Prvních 188 řádků.
D i t e r j e m a h k a n m e n g g u n a k a n O p e n A I , d i k o r e k s i o l e h H a b i b u r r a h m a n .
F o l l o w i n s t a g r a m s a y a : @ h a a b u b
Betul, ya. Lapar, ya?
Oke, makan malam segera datang.
Jam tiga pagi, aku harus bangun dan mencarikanmu makanan.
Ayo, kucing.
Aku tidak punya. Kau mau selai kacang?
Makanan kucing merek Coury.
Aku lihat kaleng kosong, kaleng kosong.
Mari kubuatkan salah satu racikan andalanku yang terkenal.
Tunggu sebentar. Jangan terlalu kelaparan.
Ini dia. Mm. Pasti enak.
Ya. Kau takkan dapat yang lebih enak daripada ini di Chasen's.
Ayo. Kau lapar, kan?
Bayangkan saja semua harimau di India yang dibunuh karena tidak mendapat cukup makanan.
Kau tidak percaya yang itu, ya? Oke, oke, oke.
Makanan kucing merek Coury.
Kau mencakariku, dasar bajingan.
Kenapa kau tidak pulang saja ke India?
Mau membantuku memakai jaket?
Kenapa kau tidak pergi dan bilang kepada gadis-gadis itu kalau mereka nanti masuk angin?
Makanan kucing merek Coury. Ya.
Kucing ini membangunkanku jam tiga pagi hanya untuk mencari makanan khusus.
Aku pasti sudah benar-benar gila.
Kucing sinting itu.
Tuan Marlowe? Tuan Marlowe.
Gadis-gadis sinting.
Tuan Marlowe, apa kau akan pergi ke toko?
Ya, aku akan membeli beberapa kaleng makanan kucing.
Bisakah kau membelikan adonan brownies untukku?
- Akan kubelikan adonan brownies. - Ambil dua kotak. Yang rasa fudge.
- Yang rasa fudge dan yang biasa. - Kau tetangga terbaik yang pernah kami punya.
Memang harus jadi tetangga terbaik. Aku detektif swasta. Tak masalah bagiku.
Hai, Tuan Lennox. Anda bangun sampai larut juga.
Ayo, katakan saja.
Aku sedang berlatih meniru Barbara Stanwyck. Akan kutunjukkan.
Aku tidak mengerti. Aku sama sekali tidak mengerti.
Aku tak pernah mengerti. Aku benar-benar tidak mengerti kenapa aku sama sekali tidak mengerti.
Kau akan baik-baik saja.
- Tuan Marlowe, lampu mobil Anda masih menyala. - Oh, ya. Terima kasih banyak.
Dua dengan harga satu.
Penawaran super. Diskon tambahan. Makaroni cuma 21 sen.
Belum pernah kulihat makanan kucing sebanyak ini seumur...
Permisi. Saya tidak melihat makanan kucing merek Coury.
- Merek apa? - Makanan kucing merek Coury.
- Bisa dieja, tolong? - Ya. Merek Coury. C-o-u-r...
Stoknya habis. Kenapa tidak ambil yang ini saja? Toh semua omong kosong ini sama saja.
- Kebetulan kau punya kucing? - Buat apa aku punya kucing? Aku punya pacar.
Ha-ha!
Dia punya pacar, sedangkan aku punya kucing.
- Kau jadi membeli adonan brownies? - Uh-huh. Ya, kubelikan dua kotak.
Yang rasa apa?
Yang biasa dan yang double fudge.
- Mantap! - Selamat malam, gadis-gadis.
- Kami berutang berapa? - Catat saja dulu.
- Terima kasih. - Tuan Marlowe, nanti saya sisakan brownies untuk Anda.
Terima kasih banyak, tapi brownies membuat gigiku sakit.
Tapi kalau kalian mau membuatkanku beberapa Yankee Doodles...
Oh, si kucing lapar. Ya, ya.
Apa tadi aku menguncimu di luar dapur?
Akan kubuatkan makan malammu begitu aku mengisap sebatang rokok dulu.
Baiklah, ini dia. Makanan merek Coury, yang terbaik yang bisa kutemukan.
Ya, ya, ya. Oh, ya.
Akan kubuka sekarang juga.
Aku tak mau kau tidak bisa makan makanan kucing favoritmu.
Oke, oke.
