Jeon Woo Chi ( 전우치 )

Jeon Woo Chi ( 전우치 )

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Jeon Woo Chi (2012) Ep 21 HANrel by Darksmurfsubs Indonesia
Komentář od DSS_Indo
For more subtitles, visit https://www.box.com/s/09d0d5e2109d2535ae5d Facebook: https://www.facebook.com/DarkSmurfSubIndo

Tagy

other
Zveřejněno: 2013-02-14
Stažení: 17
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Sekarang, tanganku ini akan kugunakan untuk membunuhmu.

Brengsek kau!

Aku...aku takkan mati semudah ini.

Ada racun di belati itu. Jadi kau akan mati seketika.

Paman.

Gang Rim.

Ada apa ini?

Mu Yeon... Mu Yeon gadis itu...

Mu Yeon?

Guru!

Kenapa diam saja? Cepat panggil tabib.

Cepat!

- Baik... - Baik.

Terlambat.

Racunnya telah menyebar. Tak ada yang bisa kau lakukan.

Jangan bicara begitu. Aku akan menyelamatkanmu.

Akan kulakukan yang kubisa.

Aku tahu keadaan tubuhku dengan baik.

Jangan sia-siakan tenagamu.

Jangan bergerak. Kalau paman bergerak lukamu...

Cepat bantu aku duduk.

Mulai saat ini, dengarkan apa yang akan kusampaikan.

Aku ingin sekali mengatakannya padamu.

Baru sekarang bisa kukatakan.

Gang Rim, kau adalah putraku.

Apa?

Jika kau tinggal di Joseon, banyak orang yang akan mencemooh dan mengutukmu.

Itu sebabnya aku mengirimu ke Yuldo.

Aku hanya ingin kau hidup bahagia di dunia ini.

Tidak, aku ingin berikan seluruh dunia ini padamu.

Namun sepertinya aku tak bisa menyaksikannya.

Gang Rim, jangan lupakan kemarahan hari ini.

Gunakan kemarahan dalam hatimu untuk... mengubah dunia ini.

Joseon... ubalah Joseon.

Kau harus balas dendam. Harus. Harus!

Paman! Paman!

Cepat ambil kekuatanku sebelum terlambat.

Mana mungkin? Kau telah memberikan kekuatanmu sebelumnya.

Kalau bukan karena itu, kau takkan seperti sekarang.

Semua hal baik harus berakhir.

Ambil sisa kekuatanku. Cepat.

Tidak. Kalau aku ambil kekuatan paman sekarang, aliran darahmu akan terhenti.

Ini permintaan terakhirku.

Jangan biarkan aku mati sia-sia.

Tak ada yang bisa mewujudkan rencanaku, kecuali kau.

Cepat, cepat, cepat.

Bersatulah... dengan tubuhku!

Paman. Paman.

Paman!

Lihat aku.

Lihat apa yang telah kau lakukan...

Apa ini? Dia sendiri yang ingin pergi, tapi kenapa kau membawanya kembali?

Hye Ryeong, jangan begitu.

Mu Yeon sengaja mengkhianati kita,

untuk menyingkirkan Ma Suk.

Apa? Untuk menyingkirkan Ma Suk?

Dadanya tertusuk belati Mu Yeon. Kurasa dia takkan bisa bertahan.

Mu Yeon berhasil melakukannya.

Apa benar? Kau membunuh Ma Suk?

Sudah kuduga. Tak mungkin Mu Yeon agassi mengkhianati kita.

Ngomong-omong, bagaimana akting Anda bisa begitu nyata?

Kita semua tertipu, iya kan?

Yang bilang tidak siapa?

Kupikir dia tak bisa memutuskan hubungannya dengan Gang Rim, itu sebabnya dia bertindak bodoh.

Jadi berarti, semua ini bohong belaka.

Orang ini menakutkan juga.

Kau tak percaya pada kami semua?

Anda tak bicara apapun dan bertindak hal membahayakan.

Kenapa tak mengajak kami?

Jangan begitu.

Mu Yeon agassi berhasil menjalankan misinya.

Harusnya aku yang membalaskan dendam ayahku.

Bagaimana aku akan balas dendam sekarang!

Maafkan aku.

Bukan hanya Ayah dan orabeoni-mu yang dibunuh Ma Suk.

Orang-orang yang tak berdosa di Yuldo pun banyak yang dibunuhnya.

Kau pikir aku marah gara-gara itu?

Kenapa kau sembunyikan dariku? Dan perlakuanku padamu.

Ini semua untuk membunuh Ma Suk, lantas aku harus bagaimana lagi?

Kau senang mempermainkan orang seperti ini?

Apa hebatnya dirimu? Hah, iya apa hebatnya dirimu?

Kau mempertaruhkan hidupmu dan aku malah marah-marah padamu.

Kalau tak kusembunyikan darimu, kau pasti takkan membiarkanku pergi. Makanya kulakukan sendiri.

Maafkan aku. Aku salah.

Maafkan aku, ya?

Kau terluka?

Tidak, untunglah Woo Chi datang tepat waktu dan menyelamatkanku.

Syukurlah... kalian memang sehati.

Meski begitu, kalau kau terluka bagaimana?

Jangan sok jadi pahlawan lagi.

Baiklah, aku tahu. Aku janji.

Sekarang, ayah dan orabeoni... bisa tenang di alam sana.

Mu Yeon... Mu Yeo, dia...

Mereka seperti keluarga sungguhan.

Benar.

Kau kesal saat aku marah padamu, iya kan?

Tidak juga. Aslinya aku takut sekali. Aku bersyukur akhirnya kau datang.

Kalau dipikirkan lagi, hal ini pasti akan membuat Gang Rim jadi semakin berbahaya.

