Zack and Miri Make a Porno

Zack and Miri Make a Porno

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

720p BluRay x264-NGR
Komentář od setowae
All Credit : Lututkanan

Tagy

BluRay
x264
720p
720
Zveřejněno: 2013-11-06
Stažení: 111
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Original Translate by : ^^Lututkanan@subscene^^ All Credit for : ^^Lututkanan@subscene^^

!! Film ini banyak mengandung unsur-unsur Seks, Rasis, SARA, dan bentuk vulgar yang lain.

Untuk itu tidak dianjurkan meniru segala macam bentuk vulgar yang ada didalamnya.

Hanya diperuntukkan bagi dewasa bukan anak dibawah umur !! ~~ Selamat Menyaksikan ~~

Sialan kau!

Resynce By : setowae

Bangun, Zack.

Ayolah, aku tak mau terlambat pergi kerja.

- Ahh! Keluar! - Astaga!

Kalau kau di WC tutup pintunya.

- Sudah kututup. - Kau belum menutupnya.

- Tutup pintunya, Zack! - Okay, okay.

- Astaga. - Baik.

- Benda apa itu? - Ini penghangat tangan.

Kita pergi sekarang.

- Kau cium bau itu? Apa dari mobilnya? Sial. - Oh, sialan.

- Apa? Apa? - Oh, benda itu membeku dikotoranku.

- Apa ini? - Benda ini membeku diselangkanganku.

- Apa? - Benda ini ada di bawah penisku.

- Antara paha dan penisku. - Ada apa ini?

- Pegang ini. Minggirkan mobil ini! - Baiklah! Astaga, baiklah!

Benda ini bergerak-gerak disekitar bokongku. Apa?

Pergerakannya membuatku kepanasan.

Benda ini masuk kecelanaku, dan membuat penisku kepanasan.

Oh, sial.

Kurasa rambut penisku sedikit terbakar.

Ini tak lucu.

Bisa kau bantu pilih pakaian untukku?

Aku kerja sampai jam 6.

- Baik, aku pergi ke mall saja. - Mall?

Tidak, bagaimana kalau sebaliknya, kau cari teman saja?

Tapi cuma kau temanku.

Maksudku teman perempuan.

Tn. Delaney, bisa kau tetap kerja besok?

Besok hari Thanksgiving.

Datang saja lusanya.

- Itu hari Black Friday. - Black Friday?

Itu hari dimana semua orang bebas berbelanja di Mall.

Dan sejak tak ada Mall lagi disekitar sini, Aku ingin kau kesini dan bekerja.

- Saat Black Friday. - Oh, yah.

Baiklah, kau mau aku bekerja di hari Moolie Monday juga?

- Maaf? - Bagaimana kalau Nigga Tuesday?

- Nigga Tuesday? Itu hari libur baru? - Kau datang padanya dan bilang

dia harus kerja di hari Black Friday. Menurutmu itu bukan rasis?

Menyuruhku tetap bekerja. Apa, kau pikir aku ini milikmu?

- Aku tak pernah bilang begitu. - Tapi itu yang kau maksudkan?

Maksudmu adalah,

"Aku akan sedikit bersantai-santai di hari Nigga Tuesday, Aku menaruh makanan di meja,

berpakaian ala apalah, dan semua omong kosong lainnya. "

- Ini bukan Amistad. - Diamlah.

Sialan kau, disini bukan Amistad. Aku tak bisa menunggu pesan dari pos

soal cara berpakaianku, karena aku akan keluar dengan ini.

Aku akan jadi kaya raya seperti Oprah. Dan aku bisa menendang bokongmu.

Kau tahu? Sialan kau. Sial kau, dan hisap penisku.

- Brengsek kau. - Brengsek kau.

- Zachary yang akan bekerja. Zack, anakku. - Yah.

- Pelanggan yang sumbing... - Oh, yah.

katakan padaku, kalau kau main baseball semalam.

Uh, tidak, itu bukan aku.

Mungkin karena dia sumbing jadi kedengarannya seperti "baseball. "

Yah, mungkin yang kau dengar cuma *aksennya. *(logat)

- Sial kau, okay? - Okay.

Suatu saat nanti, aku akan pasang kamera disini , dan aku bisa...

