転生したら第七王子だったので、気ままに魔術を極めます
Prvních 156 řádků.
Ini hadiah dari dunia bawah, Rakyat Jelata.
Coba serang aku.
Dengan sihir seranganmu.
Sungguh sihir yang menyedihkan.
Namanya juga rakyat jelata.
Hal terpenting bagi penyihir
adalah garis keturunan, bakat, dan usaha.
Itulah kata-kata bijak dari William Bolt, panutan para penyihir.
Jangan salah paham dahulu. Maksudnya usaha di sini,
hanya untuk yang memiliki keunggulan, jadi sekeras apa pun usahamu,
kalau dirimu hanya rakyat jelata yang terlahir dari garis keturunan biasa,
kamu tidak akan pernah bisa menguasai sihir.
Betapa...
Betapa...
luar biasanya!
Jadi, ini sihir bangsawan yang diberkahi oleh segalanya?
Panas! Sakit!
Indah!
Menakjubkan!
Kalau boleh berharap, aku ingin...
mempelajari lebih.
Ingin kusempurnakan.
Menyempurnakan sihir!
Siapa?
Ini di mana?
Raksasa?
Keluarkan Bola Api...
Namun, tanganku sangat kecil...
Berita terbaru! Pangeran Ketujuh Kerajaan Saloum!
Tuan Lloyd telah lahir!
Selamat!
Baik, terima kasih banyak.
Silakan.
Pangeran!
Kamu di mana?
Sepertinya tidak ada di sini.
Ayo kita cari di sana.
Sudah pergi.
Pangeran Lloyd!
Sut...
Maaf, jangan sampai para pelayan tahu aku ada di sini.
Aku mengerti. Perlu dirahasiakan.
Bagaimana kalau kita berburu?
Sebagai bangsawan, setidaknya harus mencoba berburu...
Tuan Lloyd!
Dia kabur lagi.
Tentu saja, dia Pangeran Ketujuh.
Usianya terpaut jauh dari para kakaknya, jadi tidak akan ikut perebutan takhta.
Percuma memanjakannya.
Jangan bicara sembarangan.
Dia bisa memahami bahasa sejak kecil
dan membaca buku sihir, alih-alih buku gambar.
Cara dia menolak air susu ibunya seperti bangsawan yang beradab.
Lalu, yang terpenting,
aku meyakini bahwa Tuan Lloyd adalah reinkarnasi William Bolt.
Panutannya para penyihir?
Tidak mungkin.
Benar, aku seseorang yang bereinkarnasi.
Meski sebelumnya aku hanya rakyat jelata di Kerajaan Saloum.
Tuan Lloyd, kamu di mana?
- Entah kenapa - Tolong keluar! Kamu di mana?
- ingatanku utuh - Pangeran!
atau bereinkarnasi menjadi Pangeran Ketujuh.
Namun...
lupakan soal keturunan atau kehormatan.
Prinsipku sama seperti kehidupan sebelumnya.
Dengan kata lain...
minatku hanya sihir yang ada di istana,
yang bisa membuatku berdebar-debar!
Aku hanya tertarik pada hal itu!
Ini perpustakaan yang luar biasa!
Sangat berbeda jauh dengan perpustakaan Akademi Sihir Saloum!
Akhirnya kamu kutemukan, Tuan Lloyd.
Sylpha.
Kupikir latihan pedang ini tak penting
bagi Pangeran Ketujuh yang tidak naik takhta.
Takhta bukanlah segalanya.
Setidaknya bangsawan harus mempelajari ilmu pedang.
Aku sudah menjadi gurumu selama tiga tahun.
Ini sudah menjadi tujuan hidupku.
Kalau aku bermalas-malasan, Sylpha akan terus melatihku sampai malam.
Mari mulai.
Luar biasa!
Kamu makin kuat, Tuan Lloyd.
Tentu saja.
Sylpha selalu menahan diri.
Selain itu,
saat ini aku meniru gerakan Sylpha dengan Pengendalian Sihir.
Jadi, Sylpha seperti melawan cerminan dirinya.
Intinya, aku berbuat curang.
Aku ingin segera baca buku!
Dari segi jangkauan, kekuatan, dan postur tubuh...
Meskipun aku bisa meniru gerakannya, perbedaan itu akan membuatku kalah.
Jadi, akan kujajal hari ini.
Akan kuatasi perbedaan itu
dengan sihir yang lebih curang!
Pertumbuhan Kehidupan! Penguatan Tubuh!
Levitasi.
Perbedaan teratasi. Kini aku bisa menghadapinya.
Ketika bertarung dengan cerminan diri,
kemudian musuhnya melakukan gerakan berbeda,
apa yang terjadi? Batalkan Peniruan!
Maafkan aku, Sylpha. Aku ingin segera baca buku!
Apa?
Tuan Lloyd, kamu berbuat curang, bukan?
Glek!
Mustahil aku salah memperhitungkan jarak di antara kita.
Kamu memperpanjang pedang kayu ini,
menggunakan levitasi agar lebih tinggi.
Berarti kamu melakukan ini semua demi bisa sejajar denganku.
Sungguh menggemaskan! Bakatmu pun sangat hebat!
Kamu bisa mengaktifkan dua sihir sekaligus!
Bahkan penyihir bangsawan kesulitan menguasainya.
Namun, tidak apa-apa!
Asalkan kamu bertambah kuat perlahan,
- aku bertahan! - Untung Pengendalian Sihir,
Penguatan Tubuh aman.
Mari maju perlahan.
Kalau semua ketahuan...
Aku akan senantiasa bersamamu.
Mari diam saja.
Nyaman sekali.
Begitu menenangkan.
Sudah kubilang, setidaknya aku ingin sendirian saat mandi!
Tidak bisa begitu.
Ketika kami lengah sedikit saja,
kamu pasti akan langsung membaca buku.
Jadi, tidak boleh.
Kenapa malah jadi begini?
Padahal aku hanya ingin mempelajari sihir.
Anak nakal yang tidak mau menurut...
akan dimakan Iblis Perpustakaan Terlarang!
Iblis Perpustakaan Terlarang?
Dahulu, ada iblis yang pernah membawa Kerajaan Saloum ke ambang kehancuran,
disegel dalam Perpustakaan Terlarang Kerajaan
dengan mengorbankan banyak penyihir.
Grimoire!
Kalau tidak salah,
buku itu disegel di Perpustakaan Terlarang di rubanah istana, ya?
- Benar! - Itu dia!
Itu hanya dongeng.
Meskipun itu benar, iblis yang disegel bisa apa...
Sut...
Bodoh sekali.
Mustahil Tuan Lloyd akan ketakutan dengan cerita seram anak-anak...
Dia ketakutan!
Manisnya!
Berarti hari ini dia harus tidur sekasur denganku!
Jangan mengada-ada!
Itu tugasku sebagai guru Tuan Lloyd!
Tidak, itu tugasku!
Berarti hari ini aku akan menginap di asrama pelayan!
Perpustakaan Terlarang...
di rubanah istana!
Di sana, ya?
Sihir Tipe Angin, Petapa.
No comments yet. Be the first to leave one.