Prvních 200 řádků.
Crash Landing on You
TOKOH, KEJADIAN, ORGANISASI, DAN LATAR BELAKANG ADALAH FIKSI
Sudah kubilang, jangan mendekat.
Aku tak mau kau lihat wajahku.
Tahun depan,
dan tahun setelahnya,
dan bahkan setelah itu,
semuanya akan bahagia.
Karena aku akan memikirkanmu.
Aku akan bersyukur sudah terlahir ke dunia ini.
Aku akan bersyukur
orang yang kucintai masih bernapas.
Karena itulah hari ulang tahunmu
akan selalu jadi hari bahagia.
Kukira kau sudah pergi.
Apakah kau akan menangis begini setelah aku pergi?
Menangis tak bisa dikendalikan.
Air mata menetes tanpa diduga.
Aku tak ingin kau menangis sendirian.
Karena sudah menangis hari ini, aku tak akan menangis lagi.
Aku sudah kebal.
Aku tak sengaja
mendengarnya.
Jangan lagi
mempersulit ayahmu
dan pulanglah.
Aku akan mengurus masalah itu.
Ada yang namanya Sindrom Bambi.
Saat seekor bayi rusa
bertemu manusia di gunung,
ia akan dibelai karena manis.
Tapi, begitu manusia pergi,
bayi rusa itu
tak bisa kembali ke keluarganya.
Karena aroma manusia
yang melekat di tubuhnya,
keluarganya
menolaknya.
Bayi rusa itu ditolak kawanannya
hingga akhirnya mati.
Apakah kau takut
aku akan ditolak dan ditelantarkan
oleh kawananku?
Aku akan melindungi diriku sendiri.
Percayalah kepadaku.
Di duniaku,
aku bisa memanfaatkan status, bawahan, uang, dan semua yang kumiliki.
Cho Cheol Gang...
Bukan.
Tak seorang pun bisa
menjatuhkan diriku.
Percayalah kepadaku,
dan pulanglah, Jeong Hyeok.
Kembalilah ke duniamu.
Bukankah itu kali pertamanya menangis?
Kau benar.
Saat menyeberangi perbatasan, dia tak menangis.
Saat tertangkap di kapal penyelundup, dia tak menangis.
Saat gagal kabur lewat bandara,
dia tak menangis.
Kau menguping sebanyak apa?
Kenapa mereka belum kembali?
Aku malah berharap mereka kabur begitu saja!
Jangan mengatakan sesuatu yang berbahaya.
Pesta Olahraga Militer Dunia berakhir sebentar lagi.
Kita harus kembali bersama Jeong Hyeok pada saat itu.
Maafkan aku.
Dia bahkan tak berkedip saat aku bilang mau menguburnya.
Melihatnya tiba-tiba menangis
membuatku bingung.
Aku keluar sebentar.
- Sedang apa kau di luar? - Aku cemas.
Kau tak apa-apa?
Aku baik-baik saja.
- Mari kita masuk. - Baik.
Semuanya cemas dan menunggumu.
Aku terkejut karena tak menduga diberi kejutan seperti itu.
- Maafkan aku. - Tak perlu.
Kalian mencemaskanku?
Astaga, tak ada yang cemas.
Pyo Chi Su, aku tak berharap banyak darimu.
Siapa yang memilih kue ini?
Dari mana kalian dapat kue sekuno ini?
- Mari nyalakan lilinnya. - Ya.
Aku pernah melihat di drama.
Ini kali pertamaku menyalakan lilin di atas kue.
Mari matikan lampunya.
Baik.
Mari mulai.
- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun
- Terimalah buket ini - Terimalah buket ini
- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun
- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun
Sekali lagi!
- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun
- Terimalah doa kami - Terimalah doa kami
- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun
- Selamat ulang tahun - Selamat ulang tahun
- Selamat ulang tahun! - Selamat ulang tahun!
Aku tak menduga akan mendengar lagu selamat ulang tahun khas Utara.
