Prvních 161 řádků.
Haruto.
Lama tak jumpa.
Walau orang sepolos aku pun bisa langsung tahu.
Wanita itu adalah…
orang yang mengkhianatinya.
Aku belum melihatmu lagi sejak keluar dari kantor kejaksaan.
Jadi, aku ingin tahu bagaimana kabarmu.
- Aku ada urusan… - Aku mau bicara.
Tak ada yang perlu dibicarakan. Mohon pergilah.
Ya ampun. Ada apa ini?
Kau yang kemarin…
Halo. Dia pacarku.
Pacarmu? Kau?
Ya, aku adalah pacarnya.
Benarkah?
Dia…
Ya, dia dengan penuh kasih menyatakan cintanya setahun lalu dengan 100 mawar.
- Benar, Haru-pyon? - "Pyon"?
Sekarang, permisi.
"Pyon" itu agak…
Kenapa kau katakan itu?
- Aku membalas budi. - Apa?
Untuk pertolonganmu saat itu.
Aku jatuh cinta dengannya pada pandangan pertama.
Aku tak akan lupa tindakanmu hari itu.
Kau tak perlu mengingat itu.
Aku akan selalu ingat.
Itu kenangan yang amat penting bagiku.
Gawat. Aku terlambat.
Dan jangan panggil aku "Haru-pyon".
Selamat bekerja, Haru-pyon.
Baiklah.
SUSPICIOUS PARTNER
Selamat Ulang Tahun
Pakai seperti ini.
- Bagus sekali. - Benarkah?
Apakah ini perlu?
Ya, itu perlu. Haruto telat sekali, ya?
Lihat, bagian ini kelihatan.
Aduh.
Perbaiki. Ayo.
Maaf aku terlambat.
Hei.
Kenapa kau datang telat ke ulang tahunku?
Maafkan aku.
Tapi kenapa kau adakan pesta ulang tahun di kantor?
Kalian tak akan datang jika tak di sini.
- Benar. - "Benar"?
- Benar. - Apa kau bilang "benar"?
Hadiahmu.
Anggur dari tahun kelahiranmu.
Terima kasih.
Sungguh! Luar biasa.
Ren, kau punya selera yang bagus. Sungguh!
Aku akan minum nanti.
BINTANG PESTA
Lalu?
Tentu saja aku bawakan hadiah. Silakan.
Jadi, kau telat karena membeli ini?
Maaf aku tadi mengomel.
- Tak apa. - Maaf.
Ada kartunya. Boleh kubaca?
Ya.
"Surat pengunduran diri".
SURAT PENGUNDURAN DIRI
Apa?
Terima kasih atas kerja samanya. Sampai jumpa.
Tunggu sebentar. Aku tak paham apa yang kau katakan.
Tunggu, Haruto!
Makanlah dulu kuenya! Pikirkanlah!
Ren! Kau lihat apa?
Apa kau lapar?
Ya.
Jangan tanya.
Aku cuma diam saja.
Matamu penuh pertanyaan.
Baik, kutanya dengan mulut.
Ada apa antara dirimu dan wanita itu?
Mohon beri tahu aku.
Jika tidak, aku tak akan bisa tidur atau bangun di pagi hari.
Ini tak berkaitan dengan tak bangun.
Kau melihat tipuanku?
Aku memergokinya dengan pria lain di rumahku.
Selesai.
Itu sungguh buruk.
Jika bertemu lagi, akan kutampar dia.
Apa perlu kumaki dia untukmu?
Dasar sampah tukang selingkuh.
Hentikan.
Itu bukan cara bicaraku.
Aku yang akan memaki setiap kali kau ingin memaki seseorang.
Kau sangat tak acuh dengan kebaikanmu.
Aku bukan tak acuh. Aku jelas memang baik.
Jadi, apa itu berarti kau ada rasa dengan…
Bukan. Itu cintaku pada kemanusiaan.
Apa? Cinta?
Bukan, kubilang cintaku pada kemanusiaan.
CINTA PADA KEMANUSIAAN
PERASAAN CINTA PADA SELURUH UMAT MANUSIA BUKAN SPESIFIK SATU ORANG
Itu cintaku pada kemanusiaan.
Baiklah.
Ini hari terakhirku di rumah ini.
Mengundurkan diri?
Aku ingin memberitahumu.
Haruto mungkin berpikir ini salahnya.
Kejaksaan mengincar kantor kami.
Apa?
Kepala Jaksa punya dendam dengan Haruto.
Dia bahkan baru saja berdebat dengan Kepala Jaksa.
Kudengar dia bilang agar tak memperlakukanmu seperti pembunuh.
Baiklah. Kau masih mau makan lagi, 'kan?
Ya. Aku mau habiskan semua giozanya.
Makanmu sungguh banyak.
- Apakah tak boleh? - Boleh.
Memasak jadi sepadan.
Panas.
Dia akan kehilangan
banyak hal jika aku tetap bersamanya.
KEPADA HARUTO TATEISHI SAKURA
Kepada Haruto Tateishi.
Terima kasih atas semua yang kau lakukan untukku.
Maaf aku tak bisa memberikan yang lebih baik untukmu,
tapi hadiah ini ungkapan terima kasihku.
Kacang bagus untuk insomnia.
KACANG BAGUS UNTUK INSOMNIA.
Banyak sekali.
JANGAN MINUM ALKOHOL JIKA TAK BISA TIDUR
Jangan minum alkohol jika tak bisa tidur.
Tapi, minumlah teh ini yang bagus untuk insomnia.
TAPI, MINUMLAH TEH INI YANG BAGUS UNTUK INSOMNIA.
Teh ini…
pahit sekali.
Suatu hari, aku pasti akan membayarmu.
Dia bersihkan dengan amat baik.
Tapi dia selalu melupakan sesuatu.
KANTOR HUKUM SAKURA MIYASHITA
Sakura, kau yakin tak apa begini?
Aku akan menjadi pegawai kafe profesional.
Ya ampun.
Belajar membersihkan secara profesional dulu.
Ya, ya.
Jangan "ya, ya" saja. Seriuslah.
Maaf, jam makan siang kami sudah selesai.
Kau akan berhenti menjadi pengacara?
Ya.
Tak ada klien yang mau menyewaku.
Itu mustahil.
Kenapa kau menyerah semudah ini?
Ini tidak mudah bagiku.
Amat sulit bagiku untuk menyerah.
Karierku,
perasaanku.
Apa kau menolak saranku?
Apa?
Bukankah kau kuminta untuk bekerja denganku?
"Bekerja denganku"?
Bekerjalah denganku.
Bukankah kau mabuk…
Aku serius.
Apa?
Aku putuskan setelah memeriksa wajahmu.
No comments yet. Be the first to leave one.