Prvních 200 řádků.
Pagi.
Selamat pagi!
Silakan, ini sarapannya, roti panggang perancis!
Merah banget.
Tempo hari Kakak bilang tak perlu bekal siang,
jadi kubuatkan yang lebih enak pas sarapannya, deh!
Lebih enak, apanya?
Ini sih namanya sarapan sama saus piza doang.
Mari makan!
Sudah rotinya manis, tapi masih ditambah lagi manisnya sama saus piza?
Eh? Rasanya aneh, ya?
Ah, tidak, rasanya enak, kok. Mungkin aku saja yang tak enak badan.
Mungkin Kakak kena demam, ya? Mau izin tak masuk sekolah dulu?
Tak parah-parah amat, kok. Maaf jadi buatmu khawatir.
Benar nih, Kakak tak kenapa-napa?
Tak apa-apa!
Terima kasih makanannya.
Wajah Kakak saja pucat begitu!
Mending istirahat saja di rumah!
Tidak kok, serius. Aku sehat-sehat saja.
Bagaimana caraku singkirkan saus piza keramat itu dari sini?
mempersembahkan
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
ZainuddinAri
mereka bilang bahwa dunia
kuzurete owaru sekai
kan jatuh dalam kehancuran
mujihi ni tsugeru
apa yang
kimi ha
selama ini
hitori
selalu kaudengarkan
nani wo
sendirian?
kiiteta
ku selalu
boku ha
melihat
tooi
mimpi nan jauh
yume wo
di sana
miteta
mana yang sebaiknya kupilih?
nani wo erabitoru
mana yang sebaiknya kutanggalkan?
nani wo akirameru
akankah ku berani
kimeyou to shiteru
ambil keputusan itu?
boku ha nanisama da
meski tak ada lagi keraguan
nani wo erabu ka ha
atas apa yang harus kupilih
mou kimatteiru
kutanyakan pada Tuhan
machigai ha nai ka
agar ku tak salah melangkah
kami ni toikakeru
sebenarnya ku tak sendirian
hitorikiri ja nakatta
karena kau selalu ada di sampingku
zutto soba ni itanda
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
ulurkan tangan
kono te wo nobasu
tak ada lagi yang perlu ditakutkan
kowai mono nanka nai
bahkan meski kau jadi monster sekalipun
tatoe bakemono ni narou tomo
kita kan selalu bersama
nashitogeru
kita kan selalu bersama
nashitogeru
Hoi, hoi, berita super, nih!
Kesungguhan Sesaat
Kesungguhan Sesaat
Katanya, Yusa Nishimori pindah ke sekolah kita!
Eh? Yusarin yang itu?
Selentingan doang, kali. Sekolah kita kan bukan sekolah seni.
Tapi, kalau betulan pindah, aku bakal bahagia banget!
Yusarin memang beda! Semuanya langsung antusias begini!
Pas orangnya muncul, kira-kira reaksi mereka bakal seheboh apa, ya?
Baru dibayangkan saja sudah susah.
Jangan berisik!
Jangan-jangan-
He, kau! Duduk!
Bukan mimpi, nih?
Masuklah.
Jadi, dia siswi pindahan yang akan jadi teman sekelas kalian mulai hari ini.
Silakan perkenalkan diri dulu.
Aku Yusa Kurobane, alias Yusarin!
Tenang! Jangan berisik!
He, kau! Duduk!
Kau yang di sana! Berhenti menari!
Di tempat begini, dia masih juga sebut dirinya Yusarin?
Jadi, nama aslinya Kurobane, ya?
Ya, yang begitu saja tak tahu?
Mungkin ada kalanya aku tak masuk sekolah karena pekerjaan,
tapi aku sangat ingin nikmati masa-masa SMA bersama kalian!
Salam kenal!
Yusarin! Yusarin! Yusarin! Yusarin!
Jangan berisik!
Ya ampun.
Tempat dudukmu di sebelah sana, Kurobane.
Langsung saja duduk.
Salam kenal.
Ya! Salam kenal juga! Mungkin nantinya aku banyak merepotkanmu, tapi tolong dimaklumi, ya!
Apa-apaan dia?
Kasar banget.
Dingin amat.
Kok bisa pindah ke sini?
Aku sudah pesan lagu terbarumu, lo!
