City of Darkness

City of Darkness (黑色城市)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

City of Darkness 1999 CHINESE WEB-DL VIDIO
Komentář od tedi
Retail VIDIO | 1h 31m

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2025-07-07
Stažení: 44
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

CITY OF DARKNESS

Musik klasik memang musik yang terbaik, murni dan alami.

Tidak seperti musik pop, terlalu banyak macam-macam.

Seperti miras tua ini.

Jika tidak diuji oleh waktu, tidak akan keluar aroma seperti ini.

Benar, 'kan, Chuen Sen?

Benar.

Perkataan Pak Duan memang benar.

Tapi, aku tidak mengerti.

Persahabatan seharusnya lebih erat ketika sudah dewasa.

Kenapa orang yang sudah bertahun-tahun bersaudara denganku...

...mau menipuku? Bahkan mencurangiku?

Duan.

Hari ini kau memanggil kami ke sini, bicaralah terus terang.

Jangan bermain-main dengan kami.

Ten Min.

Ini hanya reuni antara saudara. Kenapa berisik sekali?

Diam, itu urusan kita.

Kau mau semuanya.

Baik, 50-50.

Kalian yang mengatur semuanya.

50-50.

- Di mana bungaku? - Duan...

Jika kau tidak mau, maka tidak perlu didiskusikan lagi.

Jangan pikir kami harus mengandalkanmu.

Kita semua tahu kalau miras itu enak.

Tapi jika diminum terburu-buru, bisa tersedak.

Aku tidak tahan itu.

Hei, jangan tinggalkan aku.

Fong, semua wilayahku adalah milikmu.

Kudengar perselisihan ini adalah idemu.

- Benar, 'kan? - Itu tidak benar.

Mana berani aku menyinggungmu? Aku...

...ingin hidup dengan damai.

Chuen Shien, kau mencoba mengisap darahku.

Aku mau kau belajar bagaimana rasanya jika darahmu dihisap.

Jangan, Fong...

Hei, bagaimana? Bagus, aku mengerti.

Tidak masalah. Baik.

Es batu kecil saja membuatmu ketakutan.

Masih mau sok menjadi pahlawan.

Baik.

Aku akan memutarkan simfoni ini untuk mengantar kepergianmu.

3 target sudah tiada.

Tunjukkan sesuatu yang bagus untukku.

Wooh...

Asyik.

- Nikmati. - Benar!

Ayo, senang-senang.

Nikmati.

Ayo, nikmati.

Minggir, minggir.

Wow.

Berhenti.

Lanjut terus.

Cepat pergi.

- Awas. - Ke belakang!

Aku hanya pura-pura rendah hati, kalian mengira aku lemah.

Ya Tuhan.

Aduh.

Sial.

Siapa bernama Jiang Shang Fei?

Pak, bahasa Jepang sulit dimengerti.

Diam.

Itu bahasa Inggris bukan bahasa Jepang.

Oh, mengerti.

Hei.

Siapa Jiang Shang Fei?

- Dia. - Dia.

Aku.

Hei, kau keren, menyapaku dengan gitar.

Apa?

- Pak, sepertinya dia memanggil namamu. - Hmm?

Berani-beraninya.

Berhenti. Biar aku ke sana.

- Pak... - Pak, kau tak apa-apa?

Beraninya kau menghina namaku?

- Tunggu, tahan. - Pak...

- Bos... - Pak...

Tidak usah membantuku, pukuli saja dia.

Aduh, hampir saja.

Aduh.

Di situ aja, bos.

Hei, bantu aku.

Selamat tinggal.

Hei, itu dia. Itu di sana, tangkap dia, cepat.

- Siapa dia? - Mana aku tahu?

Beraninya kau.

Tangkap dia.

Pegang dia.

Ambil jalan pintas. Lewat sana, cepat.

Ternyata kau.

Hei, apa yang kau lakukan?

Tidak ada, hanya bermain petak umpet.

Aku tidak peduli. Aku kalah karena kalian.

Aku akan memukuli kalian semua.

Kalian takut kalah sampai bermain curang?

Hei, jaga ucapanmu, siapa yang curang?

Ya, kalian semua.

Lihatlah dia. Mengenakan emas dan perhiasan. Mewah sekali.

Jangan main-main denganku.

Sial, kau mau apa?

Kau sudah menang. Penakut?

Hei, kena kau. Mau ke mana kau?

