Marry My Husband

Marry My Husband (내 남편과 결혼해줘)

Stáhnout Indonesian titulky

Specials

Informace o verzi

내남편과결혼해줘-Marry-My-Husband-E02-NEXT-PRIMEVIDEO
Komentář od Anangkaswandi

Tagy

webrip
web
BRip
Zveřejněno: 2024-01-02
Stažení: 34
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Pelanggan 34, late Anda sudah siap.

Pelanggan 35, es amerikano Anda sudah siap.

Tidak ada es amerikano.

Tadi sudah siap.

Sepertinya diambil orang lain.

Pelanggan 34.

Pelanggan 34.

Itu aku.

Ke mana kopiku?

Maaf. Akan saya buatkan lagi.

Jika tidak ada yang ambil,

kopinya akan masih ada.

Tapi jika ada yang mengambilnya...

Yang benar saja. Kau pikir apa yang kau lakukan?

Kopinya akan hilang.

Aku butuh seseorang untuk mengambil nasibku.

EPISODE 2

Strike. Kau tahu apa itu, bukan?

Saat aku memukul bola,

permainan selesai!

Saat kupukul, bolanya melesat seperti bola boling.

Semuanya terbang.

Saat aku memikirkannya...

Ji-won!

Dari sekian banyak orang,

harus kau orangnya.

Karena kau merasa harus memiliki semua milikku.

Cepat.

Pak Yu.

Halo.

Bukankah kau ada rapat di luar kantor?

Bu Yang bilang kau tidak ke kantor hari ini.

Ya, benar.

Ada urusan mendadak pagi ini.

Begitu rupanya.

Ji-won, apa kau mengerjakan proposalnya?

Aku tidak akan menahan diri jika jelek lagi.

Sedang aku kerjakan.

Kalau kau bilang begitu,

kedengarannya seperti dia tak berusaha.

Ji-won bekerja sangat keras.

Bukankah itu kopi yang enak?

Dari kafe seberang halte bus.

Lihat ini. Dasar pemalas.

Kau keluar pada jam kerja untuk membeli kopi.

Maafkan aku.

- Aku beli saat kembali ke kantor. - Wanita tak pernah bekerja.

Mereka hanya ingin makan...

- Bu Kang? - Ya?

Sebentar.

Minum kopinya.

Apa kau mau kopi ini?

Aku belum meminumnya.

Sejujurnya, aku tidak menyarap.

Itu sebabnya aku...

Kau seharusnya mulai makan sarapan.

Minumlah.

Kau akan canggung jika minum kopi sendirian di sana.

Maka itu aku mengajakmu ke sini.

Terima kasih.

Benar juga.

Aku tak akan mengundurkan diri.

Apa kau mau melihat ini?

Ini pemberian ayahku.

Setiap kali ayahku memberikan uang saku,

dia selalu menggambar hati di uangnya.

Aku sudah bilang jangan menggambari uang seperti itu,

tapi kurasa dia tidak bisa menekan jiwa seninya.

Aku putri yang menerima kasih sayang ayah seperti ini.

Aku akan lebih berusaha.

Selain itu...

Kau bilang bahwa aku berbakat.

Itu sangat membantuku memutuskan. Terima kasih.

Sejujurnya, sudah lama sekali.

Aku lupa apa yang kuinginkan.

Aku sudah sibuk hanya demi bertahan.

Tapi aku tak akan hidup seperti itu lagi.

Ide yang bagus.

Apa kau baru saja tersenyum?

Itu kali pertamaku melihatmu tersenyum.

Omong-omong,

kau punya rencana akhir pekan ini?

Akhir pekan ini?

Tidak ada.

- Maka... - Aku sudah buat rencana

dengan Ji-won akhir pekan ini.

Apa kau sudah lupa? Aku sedih.

Aku memesan tempat di Goseuljung. Itu restoran barbeku enak.

Goseuljung?

Ya. Kau tahu tempat itu?

Aku pernah dengar.

Baiklah.

Aku juga mau kopi itu.

Ayo pergi bersama.

Maaf, aku agak sibuk saat ini.

