Prvních 200 řádků.
TOKOH, TEMPAT, INSTITUSI, ORGANISASI, PERISTIWA, PEKERJAAN, DAN LAIN-LAINNYA
DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF
"EPISODE 12"
Aku tak perlu pergi ke Amerika lagi. Kami akhirnya bertemu.
Kau bilang akan mengakhirinya.
Jadi, kau ingin aku diam saja
sementara kalian pergi ke Amerika?
Apa?
Apa kau akan meninggalkan Seeum?
Tapi…
bukankah kau sudah alami gejalanya?
Mengingat kejadian di UGD tadi,
mungkin lebih baik
- menjalani tes… - Jika aku bakal mengidap penyakit itu…
apa yang terjadi selanjutnya?
Kudengar perusahaanmu meneliti suatu zat bernama scotilla-min.
Aku butuh sedikit.
Scotilla-min? Untuk apa?
Itu sangat beracun, bisa berbahaya jika salah digunakan.
Kau tak perlu tahu alasannya.
Saat ini di depan Hanphil…
Nn. Seeum?
Sebentar.
Seeum, ini Bongju. Aku akan menunggumu di depan Hanphil.
Apa-apaan?
Seharusnya kau tak menculiknya.
Kau tak berhak.
Kemari kau.
Kau…
AKU TAHU RAHASIA CHA SEEUM.
ITU AKAN MEMBANTU PROSES PERCERAIANMU.
Kalian baik-baik saja di situ?
HANGANG PHILHARMONIC
Ada apa?
Apa nama perusahaan farmasi tadi?
Farmasi Hyun In.
KONSER BEETHOVEN NO. 5
FARMASI HYUN IN
Ini ditemukan di TKP.
Ini darah dari pisau lipat Kim Bongju.
Kemungkinan darah pelaku.
Wanita bergolongan darah B.
Seeum.
Tunggu.
Sedang apa kalian?
Apa ada masalah?
Di mana Luna tinggal?
Maaf?
Aku tahu di mana.
Ada apa?
Taeho juga menanyakan alamat Luna tadi.
Kenapa dia tanyakan?
Entahlah…
JEONGJAE
Kim Jinyeong.
Apa kaitannya dengan kasus ini?
Tak kusangka ada komplotan.
Scotilla-min sulit didapatkan.
CHA SEEUM
Halo?
Lee Luna?
Buka pintunya.
Buka!
Buka pintunya!
KIM TAEHO
Luna, buka pintunya!
Tunggu, aku dengar sesuatu.
Taeho, buka pintunya.
CHA SEEUM
Taeho! Buka pintunya!
Taeho, buka pintunya!
Tolong buka pintunya.
Taeho!
Taeho, tolong buka.
Ada apa?
Kita harus buka pintunya.
Kurasa asistenku ada di dalam.
Akan kami tangani.
Ayo buka pintu ini!
Siap.
Satu, dua, tiga.
Sekali lagi. Satu, dua, tiga!
Minggir!
Bawa Nn. Cha dan Pak Yoo keluar.
Pak.
- Tolong tunggu di luar. - Taeho.
Taeho.
Taeho.
Dia akan baik-baik saja.
Luna sanggup berbuat sejahat ini?
Menyeramkan sekali. Aku sampai merinding.
Dia berbuat jahat dengan wajah polosnya itu…
Kau tahu tempat yang sering didatangi Nn. Lee?
Tidak, dia jarang membicarakan kehidupan pribadinya.
Aku juga kurang tahu…
Seorang pembunuh.
Tak disangka.
Luna membunuh Bongju…
Teganya dia…
Aku tak menyangka.
Rupanya, Profesor Kim dan Taeho sama-sama diopname.
Aku tahu. Semoga mereka baik-baik saja.
AREA TERLARANG
Bagaimana keadaan Taeho?
Operasinya berjalan lancar.
Begitu sadar, dia akan dipindahkan dari ruang ICU.
Kau harus pulang dan tidur.
Aku baik-baik saja. Kau pulanglah.
