Malditos

Malditos

Stáhnout Indonesian titulky

Série 1

Informace o verzi

Malditos 2025 S01E04 FRENCH WEB H264-SKYFiRE+EDITH
Komentář od tedi
Retail MAX | 46:46 Resync for WEBRip

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2025-05-25
Stažení: 32
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 199 řádků.

Tony. Ini dia.

Periksa di sana.

Di mana kokainanya?

Sial!

Dia menipuku! Bajingan itu!

Di mana kokainanya?

Sial.

Kokainanya tak di sini. Kita ditipu.

- Kau yakin? - Hei, kau!

Teman-Teman, sebelah sini!

- Tangkap mereka! - Akan kami tunjukkan!

Kau di rumahku! Berhenti berlari, Berengsek!

Tangkap mereka! Cepat tangkap mereka!

Pistolnya!

- Ada di bagasi! - Tunggu! Stork tertinggal!

Sayang sekali baginya!

Sialan! Manu menipuku!

Ayo, tembak!

- Tony, kau tak bisa... - Tembak!

Berengsek!

- Tony! - Berhenti! Dia di sana!

- Cepat! - Ayo!

Tony, apa-apaan ini?

Sial! Bajingan itu akan membayarnya!

- Injak gasnya, Tony! - Bajingan!

Cari di sana.

Ruben, ada masalah dengan peralatannya.

Beberapa orang masuk ke Calypso.

Aku serius. Biar kuperiksa dan aku akan menelepon kembali.

Semua baik-baik saja?

- Tony, bagaimana sekarang? - Tenang.

Kau lagi?

- Tenang, aku mau bicara dengan Manu. - Untuk apa?

- Tenang! - Calypso kosong!

- Apa maksudmu? - Kau mencoba menipuku!

Kau mau macam-macam denganku? Menghancurkanku?

Katakan di mana karavannya! Kau, diam!

Baik, akan kuberikan yang kau inginkan.

Jalan! Ayo!

Bodoh! Diam!

Entah apa yang terjadi, tapi kau membuat kesalahan besar.

- Ayah dan anak sama saja. - Diam! Jalan.

Itu karavan jelekmu. Sudah puas?

Tony, apa-apaan ini?

Para bedebah itu di belakang kita!

- Apa? - Lihat! Mereka mengikuti kita!

Injak gasnya!

- Mereka mengejar kita! - Injak gasnya!

- Mereka punya pistol! - Ayo, tembak! Bunuh mereka!

Ayo, Berengsek!

Bunuh mereka!

- Ayo, cepat! - Injak gasnya!

- Injak gasnya, Bung! - Ayo! Sialan!

Tikus jalanan sialan! Kau akan mati!

Sial!

Mereka menembakku! Berengsek, aku tertembak! Lihat!

Kau baik-baik saja, Sepupu. Kau menghajar mereka!

Baik! Jangan khawatir, kau baik-baik saja!

- Para bedebah itu... - Sial!

- Sial. - Tak apa, kau akan baik-baik saja.

Baiklah, keluar! Ini bukan taksi!

Sialan! Di mana kokainanya?

- Bagaimana sekarang? - Aku tidak tahu!

Aku kenal gadjo ini. Dia dokter.

Semua akan baik-baik saja.

Kenapa kau tidak bilang soal karavan itu?

Sial!

- Siapa itu? - Tidak apa-apa, itu hanya Jo.

Cepat!

- Dari mana saja kau? - Apa yang kau lakukan?

Aku melakukan yang seharusnya.

- Kau gila! - Mereka mencoba menipuku!

Aku harus mengambil paksa karavannya!

Aku bersumpah akan membalas mereka! Aku akan mengambil semuanya!

- Bagaimana dengan karavannya? - Akan kukembalikan. Apa lagi?

Semua orang tahu. Kita bahkan tidak bisa membakarnya sekarang.

- Apa yang akan kau katakan? - Ada ide?

Itu karavan Miguel.

Apa...

Nak...

Apa itu karavan ayahmu?

- Kenapa ada di sini? - Di mana Miguel?

Apa-apaan ini?

Apa itu?

Sedang apa pria itu di dalam karavan?

Siapa kau?

- Apa? - Siapa kau?

- Dari mana asalmu? - Aku tidak tahu.

- Ayo, pergilah! - Hei!

- Tunggu. - Tenanglah.

Kotak-kotak apa ini?

Ada banyak barang di sini.

- Pakaiannya... - Serta topinya.

Hei, sudah berapa lama kau tinggal di karavan itu?

Entahlah, empat atau lima tahun?

Orang Saint-Gilles bilang

jika mengawasi barang-barangnya, aku bisa tinggal di dalamnya.

Aku tak menolak.

- Selalu para bajingan itu. - Bagaimana kau tahu gipsi rusunawa?

Ayahku kenal mereka. Dia berbisnis dengan mereka.