Aku bisa tahu apa saja yang kau lakukan saat aku pergi.

Semuanya. Kau ke WC, kau matsurbasi, semuanya, aku akan tahu, okay?

Okay. Sialan.

Aku sama sekali tak menyukaimu.

- Kau dengar cara dia bicara? - "Sialan, kubilang padamu. Sangat bagus. "

Apa kau percaya kalau Gandhi sialan itu, menyuruhku tetap bekerja di hari Black Friday?

Itu konyol, bukan?

- Yah. - Menurutnya, aku tak akan pergi belanja.

Hari Black Friday adalah hari diskon terbesar. Aku bisa beli TV Flat, kau percaya itu.

Itu salahku, harusnya sudah kubilang padamu. Aku tidak masuk hari Jumat, maafkan aku.

- Untuk apa? - Aku butuh sedikit waktu untuk bersantai-santai.

Malam ini aku dan Miri akan pergi ke reuni SMA.

Aku hanya mau bermabuk-mabuk ria.

- Reuni? Besok kan Thanksgiving. - Kenapa memangnya?

Ini kesempatan langka.

Semua orang pergi berlibur keluar kota.

Tapi mereka tetap dikota ini

dan mengadakan "Kontes Blowjob" dengan aku sebagai jurinya. Aku sebenarnya tak mau.

- Lalu kenapa kau pergi? - Miri yang memaksaku.

Kenapa kau selalu takluk pada seorang gadis

- apa kau takut dengannya? - Kami sudah janji.

Dia bayar separuh uang kosnya, menyiapkan makanan, dan dia yang membangunkanku setiap pagi.

Bagaimana dengan seks?

Aku sudah kenal dia sejak lama.

Kau takkan bercinta dengan seseorang yang kau kenal sejak lama.

Maaf, aku dan istriku bertemu sejak TK.

Kami menikah saat SMA,

dan dia jadi ratu bagiku sejak saat itu.

- Bagaimana kalau kau melakukan itu lagi? - Hidupku akan hancur.

Wanita bisa menghancurkan hidupku.

- Dengar? - Maaf, boleh aku pesan kopinya, "Hitam"?

Kau tidak lihat kami sedang bicara, "Putih"?

Kalau kau mau melemahkanku

dengan baju Barbie sialan ini,

Aku pinjam sebentar laptopmu.

Jangan lupa pukul dulu biar hidup,

kalau tidak layarnya takkan muncul.

Kenapa kau tak beli yang baru saja?

Pertanyaan yang sama untuk bajuku yang sudah tak ada lagi, aku bangkrut.

Aku bangkrut karena hanya bekerja di Teen Juice. Kau tahu itu.

Aku sepakat dengannya,

- jadi dia meminjamkan beberapa barangnya. - Yo, bro.

Apa? - Kau beli vibrator secara online.

- Apa punyamu rusak? Ya, minggu lalu.

Lihat ukuran celana dalamnya.

Rekam itu. Rekam.

Ini luar biasa.

- Celana dalam yang luar biasa. Okay,

A, aku tersinggung kalau kau melihat daftar belanjaku di Amazon.

dan B, aku tak beli vibrator itu secara online,

karena kartu kreditku sama sekali tak ada isinya.

- Oh, sial. - Maaf, kawan. Apa aku mengganggu?

Brengsek kau? Ayo kita pergi ke Starbucks.

- Dia jorok sekali. - Penismu.

- Melempar saja seperti banci. Kau tahu apa lagi yang akan kulempar?

Kau suka kopi rasa penisku itu, sialan?

Kami lihat apa yang ada dalam celana dalam pacarmu, banci.

Baik, dia bukan pacarku, sialan kau... Oh, mereka pergi.

Kau bicara padaku?

Uh, tidak, aku hanya lihat benda-benda aneh ini di Amazon.

Oh, sial.

- Mereka juga jual Fleshlight disini. - Apa itu?

Itu semacam alat untuk membantumu bermatsurbasi.

"demi kebaikan semua orang "

Tak ada yang aneh.

Kau hanya seorang pria yang ingin bercinta dengannya.

Aku akan beli benda ini.