Lihat ini. Mm-hm!
Nah? Ayo, itu dia.
Jadi ini memang bukan makanan kucing merek Coury. Tak masalah bagiku.
Jangan tinggalkan aku sekarang, dasar anak ba... kucing. Ayo.
- Marlowe. - Terry, masuklah. Aku segera ke sana.
Sedang apa aku di jam segini? Terry Lennox.
Hei, Terry. Tadi aku baru saja memberi makan kucingku.
Seharusnya kau juga memberi makan kucingmu. Ada apa?
Indah, bukan? Aku bangga pada bajingan itu.
- Kau dan Sylvia bertengkar lagi? - Ya. Mau dengar kisah kotornya?
Tidak, aku sudah sering mendengarnya. Mau kehilangan beberapa dolar?
Astaga.
- Aku punya huruf L. - L?
D. Empat angka tujuh.
Kau benar-benar mengira aku percaya kau punya empat angka tujuh?
- Mungkin kau mengira aku tidak punya sama sekali. - Ya.
Kalau begitu aku harus bilang lima angka tujuh.
- Aku tantang. - Tantang. Berapa yang kau punya?
- Tidak ada. - Tidak ada, ya? Aku punya tiga. Lumayan.
- Siapa saja tiga bersaudara DiMaggio? - Vince, Dom, dan...
- Joe? - Joltin' Joe, ya.
Mau kubereskan sofa untukmu malam ini?
Begini, Marlowe. Sebenarnya itu yang ingin kubicarakan.
- Aku butuh lebih dari itu. - Kau mau tidur di ranjangku?
Akan ada banyak orang mencariku gara-gara istriku yang luar biasa itu.
- Aku benar-benar butuh tumpangan. - Kau mau kuantar ke mana?
- Tijuana. - Tijuana?
- Ke Tijuana sekarang? - Ya. Tijuana.
- Terima kasih, Marlowe. - Jaga dirimu baik-baik.
Jangan mengkhawatirkanku.
- Semoga selamat di jalan. - Terima kasih banyak.
- Arizona. - Phoenix.
- Kansas. - City.
- Bagaimana dengan Michigan? - Detroit? Milwaukee?
Benar sekali.
Giliranmu.
- Montana. - Montana, Montana... Billings.
- Florida. - Miami.
- Benar. - Bagaimana dengan Washington?
- Washington D.C.? - Gadis-gadis, kalian lihat kucingku?
- Aku bahkan tidak tahu kau punya kucing. - Tadi kau bilang ingin topi?
Bukan, kau tidak kelihatan gemuk. Sini, kucing, kucing, kucing.
- Namamu Marlowe? - Bukan, Sidney... Jenkins.
Ayo masuk. Kami ingin bicara denganmu.
- Aku sedang mencari kucingku. - Lupakan saja kucing sialan itu.
Lupakan saja kucing sialan itu? Begitu.
Baiklah. Kucing itu sangat berarti bagiku. Dan kau menyuruhku melupakannya.
Pasti ada sesuatu yang sangat penting.
- Duduk, Marlowe. - Aku lebih suka berdiri.
- Aku tidak keberatan duduk. - Aku Sersan Green. Ini Detektif Dayton.
Aku sudah melihat lencanamu. Mana lencananya?
Semalam kau pergi ke mana, Marlowe?
Apa sekarang giliranku berkata, "Sebenarnya ini semua tentang apa?"
Lalu dia bilang, "Diam. Aku yang bertanya"?
Betul. Jadi jawab saja pertanyaannya. Semalam kau pergi ke mana?
Mungkin kalau aku tahu kenapa kalian ingin tahu, aku bisa mengingatnya.
- Kau punya pekerjaan tetap, Marlowe? - Entahlah.
- Kau bekerja di mana? - Aku dengar. Aku paham bahasa Inggris.
Aku detektif swasta. Aku punya biro detektif sendiri. Gadis-gadis itu ganas.
Sekarang fotoku memang lebih bagus, tapi bisnis sedang tidak sebagus dulu.
Kau kenal pria kulit putih bernama Terry Lennox?
Siapa bilang aku kenal?
Buku alamatnya, dan mobil kuning mencolok di garasimu itu.
- Lalu? - Marlowe, jawab saja pertanyaannya.
Kalian ingin tahu apa yang kulakukan semalam?
