Prvních 200 řádků.
Kristi!
Baik, Bu. Sudah cukup.
- Kau tak apa? - Ya.
Kosongkan lorong dan keluarkan Kristi dari toilet.
JAM KETUJUH PUKUL 13.00 - 14.00
- Tenang atau kuantar keluar. - Kau buat keributan.
Maaf tentang semua ini.
- Ada apa? - Putri mengunci diri.
Dua saudari berkelahi.
Collins menengahi. Ibu dorong dia.
Bu?
Kau tak apa?
Aku Kepala Petugas Medis.
- Bisa kubantu? - Aku mau bawa putriku pulang.
Kami keluarkan Kristi dan serahkan kepadamu.
- Biar kami bantu. - Ikut aku.
Baiklah.
- Kau bisa? - Setidaknya tikusnya tak dilihat.
Berapa lama dia di dalam?
Sekitar lima menit.
Akan kucari kuncinya. Kami akan menanganinya.
Ini pasienmu?
- Ya. - Sebenarnya, itu pasienku.
Dia berjam-jam di dalam.
Saat datang, dia sudah tertekan dan menunggu justru makin stres.
Itu tak ada kaitannya.
Itu alasan staf rumah sakit seperti dr. Collins diserang.
- Diserang? - Didorong sedikit.
Itu perkara serius. Kerja di sini mempertaruhkan nyawa.
Kalau ibu itu membawa senjata?
Ada detektor logam.
Beginilah kalau semua pasien ditaruh di bawah sini,
alih-alih menaruh staf di atas.
Ada empat pasien menungguku di IGD
di IGD. Ini pukul 13.00.
- Aku tahu... - Empat lagi di Psikiatri.
Satu sudah sepekan di sini.
Jadi, tolong, tambah perawat.
- Aku kembali nanti. - Itu tak membantu.
Selalu begitu tiap hari.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
- Kau yakin? - Ya.
Dokter Robby. Hasil rontgen untuk patah siku di lorong.
Terima kasih. Bisa cari Esme dan minta
- bawakan kunci toilet? - Ya.
Terrance, namaku dr. Langdon.
- Kupanggil Terrance atau Terry? - Terrance.
Kenapa kau kemari hari ini?
Pergelangan kaki terbalik saat tenis meja.
- Terbalik? - Ya.
Boleh kulihat?
Kau ahli bedah ortopedi?
Bukan, aku dokter spesialis emergensi.
Bisa minta ahli bedah ortopedi? Aku lebih suka spesialis.
Aku ahli menangani terkilir.
Tahu dari mana terkilir?
Aku harus periksa dahulu, tetapi...
Mungkinkah fraktur Jones atau spiral?
Bisa jadi. Aku harus memeriksanya. Bagaimana kalau kuperiksa?
- Agar tahu... - Periksa riwayat lengkap
penyakit saat ini?
Rupanya, kau lebih tertarik bertanya.
Kau tidak tanya soal suaranya dan cedera sebelumnya.
- Juga weight bearing. - Akan kuambilkan es.
- Kristi, ini dr. Robby. - Aku tak mau ikut ibuku!
Ibumu tak ada. Dia di ruang tunggu.
Kau bisa ke ruang tenang. Diam di sana sesukamu,
tetapi jangan mengunci diri di toilet demi keselamatanmu.
Kau setuju?
Kristi?
Aku akan membuka pintu ini.
- Ruang tenang tanpa ibuku? - Tentu.
- Hasil lab... - Terima kasih.
...pasien 25 tahun.
Sel sabit dan sirosis, keduanya siap masuk IGD.
Operasi berikutnya, pasien yang jatuh di peron
dan orang baik yang cedera kepala sudah siuman.
Dia sadar dan parameter ekstubasi bagus.
Bagus.
Kerja akhir pekan?
Tidak. Aku ada kencan dengan ranjang dan The Great British Bake Off.
Kalau kau?
Pacar baruku merencanakan liburan akhir pekan romantis,
tetapi merahasiakan lokasinya.
Aku benci kejutan.
Pastikan kau berbagi lokasi dengan orang lain. Jaga-jaga.
Hei, Manis.
Namaku Whitaker.
Manis, aku perlu ke toilet. Bisa carikan kunci untuk ini?
Sebaiknya tidak.
Jangan jadi pengecut, Manis.
Aku hanya pakai ini agar kursi rodaku tak dicuri.
Kau butuh pispot, Myrna?
Marcel?
- Roti lapisnya enak? - Ya, sangat enak.
Aku tahu dari remah-remahmu di pos kerjaku.
Kita makan di ruang duduk, itu pun kalau sempat makan.
Maaf. Tadi aku mau periksa pasien.
- Cuci tanganmu dahulu. - Ya.
- Terlalu keras? - Sedikit.
Mungkin aku jadi terlalu baik.
