Prvních 200 řádků.
Suzy Bannion memutuskan untuk menyempurnakan pelajaran baletnya...
Di salah satu sekolah tari yang paling terkenal di Eropa.
Dia memilih akademi yang paling terkenal dari Freiburg.
Suatu hari di pukul 9:00 pagi, dia meninggalkan bandara Kennedy, New york,
Dan sampai di Jerman pada pukul 10:40 malam waktu setempat.
Taksi!
Taksi, taksi!
Taksi! Hei, taksi!
Taksi! Taksi!
Kau bisa membantuku?
Kemana?/ Escherstrausse.
Apa?/ Escherstrausse.
Apa?
Escherstrausse.
Hujannya sudah berapa lama?
Setengah jam.
Penyihir!
Penyihir!
Kau bisa menunggu sebentar, kumohon?
Halo?/ Siapa kau?
Suzy Bannion. Aku baru saja tiba dari New York.
Aku tidak mengenalmu. Pergilah!/ Tapi aku membawa surat yang kau kirimkan.
Lihat, di luar hujannya deras sekali.
Bisa kau ijinkan aku masuk nanti akan aku jelaskan.
Pergi. Pergi!/ Apa kau tidak mengerti!
Tunggu! Tunggu sebentar. Tunggu.
Halo. Apa ada orang di sana?
Halo?
Jika kau cukup senang hanya dengan tidur di sofa,
kau bisa tinggal untuk selamanya, silahkan.
Terima kasih, tapi aku akan pergi saat sudah pagi.
Aku akan pergi untuk selamanya./ Oh, keputusan besar, nak.
Jadi bagaimana jika kau telah dikeluarkan dari sekolah?
Aku sering dikeluarkan dari sekolah, mulai dari taman kanak-kanak.
Bukan, bukan itu. Aku tak peduli sama sekali tentang mau dikeluarkan.
Nah, lalu?
Itu percuma saja untuk berusaha menjelaskannya padamu.
Kau tidak akan mengerti.
Semuanya tampak... tidak masuk akal,
Begitu luar biasa.
Yang bisa aku lakukan adalah pergi dari sini secepat mungkin.
Apa kau keberatan jika aku menggunakan kamar mandi? Aku ingin mengeringkan badan.
Tidak, tentu saja tidak. Silakan.
Hei, kenapa tidak kau tutup?
Ini lebih baik. Itu hanya angin.
Yakin perasaanmu sedang tidak enak.
Kau harus memberitahuku mengenai semua hal itu.
Angin! Jendelanya terbuka dengan keras.
Aku takut./ Bukan. Bukan itu.
Maksudku, apa yang membuatmu begitu cemas.
Baiklah, kau bisa memberitahuku mengenai hal itu nanti.
Biarkan aku masuk! Pat!
Pat! Pat!
Tolong aku! Tolong aku! Ada pembunuh!
Tolong aku! Tolong! Ada pembunuh!
Tolong aku! Tolong!
Jangan!
Tolong aku!
Tolong!
Ada pembunuh!
Tolong aku! Tolong!
Tidak!
Selamat pagi. Selamat pagi, Daniel.
Selamat pagi, Nona Tanner.
Selamat pagi. Bisa aku bantu?/ Ya, aku Suzy Bannion.
Kami menunggumu kemarin malam. Kau mengabarkan kepada kami bahwa...
Benar. Aku tiba tadi malam sekitar pukul 10:00.
Tapi pintunya terkunci, dan seseorang di kotak panggilan...
Mengatakan mereka tak mengenalku dan tak bisa mengijinkanku masuk.
Siapa yang bilang itu padamu?/Aku tak tahu. Dia tidak mengucapkan namanya.
Aku minta maaf. Bagaimanapun, kini kau sudah ada di sini di antara kami,
Jadi selamat datang ke sekolah kami. Aku nona Tanner, salah satu instruktur.
Senang bertemu denganmu.
Ayo. Aku ingin memperkenalkanmu ke madame Blanc,
Wakil direktrur kami.
Dia adalah seorang balerina yang sangat terkenal.
