Marry My Husband

Marry My Husband (내 남편과 결혼해줘)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

내남편과결혼해줘-Marry-My-Husband-E12-NEXT-PRIMEVIDEO
Komentář od Anangkaswandi

Tagy

webrip
web
BRip
Zveřejněno: 2024-02-06
Stažení: 35
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Aku dulu selalu bernasib buruk.

Sial...

Ajak Ibu.

Saat pasangan bertengkar, suami harus menghubungi lebih dulu.

Berhasil.

Apa kau butuh sesuatu?

Nanti Ayah belikan.

Ayahku pekerja keras, tapi kebutuhannya terabaikan.

Aku selalu sedih dan kasihan padanya.

Beli saja mobil baru.

Mobil ini suaranya seperti kakek usia 100 tahun batuk.

Dia bisa mendengarmu!

Jangan terlalu kejam.

Aku khawatir itu berbahaya.

Mobil ini tidak akan membahayakan Ayah.

Kau akan sendirian tanpa Ayah.

Hati-hati mengemudinya.

Ayah pulang malam?

Ayah akan pulang larut malam.

Periksa pintu sebelum tidur!

Siapa yang mau merampok kita?

Ini.

Pergilah.

Dah.

Dia cantik. Mirip ibunya.

Terus kenapa? Ibunya minggat.

Pak Kang seharusnya tak menikahinya karena wajah cantiknya.

- Aku kasihan pada anak malang itu. - Sudahlah.

Anak malang yang ibunya minggat.

Di lingkungan kecil ini, kami dibicarakan untuk mengisi waktu.

Itu sangat menyakitkan karena aku sedang dalam masa puber.

Ayah...

Ayah mau ke mana?

Turun hujan. Mau menyewa video?

- Mau makan mi instan juga? - Sepertinya enak.

Aku akan sewa video.

- Cepat pulang. - Ya.

Ibu?

Untuk bisa bertahan, aku harus terima bahwa inilah hidupku.

Hidupku ini buruk.

Aku harus menerima

bahwa aku tidak beruntung.

Harganya 1.200 won.

Apa dompetmu hilang?

Ya, ampun. Kelihatan sekali kalau ibumu minggat.

Karena ibumu,

kau harus pintar agar tidak disalahkan orang lain.

Kau tahu itu, 'kan?

Jangan usil.

Ini.

Apa ini punyamu?

Jadi, semuanya baik-baik saja.

Aku sangat ingin merasakan ada tangan yang membantuku.

JEONG SU-MIN

Apa?

Dasar...

Aku akan menghukummu!

Sangat ingin memastikan apakah ini tanah atau rawa.

Tapi

aku bertekad tak akan mengulanginya dengan kesempatan keduaku.

Aku akan melawan, tumbuh,

dan menjadi lebih bahagia dari orang lain.

Akhirnya tiba giliranku untuk bernasib baik.

Kali ini aku bernasib baik.

Aku yakin aku akan bahagia.

Aku menelepon untuk bicara, tapi tidak kau angkat.

Aku berniat kembali lagi nanti.

Tapi kau akan terus menghindari teleponku, jadi, aku menunggumu.

Ji-won.

Aku bisa jelaskan.

Aku salah. Aku masih bernasib buruk.

EPISODE 12

BERDASARKAN SERIAL WEBTOON NAVER MARRY MY HUSBAND KARYA SUNGSOJAK

Hui-yeon, maaf...

Bu Kang, bagaimana ini?

Baru saja,

aku menelepon Bu Yang karena dia tidak datang.

Bagaimana ini? Bu Yang kena kanker perut.

Itulah sebabnya hidup ini sulit.

Masa depan itu misteri.

Saat masih kecil, aku kira akan tahu semuanya pada usia ini.

Tidak juga, kau hebat.

Aku baca artikelmu di koran perusahaan tentang insiden buruk itu.

Para staf bisa saja terguncang. Itu tindakan yang tepat.

Aku bangga.

Aku merasa tak enak memintamu membereskan masalah karyawanku.

Kita seperti keluarga. Itu sudah sepatutnya.

Ayahku selalu bilang

jangan lupa bahwa U&K adalah keluargaku.

Aku tak pernah berpikir sebaliknya.

Gang-cheol sungguh beruntung.

Dia membesarkanmu dengan baik.

Jika kau merasa begitu, aku seharusnya tidak membatalkan pertunangan.

