A.D. The Bible Continues

A.D. The Bible Continues

Stáhnout Indonesian titulky

Série 1

Informace o verzi

a d the bible continues s01e06 hdtv x264-bajskorv
Komentář od ludiludi

Tagy

HDTV
hdtv
x264
HD
Zveřejněno: 2015-05-14
Stažení: 48
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Tidak akan ada belas kasihan!

Anak satu-satunya saudariku tergantung di kayu salib!

- Yusuf... - Ini harus berakhir!

Kita harus memerintah diri sendiri

agar kita tidak pernah lagi tunduk pada hukum Romawi.

Tidak ada satupun yang kaulakukan berharga.

Beri jalan untuk Raja Antipas.

Posisimu bergantung pada dukunganku.

Yohanes, jiwaku miskin dan sakit.

Aku senang memberimu tanah ini.

Barnabas, ini sempurna.

Allah memiliki tujuan untuk setiap kita. Aku dimaksudkan untuk berkotbah.

Sabar, Stefanus. Saatnya akan tiba.

Dan bukankah Yesus berkata, "Aku akan membangun kembali bait ini dalam 3 hari"

sebelum dia bangkit dari antara orang mati seperti yang kau nyatakan?

Bungkam dia. Diamkan dia.

Tuhan Yesus, terimalah rohku.

"Tidak akan ada lagi kabar tentang kekerasan di negerimu",

tentang kebinasaan atau keruntuhan di daerahmu.

engkau akan menyebutkan tembokmu "selamat",

dan pintu-pintu gerbangmu "Pujian".

Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari

dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari.

tetapi Tuhan akan menjadi penerang abadi bagimu

"dan Allahmu untuk kemuliaanmu."

Putraku mati! Stefanus mati!

Kau penyebabnya! Kau dan politikmu!

Di mana dia?

Di mana dia sekarang, Mesiasmu?

Mengapa dia tidak membangkitkannya

atau minta Tuhan mengembalikan Stefanus pada kita?

Bolehkan kita mengujinya?

Semalam aku bermimpi

kalau Stefanus tidaklah menjadi yang terakhir dari kita yang akan mati.

Jiwa haus lainnya yang mendengarkan firman ini.

Allah besertamu.

Apa kau datang untuk mendengar perkataan Yesus?

Tidak.

Aku Saulus.

Sarjana, orang Yahudi, warga negara Romawi, Farisi,

pembela bait suci di Yerusalem.

Aku datang untuk mengajarkan kalian kemarahan

yang kalian timpakan pada diri kalian sendiri

jika kalian tidak mengakhiri penghujatan kalian.

Jika.

Padang gurun dan padang kering akan bergirang.

Padang belantara akan bersorak...

Dan berbunga.

Seperti bunga rumput,

yang akan berbunga lebat.

Akan bersorak-sorak...

...bersorai-sorai.

Jadi, beritahu kami,

bagaimana kami begitu salah di kepercayaan kami?

Kawan, bicara pada kami.

Ada apa, apa kau bisu?

Atau tidak punya pikiran?

Yesus Orang Nazaret itu,

si Mesias kampungan yang kalian kasihi dan puja,

tidaklah lebih daripada seorang nabi palsu.

Kau berani datang kemari dan mengatakan itu?

Aku tidak mengatakannya. Orang Sanhedrin yang mengatakannya.

Mazmur Salomo yang mengatakannya.

Nubuatan Yeremia, Yesaya dan Daniel mengatakannya.

Siapa kalian mengatakan sebaliknya?

Siapa?

Oh.

Ada apa?

Apa kau bisu?

Tidak punya keberanian?

Pergilah, kerdil.

Aku tidak memahamimu, Yonatan.

Kau lihat pembantaian itu, gelombang penyaliban,

lihatlah huru-hara berdarah itu menjadi betah di Yerusalem.

Tentu saja. Bapa, aku tidak buta.

Dan kau menerima si Kayafas, sebagai imam besar,

terbenam dalam darah setinggi lutut.

Darah yang ditumpahkan Pilatus memakai kekuasaan Roma.

Ya, aku mengakui Kayafas tidak mengatasi masalah dengan baik.

Jadi, mengapa kau tidak menerima kalau dia harus digantikan?

Yerusalem membutuhkan seseorang yang akan membuat

hubungan yang berbeda dengan Romawi

untuk mengembalikan kita pada saat-saat damai

yang pernah dihadapi Kayafas.

Orang Sanhedrin mencari seseorang untuk menantang Kayafas.

Kaulah orangnya yang diperlukan keluarga Annas.

Ide tentang keluarga tersayangmu

berkumpul di rumah kita untuk mengucap syukur

membuat perutku sakit.

Minum ramuan. Jernihkan kepalamu.

Hmm.

Dua tamu kehormatan telah mengundang diri mereka sendiri.

Sekalipun sedikit pemberitahuan jauh lebih baik.

Antipas dan Herodias.

Aku tidak tahu kalau barak Orang Nazaret

begitu dekat dengan kota.