Kucingku membangunkanku tengah malam. Dia benar-benar lapar.
Aku mau memberinya makanan kucing favoritnya, merek Coury, satu-satunya yang mau dia makan.
Persediaanku habis, jadi kubelikan merek lain, dan kucing sialan itu mencakariku habis-habisan.
Lalu aku pergi ke Thriftymart—buka 24 jam—untuk membeli makanan kucing merek Coury,
dan ternyata stok makanan kucing merek Coury juga habis. Sialan.
Jadi kubeli beberapa kaleng merek lain. Setelah pulang, kutukar saja labelnya.
- Kucing sialan itu malah kabur... - Maukah kau melupakan kucing sialan itu?
- Makanan kucing merek Coury? - Memangnya kau punya?
Kami tahu jam berapa Terry Lennox meninggalkan Malibu Colony dan jam berapa dia tiba di sini.
Teman-teman wanitamu terlalu sibuk membuat hash pies sampai tidak memperhatikan apa pun.
- Ini apaan, Marlowe? - Sepatu bayi.
Lennox meninggalkan mobilnya di garasimu, lalu pergi entah ke mana.
Karena kau juga pergi,
maka masuk akal kalau kalian pergi bersama.
Jadi, coba katakan kalian pergi ke mana.
Aku tidak wajib menjawab pertanyaan apa pun kecuali kalian punya tuduhan yang jelas.
Jadi kalau kalian tidak punya tuduhan yang jelas, aku akan sangat menghargainya kalau kalian mau langsung...
Dayton, apa kita punya tuduhan yang jelas terhadap Marlowe?
- Sialan. - Sekarang sudah ada.
- Marlowe, kalau kau merusak gigi palsuku yang sebagian ini... - Ayolah. Gigi palsumu?
- Bangun. - Kalian benar-benar mau melakukan omong kosong ini?
- Bacakan haknya. - Mau membacakan sesuatu untukku?
- Kau berhak untuk tetap diam... - Hak-hakku. Aku punya banyak hak.
- Punya gulali? - Profil kanan.
Profil kanan. Memangnya di sekitar sini ada komidi putar?
- Lurus ke depan. - Lurus ke depan.
Wah, wah. Kau memang bajingan yang tampan.
- Ibuku selalu bilang begitu. - Ambil sidik jarinya.
- Di sini. - Terima kasih.
- Kami sudah menyiapkan kamar untukmu. - Ada handuk buat menghapus ini?
- Pakai saja bajumu. - Ini baju bagusku.
- Kalian semua akan berkumpul lagi di surga. - Terima kasih.
Mereka menangkapmu juga, ya, Bung? Bagaimana kucingmu?
- Kabur. Bagaimana pacarmu? - Dia ditangkap saat aksi demonstrasi.
Aku sampai harus menghajar polisi yang menangkapnya, Bung.
Ayo. Ayo, sialan.
- Sekarang dia urusanmu. - Aku membeli makanan kucing.
Sekarang waktunya tanya jawab.
Duduk. Duduk!
Duduk, Tuan Marlowe. Jangan mengotori tempat kami. Duduk, di sini.
Siapa namamu?
Namaku? Donald Duck. Kalian sudah tahu namaku.
- Siapa namamu? - Namaku Philip Marlowe.
Dia memang lucu sekali, Letnan.
- Dia itu memang sok pintar. - Maksudku juga begitu.
Kenapa kau tidak belajar mengatakan apa yang sebenarnya kau maksud?
Dia memang sok pintar, Letnan.
Hai, Bung. Siapa yang ada di dalam? J. Edgar Hoover ada di dalam?
Tentu. Mereka semua sedang mengintip.
- Pakai huruf E? Namamu pakai huruf E? - Ya.
- Kedengarannya seperti nama bencong. - Memangnya kau bencong?
Aku memang bencong, tapi siapa pun yang bernama Philip Marlowe pasti bencong.
- Kedengarannya seperti bencong lulusan Exeter Academy. - Benar, benar.
Kau di sini karena apa, Marlowe?
Aku sedang bersiap untuk pertandingan besar hari Sabtu. Kami akan melawan Notre Dame.
Aku juga tidak tahu kenapa aku ada di sini. Aku sedang bersiap memakai riasan.
Kau punya banjo? Akan kutampilkan aksi Al Jolson-ku.
No comments yet. Be the first to leave one.