Kami bertunangan karena orang tua

dan Ji-hyuk sangat tidak peduli.

Aku juga tidak menyukainya.

Maka itu aku setuju untuk membatalkan pertunangan.

Tapi dia jadi menarik.

Apa yang terjadi?

Jadi, aku akan tinggal di Korea untuk sementara.

Bolehkah?

Aku akan sering datang menemuimu.

Bagaimana rasanya jika pacarku menikahi sahabatku?

Akankah aku merasa beruntung karena dapat pacar kaya?

Seperti sinetron, ya?

Kau membeli mobil untuk mengantarku ke rumah sakit.

Kapan terakhir kali kau mengemudi?

Bagaimana hasil tesnya?

Ini tidak akan mudah.

Aku harus menunggu lama karena jadwal dokternya penuh.

Tapi ilmu kedokteran sudah jauh lebih baik, jadi...

Aku benci ini.

Aku menjadi lemah jika bersamamu.

Aku bisa tahan jika sendirian.

Itulah sebabnya aku mengikutimu.

Mental kita bisa tidak sehat saat sedang kesakitan.

Menangislah.

Jangan ditahan. Menangis saja di pelukanku.

Kau harus menangis.

Kenapa kau begitu baik padaku?

Ini salahku.

Nasibku berpindah kepadanya.

Tapi kenapa?

Ini tidak berakhir dengan pernikahan Min-hwan?

Hei.

Berhentilah melotot.

Kau seharusnya beri tahu Ibu kalau tak suka tempat ini.

Bagaimana bisa? Kau seharusnya yang memberi tahu.

Kenapa aku?

Menurutku Ibu benar.

Terbang itu berbahaya bagi wanita hamil.

Baiklah. Tidak apa-apa.

Bulan madu tidak penting.

Kak Min-hwan.

Mari jalani hidup yang baik, ya? Kini kau kepala keluarga.

- Bayinya... - Hei!

Kenapa aku kepala keluarga?

Ji-won tak pernah bilang begitu.

Su-min.

Kau hebat, tapi kau tidak tahu pernikahan.

Dengarkan baik-baik.

Pernikahan berjalan dengan baik jika masing-masing melakukannya tugasnya.

Apa?

Kau tidak suka undangan pernikahannya,

tidak memahami Ibu, dan tidak suka tujuan bulan madu.

Kau mengeluh terus.

Itu karena kau hanya memikirkan diri sendiri.

Lihat aku.

Apa aku berkomentar tentang temanmu yang membuat keributan

di pernikahan kita?

Kau marah dan melempar ponsel ke arahku.

Hei!

Apa itu hal yang sama?

Percuma bicara denganmu...

Lupakan saja.

Sial.

Selamat

sudah memungut sampahku.

Tidak.

Hei, Sang-jong. Apa sudah disewakan?

Ya, aku baru mengirim uangnya.

- Terima kasih. - Dah.

Baiklah.

Tapi apa tidak apa-apa memberi tahu ibumu kau ditipu?

Meskipun dia percaya,

tidakkah istrimu akan marah?

Aku putra satu-satunya. Ibu tak akan marah.

Itu bukan uang istriku, jadi, dia bisa apa?

Sebentar.

360 JUTA WON

Uangnya sudah kuterima!

Utang juga aset. Tidak apa-apa.

Baiklah, terima kasih. Dah!

Astaga!

Apa yang kalian bicarakan?

Apa?

Apa maksudmu? Kau dengar apa?

Apa maksudmu?

Kau bilang itu bukan uangku!

Itu...

Ini akan segera diluncurkan. Kami jadi dirugikan.

Mereka bahkan memeriksa drafnya. Kenapa mundur sekarang?

Kau tak bisa begini sebelum peluncuran.

Ini gila.

Tunggu! Tunggu sebentar!

Ada apa, Hui-yeon?

Apa ada masalah

dengan proyek yang dikerjakan Bu Yang dan Bu Kang yang terhormat?

- Tae-hyeong. - Ya?

Jangan teruskan proyek yang sia-sia.

Ayo merokok.

Ya, ayo merokok.

Teruslah bekerja, ya?

Sekarang pukul 13.45.

Kau cuti tiga setengah hari dan baru datang ke kantor sekarang?

Kau sangat teliti di kantor,

tapi kau lebih teliti dengan waktu luangmu.

Pak Kim?

Ya, Bu Kang?

Kau pasti pergi ke tempat jauh untuk merokok pada jam kerja.

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left