Madame Blanc?/ Ya?
Suzy Bannion, mahasiswi baru kita.
Oh, ya.
Permisi, Tuan-tuan./ Tentu saja, Madame.
Kau cantik. Sungguh sangat cantik.
Mereka polisi.
Aku kenal seorang wanita yang dipanggil Bannion tahun lalu di New York. Carol Bannion.
Dia bibiku./Bagus! Dia wanita yang luar biasa,
Sahabat dan wanita yang dermawan. Artis di mana-mana.
Aku senang keponakannya diizinkan untuk di sini.
Nah, aku akan memperkenalkan secara resmi sekolah kami...
Selamat datang atas nama direktris kami,
Yang sayangnya tidak ada di sini saat ini.
Dia sedang bepergian ke luar negeri./ Terima kasih.
Albert, tolong tunggu aku di lantai atas.
Dia keponakanku. Aku sangat lengket dengannya.
Aku harus memberitahukanmu, apa aku harus mengatakannya dengan singkat...
Sebab tuan-tuan itu sedang menungguku.
Sesuatu yang mengerikan, benar-benar mengerikan, telah terjadi.
Salah satu siswa kami, Pat Hingle, yang diusir kemarin atas perilakunya yang kurang baik,
Dibunuh tadi malam oleh salah seorang orang gila. Ini cerita yang menakutkan.
Tetapi aku selalu memperingatkan siswa kami, Bukankah begitu, Nona Tanner?
Aku memberitahu mereka untuk berhati-hati, jangan sampai terlibat pada salah pergaulan.
Apa aku perlu memberitahumu sebelumnya bahwa kamarmu di sini tidak gratis.
Hanya sementara./ Ya, tapi jangan khawatir.
Kami telah menemukan tempat tinggal untukmu...
dengan salah satu mahasiswa tahun ketiga kami yang tinggal di kota.
Kau hanya harus membayar 50 dolar dari uangmu selama seminggu,
Tapi itu harga yang bagus, dan kau bisa menguranginya dari bayaranmu di sini.
Sekarang aku akan mempercayakankan penjagaanmu kepada Nona Tanner,
salah satu guru veteran kami di sini.
Jangan cemas jika dia kelihatannya sedikit galak atau bermuka masam.
Itu hanya sikapnya. Dia bahkan seperti itu juga denganku.
Dia benar-benar seorang guru yang tak ternilai harganya.
Ikut aku./ Dan sekarang, Tuan-tuan...
Seperti yang kau tahu, mata pelajaran kami tiga tahun terakhir,
Dan kau harus lulus ujian pada setiap akhir tahun.
Jadi, gadis itu meninggalkan sekolah Sekitar pukul 11:00 malam?
Begitulah keteranganku./ Permisi.
Saat aku sampai di sini semalam sekitar pukul 11:00,
Aku melihat seorang gadis meninggalkan sekolah.
Dia mahasiswa baru. Dia baru saja tiba. Dia terlihat seperti apa?
Yah, dia memiliki rambut pirang dan mengenakan jas hujan bewarna coklat.
Apa yang dia lakukan?/Aku tak tahu. Aku hanya melihatnya selama semenit dalam badai.
Jadi kau lihat? Itu benar-benar pukul 11:00.
Ayo?
Kami tak akan mengajarkanmu bagaimana caranya menari di sini,
Sebab kami menganggap siswa kami sudah tahu bagaimana caranya.
Ini akademi yang didirikan khusus untuk yang berkemauan keras.
Ini Pavlos, divisi umum kami.
Dia sangat jelek, bukan? Jangan takut untuk mengatakan begitu.
Dia tak bisa memahamimu, bagaimanapun juga. Dia hanya bisa berbicara Rumania.
Kau lihat itu senyum yang indah?
Dia sesungguhnya sangat tampan sejak itu dia menggunakan gigi palsu.
Tahun lalu, ia menemukan dirinya mempunyai radang gusi,
Jadi dia telah mencabuti semua giginya.
Baris atas saat pagi. Baris bawah sehari kemudian.
