Prvních 200 řádků.
PLEASE...
NO RESYNC
NO RE-UPLOAD
NO DELETE-CREDIT
SELAMAT MENONTON
Pusat Komando, tersangka telah terlihat.
Segera kirim bantuan!
Mohon kirimkan lokasinya.
Tersangka di Jalan Raya 7 arah utara.
Dia sedang ke arah selatan menuju taman hiburan.
Minggir!
Pak, kau tak boleh masuk ke situ!
Pak, apa yang anda lakukan?
Berhenti!
Mundur! / Letakkan pisaunya!
Lepaskan dia! Lepaskan dia!
Bukan urusanmu!
Membujuk anak dibawah umur memakai narkoba...
tak ada yang bisa menyelamatkanmu sekarang.
Minggir!
Menyingkir!
Jangan mendekat!
|
|
t|
te|
ter|
terj|
terje|
terjem|
terjema|
terjemah|
terjemaha|
terjemahan|
terjemahanb|
terjemahanbr|
terjemahanbro|
terjemahanbrot|
terjemahanbroth|
terjemahanbroth3|
terjemahanbroth3r|
terjemahanbroth3rm|
terjemahanbroth3rma|
terjemahanbroth3rmax|
terjemahanbroth3rmax
t e r j e m a h a n b r o t h 3 r m a x
t e r j e m a h a n b r o t h 3 r m a x
t e r j e m a h a n b r o t h 3 r m a x
t e r j e m a h a n b r o t h 3 r m a x
SANG PEMBASMI
Siapa saja tolong aku!
Tolong!
Tolong aku!
Kau sudah bangun?
Ponselmu ada dalam kotak ini. Kau boleh telpon ambulans atau polisi.
Tapi kau harus mendapatkan kata-sandinya lebih dulu.
Terlihat familiar bagimu?
Kata-sandinya
adalah akar jumlah kuadrat semua jawabannya
di dalam buku latihan ini. / Tolong aku!
Jangan bergerak.
Satu...
Dua...
Tiga...
Jangan buang-buang tintamu.
Bagiku butuh waktu 5 jam untuk bisa menjawabnya.
Kau bisa menjawab lebih cepat dariku. 2 jam kurasa cukup.
Omong-omong, kau boleh membulatkan jawaban akhirnya.
Semoga berhasil.
Anak itu sudah diurus, tapi dia masih memaksa minta ganti rugi karena penyerangan.
Admin, petugas daerah setempat, atau polisi marinir.
Pilihlah salah satu. / Tolong pilihkan untukku.
Ini dia.
Seperti kau memang sudah memilihkan buatku, Kapten Yang.
Bicaralah padanya.
Kau ada di lift turun.
Dengan tiap pintunya, bisa kau rasakan sendiri.
Masuklah lebih dalam ke hipnotis.
Kau berada di lantai dasar sekarang.
Pintunya telah terbuka.
Apa yang kau lihat?
LAB PSIKOLOGI KRIMINAL
Saudara ketigaku.
Tanya dia mengapa menyuruhmu melakukan pembunuhan.
Aku tak bisa, dia akan membunuhku! / Shh...
Tak apa, tak apa.
Katakan padanya, "kau tak bisa mengendalikanku lagi."
Katakan!
Pergilah, kau tak bisa memaksaku membunuh lagi!
Ya, begitu. / Aku tak mau membunuh lagi!
Lebih keras! / Aku tak mau membunuh lagi!
Lebih keras lagi! / Jangan pukuli aku, sakit!
Jangan takut! / Tolong! Tolong!
Jangan takut padanya! / Sakit!
Lawanlah, bung! / Jangan pukul aku!
Lawan, cekik dia!
Ya, begitu, cekik dia!
Jangan takut, cekik dia! / Tolong!
Ya, begitu! / Tolong! Tolong aku! Sakit!
Lakukan begitu.
Bro! Bro! Bro!
Kau memang aktor yang hebat.
Kau membuatku kelelahan, bung.
Jika memang kau mengalami skizofrenia,
kau akan melihat halusinasi atau mendengar suara-suara.
