The Captain

The Captain (Io Capitano)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Io Capitano 2023 1080p BluRay x264 AAC5 1-[YTS MX]
Komentář od singoulo
Cuma resync buat Bluray YTS.MX. Thanks @MonoProbe.

Tagy

bluray
Zveřejněno: 2025-04-11
Stažení: 58
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 196 řádků.

-Bisa diam, tidak? -Kami sedang bersenang-senang.

Kalau tidak suka, tidur lagi saja, ya?

Mama.

Tampak bagus. Coba yang lain juga.

Yang ini.

Pakailah.

Hadap sini.

Tampak bagus.

Moussa!

Moussa, cepatlah. Waktunya pergi.

Bergegaslah, ayo!

Kau terlihat cantik.

Sangat cantik.

Kembalikan!

Seydou! Seydou!

Hei, Seydou!

-Ada apa, Bu? -Mau ke mana?

-Mau main sepak bola. -Sabar bagaimana?

Sudah kubilang aku ada pertandingan. Aku akan menyusul.

-Jangan terlambat. -Baik.

-Jangan sampai terlambat! -Tenang saja.

Berhenti menghitung!

Lihat berapa yang kita dapat?

Kau selalu menghitungnya!

Kita hampir mencapai target!

Ayo, mereka menunggu kita di Sabar. Ayo!

Ibu.

Seydou.

Ibu hebat tadi.

Serius?

Tarian Ibu bagus sekali.

Serius.

Sungguh.

Bu, ada yang mau kuberi tahu.

Silakan saja, Ibu mendengarkan.

Aku mau pindah dan bekerja di luar negeri.

Ibu tidak memerhatikan.

Apa katamu?

Aku mau pindah.

Aku mau bekerja di Eropa supaya bisa membantu Ibu.

Banyak orang yang berhasil.

Mereka membantu keluarga mereka. Aku mau menjadi seseorang.

Aku suka musik.

Aku bisa wujudkan impianku di sana, membantu keluarga kita.

Lihat tempat kita tidur. Rumah ini hampir hancur.

-Aku ingin membantu Ibu. -Cukup!

Siapa yang memberitahumu ini?

Siapa yang menaruh ide ini ke kepalamu?

Ibu tidak mau kau pindah.

Kau harus tetap di sini, menghirup udara yang sama denganku.

Pergilah, jadilah seseorang.

Mau membantu Ibu? Tetaplah di sini.

Mereka yang berhasil tidak lebih baik dariku.

Jangan mengarang!

Mereka yang pergi

sudah mati di gurun atau di tengah laut.

Mayatnya bertebaran!

Kau tahu ada berapa banyak yang tewas di laut?

Kau tahu, tidak?

Aku hanya bercanda.

Aku takkan pernah pergi dan meninggalkan Ibu.

Seydou, kau tidak berpikir panjang.

Kau sangat mudah tertipu.

Kau kemari dan memberi tahu Ibu kau mau pindah.

Bu, aku hanya bercanda.

Jangan marah-marah, aku bercanda.

Ayolah, Bu, jangan marah.

Ibu, kan, ibuku. Jangan seperti itu.

Aku sayang Ibu. Aku tidak mau membuat Ibu kesal.

Tersenyumlah.

Aku tidak mengenali Ibu saat Ibu cemberut.

Ibu akan selalu menjadi ibuku.

Ayolah.

Aku sayang Ibu.

Jangan begitu.

Moussa, tunggu!

Kau yang memberinya ide untuk pindah?

-Apa? -Pasti kau.

Apa?

Jangan berpura-pura bodoh, kau tahu maksudku.

Kemarin dia bilang dia mau pindah.

Pindah? Mustahil.

Menurutku tidak.

Tidak mungkin.

Bu, sudah kubilang aku hanya bercanda.

Aku sudah membujuk Ibu dan Ibu percaya padaku.

Ibu tahu apa yang Ibu bicarakan.

Jangan membuat Ibu kesal.

Dan kau, jangan lagi memberinya ide aneh.

Ada makanan, ada air, semua baik-baik saja.

Aku takkan pindah dari Senegal.

Pindah? Tidak akan.

