,
saat aktivitas mereka dipusatkan ke Dinding Rose.
Kemudian pada tahun 850, di Trost,
umat manusia berusaha mati-matian menahan supaya para Titan tidak menginvasi lebih jauh.
Eren Jaeger, yg awalnya jelas-jelas termangsa oleh Titan,
mendadak muncul dari mayat Titan secara misterius.
Original Sub: gg
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
Fumareta Hana no Namae mo Shirazuni
Chiriochita Tori wa Kaze wo Machiwabiru
Inotta Tokoro de Nani mo Kawaranai
Ima wo Kaeruno wa Tatakau Kakugo da
Shikabane Fumikoete
Susumu Ishi wo Warau Butayo
Kachiku no Annei Kyoi no Han'ei
Shiseru Garou no Jiyuu wo
Torawareta Kutsujoku wa Hangeki no Koushi da
Jouheki no Sono Kanata Emono wo Houru
Hotobashiru Shoudou ni Sono Mi wo Yakinagara
Tasogare ni Hi wo Ukatsu Guren no Yumiya
Jawaban -Pertahanan Di Trost (Bagian 6)-
KUTANYA SEKALI LAGI! KAMU ITU APA?
AKU INI MANUSIA!
Begitu ya.
Jangan salahkan aku kalau begitu.
Marco...
Tidak! Aku tak sanggup bertarung dengan para Titan itu lagi!
Kenapa kamu ini?
Aku melihat di depan mataku sendiri teman-temanku di mangsa oleh mereka!
Mereka di mangsa, tapi aku tidak merasa benci maupun sedih!
Aku malah bersyukur itu bukan aku!
Tapi selanjutnya bisa saja aku yg jadi mangsa!
Aku mengerti sekarang!
Tugas kita adalah bertarung sampai para Titan itu memangsa kita!
Kalau pada akhirnya aku hanya akan dicincang, lebih baik aku..
Cukup! Sadarlah, bung!
Bukan cuma kamu yg merasa begitu! Semua orang sedang berusaha mengatasi rasa takut mereka!
Coba lihatlah Sasha!
Meski setelah melalui kejadian yg dialaminya, dia nampak tetap tegar.
Perutku sakit! Boleh aku ijin ke ruang pengobatan?
Aku sudah tak tahan lagi!
Hentikan!
Untung kita bersumpahnya cuma dalam hati.
Semuanya sudah kacau balau.
Kalau sampai mereka tau soal Eren...
Meriam api?
Tapi kenapa cuma 1 tembakan?
Lihat, asap!
Asalnya dari dalam dinding!
Apa itu?
Apa yg terjadi?
Apakah gerbangnya telah hancur?
Padahal disitu kan area paling kokoh! Tak mungkin!
Sepertinya ada seseorang yg tak sengaja menjatuhkan peluru meriamnya.
Kalau begitu itu asap apa?
Mungkinkah itu uap dari Titan?
Hei!
Hei!
Apa yg sedang terjadi disana?
Dia hidup!
Komandan Felman!
Coba lihat itu!
Mundur! Ini terlalu berbahaya!
Bersiap siaga!
Waspada!
Masukkan peluru kedalam meriam!
Apa-apa'an ini?
Yg kuingat tadi ada 1 tembakan meriam.
Suara yg sangat bising, lalu ledakan, dan rasa panas ini...
Kita ada di dalam kerangka raksa..
Eren melindungi kita.
Untuk saat ini itu saja yg perlu kita ketahui.
Bunga-bunga itu bisa tetap tumbuh di dalam sini?
Kalian baik-baik saja?
Eren, apa ini?
Aku tak tau.
Tapi yg jelas benda ini mulai menguap.
Bentuknya seperti daging Titan.
Kita sebaiknya menjauh.
Mereka masih tercengang, dan menunggu apa yg akan terjadi selanjutnya.
Pasukan Gerbang tak bisa melihat pergerakan kita saat ini.
