Série 4

Informace o verzi

Tensei shitara Slime Datta Ken - S04E19
Komentář od jambuijo

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2026-08-22
Stažení: 6
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 155 řádků.

(Bereinkarnasi Malah Menjadi Slime - Musim Keempat)

Rasanya seperti pernah lihat...

Aku percayakan harta karun Nona Luminus padamu.

Itu senjata pemungkas ultima

yang menyegel Veldora.

Lelucon macam apa ini, ya?

Ternyata Raja Iblis yang melindungimu.

Kenapa kamu bisa tertidur di Tabut Suci?

Apa alasannya mengadu dombaku dengan Leon?

Apa tujuan Granville sebenarnya?

Dilihat dari motifnya, aku punya tebakan.

Yuuki Kagurazaka.

Sepertinya dia membuat perjanjian dengan Gran.

Kami memang pura-pura bertarung sungguhan,

tapi dia benaran sadar akan rencanaku, kan?

Jawab.

Bukan masalah.

Dengan Prediksi Serangan Masa Depan, situasi berjalan sesuai rencana.

Kalau begitu, biar Auto-Battle Mode yang urus pertarungannya,

lalu ungkap tujuan Granville!

Tidak teridentifikasi?

Apa maksudnya ini? Sejak tadi Perebut tidak mempan.

Skill yang harusnya unggul mutlak, kenapa bisa gagal...

Perebut hanya bisa merampas Skill atau Art lawan satu kali.

Makanya saat di Ruang Ujian dulu, aku sengaja hanya menyalinnya,

bukan merampasnya penuh.

Heran karena tidak merampas Art dariku?

Kenapa malah terkejut?

Kamu pikir aku tidak menyadari rahasiamu?

Kamu sudah pernah merampas teknik dariku.

Karena itu, tidak akan mempan untuk kedua kalinya.

Itu tidak mungkin...

Sudah kuduga.

Hinata, kamu ini perhitungan,

dan paling berbakat di antara muridku.

Bahkan di antara Holy Knight terdahulu,

jarang ada yang mencapai levelmu.

Tapi, kamu tidak terbiasa bertarung melawan yang setara!

Berisik!

Kalau begini, akan kugunakan kartu andalanku!

Dengan Perebut Paksa,

teknik lawan bisa kurampas sepenuhnya tanpa memedulikan levelnya.

Akan kuhabisi kartu andalan Granville, dan tuntaskan semua sekaligus!

Mustahil!

Seharusnya tekniknya sudah pasti kurampas...

Jangan-jangan, dia sudah mengantisipasi akan dirampas?

Ada apa, Hinata?

Wajahmu seperti tidak paham apa yang kulakukan.

Kamu kira aku tidak menyiapkan rencana melawanmu?

Apa yang sedang terjadi?

Selain itu, rasa lelah ini bukan sekadar efek samping Perebut Paksa.

Sepertinya kamu kebingungan.

Sederhana saja,

aku hanya sengaja membuatmu memaksakan diri.

Dengar,

saat menghadapi lawan setara, yang lebih dulu menguras lawan yang menang.

Karena penilaiannya jadi tumpul, dan celah pun makin lebar.

Seperti yang sedang kamu alami saat ini.

Iya, benar juga.

Ternyata pria ini lebih tangguh dariku.

Meski Perebut milikku bisa merampas Skill atau Art,

kemampuan yang dia bangun tidak bisa kurebut.

Jadi ini yang disebut perbedaan level yang lahir dari pengalaman.

Aku paham sekarang.

Aku harus bertarung dengan serius kalau ingin mengalahkanmu.

Benar, bertarunglah dengan serius.

Kalau tidak, kamu tidak akan pernah bisa melampauiku.

Aku akan menyerang, Granville!

Aku terima seranganmu, Hinata!

Sudahlah, kamu tidak akan menang dariku, Bang Roy.

Benar begitu?

Selain itu, namaku Louis.

Roy adalah semacam kembaranku.

Jadi jangan perlakukan aku sebagai abangnya.

Dibilang percuma.

Kekuatan macam apa itu?

Akhirnya aku mulai terbiasa.

Barusan itu variasi dari Blood Ray.

Yah, begitu sudah diperlihatkan sekali, tidak akan mempan lagi nanti.

Gawat, sebenarnya apa yang dia incar?

Makanya, matilah di sini sekarang!

Sayang sekali.

Aku dan Roy bukan kembar, tapi aslinya satu orang.

Benar, dengan kematian Roy, aku mendapatkan kembali kekuatan asliku.

Dulu aku dijuluki Bloody Lord.

Nona Luminus menaklukkanku dan menjadikanku bawahannya,

tapi karena aku terlalu ganas,

Nona Luminus memisahkanku jadi dua.

Lalu aku diangkat jadi Kaisar Suci,

dan Roy menjadi Raja Iblis.

Karena itulah, aku bisa mengalahkanmu...

Barusan itu asli bahaya banget.

Mustahil!

Ayo kita kabur, Footman!

Kalau terus begini, kamu bisa mati!

Sangat disayangkan, tapi kemungkinannya begitu.

Tidak akan kubiarkan!

Gunther, kamu susul Nona Luminus!

Ternyata tujuan mereka hanya mengalihkan perhatian kami.

Itu berarti...

Yang mereka incar...

Aku tahu dia bukan Maria.

Meski begitu, aku masih bisa merasakannya.

Dasar Gran...

Sampai menjadikan Maria yang begitu dicintainya sebagai Servant.

Aku paham tekad Gran yang dipertaruhkan dalam pertarungan ini.

Tapi, lemah!

Gran juga pasti tidak mengira Maria bisa mengalahkanku.

Kalau begitu, incarannya adalah...

Nona Luminus!

Maaf telah membiarkan bandit itu lolos.

Saat ini, Louis sedang mengejarnya, saya juga akan segera menyusul...

Itu tidak boleh...

Itu...

Nona Luminus!

Berengsek kamu, Granville!

Kamu berani sampai sejauh ini, Gran!

Gunther!

Temukan para penyusup itu!

Dimengerti!

Sebenarnya ulah siapa ini?

Hanya seseorang yang setara denganku yang bisa merebutnya dariku.

Bahkan Granville sampai memercayakan harapannya padanya.

Itu harus dijaga sampai waktunya tiba,

kalau tidak, dunia bisa hancur.

Itu tidak akan kubiarkan terjadi!

Ini...

Cahaya ini...

A-Apa ini baik-baik saja?

Pak Rimuru... Kak Hinata...

Chloe!

Hei, tunggu!

Ah, sial!

Jangan ke mana-mana!

Pak Rimuru...

Kak Leon?

Luminus.

Nona Luminus...

Granville...

Rupanya kamu sungguh-sungguh memilih menjadi musuhku.

Sungguh luar biasa, Nona Luminus.

Bahkan Servant-ku tidak bisa menahanmu sedikit pun.

Dasar bodoh!

Sebanyak apa pun kekuatan palsu yang kamu tuangkan,

boneka tanpa kehendak tidak akan menandingi yang asli.

Kamu pasti sudah tahu itu!

Tentu saja, aku sangat tahu.

Kalau begitu, kenapa...

Karena itu diperlukan.

Semuanya

demi saat ini.

Apa maksudmu...

Mustahil.

Begitu rupanya, kamu...

Kamu menuangkan semua Love Energy yang kuberikan, ke dalam Maria!

More Indonesian subtitles for That Time I Got Reincarnated as a Slime

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left