Kenapa? Aku juga mau minum kopinya!

Roti lapis di sana enak.

Ji-won, ini tidak menyenangkan.

Kucegah Pak Yu menyuruhmu bekerja pada akhir pekan,

tapi kau tak bisa minum kopi denganku?

Yang dia lakukan hanya bekerja.

Aku benci.

PENCARIAN KARYAWAN

KANG JI-WON

KANG JI-WON

SMA TAEHA

Halo, apa ini Goseuljung?

Aku ingin konfirmasi reservasi untuk akhir pekan ini.

Reuni SMA Taeha Busan pukul 18.00...

Rupanya pukul 17.30.

JO DONG-SUK

Hei, Dong-suk.

Kau bisa carikan seseorang?

Ya, sekarang.

Nanti kutelepon kembali.

Ini untukmu.

PEREDA NYERI

Itu pereda nyeri.

Kau harus meminumnya jika ada yang terasa sakit.

Apa kau meminumnya?

Lukamu pasti sakit.

Tidak perlu. Aku baik-baik saja.

Aku senang kau bersiap, tapi jaga dirimu lebih dahulu.

Kau lebih membutuhkan ini daripada aku.

Terima kasih.

Keluar.

Aku perlu Jeong Su-min untuk mengambil nasibku.

Jangan bilang...

Kau mencampakkanku demi Yu Ji-hyuk?

Apa?

Yu Ji-hyuk masih muda dan dia manajer umum,

jadi, kau pikir dia punya kuasa?

Kau belum tahu keseluruhannya, dasar wanita licik.

Sudah kubilang. Kau harus melihat penampilan dan akal sehat pria.

Paham?

Kenapa wajahmu begitu?

Kau tidak punya hubungan dengannya, 'kan?

Maafkan aku, Pak Yu.

Apa kau bersikap begini karena dia memintaku membawakan perban?

Dia minta dibawakan perban?

Dasar tua bangka gila.

Teganya meminta itu pada orang terluka.

Tak akan kubiarkan.

Aku minta putus

karena hubungan kita sudah tidak seperti dulu lagi.

Entahlah.

Aku tak ingin memberitahumu.

Apa itu?

Apa kau kesal karena mengira perasaanku padamu telah berubah?

Ya.

Aku ingin hubungan yang membuat semua orang iri.

Aku berharap kau itu orang

yang bisa kubanggakan

dan ingin direbut setiap wanita.

Apa?

Siapa peduli pendapat orang lain? Yang penting perasaan kita.

Ji-won. Kau...

Kupikir kau bersikap konyol. Aku salah.

Baiklah.

Sekarang aku akan lebih perhatian.

Ayo berbaikan.

- Baiklah. - Ya.

Ada apa? Apa?

Ayo berbaikan.

Tapi kenapa di kantor?

Tak ada yang ke sini.

- Nanti ada. - Tidak.

Tunggu, ada telepon masuk.

Itu cuma ibuku yang menyuruhku minum obat.

Tidak bisa begini.

Hai.

Sudah selesai.

Aku...

Aku tahu ini bukan hakku.

Tapi di antara kekasih sekalipun,

kontak fisik yang tak diinginkan itu buruk.

Jadi...

Aku hanya teringat masa lalu.

Banyak yang kusesalkan.

Kau orang yang pintar.

Jangan buat kesalahan seperti aku.

Apa dia datang karena mencemaskanku?

Waktunya makan siang.

Mari bekerja setelah makan.

Bu Yang!

Kau sudah buat reservasi?

Sayang, kita harus makan apa?

Aku mau kari hari ini.

Makanan India saja.

Maaf. Aku tidak ada uang.

Selain itu, di kantin ada daging babi tumis.

Min-hwan, ajak Su-min beli makanan India.

Tidak, jika kau mau daging babi tumis,

aku juga akan makan itu.

Baiklah.

Kalau begitu, ayo kita ke kantin.

Terima kasih, Belahan Jiwaku.

Ini.

Jika tidak sesuai keinginanmu,

kau akan jengkel. Aku tahu itu.

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left