Tapi yg pasti mereka akan melancarkan serangan lagi.
Setelah mempertontonkan mereka ini, aku ragu mereka akan tetap menerima kita.
Aku ingat 1 hal.
Ruang bawah tanah. Ruang bawah tanah di rumah lamaku.
Ayahku pernah berpesan bahwa aku akan memahami segalanya jika aku pergi kesana.
Beliau jugalah alasan kenapa aku bisa seperti ini.
Kalau aku bisa ke ruang bawah tanah itu, sepertinya aku akan juga mendapatkan kebenaran mengenai para Titan itu juga.
Sial!
Kenapa Ayah terus merahasiakannya?
Itu adalah yg dicari-cari oleh para intel Pasukan Pengawas, sampai mengorbankan ribuan nyawa!
Ini adalah harapan terakhir umat manusia!
Dan dia menguncinya rapat-rapat di ruang bawah tanah begitu saja?
Apa dia gila?!
Kemana saja dia 5 tahun belakangan ini, setelah dia meninggalkan kita..
Eren! Ada hal yg lebih penting dari itu saat ini.
Asapnya semakin naik!
Kita langsung serang setelah kita melihat mereka!
Ayo kita selesaikan ini!
Tahan!
Aku... mau pergi menjauh.
Kemana? Bagaimana?
Untuk saat ini, kemana saja.
Lalu aku harus menerobos dinding dan mencari ruang bawah tanah rumah lamaku.
Sebelum itu, aku perlu berubah menjadi Titan lagi.
Kamu bisa melakukan itu?
Aku sendiri juga tak tau caranya.
Tapi kurasa aku bisa.
Sama halnya aku tak bisa menjelaskan bagaimana tanganku bisa bergerak seperti tadi.
Tadi awalnya aku cuma memikirkan untuk menahan tembakan meriam itu.
Itulah kenapa tubuhku tak punya fungsi dan daya tahan yg nyata.
Kali ini, aku akan mencoba yg lebih kuat dari sebelumnya.
Jenis dengan tinggi 15 meter yg waktu itu kupakai menghajar para Titan itu!
Eren, hidungmu berdarah.
Kamu benar-benar pucat. Nafasmu juga terdengar berat.
Melakukannya itu jelas-jelas memaksakan tubuhmu secara berlebihan!
Aku tak peduli apakah aku dalam kondisi tak baik saat ini.
Aku punya 2 ide.
Kalau kalian berdua tak mencoba melindungiku, mereka tak akan menyakiti kalian.
Aku sudah cukup membuat kalian mengalami kesulitan.
Mulai sekarang, aku akan melakukannya sendiri.
Tidak! Aku..
Eren.
Aku mau ikut juga.
Jangan.
Kalau aku sampai tertinggal darimu, berarti biarkan saja.
Tapi aku juga boleh melakukan apapun sesukaku.
Ayolah!
Aku ini bukan adik ataupun anakmu!
D e n n y H a j i m e I D F L . u S S u b s C r e W
Kapten,
Meriam-meriam untuk serangan selanjutnya sudah hampir seluruhnya dipersenjatai.
Kapan kita menyerang?
Tunggu aba-abaku!
Pak.
Sepertinya Garrison masih belum berencana untuk melakukan pertempuran jarak dekat.
Indera Mikasa jauh lebih tajam dari kucing, jadi aku yakin dia pasti akan sadar ada pergerakan sekecil apapun.
Secepat apapun mereka memuat amunisi untuk serangan mereka selanjutnya,
paling tidak diperlukan sekitar 20 detik lagi.
Eren mau bertindak dan pergi sebelum itu.
Kenapa aku mengingat hal itu sekarang?
Apa karena ini adalah akhir dari kami?
Sepertinya meski pada detik-detik akhir hayatku-pun,
Aku tetap saja tak lebih dari seorang pengecut.
Mereka telah berkali-kali menolongku,
No comments yet. Be the first to leave one.