Prvních 200 řádků.
translated by mahsun max
BERDASARKAN KISAH NYATA
ZONA PERANG
Abda, potong bajunya.
Ya, bu.
Dia tak bernafas.
Sial.
Sialan!
Infus siap. / Obat biusnya tak mau masuk.
Tubuhnya penuh pecahan peluru.
Buat dia bernafas lebih dulu.
Kita periksa dalam tubuhnya nanti.
Kita berikan pembalutan. / Baik.
Kita akan menembak!
Isabel, cepatlah! / Tolong, tunggu sebentar.
Sobrino, bicaralah!
Aku tak bisa lihat apa-apa, sial!
Sial.
Tahan!
Kulakukan pengirisan.
Ayo!
Beri waktu sebentar, Luis.
Kita berangkat!
Tolong tunggulah!
Cepatlah!
Sial!
Sekarang, Isabel!
Kapten! Kapten!
Tunggu, tunggu.
Sudah kumasukkan.
Ayolah.
Tidak, tidak, tidak.
Sial.
Ayolah.
Dia sudah parah.
Dia tak bernafas, dia terlalu parah.
Sial!
Abda, kemarilah. / Ya, Bu.
Ya.
Kita tetap tenanglah, aku tak marah.
Ya, tapi kubilang jangan belikan dia
ponsel sampai umur 12 tahun tapi kau tetap belikan juga.
Tidak, dengar, apapun bisa dibenarkan.
Terserah apa maumu.
Baiklah.
Saudarimu titip salam.
Tak masalah bagiku.
Jam berapa dia mendarat?
Jam 14:03.
Istirahatlah, aku masih ada waktu.
Kau akan kutunggu.
Tidak, tak usah menungguku.
Sampai jumpa besok.
Sampai jumpa besok.
PANGKALAN MILITER HERAT AFGHANISTAN, 12 AGUSTUS 2012
Selamat pagi, Kapten.
Selamat pagi.
Terima kasih.
Kapten.
Kapten.
Ini perawat baru, Prajurit Sanchez.
Pagi, Kapten. / Selamat datang.
Kapan kau tiba? / 1 jam lalu.
Kami menunggumu kemarin.
Misi pertamamu di Afghanistan?
Ya, Kapten.
Punya pengalaman apa?
Sebagai warga sipil aku bekerja di klinik
di Borne, di Barcelona,
dan saat Tamtama aku dikirim di Unit Gawat Darurat.
Tempat yang bagus untuk belajar. / Pagi, Kapten.
Prajurit Sobrino, penembak. Prajurit Sanchez, perawat.
Selamat datang / Apa kabar?
Punya pengalaman medis dalam pertempuran?
Tidak.
Kau punya nama lain selain Prajurit Sanchez?
Raquel, Kapten.
Kau sudah sarapan, Raquel?
Ya, di pesawat / Bagus.
Karena giliran kerja kita sudah dimulai.
Dasar Ledesma sialan.
CANTINA "THE BULL RING"
Mayor, kau gila!
Ya, tapi sekarang kita punya tempat untuk ambil bir.
Dan ini tak mau makan sendiri. / Setelah giliran-kerjaku.
Setelah giliran-kerjamu? Nanti tak akan ada sisa!
Ada apa ini?
Monitor tanda vital, respirator terhubung
pada tangki oksigen bawah, pompa perfusi,
alat hisap, cairan intravena
di tas itu, defibrillator di bawah bangku itu...
Abda yang berikan.
Semua alat, perlengkapan kecil selalu siap di rompimu.
Isa, maaf, bisa kita bicara?
Jangan sekarang, Luis. Aku bersama Sanchez.
Ada pertanyaan?
Ya. Kapan kita beroperasi, kau ingin aku ditempatkan dimana?
Selalu di belakang kami.
Aku disini dekat kepala pasien,
Letnan Abda pada sisi ini dengan infus
dan kau berikan kami bahan-bahan dari tas itu.
Paham?
Selalu persiapkan segalanya karena di luar sana tak terjadi apa-apa
sampai semua terjadi.
SUATU TEMPAT UTARA BALA MURGHAB 17:00 JAM
Greyhound, ini Falcon.
Kau bisa dengar? Ganti.
Ini... Greyhound...
Sinyal lemah, matikan saja. Bersihkan mike lalu coba lagi.