Kita akan pergi kemana?/ Ke ruang ganti.
Kami juga mempunyai kolam renang, yang bisa kau gunakan bilamana kau butuh.
Nona Tanner. Aku ingin memberitahumu sesuatu.
Kakaktua Polly./ Siapa yang bilang? Diam.
Sudah cukup bercandanya untuk saat ini.
Aku ingin memperkenalkan Suzy Bannion, mahasiswa baru kita.
Kau akan menemukan beberapa teman sesama Amerika di antara para gadis...
Miriam, salah satunya.
Halo./Hai./ Lokermu di sana.
Kau akan menemukan segala sesuatu di sana kecuali sepatu.
Untuk saat ini, kau bisa meminjam sepatu dari siapa saja yang mempunyai dua pasang.
Cepat berdiri, semuanya. Aku akan menunggu kalian semua di ruang merah.
Ayo ikuti aku.
Mata Hari akan mengajukan laporannya.
Namaku Olga, dan kau bisa mengontrak padaku.
Oh, hai. Senang bertemu denganmu.
Mereka bilang padaku kau hanya harus membayar padaku $ 50 seminggu.
Ya./ Ada uang muka.
Nah, jangan khawatir. Jika kau pikir aku tidak...
Jangan salah paham untuk menafsirkannya. Itulah tata cara orang di sini.
Ada yang bisa meminjamkanku sepasang sepatu?
Ya. Aku./ Oh, terima kasih.
Jika kau ingin membelinya, aku bisa membuatkan harga yang bagus untukmu. Lima belas marks.
Oh, tidak, terima kasih. Aku sudah punya beberapa di dalam koperku.
Aku hanya perlu sepasang untuk hari ini.
Tapi jika kau tidak suka...
Tidak. Baiklah. Silakan. Bawalah.
Tapi, eh, kembalikan lagi, ya?/ Tentu saja.
Oh, maafkan aku. Aku Minta maaf.
Oh, tidak apa-apa. Ini bukan masalah.
Apa mereka mengganggumu karena semua yang dibicarakan hanya tentang uang?
Begini, aku sebenarnya tidak suka menggunakan cara itu.
Sama denganku pada awalnya.
Kemudian aku menyadari itu sudah menjadi kebiasaan di sini.
Aku pernah membaca bahwa nama...
Yang dimulai Dengan huruf "S"...
Adalah istilah lain dari ular.
Tahun depan, setelah aku menyelesaikan kursus,
Aku sudah mendapatkan tawaran dari sekolah bagian balet di Jenewa.
Bagaimana denganmu?
Baiknya, aku kembali ke negaraku, tapi aku tak tahu pasti apa yang harus aku lakukan.
Hei, terima kasih. Kamarku benar-benar cantik.
Suka?/ Uh-huh.
Itu membuatku senang. Aku yakin kita akan selalu rukun. Aku pikir kau orang yang manis.
Bahkan jika aku mempunyai nama dari seekor ular?
Aku hanya bercanda.
Jangan bilang padaku kalau kau sensitif seperti halnya Sara.
Tidak.
Halo?
Oh, hai! Tidak.
Kau melakukan hal yang benar.
Hai./ Hai.
Oh, kau tidak usah membawanya ke sini.
Aku bisa mengambilnya sendiri besok.
Aku pikir kau mungkin akan memerlukannya.
Ya, tapi itu benar-benar tak perlu.
Bagaimanapun juga, terima kasih banyak./ Oh, tidak. Bukan apa-apa.
Dah./ Dah.
Kau tidak ingin mampir untuk sebentar?/ Tidak, terima kasih. Aku tak bisa.
Aku tinggal di sekolah, jadi aku harus kembali untuk makan malam dalam waktu setengah jam lagi.
Aku harus./ Sebentar saja?
Tidak. Sungguh. Aku harus pergi.
Mereka akan sangat marah jika kau sampai datang terlambat untuk makan malam.
Baiklah, Minggu. Tidak, sebelum makan siang./Baiklah, dah.
Sampai jumpa besok.
Dah.
Jangan, pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.