Prvních 147 řádků.
System Call. Generate Luminous Element.
Gila, semua ini senjata?
Ayo cepat, segera temukan pedang kita.
Ada!
Mau sampai kapan berdiri terpaku begitu?
Kelepasan.
Eh, Kirito.
Apa menurutmu pihak gereja akan buat pasukan tentaranya sendiri?
Padahal ada Kesatria Perbawa saja sudah cukup.
Justru sebaliknya, mereka takkan membuat pasukan tentara.
Gereja kumpulkan semua ini untuk ciptakan hal yang mustahil.
Apa maksudnya itu?
Maksudku, orang yang paling tak punya keyakinan terhadap otoritas gereja,
kemungkinan adalah Pendeta Tertinggi itu sendiri.
Ayo, tak ada waktu lagi.
Ayo cepat pergi dari sini.
Ya. Kau benar.
Bagaimana, Kirito? Mau pinjam zirah juga?
Ya, kita juga tak pernah pakai zirah.
Sebaiknya kita lakukan seperti biasa saja.
Kita pilih pakaian yang di sana saja.
karenai tsuyoi omoide kagayaku Pride
kupunyai kebanggaan yang bersinar abadi bersama semangatku
unmei ni aragatte yuke
dan kan terus melawan takdir hingga akhir
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
kimi no koe ga todokanai basho de ha
di suatu tempat di mana suaramu tak menggapaiku
daremo oshiete kurenakatta yuganda Rule
kulawan aturan yang tak dikatakan seorang pun padaku
osanai koro ni tsuyoku negatta
perjalanan demi temukan kebenaran
yume no arika wo sagasu tabi ha hajimatta bakari
dari mimpi masa kecil kita yang indah baru saja dimulai
nageita jikan ha mou iranai
waktuku tak boleh kusia-siakan dalam ratapi nasib
genkai no kabe wo ima sugu kowashite
saatnya tuk lewati batasan diriku
karenai tsuyoi omoide kagayaku Pride
kupunyai kebanggaan yang bersinar abadi bersama semangatku
donna itami ni fureta to shitemo kawaranai kioku
mau kupahami rasa sakit ini pun ingatanku takkan berubah
shikai wo hirogete mitsuketa chikai wo daite
sumpah ini kudekap saat pikiranku terbuka
kumori naki me de eranda michi wo kimi ni tsunagu kara
karena jalan tak pasti ini telah kupilih tuk menuju padamu
koe wo hibikasete
membuat suaramu jadi terdengar
unmei ni aragatte yuke
dan kan terus melawan takdir hingga akhir
proud of myself
bangga akan diriku
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Kesatria Kirmizi
Burst Element!
Maju!
Tindakan sia-sia.
Kirito! Kau tak apa-apa?
Hampir saja.
Aku tak apa-apa, kok.
Ayo.
System Call.
Gawat. Itu bukan mantra elemental, tapi Teknik Sempurna Pengendalian Senjata!
Enhance Armament.
Luar biasa. Kira-kira apa asal-usul panah itu?
Sekarang bukan waktunya untuk kagum!
Sudah dua tahun berlalu sejak terakhir kali aku dilapisi api Gandi Berkobar.
Jadi, begitu.
Kalian para kriminal memang punya kemampuan untuk melawan
Kesatria Eldrie Thirty-One.
Tapi justru kalian semakin tak bisa diampuni.
Karena bukannya bertarung layaknya kesatria,
tapi kalian malah pakai Seni Terlarang untuk memengaruhi Thirty-One!
Seni Terlarang?
Bukan! Kami hanya bicarakan masa lalu Eldrie sebelum dia jadi Kesatria Perbawa!
Sebelum dia jadi kesatria?
Kami tak punya yang namanya masa lalu.
Sejak kami dipanggil dari atas surga,
kami selalu jadi Kesatria Perbawa!
Aku diperintahkan untuk tangkap kalian hidup- hidup, jadi, takkan kubakar sampai jadi abu.
Tapi karena teknik Gandi Berkobar, bersiaplah salah satu anggota tubuh kalian akan terbakar.
Jadi, anak panah habis atau panah rusak tak berpengaruh?
Kau ada ide?
Aku harus yakin dia tak bisa memanah beruntun.
Akan kuhentikan tembakan pertamanya, lalu kau maju.
Harus yakin?
Baiklah.
System Call! Generate Cryogenic Element!
Discharge!
Konyol!
Kirito!
Jangan berhenti, Eugeo!
Jangan remehkan aku, Bocah!
Bagaimana ini?
Di dunia ini, penting untuk tanamkan hal penting pada pedangmu.
Perasaan apa yang harus kutanam pada pedangku?
Hal itu harus kau cari tahu sendiri.
Ya, semua hal yang penting bagiku.
Kali ini pasti akan kuselamatkan Alice, jadi...
Kumohon, Pedang Mawar Biru!
Pinjamkanlah kekuatanmu!
Aku tak bisa berhenti melangkah maju!
Engkau,
sejak penciptaan dunia ini,
sudah ditempa oleh dinginnya badai salju di puncak Pegunungan End.
Jangan biarkan api menyedihkan ini
mengalahkanmu!
Takkan kubiarkan!
Bocah, teknik pedang apa yang kau gunakan pada serangan awal?
Gaya pedang Aincrad, dua serangan beruntun, Vertical Arc.
Dua serangan beruntun...
Lalu kau?
Teknik apa yang kaugunakan?
Kirito! Lukamu?
Aku baik-baik saja.
Luka bakarnya sudah sebagian sembuh.
Tn. Kesatria, yang kugunakan adalah gaya pedang Aincrad, teknik bertahan, Spinning Shield.
Dari ujung ke ujung wilayah manusia...
Aku yakin sudah lihat segalanya.
Di dunia ini, ternyata masih ada tenik pedang yang belum pernah kutemui sebelumnya, ya?
Teknik kalian ditanami oleh latihan berat yang sudah dilakukan bertahun-tahun.
Kukira kalian pakai teknik tercela untuk memengaruhi Kesatria Eldrie,
ternyata aku salah.
Tolong beri tahu nama kalian.
Pendekar Pedang, Eugeo. Tak punya nama belakang.
No comments yet. Be the first to leave one.