Aku juga! Lagunya bagus banget, ya!
Aku selalu menonton Move Asa, lo!
Aku juga! Aku juga!
Kumohon jadilah temanku! Boleh minta nomor-
Apaan sih, tiba-tiba begini? Jangan asal serobot begitu, dong!
Begini doang apa salahnya, sih?
Sudah, sudah, kalian tak boleh bertengkar begitu.
Jangan-jangan, itu bakalan muncul, nih?
Eh? Apaan?
Yang akur, dong! Akur, akur, dong! Mantra ajaib, buat akur lagi!
Betulan muncul!
Seri mantra sihir Yusarin ke-13!
Mantra ajaib mengakurkan orang!
Selesai. Sekarang, kalian sudah jadi akur lagi!
Ya, maaf soal barusan.
Sama-sama, aku juga salah.
Apaan sih, maksudnya seri mantra ajaib barusan?
Belum lama ini, Yusa jadi anggota tetap dari acara berita pagi
yang bertajuk Movement Asa! alias Move Asa!
Setelah bacakan ramalan hariannya,
Yusa pun rapalkan bermacam-macam mantra ajaib, untuk para pemirsa yang dapat nasib buruk.
Seri ke-13? Memang banyaknya ada berapa, sih?
Ada 64! Tapi ada dua yang sama, jadi jumlah yang benar itu 63-
Jijik, ah!
Oh, rekan kita mau datang lagi, ya?
Ya.
Aduh, duh! Apaan sih, Ketua OSIS?
Kurobane, tolong ikut kami ke ruang OSIS sekarang juga.
Jangan begitu dong, Ketua OSIS!
Kita berangkat!
Siap!
Yusa, mantra ajaib seri ke-13-mu barusan,
"Mantra ajaib mengakurkan orang", sungguh mengagumkan!
Hebat! Ternyata kau tahu sampai sedetail itu, ya?
Ya! Aku selalu cek acaranya setiap kali ada bagianmu!
Wah! Terima kasih banyak!
Dasar maniak. Tobat dong, Takajou!
Anu, lalu di sini kita mau apa?
Rekan kita akan datang.
Tapi, berhubung penampilannya bisa dibilang tak biasa,
tolong siapkan mental dan keberanianmu, ya.
Jangan panik, dia rekan kita. Dia takkan berbuat jahat, kok.
Kemampuannya adalah Telekinesis.
Kemampuannya adalah Telekinesis.
Anu, sebenarnya barusan apa yang terjadi?
Di wilayah sini ada seseorang berkemampuan istimewa,
dan kemampuannya itu telekinesis.
Dia jugalah yang menemukanmu dulu, pakai cara barusan tadi.
Eh? Hebat banget, dong!
Yusarin juga akan berjuang keras! Semangat!
Mungkin kau tak sadar, tapi sebenarnya ada roh pengendali api yang bisa merasukimu.
Justru kau itu lebih hebat dari lelaki barusan.
Tempatnya di sekolah, ya.
Ini, kalau tak salah
Akademi Kannai. Oke! Tepat!
Eh? Tepat, apanya?
Nih! Koran olahraga minggu lalu! Aku sudah curiga sama dia, lo!
"Tiga pertandingan beruntun dengan hasil sempurna."
"Dengan lemparan menukiknya,
tak diragukan lagi, pelempar hebat liga SMA ini nantinya akan berlaga di liga profesional!"
Kemarin lusa, aku menonton mereka latihan, lo!
Lihat baik-baik, ya.
Strike!
Lemparan menukiknya hebat banget.
Seperti pemain liga utama saja.
Tapi, lihat dulu.
Sekarang, kita lihat rekaman dari jarak dekat saat posisi pelempar siap lempar bola.
Lihat. Aneh banget, 'kan?
Apanya?
Dia pakai cengkeraman untuk lempar lurus.
Semua lemparannya begitu.
Lemparan menukik itu harusnya
dilakukan dengan tahan rotasi semaksimal mungkin supaya gerakan bolanya jadi acak.
Dasar lemparan menukik itu, cengkeram bola dengan jari tengah dan telunjuk seperti ini.
Mau pakai cara bagaimana pun, kalau kau pakai gaya lemparan lurus,
No comments yet. Be the first to leave one.