Tetap saja…
Orang tua Taeho sedang menuju ke sini dari Amerika.
Jika aku tak di sini, nanti dia sendirian saat sadar.
Aku harus tetap di sini.
Aku sungguh tak apa-apa.
Kau harus pulang.
Baiklah.
Aku paham kau pasti sangat syok, tapi aku harus bertanya.
Baiklah.
Pacarmu, Kim Jinyeong,
mencuri zat beracun bernama scotilla-min dari lab penelitiannya.
Apa kau tahu itu?
Tidak, aku tak tahu.
Dia lalu memberikan scotilla-min itu kepada adikmu, Luna.
Luna lalu memakainya…
Dia memakainya
untuk membunuh seseorang.
Dia juga mencoba membunuh beberapa orang lain.
Apa kau tahu?
Tidak.
Jujur, aku masih tak percaya.
Aku paham kau pasti sangat syok.
Tapi kami benar-benar butuh bantuanmu, Nn. Lee.
Membantu bagaimana?
Kami harus tahu ke mana Pak Kim dan adikmu pergi.
Aku tak tahu.
Tak apa-apa.
Pelan-pelan saja.
DILARANG MASUK DALAM PENYELIDIKAN
Nn. Cha?
Aku kakaknya Luna.
Luna bercerita banyak tentangmu.
Dia membicarakanmu sejak dia tinggal bersama kami.
Sejak dia tinggal bersama kalian?
Kami bukan saudara kandung.
Kami berdua diadopsi.
Oh, begitu.
Berhati-hatilah.
Aku dengar dari polisi
kau pusat dari semua insiden ini.
Kau juga sasarannya.
Ya, itu benar.
Ini pernah terjadi sebelumnya.
"Sebelumnya"?
Luna diadopsi dua kali.
Orang tua kami melimpahinya kasih sayang.
Luna juga anak yang luar biasa.
Kami segera menjadi keluarga.
Lalu suatu hari, ibuku pingsan karena diabetes.
Luna merawatnya sampai sembuh.
Berkat Luna, dia pulih dengan cepat.
Tapi setelah itu, ibuku keluar masuk rumah sakit.
Luna selalu menemaninya,
memeriksa gula darah dan dosis insulinnya.
Dia sangat teliti.
Dia tak pernah mengeluh dan sangat berbakti.
Ibuku sangat bergantung kepadanya.
JURNAL PERAWATAN MANDIRI DIABETES
Tapi Luna mencatat angka yang berbeda di jurnal.
Bukankah tadi 122?
Tidak, kau keliru. Tadi 152.
Benarkah?
Dia terdengar sangat meyakinkan, kukira aku yang keliru.
Tapi muncul pikiran di benakku
setiap ibuku berencana mengunjungiku
atau melancong dengan teman-temannya,
dia berujung diopname.
Dia seperti tak boleh meninggalkan rumah.
Sampai dia meninggal.
Kami pikir itu gara-gara komplikasi dari diabetes.
Tapi jika Luna memanipulasi jumlah kadar gula darahnya,
dia bisa kena serangan jantung akibat overdosis insulin.
Setelah ibuku meninggal,
perhatian Luna mulai terpaku kepadamu.
Kukira itu karena dia penggemarmu.
Tapi itu makin berlebihan.
Dia bahkan berencana belajar di Amerika
agar bisa bertemu denganmu.
Kurasa dia mungkin perlahan meracunimu
seperti perbuatannya kepada ibuku.
Supaya kau tetap di sisinya.
Dia pernah berkata sambil lalu
bahwa saat dia ditinggalkan lagi…
kau adalah pengganti ibunya.
Dia tak pernah merasa kesepian.
Itu Passacaglia karya Handel.
Setelah mendengarkan pertunjukanmu hari itu,
aku tahu…
aku harus berada di panggung bersamamu.
Itu yang membuatku bertahan.
Kalau bukan karena itu…
aku akan menyerah, bukan sekadar berhenti bermain biola.
No comments yet. Be the first to leave one.