Whoa, kalau uangmu banyak, kenapa tak bayar saja tagihan listriknya dulu?

- Apa sudah jatuh tempo? - untuk bulan November sekarang jatuh temponya,

tapi kita sudah menunggak sejak September. Ini bagus, kan.

Kau terlihat seperti Ronald McDonald.

Membuatku menginginkan beberapa McNuggets.

Kenapa kau beli benda semacam itu? Itu menyedihkan.

Apa? Maaf, aku lupa kau anak bangsawan,

dan itu hakmu membeli vibrator itu.

Apa itu bisa membuatmu lebih menikmati matsurbasimu? Tidak.

- "Serasa nyata"? Oh, astaga. - Yah.

Kalau kau hidupkan mesin ini, aku akan pergi.

Kau pikir ini vibrator? Ini hanya mesin.

Kenapa kau sangat suka benda ini?

Aku belum pernah bertemu dengan pria yang mahir tentang vibrator sepertimu.

Omong kosong. Kau bercinta dengan Buck Rogers saat ulang tahunnya ke 25,

dan juga bercinta dengan Twiki dan Dr. Theopolis.

Aku sudah pakai sebotol Jergens dikamar mandi.

Sial. kau tak boleh pakai Jergens-ku begitu saja.

Tidak, kau tahu apa yang sebenarnya kulakukan, aku menyalakan beberapa lilin,

dan aku membakar kertas sambil mendengarkan musik favoritku Sting.

Tidak, aku gay. Beri aku stik Popsicle dan....,

Aku tahu caranya, seperti simesum MacGyver.

Oh, astaga, aku senang aku bukan gay. Bagaimana dengan ini?

Aku tak tahu kenapa kau....

Kita disini dan sedikit bersenang-senang dengan orang bodoh ini.

Aku takkan pakai apapun yang sudah jadi milik Bobby Long.

Bobby "sialan" Long? Tak mungkin. Ini orang yang memanggilmu "Stinky Linky"?

Yah, dan lalu, okay?

Mungkin dia membawa nasib baik bagiku.

Mungkin kau bisa bercinta saja dengan pemilik rumah ini,

jadi kita bisa tinggal gratis disini.

Kau belum membayarnya? Zack, bulan ini giliranmu.

Hey, aku baru beli skateboard baru kemarin,

- dan aku memang butuh skateboard itu. - Oh.

dan minggu ini kita huga harus bayar tagihan air, jadi...

Apa ini seksi?

Yah, seperti ingin "Menangkap Predator", ini seksi sekali.

Kita sudah selesai.

Apa-apaan ini? Zack.

- Kau mau aku masuk? - Kenapa dengan airnya?

- Mati begitu saja. - Oh, sial. uh...

Tolong siram kepalaku. Pakai saja air dekat wastafel.

- Ada kotorannya. - Bukan disitu.

- Dibelakang wastafelnya. - Oh, ya.

Ini dia.

Sini, aku akan...... Yah, seperti itu.

Kau kasar sekali padaku, kau tahu itu.

Ini jelek sekali. Jangn lihat. Jangan lihat.

Jangan lihat.

Whoa!

Baiklah, sejam saja, lalu kita pergi.

Atau aku punya ide...

Kita tak sepenuhnya begitu,

Walaupun kita bangkrut dan tak punya apa-apa, setidaknya kita tak berutang terlalu banyak,

kita lebih baik dari orang-orang, kan?

Tidak. Tidak juga. Kita mungkin tak seberuntung mereka,

kita belum tentu lebih baik dari mereka.

Aku kelihatan cantik sekarang, kan.

Biasa-biasa saja.

Tidak terlalu istimewa, tapi biasa saja.

Aku kurusan, kan? Sedikit?

Tidak juga.

Baik, pembicaraan yang menyenangkan. Sial.

- Ta-da. - Ta-da.

-Kau tak mengenali kami, kan? - Um, tidak, maaf.

Zack Brown, Miri Linky.

Apa kau yang mereka panggil dengan Stinky Linky?

Oh, tidak, tak ada yang memanggilku seperti itu.

Oh.

- Baguslah. Apa katamu? - Apa-apaan ini? Ayo.

More Indonesian subtitles for Zack and Miri Make a Porno

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left