Prvních 200 řádků.
Original Sub: HorribleSubs Indonesian Sub: IDFL.us Subs Crew
Aku harus mematahkan tekadnya.
Tekadnya untuk bertarung, tekadnya untuk terus bertahan,
Tekadnya untuk melawan...
Akan kutunjukkan padamu kalau segala usaha keras dan percaya dirimu itu tak ada gunanya!
P
Pe
Pen
Pene
Pener
Penerj
Penerje
Penerjem
Penerjema
Penerjemah
Penerjemah:
Penerjemah: D
Penerjemah: De
Penerjemah: Den
Penerjemah: Denn
Penerjemah: Denny
Penerjemah: Denny H
Penerjemah: Denny Ha
Penerjemah: Denny Haj
Penerjemah: Denny Haji
Penerjemah: Denny Hajim
Penerjemah: Denny Hajime
Penerjemah: Denny Hajime I
Penerjemah: Denny Hajime ID
Penerjemah: Denny Hajime IDF
Penerjemah: Denny Hajime IDFL
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.u
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us S
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Su
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Sub
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs C
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Cr
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Cre
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
Pemenang x Dan x Pecundang
Dia cepat sekali...
Aku tak akan sempat menghindar!
Tapi aku masih bisa menangkis serangan-serangannya!
Oh? Dia memakai Gyo ya?
Saat kucengkram tangannya tadi,
seketika dia memusatkan aura ke tangannya untuk menangkis seranganku.
Dasar bodoh!
Kau pikir bisa mengelabuiku sekarang?!
Kenapa?
Itu tadi padahal cuma pukulan biasa.
Kalau kau memusatkan aura-mu ke sisi dimana aku mencengkerammu,
maka kau justru membuka celah di bagian tubuhmu yg lainnya.
Usaha yg sia-sia...
Bahkan, kamu hanya akan mempersulit dirimu sendiri.
Bisky ternyata benar!
Kau tak akan bisa tersenyum lagi!
1 serangan lagi untuk mengirimmu ke neraka!
Mustahil!
Sejauh ini padahal itu adalah serangan yg paling dahsyat yg mengenainya!
Dia seharusnya tak bisa menyerang balik.
Tapi kalau begini, itu berarti dia bisa meminimalkan kerusakan yg diterimanya.
Dengan kata lain, dia menangkis seranganku tanpa bergantung pada aura-nya.
Apa dia menebak aku memang tak berniat memasang bom?
Tidak, itu bukanlah tebakan.
Hey, Bisky...
Bagaimana bisa Genthru tidak ikut terbakar oleh bom-bomnya sendiri?
Cukup sederhana.
Dia menyelubungi tangannya dengan aura yg jauh lebih kuat dari ledakan itu sendiri.
Oh...Aku mengerti.
Itu teknik yg membutuhkan persediaan aura dalam jumlah besar.
Ini kesempatan bagus.
Sekarang, kamu pasti akan bisa merasakannya.
Reaksi yg sempurna!
Kamu hampir menyempurnakan Gyo-mu.
Kalau gitu, sekali lagi.
Hah?
Bisakah kamu beritau apa perbedaannya?
Nah, yg kedua tadi kamu tidak terlalu banyak memakai aura-mu.
Ok, kamu lulus.
Kamu akan bisa cepat menguasainya kalau kamu bisa tau perbedaannya.
Saat Genthru mempersiapkan Little Flower, dia akan menyelubungi tangannya dengan Gyo.
Kalau dia cuma memalsukan serangan dan berencana menyerangmu ke arah lainnya,
kemungkinan dia tak akan memakai Gyo.
Kalau kamu bisa membedakan apakah tangannya terselubung atau tidak dengan Gyo saat dia menyentuhmu,
akan lebih mudah bagimu untuk menentukan serangan mana yg perlu ditangkis.
Begitu rupanya.
Kau mengetahuinya dari Gyo-ku.
Cerdik.
Kuulangi sekali lagi.
Strategi sederhana yg kau gunakan itu akan justru merugikanmu.
Kalau sampai kau terkena Little Flower-ku disaat kau tak cukup mengerahkan auramu untuk bertahan,
1 pukulan ke wajah akan meledakkan mata, hidung, dan kepalamu yg tak akan bisa disembuhkan.