Apakah kalian tahu harus buat permohonan
sebelum meniup lilin?
Kalian tak tahu?
Aku mengajari kalian banyak hal.
Baiklah, mari tutup mata kalian
dan memohon apa yang paling kalian inginkan.
Saat kita meniup lilin setelahnya,
permohonan kalian akan terkabul.
Sudah buat permohonan?
Mari kita tiup lilinnya.
Satu, dua, tiga.
Semoga panjang umur.
- Selamat ulang tahun. - Terima kasih.
- Selamat ulang tahun. - Selamat ulang tahun.
Terima kasih, kawan-kawan.
EPISODE 13
Masuklah.
Semoga aku tak mengganggumu.
Tidak.
Kenapa kau kemari?
Apa itu?
Kau bawa sesuatu untukku?
Hadiah ulang tahunku?
Ini hadiah,
tapi bukan hal besar.
Tak masalah. Biar kulihat hadiahnya.
Kujelaskan lebih dahulu,
ini bukan kenang-kenangan.
Kau tak perlu menganggapnya spesial.
Baik. Tak akan begitu.
Aku harus lakukan sesuatu saat mengetahui ulang tahunmu.
Aku punya sedikit waktu senggang,
jadi, aku belikan ini.
Aku membelinya tanpa berpikir panjang...
Jika menurutmu tak berharga,
kau bisa menjualnya.
Kau berkeringat?
Di dalam panas.
Berikan. Apakah ini kali pertamamu memberikan hadiah untuk wanita?
Kenapa gugup sekali?
Ini cincin.
Seharusnya pas.
Pas di jempolku.
Itu punyaku.
Apa?
Ini cincin pasangan?
Apakah ini kali pertamamu menerima hadiah dari pria?
Seharusnya jangan ambil itu, jika kau menunggu,
pasti sudah kupasang ke jarimu.
Astaga,
saat kau bilang belum pernah pacaran,
kau pasti bercanda.
Katakan.
Kau belajar dari mana?
Dari mana kau belajar cara meluluhkan hati wanita?
Berikan kepadaku.
Kupasangkan di jarimu.
Terima kasih.
Ini cincin terindah yang pernah kulihat.
Aku tak akan melepaskannya seumur hidupku.
Tak apa-apa dilepas.
Aku akan mengingatmu
apa pun yang terjadi.
Tak bisa lebih jauh karena jalannya diblokir.
Tak bisa lebih jauh? Ini, ambillah.
Kenapa jalannya diblokir?
Astaga.
- Yang benar saja. - Sudah larut malam,
aku tak menduga bisa bertemu denganmu.
- Apa kabar? - Baik.
Syukurlah kau kemari. Banyak pertanyaan yang ingin kutanyakan.
- Apa? - Tempatnya sudah siap,
lalu kenapa pengantin barunya tidak terlihat?
Seperti yang kalian ketahui,
Jeong Hyeok dapat tugas darurat di perbatasan.
Begitukah?
Hanya saja,
aku melihat pria aneh masuk ke rumah itu.
Sebagai kepala desa kawasan ini,
aku mau berkunjung untuk memeriksanya.
Seharusnya kuberikan lebih awal. Selamat Tahun Baru.
- Tak perlu repot. - Tak perlu repot.
Pria aneh yang kalian lihat itu adalah keponakanku.
Namanya Alberto.
Alber...
Dia baru pulang dari Eropa saat dipanggil kembali.
Aku menyuruhnya tinggal di Pyongyang,
tapi dia ingin tinggal di sini karena rindu perdesaan.
- Begitu rupanya. - Ya.
Kualitas udara di sini lebih baik.
Benar.
Kalau begitu, sampai jumpa.
Dia tampak terburu-buru.
Dia tampak sangat terburu-buru.
Dia berbohong saat bilang pria itu keponakannya.
Aku setuju.
Dan berselingkuh?
Ini bisa jadi pertumpahan darah.
Halo.
- Kamerad Al. - Benar. Aku Kamerad Al.
No comments yet. Be the first to leave one.