Hehe...

Aku tahu, kau di pihak yang sama, 'kan?

Orang yang memakai baju baru ada di sana, tangkap dia.

Aku pergi dahulu.

Dasar bajingan kecil.

Aku tidak mengenalmu, kenapa kau mau menangkapku?

Kenapa? Apa kita harus saling mengenal dahulu untuk menangkapmu?

Apa kau disengat lebah?

Bukan begitu.

Si berengsek cilik ini membuatku terkena kaktus.

Kalian berdua berengsek. Kalian yang mencari gara-gara sendiri.

Lihatlah, kau yang mengacaukan kami.

Jangan main-main, ikuti kami menyelesaikan pekerjaan.

Penculikan tidak membutuhkan alasan.

Bawa dia.

- Kenapa begini? - Kabur.

Sial, kau lagi, dasar berengsek.

Kau masih belum merasa cukup dariku?

Sudah kubilang, jangan memanggilku berengsek.

Cobalah lari lagi. Hmm?

Hore.

Tinju maut! Tinju maut!

- Fang. - Ya?

Kau hanya membeli 2 buku catatan ini, cukup?

Pilih saja yang kau perlukan, tidak usah hemat karena Ayah.

Ayah, 2 sudah cukup.

Kita harus pintar berhemat.

Ini adalah cara yang sehat untuk mengelola uang.

Kau benar, Ayah sudah ketinggalan zaman.

Nona, kau butuh sesuatu?

Berapa harga komputer ini?

89.000, tapi diskon 20 persen untuk pelajar.

Oh.

Nona.

- Minta notanya. - Baik.

Ayah, laptop ini mahal.

Selama kau suka, Ayah akan membelikannya untukmu.

Selain belajar, kau tidak punya hobi apa pun.

Kau suka laptop itu.

Mana mungkin Ayah tidak membelikannya untukmu?

Ayah, kita sudah punya PC. Jangan buang-buang uang.

Kau memang anak baik.

Alangkah baiknya jika kau anak laki-laki.

Ayah jadi tidak perlu mengkhawatirkan bisnis Ayah.

Ayah, aku tidak setuju dengan Ayah dalam hal itu.

Lagi pula, kakak sangat pintar.

Dia akan membantu usaha Ayah.

Ayah tidak berani berpikir.

Dia bahkan bisa mengubah judul esainya "keinginanku" menjadi "petarung jalanan".

Isi pikirannya hanya "Tinju Maut".

Ya!

Ssstt.

Nak, siapa nama ayahmu?

Super Mario.

Kau gila, kau bahkan tidak tahu nama ayahmu.

Kau barusan memanggilku Lebah kecil.

Kita memanggil Ayah "Super Mario".

Mana bisa aku memberitahu orang ayahku adalah Chan Gery.

Terserah kau mau berpikir bagaimana.

Jangan bermain lagi, pulang dan kerjakan PR-mu, oke?

Jangan begitu, aku memecahkan rekor.

- Apa yang kalian lakukan? - Lepaskan aku, Ayah, lepaskan.

Lepaskan aku.

- Ayah, lepaskan. - Kak.

Tolong.

- Tolong. - Bawa dia juga.

- Lepaskan aku, lepaskan. Kakak. - Tolong.

Tolong, penculikan.

Aduh.

Ayahku miskin, jangan culik aku.

Diam, sasaranku bukan kau.

Tolong, penculikan, tolong hubungi polisi, cepat.

2381, 2381, tolong dijawab, keadaan darurat.

Aku 2381, ada apa?

Sekarang aku di supermarket.

Kau mau makan apa?

Hei, jangan begini, oke? Aku sedang bertugas.

Aku tahu kau bekerja keras.

Jadi, aku mau membawakanmu makanan enak.

Halo, halo.

Halo...

Hei, kau menggunakan saluran polisi.

Aku pindah dari detektif menjadi petugas patroli.

Kau mau aku dipindahkan ke damkar?

Halo...

Hei...

Jangan terlalu serius.

Jika kita tidak bisa menjadi polisi, kita bisa menjadi pencuri.

Sebenarnya, pencuri dan polisi itu sama.

Mereka semua bergantung pada senjata.

Benar.

Kau terlalu kaku.

Jangan bergerak.

Ini perampokan.

- Kau sedang buat film, ya? - Berikan uangmu.

Ooh.

City of Darkness subtitles in other languages

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left