1 pukulan ke tangan atau kakimu akan membakar kulit, merusak syaraf atau otot-otot area tersebut.
Dan kau tak akan memiliki jari atau jempol lagi.
Mustahil bagimu memakai Gyo untuk menahan segala macam serangan yg memakai Gyo juga.
Sekarang bagaimana?
Aku sudah tak tertarik melanjutkan pertarungan ini.
Bertarung denganmu telah membuatku menyadari sesuatu...
Kau memiliki bakat dan masa depan yg menjanjikan.
Dan banyak kesempatan lainnya.
Tidakkah menurutmu sia-sia kalau sekarang kau buang itu semua demi harga dirimu?
Menyerah sajalah, bocah tolol!
Saat dia terlihat akan memakai kedua tangannya untuk meledakanmu,
itulah sinyalnya.
Dan itulah saatnya untuk meneruskan rencana berikutnya.
Maaf, Bisky dan Killua.
Aku perlu bersikap keras kepala disini.
Aku harus mencobanya...
Karna aku punya ide bagus!
Kalau kata-katamu tadi benar,
maka seharusnya kau menyerah, Genthru!
Sayang sekali...
Akan kutunjukan padamu
ada hal yg lebih mengerikan dari kematian.
Akan kuledakkan kedua tanganmu.
Gunakan Gyo untuk melindungi sisi tubuh yg ingin kamu pertahankan.
Setelah itu, akan kuledakkan tangan dan kakimu yg tersisa lagi.
Dan gunakan Gyo untuk melindungi sisi tubuh yg ingin kamu pertahankan.
Dan seterusnya...
Sampai kau kehabisan anggota tubuh.
Coba saja!
Baiklah.
Rasakan ini!
A-Apa?
Darah?
Luka?
Apa dia melayangkan pukulan tadi?
Suiit!
Sial...
Bergerak... Menghindar!
Batu...
Gunting...
BATU!
Apa dia mengenaiku tadi?
Tidak, aku tadi cuma tersandung.
Apa itu tadi?
Apa yg telah terjadi?
Sekarang aku mengerti...
Bo-Bocah ini...
Dia mengorbankan kedua tangannya!
Tapi tingkat kerusakannya tidak tersebar secara merata!
Dia sepertinya mengorbankan tangan kirinya sepenuhnya,
dan melindungi tangan kanannya dengan 30% dari aura-nya,
dan memusatkan 70% sisanya ke kakinya...
untuk menyerangku!
Aku memakai aura untuk meledakkan target dan melindungi tanganku dari dampak ledakannya.
Kalau sampai aku memakainya ke kedua tanganku,
Aku tak akan punya sisa lagi untuk melindungi bagian lain tubuhku.
Dia memanfaatkan situasiku itu!
Tapi tetap saja, mana ada orang waras yg berani mencoba itu!
Aku berhasil membuatnya tercengang!
Sial...
Benar-benar luar biasa sakitnya.
Tapi...
Aku akan tetap mencobanya!
Cukup sudah...
Dia bilang cukup?
Apa dia menyerah?
Tentu saja...
Itu masuk akal.
Dia sudah kehilangan tangan kirinya, dan tangan kanannya terluka parah.
Dan dia berhasil melayangkan serangan yg mengenaiku.
Dia pasti sudah cukup puas sekarang.
Aku sudah cukup bertindak keras kepalanya...
Sekarang waktunya serius!
Ayo, Genthru!
Bo-Bocah ini
benar-benar tak waras!
De n n y H a j1 M e ID Fl . U S su bs C r EW
Book!
Kartu?
Harusnya kartu-kartu yg dia miliki sekarang tak ada yg berbahaya buatku.
Kartunya berubah?
Kalung Paladin?!
Apa rencana dia?
Ini adalah kesempatanmu yg terakhir untuk menyerah.
Kalau sampai kugunakna ini, kau bisa berakhir mati.
Kau pasti cuma menggertak!
Tunggu...
Inilah kesempatanku.
Book.
Aku menyerah.
Sudah jelas, kau orangnya tak kenal menyerah.
Ambil saja semua kartuku.
Akan kubungkam dia.
Meremukkan tenggorokannya dan membuatnya pingsan adalah cara terbaik.
Kemudian aku bisa mengambil kartu-kartu yg ada dalam binder-nya.
No comments yet. Be the first to leave one.