Prvních 94 řádků.
"Jurus baru Goku!? Lihatlah jurus pindah dalam sekejap milikku"
Beritahu aku Kakarrot!
Bagaimana kau bisa meloloskan diri dari Planet Namek!?
Oh, iya! Bukankah pesawat Freeza sudah rusak?
Kaio-sama juga bilang kau tak akan selamat.
Ya, pada mulanya aku juga merasa begitu...
Ayo! Ayo!
Sudah meledak! Namek sudah meledak!
Tidak, sial!
Kurasa aku benar-benar akan membeli perkebunan di sana.
Tapi untungnya, di sana ada pesawat antariksa yang bentuknya seperti bola.
Oh iya! Pasukan Ginyu, itu pesawat mereka!
Aku naik pesawat itu dan menekan tombol, ternyata pesawat itu bisa terbang dan meloloskan diri.
Sial! Sial! Sial!
Gohan!
Kelihatannya aku mendarat dengan keras.
Ini bukan surga, kan?
Pasukan Ginyu mau menyerang Planet Yardrat. Karena itu pesawatnya sudah diatur supaya terbang ke sana.
Begitu ceritanya. Bajumu yang aneh itu juga pasti dari orang Yardrat.
Ya. Kami jadi akrab dan mereka memberi baju ini padaku.
Habis bajuku sudah compang-camping.
Aku sudah sangat mengenalmu! Kau pasti tidak begitu saja tinggal di sana.
Orang-orang Planet Yardrat tak begitu kuat, tapi menguasai ilmu yang aneh!
Pasti kau belajar ilmu itu, kan!?
Tepat!
Begitulah! Pantas karena itu tak mau pulang ke Bumi.
Eh, ilmunya seperti apa sih, perlihatkan dong?
Karena tak ada waktu, hanya satu jurus saja yang diajarkan padaku.
Tapi itu juga sudah susah payah.
Sekarang aku sudah menguasai "Perpindahan Dalam Sekejap."
Perpindahan Dalam Sekejap!?
Benarkah, Son? Coba lakukan!
Kalian mau lihat? Boleh kok.
Ini kulakukan dengan membayangkan seseorang yang tidak ada di sini.
Lebih tepatnya, merasakan pancaran tenaganya.
Karena itu tak bisa pergi ke tempat-tempat dimana tak ada orang yang kukenal.
Pergi ke mana ya...?
Oh iya!
Da-dah!
Dia hilang!
Apanya yang pindah dalam sekejap? Paling itu tipuan dengan bergerak cepat.
Ta-da! Coba lihat ini?
Itu kacamatanya Muten Roshi-sama!?
Benar!
Kacamatanya hilang, hilang!
Kacamataku hilang!
Kame House dan tempat ini jaraknya 10000 km! Hebat!
Betul, kan?
Kuririn, tolong kembalikan kacamata ini ke ke Kakek Kame nanti.
Baiklah.
Kau sekarang jadi serba bisa, ya?
Tidak juga.
Baiklah. Kita kumpul tiga tahun lagi di tempat kejadian.
Kapan dan dimana tempat kejadiaannya?
Memang, tadi dia ngomong.
Tapi aku sudah lupa.
Tiga tahun lagi, tanggal 12 Mei pukul 10, di sebuah pulau yang terletak 9 km barat daya kota selatan.
Kita kumpul satu jam sebelumnya, yaitu pukul sembilan.
Syukurlah!
Untung Piccolo mendengarkan!
Bagi yang tak yakin sebaiknya jangan datang.
Musuh kita kali ini jauh lebih kuat.
Aku tak mau direpotkan oleh kalian nanti.
Iya. Jangan datang ya!
Jangan membuat aku tertawa. Bukannya kau yang paling tak yakin?
Apa? Kau mau coba?
Tenang, tenang
Hei? Aku punya ide.
Bagaimana kalau Doktor Gero yang membuat manusia buatan itu kita hajar sekarang?
Walaupun kita tidak tahu dimana dia, kita bisa gunakan Dragon Ball dan bertanya kepada Shen Long.
Aku yakin dia pasti tahu.
Dengan begitu kita tak perlu menunggu tiga tahun.
Oh, ya! Itu betul, Bulma-san. Dengan begitu kita tak usah bertarung! Bagus, Bulma-san!
Akan kubunuh kau kalau kau lakukan itu! Kau mengerti!?
Kok begitu sih? Ini kan bukan permainan! Ini menyangkut nasib Bumi!
Bulma-san! Bulma-san!
Son-kun, kau juga sependapat denganku, kan?
Maaf. Sebetulnya aku ingin bertarung.
Lagipula, ilmuwan itu kan masih belum berbuat apa-apa, kita kan tak boleh menghajarnya?
Kalian semua! Kita tak perlu menuruti orang-orang Saiya ini! Mereka kan senang bertarung!
Kalau kalian mati kali ini, kalian tak akan bisa hidup lagi!
Aku juga mau bertarung. Aku ingin mencoba kemampuanku.
Aku rela walau aku mati.
Dasar payah!
Bulma-san, aku pikir begini.
Semua yang ada di sini kan tadinya bermusuhan.
Aku sendiri tadinya benci sama Songoku.
Tapi kita terpaksa bergabung karena ada musuh yang lebih kuat.
Akhirnya, tanpa sadar kita semua jadi berteman.
Biasanya sih tak mungkin begini.
Apalagi semua hebat-hebat.
Apa sih yang mau kau katakan?
Kalau tak ada musuh, bisa saja Vegeta berbuat sesuatu,
kalau Piccolo sih masih mendingan.
No comments yet. Be the first to leave one.