Prvních 200 řádků.
Ya? Halo?
Mrs Kolbein?
Apa? Siapa ini?
Ini polisi, bu.
Kau harus mendengarkanku.
Polisi... apa?
Dengar, apa ada orang lain yang ada di rumah?
Apa kau sendirian?
Suamiku sedang keluar kota.
Anakku, Dia... Dia dikamarnya.
Oke, bagus.
Kalian berdua harus tetap berada disana.
Kami sudah mengepung rumahmu.
Apa?
Jika kau bergerak dari lokasimu sekarang...
kau akan membahayakan nyawa putrimu.
Biarkan lampumu tetap padam.
Jangan mendekati jendela apapun...
dan jangan bergerak.
Kami ingin agar kau tetap berada disana...
sehingga kami bisa menemukan lokasi tersangka.
Apa katamu, tersangka?
Kemungkinan terdapat tersangka dua orang.
Astaga!
Ada didalam rumahmu.
Astaga! Anakku!
Jangan bergerak dan tetaplah disana!
Dengarkan aku!
Cara terbaik melindunginya dengan bekerja sama dengan kami.
Kami akan mengawasinya, tapi kami membutuhkan bantuanmu.
Bisa kau menolong kami?
Ya.
Aku ingin kau mengunci pintumu.
Dan jangan tutup teleponnya!
Aku tidak bisa. Aku tak mempunyai kunci rumahnya.
Lakukan apapun yang bisa membuatmu merasa aman.
Diam disana dan serahkan ini semua pada kami.
Kami akan menjaga putrimu agar tetap aman.
Sekarang, dia sudah tak apa.
Dia sudah aman.
Kau mendengar sesuatu?
Tidak ada apa-apa.
Kau dilantai atas, kan?
Ya.
Semua kejadiannya terjadi di basement rumahmu.
Jika kau tak mendengar apa-apa, itu berarti kau aman.
Tunggu sebentar.
Oke.
Sudah siap.
Aku mendengar sesuatu.
Aku tak bisa mendengar apapun.
Kami akan masuk.
Jangan tembak! Jangan! Dia menyandera anaknya!
Tidak! Tidak!
Dia tewas! Dia tewas!
Sial, panggil bantuan medis sekarang juga untuk gadis itu.
Mrs Kolbein, jangan tinggalkan kamarmu.
Tersangka kedua datang menuju arahmu!
Mrs Kolbein? Kau masih disana?
Mrs Kolbein?!
Aku punya satu hal terakhir yang harus kuberitahu.
Aku sangat menyesal untuk memberitahumu...
kau sedang dikerjai, jalang!
Oh... sial! Whoo!
Ya!
Oh, banyak sekali darah!
Argh!
Tunggu sebentar, kau merekam suaranya bukan?
"Aku berharap gadis kecilku tidak apa-apa!"
"Tidak... aku hanya ingin bertemu dengan anakku."
Woo!
Begitulah cara kita melakukannya.
Baiklah, like-lah situsku...
ayo buat jalang ini menjadi terkenal!
Disini dengan Prankmonkey 69... cabut!
Apa kabar, bajingan?
Aku pikir dia sempat percaya dengan kata-kata kami.
Apa-apaan?
Jalang itu tak peduli.
Dia masih berusaha keluar dari pintunya.
Semua kamera sudah siap, aku sedang berada dikamar tidur Sam. Ya.
Sialan, dia...
Apa-apaan, Sam?
Sayang, maafkan aku.
Baiklah, Brady... aku sudah bilang padanya dia itu idiot.
Hubungi aku.
Disini dengan Prank Monkey 69, cabut!
Halo?
Halo?
Oke, aku akan menutup teleponnya...
Argh! Ya! Dapat kau! Sial!
Dapat kau! Argh! Shit!
Kau memang brengsek, Brady!
Oh ya, dan kau pengecut.
Ugh, oke? Yang mana itu membuat kita berdua cocok, kemarilah.
Yeah, benar sekali, sayang. Oh, berhenti.
Oh! Tunjukkan padaku. Ayolah, jalang!
Dengar. Aku sedang tak ingin bercanda saat ini.
Oh, masalah percintaan, aku mengerti.
Tidak, sedikit privasi. Kumohon?
Sial, dude.
Kau dan Peyton sudah benar-benar putus?
Rumit ceritanya.
Yang berarti aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi...
dan dia tak mau berbicara denganku.
Itu menyedihkan sekali, bro.
Tapi lihat sisi positifnya.
Ya, aku mendengarkan. Semoga idemu ini jenius.
Baiklah.
Orang tuamu sedang berada di luar kota selama akhir pekan.
Kau sendirian dirumah dan tiba-tiba kau jomblo.
Tidak, aku tidak jomblo.
