Prvních 200 řádků.
TOKOH, LOKASI, ORGANISASI, PERISTIWA DALAM DRAMA INI FIKSI
SEMUA AKTOR ANAK DIJAMIN KEAMANANNYA
Saatnya berangkat.
Kenapa menangis sekarang? Kau sangat bahagia semalam.
Aku tak menangis.
Sayang, terima kasih sudah bertahan selama ini.
Selamat.
Bagaimana penampilanku? Keren?
Kau sangat keren.
Hei, Pak Park.
Pak.
Maafkan aku.
Tidak. Maafkan aku juga.
Mari kuantar.
Sampai jumpa di kantor.
Baik.
Terima kasih.
Ibu menangis lagi?
Sertifikat penunjukan.
Pada 24 Oktober 2023, Superintenden Lee Hyungjun
ditunjuk sebagai Superintenden Senior Kantor Polisi Gangha Seoul.
Selamat.
Terima kasih.
Terima kasih.
Pemilihan wali kota Seoul kini tinggal sepekan lagi.
Kemarin di SBC,
Jin Myeongchul dari Partai Harapan Masa Depan
melangsungkan debat dengan Wang Jongtae dari Partai Liberal Nasional.
Ini pendapatku.
Pak Jin dari keluarga kaya,
begitu pula kedua putranya.
Mereka tak pernah mengerti
kehidupan masyarakat umum.
Jadi, bagaimana dia bisa membuat aturan untuk mereka?
Kurasa
CEO dan wali kota Seoul
punya tugas yang sama.
Mereka menawarkan visi,
merevisi aturan tak masuk akal,
meningkatkan kesejahteraan.
Pekerjaan seperti itu
adalah keahlianku.
Perusahaan beroperasi untuk dapat keuntungan.
Apa kata dokter?
Aku diminta berhati-hati.
Belum sepenuhnya pulih.
Yang benar saja, patahnya sudah cukup lama.
Dengan tubuh lemah itu,
bagaimana kau bekerja sebagai detektif?
Lihatlah pria sok pintar ini.
Kau seharusnya memberiku CPR, alih-alih menampar.
Hei.
Aku sudah melakukan CPR.
CPR tak cukup, jadi, kutampar.
Tidak ada cara lain.
Kenapa kau tampak angkuh di depan orang yang menyelamatkanmu?
Jika aku tak ada, kau...
Astaga, hentikan. Cukup.
Mau minum sesuatu?
Aku mau beli kopi.
- Kafelate vanila. - Baik, es kafelate vanila.
Sadarlah, Ganghyun!
Sadarlah!
Kawan.
Aku tadi menonton debat Ketua.
Benarkah?
Dia cukup hebat.
Bicara memang mudah.
Salah satunya untukku?
Aku beli untuk diriku,
tapi kau ambil saja.
Aku akan memilih Ketua.
Tak perlu. Bahkan aku tak memilih.
Sungguh? Kenapa?
Aku tak mau memilih siapa pun.
- Kopi untukku? - Hei.
Bukan, ini untuk Ganghyun.
Bagaimana denganku?
Beli saja sendiri.
Kalian bicara kasual?
Sudah beberapa hari.
Kalian tampak akrab.
Kami tidak akrab.
Ya, kalian akrab.
TINGKAT KEPUASAN PUBLIK JIN 46%, WANG 39%
Ayo berangkat.
Baik, Pak.
Apa itu?
Entahlah.
Tolong dipindahkan.
Baik, Pak.
Bu.
Suruh dia menundanya. Itu mengganggu.
Baik, Bu.
- Astaga. - Ada apa?
Bu.
Anda sebaiknya jangan melihat.
Ada apa?
Ada seorang pria...
Kenapa kau terbata-bata?
- Itu... - Minggir.
Tidak.
Noeul-ro, Gangha-gu?
Baik, aku akan ke sana.
Ada penemuan jasad. Ayo.
Ini TKP-nya?
Kenapa?
Ini rumah ayahku.
Siapa korbannya?
Orang luar.
Di rumah Jin Myeongchul?
Ya.
Korban sudah teridentifikasi?
Tidak.
Belum.
Tim 1 di lokasi.
Perlu kirim tim pendukung?
Tidak usah.
Jangan memperumitnya.
- Mengerti? - Baik, Pak.
Dia memanjat tembok.
Ya.
Tidak ada noda darah di sisi dalam tembok.
Noda darah ditemukan di luar.
Mari periksa.
Dia menapak di sini
dan memanjat pagar.
Dia ditikam...
Dan berkendara kemari.
Aku akan bicara dengan saksi.
Kalian tahu siapa dia?
Tidak. Aku tak pernah melihatnya.
Apa alarm keamanan berbunyi kemarin?
Tidak ada alarm di taman
karena ada kucing dan burung.
Ada yang aneh di sekitar rumah?
Orang mencurigakan?
Tidak.
Aku tak melihat apa pun.
Ada siapa di dalam?
Bu.
Para detektif datang.
Permisi.
Kami dari Kepolisian Gangha.
Kenapa kau di sini?
- Kami menyelidiki. - Kau detektif?
- Keluar! - Tenanglah.
Tolong jawab beberapa pertanyaan.
Soal jasad yang ada di luar...
Kau tahu siapa dia?
Tidak tahu.
Di mana kau semalam?
Berhenti membuat keributan dan pergilah.
Aku kemarin di rumah.
Kami pergi setelah penyelidikan beres.
Omong-omong,
bagaimana dia
meninggal?
Kami belum tahu pasti,
tapi tampaknya dia ditikam.
Intinya, tak ada yang bisa kusampaikan.
Berhenti menanyaiku.
Kami mungkin akan menghubungimu lagi.
Simpanlah.
Apa?
Jasad?
Dia tampaknya tewas selagi memanjat tembok.
Polisi sedang menyelidiki TKP.
Kau baik-baik saja?
Dia selalu seperti itu.
Karakternya konsisten.
Isoo.
Kakak.
Apa yang terjadi? Siapa korbannya?
Kami belum tahu.
Halo.
Aku Lee Ganghyun dari Kepolisian Gangha.
Halo.
Aku Jin Seungju.
Korban memanjat tembok
setelah ditikam seseorang.
Apa?
Kau memikirkan sesuatu
atau ada yang mengganggumu belakangan ini?
Tidak ada yang spesifik.
Begitu rupanya.
Kudengar ibuku sangat terguncang.
Aku akan memeriksanya.
- Sampai jumpa. - Baik.
Seungju.
Ibu baik-baik saja?
Ibu takut.
Ibu sangat takut.
Apa yang terjadi?
Biar kunyalakan.
Kenapa dia harus masuk ke rumah itu
selagi berdarah?
Kita akan tahu setelah mengidetifikasinya.
Kita berhasil mengidentifikasinya.
Han Daehoon, 59 tahun.
No comments yet. Be the first to leave one.