Barang antik, entahlah. Aku hanya ke sana dengan Jo.

Kami menukar kokaina dengan karavan.

Tapi mereka mencoba menyerangku.

- Orang-orang kotor. Bukan main. - Yang benar saja.

Jangan berurusan dengan narkoba, Tony.

Tidak, Bibi! Aku bersumpah. Aku tidak menyentuhnya! Janji!

Jadi, kenapa mereka punya karavan ayahmu?

Mereka mencurinya. Apa lagi?

Tidak. Aku ingin jawaban.

Aku tidak tahu.

Katamu mereka bertengkar karena transaksi barang antik?

- Ya. - Bukankah mereka akan menyerangnya?

Tidak! Pikirkan sebentar!

Jika benar, mereka tidak akan memberitahuku soal karavannya!

- Tentu saja tidak! - Benar.

Lima tahun...

Selama ini, kukira Miguel ada di Spanyol.

Kau bilang dia mengirimimu pesan.

Buka matamu, Sara.

Kau tahu Miguel sudah mati.

Itu sudah pasti.

Dia tak akan meninggalkan karavannya

dengan semua barangnya di dalam.

Belum lagi patungnya.

Percayalah.

Mungkin...

Mungkin alasannya...

Dia ingin membuat kita berpikir dia sudah mati.

Agar dia bisa kabur.

- Apa polisi melihatmu? - Tentu saja tidak, Bu.

Sekarang bagaimana, Sara?

Kematian Miguel bisa meyakinkan Juan, bukan?

Dia tidak akan percaya.

Dia akan berpikir kita menyembunyikan karavannya selama ini.

Kita akan dikira sembunyikan Miguel. Tidak ada yang berubah.

Lalu gadjo itu?

Gadjo?

Tidak boleh ada gadjo di sini! Kirim dia kembali!

Kita taruh dia di karavan sehingga tidak bisa mengadu.

- Benar. - Agar dia tidak bisa melapor.

Kita harus menyembunyikan karavannya.

Pierrot, Saint-John, sembunyikan di balik hantam kendara.

Sial!

Semua unit, tiga tersangka ditangkap.

Empat masih buron, di sedan hitam, Saint-Gilles.

Pelat nomor FC-882-AS.

Kolam Baroncelli aman. Kuulangi, Kolam Baroncelli aman.

Bagaimana aku tahu mereka akan mengkhianatiku?

Aku mengacau, Bu. Maaf.

Aku yang mengacau.

Seharusnya aku tidak memintamu.

Kau belum dewasa, Nak. Kau masih anak-anak.

Kau masih bayi.

Lihat Martinez.

Kau membawa karavannya ke sini, di depan semua orang.

Kau seharusnya menyingkirkannya.

Sekarang, jangan lakukan apa pun. Jangan bicara lagi.

Biar kutangani.

Menangani apa?

Keluarga Amaya. Hanya mereka pilihan kita.

Jika kau ingin berguna, temui Leti.

Pergilah.

Hei! Tunggu!

- Tony, lihatlah. - Ada apa?

- Ayo lihat... - Ada apa?

- Aku harus menunjukkan... - Kau membuatku kesal!

Lupakan aku!

Atau kuberi tahu semua orang apa yang kau lakukan!

Kita dalam masalah ini karenamu!

Diam, Anjing Bodoh.

Semua baik-baik saja, Jo? Kau dengar soal karavan ayahmu?

- Ya, Tony sudah bilang. - Ada di belakang. Mau melihatnya?

- Tidak perlu. - Ada gadjo di dalamnya.

Benarkah? Apa yang dia lakukan di sana?

Entahlah. Ibumu tak mau mengusirnya.

Dia khawatir pria itu akan mengadu.

Kita dalam masalah besar.

Ada apa, Paman?

Saudaramu bilang Miguel berbisnis dengan gipsi rusunawa.

Sesuatu tentang barang antik.

Ya, lalu?

Tujuh tahun lalu, seorang gadjo datang menemuiku.

Ruben.

Dia bilang ayahmu berperang dengan orang-orang itu.

Tapi bukan karena barang antik.

Lalu karena apa?

"Salju", Nak. Kokaina.

- Kau memberi tahu ibuku? - Tidak.

Entah kenapa aku memberitahumu. Lupakan saja.

Mungkin bukan apa-apa.

Tenanglah.

Jika jahitannya terbuka, kau harus ke rumah sakit.

Tidak, jangan ke rumah sakit! Kita hanya ke sana saat sudah mati!

Dia beruntung. Pelurunya tak mengenai hatinya.

- Bungkam saja pria ini! - Kau baik-baik saja?

Tampaknya keadaan kacau di rusunawa.

- Keluarga Baroncelli digerebek. - Persetan dengan mereka!

Selama mereka tak mengganggu kita.

Tak ada yang tahu di mana kokainanya. Ini gila.

Malditos subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Malditos

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left