Dan siap untuk beraksi.
Kita harus berpesta disini sekarang juga.
Apa?/ Itu tak akan terjadi, kawan.
Lagipula, aku punya tugas di hari senin nanti.
Itulah gunanya minggu malam dan kafein.
Baiklah, berhenti! Ayo kita pergi keluar.
Aku tahu tempat yang cocok untukmu saat ini.
Aku sedang tak ingin ke tempat yang seperti itu.
Kau menumpahkan bir./ Siapa yang peduli?
Baiklah. Rencana B./ Aku pikir sekarang rencana C.
Aku tak peduli apapun itu, percayalah padaku.
Yang satu ini benar-benar cemerlang. Oh ya?
Tak sabar untuk mendengarnya.
Oke, kita disini saja sambil mabuk.
Minum bir.
Minum bir yang banyak.
Dan er... mungkin mengerjai seseorang?
Agh!
Jujur saja, kawan, jika aku tak menyelesaikan tugas ini aku akan...
Hidup terus berjalan. Persetan dengan itu, kawan.
Kau benar-benar mempunyai masalah yang serius...
dengan perasaanmu itu saat ini.
Dan kabar baiknya Brady disini membawa obatnya.
Baiklah kalau begitu.
Satu bir sambil menonton film oke? tapi aku tak ingin mengerjai seseorang.
Terakhir kali kita melakukan itu... benar-benar seru!
Dan ketika Prank Monkey disini, kau akan tutup mulut.
Whoa, tunggu! Mengapa tak menggunakan "kau dan aku"?
Ketika Prank Monkey 69 sudah ada dirumahmu.
Dia benar-benar jenius dalam hal ini.
Dude, kau tak bisa mengundang sembarangan orang kesini, oke?
Jika orang tuaku...
Orang tuamu sedang sibuk bercinta diluar sana...
di hotel murah, dan tak peduli dengan apa yang kau lakukan malam ini.
Terima kasih atas gambarannya, dasar gila!
Kau pikir ibumu sedang mengoral ayahmu?
Dia tampak seperti pemberi bagiku.
Oh, Mrs Fuller! Oh, payudaramu sangat besar!
Agh! Ha-ha!
Matikan.
Lagipula, Prank Monkey tak akan ditampilkan.
Si keparat itu belum membalas pesanku seharian ini.
Kumohon jangan mengundang orang lain kesini...
dan lupakan soal mengerjai orang, oke...
itu tak akan terjadi.
Siapa nama orang yang di seberang jalan itu?
Yang anjingnya selalu buang kotoran di halamanmu?
Tidak, bukan dihalamaku./ Dude, dia pantas mendapatkannya.
Selain itu kau perlu membalas dendam.
Kau ingin melihatnya ketakutan, kan?
Namanya Larry, tapi tolong...
Ginelle's Pizza, Dengan Peyton.
Ada yang bisa kubantu?
Oh, kau bisa membantuku dalam banyak hal, sayang.
Well, mungkin saja, Pak, tapi...
Brengsek, jangan telepon Ginelle, tutup teleponnya!
Shh!
Dimulai dengan kau memesan pesananmu.
Aku memesan satu pizza pepperoni ukuran besar ke 1357 Ashton Lane.
Atas nama siapa?
Larry dan hei, jangan lupa bawa kuenya juga.
Oh! Aku jamin kau akan mendapatkan tips yang besar.
Yeah, 45 menit.
Ya!/ Apa kau bercanda?
Tenang saja, nomor teleponmu tak akan ketahuan.
Kau memesannya harus dari Peyton?
Saat dia tahu itu hanyalah bercandaan...
dia akan tahu kalau itu ulahku.
Bukankah kau belum terbukti bersalah?
Aku memang bersalah.
Kalau begitu lakukan apa yang kulakukan, menyangkalnya.
Baiklah.
Ayo kita mulai.
Pak, ini dengan Sersan Whetherly dari Highway Patrol.
Nomor teleponmu terdaftar sebagai kontak darurat.
Apa istrimu bernama Brenda?
Tapi tadi malam sangat menyenangkan.
Mengapa kau berpura-pura tak mengenalku?
Apa karena istrimu? Apa dia disana? Biar aku berbicara dengannya.
Terjadi kecelakaan di jalan raya 118. Melibatkan beberapa kendaraan.
Tidak, pasti ada kesalahan.
Brenda pergi ke bioskop. Dia tak mungkin pergi ke arah jalan raya 118.
Jelas sekali kau mengalami shock.
Aku akan menghubungimu dengan konselor...
yang bisa membantumu menghadapi cobaan ini.
Turut berduka cita, pak.
Maksudmu dia meninggal?
Uh, itu benar.
No comments yet. Be the first to leave one.