Prvních 200 řádků.
Kakak tak banyak disorot, ya.
Semua pertarungannya pasti disiarkan langsung, 'kan?
Padahal kukira, kita bisa lihat kak Kirito terus.
Tidak, tidak. Meski penampilannya masih culun, dia itu tipe orang yang taktis.
Mungkin dia sembunyi sampai lawannya tinggal sedikit.
Kirito tak akan lakukan itu, tahu.
Ya, 'kan, Yui?
Ya.
Papa pasti akan serang lawan dari belakang dengan cepat,
sampai-sampai tak bisa tertangkap kamera!
Bisa juga, sih.
Padahal ini permainan bertema senapan, tapi dia malah tetap pakai pedang.
Orang itu hebat juga.
Yang biru itu?
Sial!
Hebat.
Ya.
Kemungkinan dia yang bakal menang.
Hoi, hoi. Curang itu!
Dia masih belum mati, kok!
Apa itu?
Mungkin itu jenis serangan yang lumpuhkan lawannya selama beberapa saat.
Mirip seperti jurus elemen angin Thunder Web kalau di sini.
tanpa ragu
mayowazu ni ima
ku menantang dunia penuh antonimi
mujun darake no sekai wo
dan kuhancurkan dengan tangan ini
sono te de uchihanate
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
dalam kehangatan tetesan air mata
koboreta namida no nukumori de
di sanalah kita belajar makna kasih sayang
yasashisa wo shitta hazu nano ni
jadi untuk apa kita saling menyakiti
doushite mata kizutsuke atte
dan terus lahirkan kebencian baru
nikushimi wo umidashite yukun darou
dalam perihnya rasa sakit ku belajar makna kekuatan
jishinu you na itami shitte sono tsuyosa ga
dengan begitu
itsuka mirai wo
ku pasti jadi sosok yang ramah di masa depan
yasashiku tsutsumu no nara
tanpa ragu
mayowazu ni ima
ku menantang dunia penuh antonimi
mujun darake no sekai wo
dan kuhancurkan dengan tangan ini
sono te de uchihanate
tiap tetesan memerah
akai namida de
air mata kesedihan
oowaratta kanashimi wo
kesemuanya kupeluk erat perlahan
sotto sotto dakishimete
bagai getaran di kala terdiam di mana awal mula suara berada
narihibita shoudou ga hajimari no oto ni
diriku takkan pernah berubah
kawaru you ni
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Death Gun
Sinon, tembak.
Eh, yang mana?
Yang pakai jubah!
Tolonglah, tembak dia!
Cepat!
Sebelum dia mulai menembak!
Dia tahu lokasiku.
Eh, mustahil.
Dia pasti pernah melihatku, jadi aku sudah terbaca oleh sistem.
Apa itu?
Nama yang kumiliki beserta pistol ini adalah Death Gun.
Suatu saat, aku akan muncul di hadapan kalian.
Dan kalian akan rasakan kematian sejati lewat senjata ini.
Aku punya kekuatan untuk melakukannya.
Jangan lupakan itu.
Ini masih belum berakhir.
Belum ada yang berakhir.
Pertunjukan baru dimulai.
Sepertinya aku pernah bertemu orang itu.
Tapi di mana, ya?
Bukan, kemungkinannya hanya di tempat itu.
Di dalam Aincrad.
Aduh, kau ini kenapa, sih?
Bohong.
Mana mungkin dia...
Kau kenal orang barusan?
Eh, tidak. Aku sudah lupa namanya yang dulu.
Tapi tak salah lagi.
Yang barusan itu, mantan anggota Laughing Coffin.
Laughing Coffin.
Jangan-jangan, dia ketuanya yang dulu pakai senjata pisau itu?
Tidak, dia bukan PoH.
Gaya dan cara bicaranya beda jauh.
Tapi waktu tadi dia bilang, "Pertunjukan baru dimulai,"
itu ungkapan khasnya PoH.
Mungkin dia salah satu orang dekatnya, pemain yang posisinya cukup tinggi di sana.
Kirito.
Tak salah lagi.
Dia Death Gun.
Death Gun?
Jadi, dia pemain yang katanya bisa tembak orang sampai tak bisa login lagi?
Begitulah.
Orang itu memang bisa bunuh pemain di dunia nyata lewat metode tertentu.
Mustahil.
Di dunia nyata, sudah ada dua orang yang tewas.
Dia tak muncul lagi.
Kirito, kau awasi terus jembatannya.
Aku akan pakai ini untuk periksa namanya.
Baiklah.
Hilang?
Dia sudah pergi dalam waktu sesingkat itu?
Bukan.
Ini kesempatan kita.
Kesempatan?
Orang berjubah itu tak muncul di layar terminalku.
Dia pasti menyelam seperti kau tadi.
Itu berarti, sekarang dia sedang lepas semua perlengkapannya.
Kalau hanya pakai pistol, kau masih bisa bergerak, 'kan?
Tetap saja, dia bisa kukalahkan kalau hanya pakai pis-
Jangan!
Kau sudah lihat sendiri kalau dia bunuh Pale Rider dengan pistolnya.
Hanya dengan satu tembakan, kau benar-benar bisa mati!
Aku masih tak bisa terima
kalau ada pemain yang bisa terbunuh di dunia nyata selagi daring.
Tapi memang itu kenyataannya.
Pemain berjubah itu, Si Death Gun, sudah bunuh banyak orang di VRMMO yang kumainkan dulu.
Dia tetap ayunkan pedangnya meski tahu kalau lawannya bisa mati.
Aku juga sama.
Dan sekarang, orang itu benar-benar ada di GGO?
Sinon!
Sinon!
Aku tak apa-apa.
Hanya agak syok sedikit.
Sejujurnya, aku masih belum bisa percaya sepenuhnya dengan ceritamu.
Tapi kelihatannya kau bukan mau mengada-ada.
Terima kasih.
No comments yet. Be the first to leave one.