Memang itu yang seharusnya kau lakukan.

Kau pernah bilang kan, Gang Rim takkan pernah berubah.

Masalah besok, kita bicarakan saja besok.

Yang perlu kita cemaskan, cukup urusan hari ini saja.

Ayo masuk.

Minggir!

Berapa harganya?

1 Nyang.

Ini.

Hei! Berhenti!

Kau tak apa?

Aku tak apa. Cepat kejar mereka!

Bagaimana ini? Kita tak bisa keluar.

Anak buah Gang Rim di mana-mana.

Aku hampir tertangkap. Aku sembunyi di gang, untung bisa melarikan diri.

Sepertinya mereka ingin menyergap dan menangkap kita.

Tuan, kali ini, benar-benar masalah besar, iya kan?

Kalau begini, cepat atau lambat kita akan tertangkap, kan?

Karena apa yang telah terjadi pada Ma Suk,

aku tahu pasti Gang Rim takkan tinggal diam.

Tapi, kita tak bisa terus sembunyi.

Apa? kalau kita keluar, kita bisa cepat tertangkap.

Sebelum Gang Rim bergerak lagi, kita harus pikirkan jalan keluarnya.

Benar. Saat Gang Rim lengah kita, kita bisa membuatnya goyah dan kemudian mengalahkannya.

Kita serang dia saat ini, jadi dia tak punya kesempatan bangkit lagi, iya kan?

Benar. Kita harus membuat si Banteng membayar hutangnya pada kita. Kita harus mengalahkannya, iya kan?

Tapi, bagaimana caranya kita bisa serang balik?

Kita harus mulai menggunakan otak kita sekarang.

Baiklah, semuanya membungkuk.

Ma Suk telah mati?

Benar.

Jadi begitu. Makanya Jenderal tak masuk beberapa hari ini.

Ini saat yang tepat.

Kita harus mengungkap identitas asli Ma Gang Rim.

Dia itu Jenderal, jadi hanya Yang Mulia yang bisa memberinya perintah.

Tapi, dia dilindungi oleh Kanselir saat ini.

Bagaimana kita bisa mengungkap indentitasnya dengan kemampuan kita?

Bukankah kau juga lihat dia bersembunyi di kediaman Pangeran Suk Ryeol?

Aku tak tahu apa yang akan terjadi.

Bukankah dia menutupi wajahnya?

Kalau dia bersaksi bahwa dia lihat Jenderal hari itu, ini takkan berhasil.

Benar. Kita tak punya bukti apapun.

Kita memang tak bunya bukti, tapi kita punya saksi mata.

Biar aku yang urus.

Dan juga, kita bisa gunakan kekuatan opini rakyat.

Coba dan manfaatkan si Wartawan yang bernama Lee Chi.

Lee Chi? Kau ingin menyuruhnya melakukan apa?

Saat Pangeran meninggal,

gerak-gerik Jenderal sangat mencurigakan.

Orang yang bernama Lee Che tidak mau menyerah

dan tetap saja menyelidiki masalah itu.

Kalau kau biarkan Lee Chi menulis fakta penyelidikan di Surat Kabar Istana,

hal ini akan menarik perhatian orang-orang.

Tapi, bagaimana caranya?

Pemimpin Redaksi Bagian Pemberitaan adalah putra dari Kanselir.

Orang satu itu, Si Lee Chi memang sangat pintar.

Percayalah padanya dan biarkan dia mencobanya,

Tolong aku... Tolong aku.

Pangeran, ini saya. Anda masih ingat pada saya?

Kau...

Iya, saya Jeon Woo Chi.

Pangeran, Anda bersembunyi di bilik ini, kan?

Apa Anda masih takut?

Pangeran, apa Anda lihat orang yang ingin membunuh Anda?

Anda masih ingat?

Saya ingin menangkap orang itu sekarang.

Anda bisa membantuku mengenali si pelaku?

Aku takut. Aku takut.

Maafkan saya, Pangeran.

Kalau Anda takut, tak perlu Anda lanjutkan.

Aku akan tetap melindungi Pangeran apapun yang terjadi.

Anda tak perlu khawatir.

Dengan kata lain, isi penyelidikan

dan semua informasi yang telah kau temukan,

kau membiarkan aku menulisnya di Surat Kabar Istana?

Benar. Kau akan tahu setelah membacanya,

namun bukan satu-dua hal saja yang mencurigakan mengenai Jenderal.

Tapi, kalau aku menulisnya, pasti tak akan diterima.

Itu sebabnya jangan sampai orang lain tahu.

Kau bisa? Ini untuk menolong Yang Mulia.

Baiklah. Akan kulakukan.

Tapi, saat aku menghimpun informasi,

jangan hentikan apapun yang kulakukan.

Kau harus katakan semua rahasianya.

Kalian semua... akan membantuku, kan?

Tentu.

Penyelidikan Jeon Woo Chi dan penyelidikan rahasia lainnya, semuanya.

Aku mengerti.

Baik, kita harus segera mengirimkan surat kabar.

Ikuti aku.

- Baik. - Baik.

Kenapa begitu itba-tiba?

Ada apa, Pemimpin Redaksi?

Tiba-tiba saja perutku mules.

Aku akan pergi ke jamban setelah kita kembali.

Aku harus segera pergi.

Bawa para wartawan untuk mencari Sekretaris Kerajaan dan berikan ini pada Yang Mulia.

Aku segera kembali.

Baiklah, kita bisa terlambat. Ayo cepat.

Kalau kutempelkan ini, pintu akan terbuka, iya kan?

Ini... yang mana...

Terserah saja, harusnya seperti ini lebih oke.

Jeon Woo Chi ( 전우치 ) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Jeon Woo Chi ( 전우치 )

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left