Falcon, ini Greyhound. Kau bisa dengar sekarang?
Sekarang terdengar jelas.
Falcon pada semua unit.
Tetaplah di jalur Husky.
Kuulangi, jangan ada yang tinggalkan jalur.
Ketua Blaster (konvoy), disini Toro.
Semua unit tetap pada jalur. Tindakan pencegahan bahaya.
Disini Ketua Blaster. Dimengerti
Ketua Blaster pada semua unit konvoy.
Ikuti kendaraan yang ada di depan.
Semua akan aman.
Akhirnya sebuah aksi kecil! / Ledakkan senapanmu pada para haji!
Blaster 1-4 ini ketua Blaster.
Mikropon kalian terbuka.
Kalian tak diperbolehkan menyerang tanpa ijin.
Falcon pada seluruh konvoy. Alat-ledak, bersiap untuk serangan rumit. Jawab.
Greyhound, dimengerti.
Maño, Hook, Puma, keluar.
Semua unit, pos penembak jitu di atas bukit.
Lynx, cari posisi tertinggi.
Dimengerti. / Angulo, bukit itu.
Para Sniper, waspada terhadap ranjau bom di atas sana.
Falcon pada semua unit. Hanya Sopir dan penembak dalam mobil.
Ketua Blaster, dimengerti.
Peña, kau tak apa-apa?
Aku tak apa, pak. Ini bukan masalah.
Falcon pada semua pimpinan unit. Laporkan situasi.
Kepala konvoy aman. tak ada serangan disini.
Ini Falcon. Dimengerti.
Kepala Konvoy, kami juga tak diserang disini.
Tak ada serangan. / Terima.
POI (TITIK KEJADIAN) 17:15 JAM
Conte, cari zona pendaratan untuk evakuasi korban.
kuberi 1 pleton, 1 tim sniper dan penerjemah.
Rashid. / Ya, pak.
Sersan Aguilar tetap disini memberi bantuan bersama pletonnya.
Ya pak, Letnan.
Ketika mereka sudah mengevakuasi yang terluka, segera pergi dari sini.
Paham? / Ya, pak.
Siap.
tak perlu memberitahumu siapa itu 'kan?
Anaknya Jendral Conte.
Yang juga seorang letnan di sisi lain.
Bantu dia.
Ada 2 tentara Amerika terluka.
Satu luka memar serius di dada dan susah napas
dan satunya agak ringan dengan luka di wajah.
Memar pada thorax? Pernapasan asimetris?
Ya benar.
Kedengarannya seperti pneumothorax.
Baringkan dan angkat kepalanya.
Dimengerti.
Informasi tambahan. Seorang tentara Spanyol
helmnya terkena batu dan matanya terkena pasir.
Tak terlihat serius, ganti.
jadi dia masih tak sadar. Pusing, disorientasi?
Negatif.
Jaga dia tetap terbangun. Kuberikan kau
pada Kapten. / Seperti apa medannya?
Tak biasanya dan sangat berdebu.
Kau harus mengamankan zona pendaratan.
Dimengerti.
Waktu kedatangan dalam 9 menit, ganti.
Isabel, beralihlah ke saluran 2.
Saluran 2.
Aku tahu dari saudarimu kalau kau kembali ke Madrid.
Itu sebabnya aku tak memberitahumu, jadi kau tak usah pedulikan aku.
Kenapa kau ingin pergi?
Beri aku kesempatan, Luis.
Akan kugambarkan petanya nanti, aku harus persiapkan evakuasi.
Rubah ke saluran 1.
Siap untuk mendarat.
Lindungi sisi yang lain. Menyebar
Aku tak bisa lihat apa-apa, sial.
Ayo, ayo, ayo!
Rubah ke Penurunan-Cepat, Luis. / Baiklah.
Awas, kita terbalik!
Tahan!
Awas baling-baling!
Bagus.
Astaga!
Semua baik-baik saja?
Baik.
Abda? / Ya, Kapten.
Sanchez? / Ya, Kapten, semua baik.
Ayo.
Apa ini? Apa-apaan?
Sungguh zona pendaratan yang buruk!
Tanah ini tak terlalu keras, sialan!
Bisa membuat kita semua tewas!
Apa semua baik-baik saja?
No comments yet. Be the first to leave one.