Dan begitu ramai.

Mengapa ada orang yang meninggalkan segala yang mereka tahu

untuk hidup seperti itu?

Ampun.

Kami merasa terhormat kalau festival Purim

membawamu ke kediaman kami.

Sejujurnya, itu alasan yang berguna untuk datang ke Yerusalem.

Untuk melihat jika kota ini masih berdiri.

Putraku dan aku berpikir,

sebagai Orang Yahudi, kami bisa bicara jujur tentang hari-hari gelap belakangan ini.

Rakyat tidak akan segera lupa darah yang ditumpahkan

di gelombang penyaliban Gubernur Pilatus.

Mereka tidak seharusnya lupa.

Tapi pernahkah ada saat di mana rakyat merasa puas?

Jika kemarahan rakyat telah surut,

akan ada ruang untuk pendekatan yang memuaskan ini.

Bapa, kita sulit berpuas diri.

Tapi kemarahan ini membesar,

seperti kota tenda baru di padang gurun bertumbuh.

Maksudmu barak itu? Hm.

Ada ribuan di sana saat ini.

Ya.

Kami melewatinya saat perjalanan ke mari.

Di mana itu akan berhenti?

Pada 5.000 petobat?

100.000?

Bisakah setiap orang berhenti

berbicara tentang orang-orang ini?

Beritahu saya, apa tepatnya yang kau inginkan kulakukan?

Hmm?

Menyembelih mereka di tenda mereka?

Antipas, pastinya, rakyat...

Dan Anda, sebagai pemimpin mereka...

Ingin melihat imam besar mengendalikan kejadian-kejadian.

Bukan terbawa oleh mereka.

Bukan diperintah oleh keinginan tuan Romawinya.

Aku menikmati wangi pengkhianatan.

Si tua Kayafas yang malang berwajah seperti seorang

yang bersiap menghadapi sang eksekutor.

Jika itu adalah sebuah pilihan

antara dia dan si muda Yonatan sebagai imam besar,

entah siapa yang akan kupilih.

Tidak keduanya.

Tapi aku harus memberi dukungan pada salah satu dari mereka,

lalu membiarkan Pilatus yang bertanggung jawab.

Nyonya.

Kemudian ada Zakaria dari Bersyeba,

seorang bergairah yang mencoba mengikuti

contoh Musa

dan memimpin teman-temannya menyebrangi laut mati.

Dia tenggelam, dan begitu juga mereka.

Dan ada Simon dari Perea...

Berani, Simon yang bermaksud baik.

Dia percaya dia dikirim oleh Allah

tapi hanya membuat hidup orang Yahudi...

Tapi hanya membuat orang Yahudi hidup di bawah pemerintahan Roma.

Lalu ada penipu yang lain...

Seorang penyesat dari Galilea, Yesus ini.

Kau Petrus. Aku mendengarmu berkotbah.

Kau melakukannya dengan baik.

Sedikit lebih lembut hati, mungkin, tapi...

Aku ingin menuntut Mesias palsumu!

Kau ingin mendengarnya, Petrus,

atau kau takut aku akan membuka khayalanmu

di depan kerumunan yang mudah ditipu ini?

Orang ini hidup dalam kegelapan

dan bahkan tidak tahu matanya tertutup.

Dia menyatakan pengetahuan itu,

tapi dia hanya tersandung dalam gelap

jika dia tidak mengetahui ini...

Tidak seorangpun bisa datang pada Bapa kecuali melalui Yesus.

Yesus adalah jalan dan kebenaran dan hidup.

Yesusmu

tidak lebih daripada seorang nabi palsu

dari nelayan yang buta huruf.

Dia menguasaimu dalam jaring kebohongan.

Yohanes!

Kau memakai kata-kata bagai seorang penjual permata.

Tidak ada hati pada mereka, tidak ada kasih.

Aku punya... Kasih

untuk hal-hal yang ingin kau hancurkan...

Bait di tengah kota Yerusalem.

Hukum dan tradisi berabad-abad

kelompok kecilmu yang menyedihkan tidak bisa menggantikan

seperti punguk merindukan bulan.

Sederhana saja.

Jika ada kebenaran pada pikiranmu,

kau akan mengerti.

Ini kebenaran sederhana...

Jika kau membuat dirimu melawan bait itu,

kau akan dihancurkan oleh bait itu.

Sederhana.

Kebenaran.

Bahkan jika aku bisa membujuk orang Sanhedrin

untuk mempercayai keluargamu,

yang tetap teguh sementara lebih banyak

dari rakyat kita disalibkan.

Tidak ada apa pun... dan bahkan jika aku ingin berbicara

sebagai pembelaan bagimu dan memperoleh bagimu

dukungan yang kau butuhkan untuk menurunkan Kayafas

dan menyembuhkan luka yang kau sebabkan,

tidakkah kau punya malu

bahwa kau berencana mengkhianati menantumu?

Aku punya rasa malu.

More Indonesian subtitles for A.D. The Bible Continues

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left