Prvních 200 řádků.
Romy dan Jule TV Konoha
Sambil berpegangan tangan, kemudian mereka berciuman dengan mesra.
A...
Adegan berciuman.
Ini dia!
Gawat.
Katanya mau bersiap-siap menikah, tapi begini saja sudah gugup setengah mati!
Ruang Tata Rias dan Ganti Baju
Oh, Sarada!
Wah!
Chocho, kau sudah seperti aktris!
Ya, kalau sudah jadi gadis dewasa sepertiku, baju apa pun cocok, sih.
Kau yakin?
Tak lupa dengan misimu, 'kan?
Tentu saja.
Kudengar ada adegan berciuman dengan Tn. Tomaru.
Kalau dimintai tolong, tak boleh menolak, 'kan?
Mungkin ini terjadi karena kesempurnaanku.
Kau memang hebat!
Kalau begitu, kudukung dari balik layar, ya!
Baiklah!
Akan kuberikan ciuman sempurna pada Tn. Tomaru!
tersesat dalam hari layaknya tangga berputar
rasen kaidan no you na hibi ni mayotte
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
entah berapa kali ku kehilangan jati diri
nando jibun wo miushinatta darou
bertemu dan berpisah ialah saat yang menyakitkan
deai to wakare ha futto shita shunkan de
dan berubah jadi sesuatu yang abadi
soshite eien ni mo natte yuku
bayangan yang kukagumi berada jauh dalam kegelapan
akogare no kage ha tooku yami no naka
bila terus begini, akankah ku bisa mengejarnya dalam angin?
kono mama kaze no naka oitsukenai no ka na
walaupun semua di dalam permainan, bersinarlah masa muda kita
tatoe It's all in the game hikare bokura seishun
percayalah akan kemungkinan yang tak terbatas di hadapanmu
me no mae no mugen no michi no kanousei wo shinjite
matahari terbenam yang kulihat bersama pasti takkan terlupakan
itsuka kimi to mita yuuhi ha kitto wasurenai
tak ada yang bisa hentikan dunia
ugoku sekai wo dare ni mo
yang bergerak ini, inilah waktu kehidupanku
tomerarenai Time of my Life
walaupun semua di dalam permainan
Super Chocho Mode Ciuman!!
Super Chocho Mode Ciuman!!
Super Chocho Mode Ciuman!!
Jangan-jangan, dia gugup, ya?
Sepertinya keberaniannya ikut hilang bersama lemaknya, ya.
Kenapa aku gugup?
Santai saja!
Semuanya akan baik-baik saja.
Cukup jadi dirimu yang biasanya.
Tn. Tomaru benar-benar baik, ya!
Oh.
Oh.
Penata rias!
Kurangi kilauan bibirnya.
Baik!
Ada apa?
Ya, bagaimanapun juga adegan seperti ini kurang pantas menurutku.
Tomaru itu suka sekali masukkan adegan berciuman, ya.
Eh, masih belum, nih?
Aku sudah sangat siap, lo!
Ya, bersiap!
Baiklah
mulai!
Aku takkan lepaskanmu lagi.
Baik!
Celaka!
Jantungku serasa mau meledak!
Sama sekali tak terlihat seperti cinta sejati, ya.
Dasar bodoh!
Berhenti!
Eh, kenapa?
Padahal lagi bagian bagus.
Kau benar sekali.
Ucapanmu barusan buka mataku.
Mari hilangkan adegan ini.
Tak apa 'kan, Tomaru?
Kalau Pak Sutradara bilang begitu, aku tak keberatan.
Begitulah katanya, jadi maaf, ya.
Sebagai gantinya, tolong tambahkan itu di adegan lain, ya.
Tunggu.
Apa?
Apa yang baru saja kaulakukan?
Lubang yang ditinggalkannya lumayan besar, ya.
Meskipun kemunculannya mencolok
dia sama sekali tak sentuh kedua bintang utama itu.
Sebagai bentuk pelecehan, aku merasa ini sudah terlalu berlebihan.
Apa yang diinginkan pelaku?
Baik di lokasi kejadian maupun di desa, masih belum ada informasi apa pun.
Kalau sudah begini
kita perlu lacak jalur penyusupannya, ya.
Lubang ini adalah jalan terpendek untuk sampai di luar, ya.
Yang berarti, pelakunya tak bodoh, ya.
Tergantung situasinya
sepertinya misi ini takkan bisa diatasi oleh Genin.
Asal kau ada di sini, aku merasa aman, Chocho.
Namanya juga misi, apa boleh buat.
Selain itu, kita tak tahu kapan lagi penyerangan akan terjadi.
Bukankah lebih baik perekamannya ditunda dulu?
Pekerjaan kami tak bisa terhenti hanya karena gangguan konyol itu.
Karena drama ini harus jadi produksi terbaik.
Baiklah, mulai!
"Cinta kita akan terus bersinar selamanya."
Apa kata-kata itu hanyalah kebohongan?
Aku tak berbohong.
Bahkan sekarang, cintaku masih terus berkobar.
Melihat mereka berdua, aku jadi lupa kali ini adalah drama.
Baik, Cut!
Bukankah lebih baik kalau kalimat yang tadi diucapkan dengan lebih lambat?
Chocho?
Hoi, kau dengar, tidak?
Kau bilang apa?
Kalimatmu yang barusan terlalu cepat.
Tak apa-apa, penonton takkan terlalu pikirkan hal semacam itu.
Kau ini, ya.
Jangan terlalu anggap enteng perekaman ini.
Baiklah, mari mulai pengambilan kedua.
"Cinta kita akan terus bersinar selamanya."
Apa kata-kata itu hanyalah kebohongan?
Pengambilan kelima!
Ya, hari ini penampilanmu juga sempurna, Tomaru!
Tapi, kali ini Ashina yang patut terima pujian itu.
Soalnya, ini penampilan terakhirnya.
Terakhir?
Maksudnya apa?
Kenapa tak diberi tahu saja?
Kalau kau akan tinggalkan acara ini?
Terima kasih untuk selama ini.
Sisanya, serahkan saja padaku.
Terima kasih.
Kupikir, ini peluang yang bagus untuk tinggalkan acara ini.
Selain itu, ini juga kesempatanku untuk melangkah maju.
Suasananya jadi terasa aneh.
Nn. Ashina memang orang yang rumit
tapi dia juga punya sisi yang serius.
Padahal terlihat enak begini.
Kejam sekali, ya.
Chocho, kau tak makan?
Perutku memang lagi lapar.
Tapi, dadaku sudah penuh, dan serasa tak muat lagi.
Sebegitu sukanya kau sama Tn. Tomaru?
Tak ada hubungannya dengannya!
Sampai kapan dia mau seperti itu, ya?
Merepotkan sekali!
Dia suka pada Tn. Tomaru dan dia pikir bisa menyembunyikannya.
Kalau tak mau, buat aku saja.
Percuma, tanganku bergerak sendiri.
Rasanya pasti enak sekali, ya?
Kau ini pemalu sekali, ya.
Wah, pintar sekali dia.
Ini enak sekali, ya.
Mungkin aku juga mau!
Lo, ada apa?
Aduh, kau baik-baik saja?
Bukan urusanmu!
Dia kenapa, sih?
Manusia itu memang menarik, ya?
Ketemu!
Jejak kaki yang sama!
Sepertinya daerah ini memang merupakan rute pelarian, ya.
Sepertinya
dia memang menyerang lewat titik penjagaan yang kurang ketat.
Dia memang sudah rencanakan penyerangannya secara cermat
No comments yet. Be the first to leave one.