- Mau kuambilkan makan siang? - Tidak.
- Kau tampak lapar dan marah. - Tidak!
Kukeluarkan remaja pemakai mifepristone
dari toilet, taruh di ruang 14.
Bagaimana ibu dan bibinya?
Ibu di ruang tunggu, bibi ke kantin.
Mau bicara dengan mereka?
Entah apa lagi yang bisa kukatakan. Mereka harus bicara berdua.
Teman Nick Bradley.
Bagaimana caramu agar tabah kehilangan anak?
Seperti cara mengatasi semua hal. Mengandalkan teman dan keluarga.
- Bagaimana kabar mereka? - Masih belum rela.
Kuberi tahu jika mereka siap membahas soal donasi organ.
Baiklah.
Ada kabar tentang lansiaku, Ginger?
Belum bisa hubungi putrinya. Kuhubungi putranya. Jalan buntu.
Dia di Cleveland.
Mengecewakan, tetapi setidaknya dia ceria.
Kurasa dia menghargai ditemani dan putrinya, Rita, butuh istirahat.
Semoga dia kembali lagi.
Aku juga ingin minta maaf soal tadi.
Aku kesal.
Terkadang, aku langsung memikirkan kemungkinan terburuk.
- Jadi, aku... - Bisa dipahami, melihat situasinya.
- Akan kuberi kabar soal Rita. - Terima kasih.
- Hei, Mel. - Hei.
Mel singkatan dari apa? Melanoma?
- Melatonin? - Melissa.
Aku hanya bercanda.
Sepertinya, kau dan Langdon akrab.
- Menurutmu begitu? - Ya.
Apa kau lihat ada yang aneh dengan perilakunya?
- Seperti apa? - Apa pun itu.
Kulihat dia cenderung banyak berkeringat.
Entah apa ini aneh. Bisa jadi itu genetik.
- Ya. Tolong amati saja. - Baiklah.
Semua baik-baik saja, dr. Langdon?
Ya, ada dr. Google di bangsal Tengah nomor 9
yang menghujani pertanyaan seperti anakku.
Sampai tak sempat menanyakan rekam medisnya.
Itu data klinisnya?
- Ya. - Boleh aku melihatnya?
Silakan saja.
Dia autistik. Apa kau melihatnya di rekam medis sebelumnya?
Kaki terkilir. Tak ada kaitan dengan cederanya.
Aku bisa bicara dengannya.
Bagus. Aku bisa memeriksa tiga pasien lain.
Kau lihat bocah galau itu?
Robby. Putriku mengajariku bahasa Gen Z.
Kedengarannya bagus.
Apa arti bocah sedih?
Terus hubungi IGD.
Kurasa kardiolog menimbun ranjang.
Jika ditimbun, bisa dinaiki.
Pasien baru mau masuk. Akan makin sibuk.
- Beri orang di atas. - Ya, Kap.
Terima kasih.
Hei.
Orang baik sadar, parameter ekstubasinya cukup.
Bagus. Lanjutkan.
Bagaimana Kristi?
Lihat sendiri. Kumasukkan ruang 14.
Jadi...
Kudengar perawat berkata ada tikus di sana.
- Apa? - Ya.
Pengendalian hama menjadi prioritas. Sepertinya jadwalmu dimundurkan lagi.
Bu Dunn?
- Bagaimana ayahku? - Dia masih stabil.
Cairan dari selang dadanya makin pelan dan itu bagus.
Terima kasih sudah merawatnya.
Ya, sama-sama. Bu Dunn, bisa kita bicara sebentar?
Permisi. Kami menemukan sesuatu dalam tes suamimu.
Dia mengalami pembesaran payudara.
Apa itu aneh?
Tergantung. Satu penyebab umum alkoholisme.
Apa dia peminum?
Dia minum sedikit tiap malam.
Kami akan tes fungsi hati untuk alkoholisme.
Ada gangguan sistem endokrin juga,
jadi kadar hormon bisa dicek.
Lepaskan aku!
- Hormon? - Lepaskan aku!
- Permisi. - Bisa tolong aku?
Minta kursi roda. Ada apa?
Aku mau pulang dan melihatnya di jalan.
Dia bolak-balik di persimpangan, meneriaki mobil dan orang.
Siapa namanya?
- Lepaskan. - Nandi. Teman sekamarku.
Dia ditabrak? Lututnya lecet.
Tidak, dia jatuh saat kutarik dari jalan raya.
Dia punya masalah kejiwaan?
Setahuku tidak.
- Pembohong! - Beri ranjang. Tak apa.
Lepaskan aku!
Hai, Terrance. Namaku dr. King.
Halo.
Dokter Langdon sedang bersama pasien lain, jadi...
Akan kuselesaikan periksa riwayatmu. Boleh?
- Ya. - Baiklah.
No comments yet. Be the first to leave one.