Sudah kubilang dia tak ada hubungannya dengan ini.

Itu hanya lelucon!

Ibu melahirkanmu, Ibu mengenalmu.

Sekarang pergilah ke sekolah.

Apa yang merasukimu?

Kau tahu ibumu. Jika dia tahu, kita mati.

Aku tidak bilang apa-apa, aku hanya iseng saja.

Enam bulan bekerja diam-diam!

Apa isi kepalamu? Enam bulan!

-Aku khawatir ibuku sendirian. -Diam!

Kau merasa bersalah. Aku juga.

Tapi kita tidak punya pilihan.

-Aku tahu kita tidak punya pilihan. -Diam!

Jangan begini, aku tidak bilang apa-apa.

Tidak perlu bertengkar.

Sudah, tidak apa-apa.

Yang benar saja.

Warisan budaya mencakup semua hal indah di dunia.

Hal-hal yang diciptakan berkat kepandaian manusia.

Ayah!

Ayah, ayolah!

Bangun!

-Aku mencintaimu! -Di mana?

Tunjukkan!

Tunjukkan padaku...

Seydou, dari mana saja?

Ibu dari tadi mencarimu!

-Kau tidak lihat telepon masuk? -Tidak.

Ibu menunggumu berjam-jam!

Sekarang giliranmu.

Aku tidak melihat ponselku.

Ibu!

Tunggu, ayo lakukan sesuatu.

Kau dengar apa yang ibuku katakan?

Dengar?

"Ibu dari tadi mencarimu! Kau tidak lihat telepon masuk?"

Kita bisa menulis lagu.

Benar.

Ada angin.

Tuliskan.

Di mana Sisko?

Yakin di sini?

Halo.

Halo.

Apa kau Sisko?

Mau apa kalian?

Kami ingin informasi tentang perjalanannya.

Diutus siapa kalian?

Teman kami.

Jika aku jadi kalian, aku takkan pergi.

Pikir kalian Eropa lebih baik dari Afrika.

Eropa tidak seperti yang kalian bayangkan.

Apa yang kalian lihat di TV itu tidak nyata.

Di Eropa, cuacanya sangat dingin.

Banyak sekali orang tidur di jalanan.

Apa?

Di Eropa, orang-orang tidur di jalanan?

-Kalian pikir aku berbohong? -Tidak.

Dia berpikir begitu.

Tidak, kami datang untuk mendapat informasi saja.

Kami perlu saran.

Kalian akan lihat

para ibu dan anaknya meninggal.

Preman, penjahat, pencuri.

Mayat bergeletakan di jalan.

Saudara, pasangan, semuanya mati.

Kalau mau mati, pergilah!

Tapi bagaimana caranya?

Kalau mau mati, pergilah!

Sudah cukup bertanyanya!

Berhenti bertanya!

-Tapi... -Pergi!

Jadi saat kau bilang mau pindah, itu omong kosong?

Kau tidak serius?

Tatap aku.

-Kau takut? -Bukan itu.

-Akui saja. -Sama sekali tidak.

Ayo, katakan.

Jadi, ada apa?

-Ya, aku takut. -Ya, kan?

Baiklah.

Seydou, kau tidak mau lanjut?

Kita habiskan enam bulan bersiap-siap.

Kita terus bekerja supaya bisa pergi.

Dan impian kita?

Aku takkan pergi tanpamu.

Aku juga tidak.

-Jadi, sekarang bagaimana? -Eropa menanti kita.

Pikirkan tentang menjadi artis.

Orang kulit putih akan minta tanda tanganmu.

Kau akan naik panggung seperti artis!

Bagaimana menurutmu? Senyumlah.

Senyumlah.

Kau tahu aku takut,

tapi aku takkan tetap di sini tanpamu.

Kau percaya orang gila itu?

-Kau lihat janggutnya? -Ya, tapi...

Kau lihat dia lakukan apa tadi.

Baiklah.

Senyum!

Ayolah.

Kau lihat bagaimana dia menggebrak meja?

Dia gila.

Kau dengar yang dia bilang Dia berteriak.

More Indonesian subtitles for The Captain

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left