Tapi untuk berinteraksi dengannya seperti itu...
mustahil.
Halusinasi akan kakakmu tak bisa menyentuhmu,
ataupun bisa menimbulkan rasa sakit padamu.
Kau cuma mengarang cerita soal kakak ke-3mu ini.
Omong-omong, aku bukan ahli psikolog.
Dan kau bukan di hipnotis sungguhan.
Sudah cukup melihatnya?
Apa Yang Xuewu yang menyuruhmu?
Ya.
Kapten Yang selalu membicarakanmu.
Dia bilang kau luar biasa.
Nama korbannya Wei Mingjun. Dia Guru Matematika di SMP Qiwen,
dan wali kelas sekolah SMA kelas 2, tahun ke-2. Dia ditemukan tewas di aula pertemuan sekolah.
Diyakini pembunuhnya
memukul Wei dengan benda tumpul di luar sekolah itu,
lalu memindahkan ke TKP dengan kendaraan.
Katakan sesuatu yang tak ada dalam berkas ini.
Sebulan sebelum pembunuhan, seorang siswanya melakukan bunuh diri.
Namanya Yu Guang. Kondisinya kurang sehat di sekolah.
Terakhir kali dia di kelas matematika. Wei sering menunjuk Yu untuk menjawab pertanyaan di kelas.
Jika Yu keliru jawab, dia disuruh berdiri di lorong.
Selama tengah hari sebulan terakhir.
Yu menyerahkan kertas kosong. Dia menarik semua nilai rata-rata kelas
ke nilai kelasnya. Wei melempar buku latihan itu pada Yu
di tengah-tengah kelas.
Dia menyuruh Yu menyelesaikan semua latihannya malam itu.
Kalau tidak, besok dia tak boleh masuk kelas.
ayah,
Yu mengurung diri di kamarnya malam itu
dan terus menyalakan lampu semalaman.
Menurut rekaman CCTV,
pada jam 4 pagi,
Yu melompat dari jendelanya di lantai 17.
Seketika itu juga dia meninggal.
Karena tekanan dari opini publik,
pihak sekolah mengecam Wei Mingjun.
Mereka mengambil lagi bonusnya, dan memberi nilai buruk pada berkasnya.
Tapi itu belumlah cukup.
Para netizen terus mengerjar dia.
Menurut keluarganya Wei,
rentetan ancaman terus masuk di ponselnya
dalam seminggu terakhir.
Namun, dia memutuskan tidak menghubungi polisi. Dia memutuskan tutup mulut.
Berharap kemarahan itu akan surut seiring waktu.
Begitu saja? / Hanya itu yang kami dapat sekarang ini.
Pembunuhnya adalah pria, usia 25 sampai 35 tahun.
Tingginya antara 1,7 sampai 1,85 meter.
Berat 80an, bertubuh tegap.
Itu saja?
Itu saja yang bisa kukumpulkan dari infomu.
Terima kasih Pak Fang. Sampai ketemu lagi.
Mungkin sebaiknya kita tak bertemu.
Bertemu denganmu berarti ada orang lain lagi yang mati.
Sungguh menjengkelkan!
Pria, bertubuh tegap.
Bagaimana bisa memindahkan pria 40 tahunan bila dia tak bertubuh tegap?
Ini bukan pembunuhan balas dendam!
Lebih perhatikanlah keluarga anak itu.
Mengapa?
Prinsip Exchange Locard. (Ilmu forensik)
Prinsip Exchange Locard.
Si pelaku kejahatan
akan mengambil sesuatu dari TKP
dan juga meninggalkan jejak di sana.
Cara terbaik untuk menemukan jejak bukti ini
adalah mengembalikannya ke TKP.
Si pelaku lebih peduli pada keadaan
ketimbang hasilnya.
Dia mencari kesenangan dari seni-sandiwaranya.
Yang paling penting,
bagaimana bisa seseorang men-solasi kacamatanya
mendesain ritual serumit itu?
Jadi kisaran berapa pelaku yang bertindak begitu?
Pria. Umur 25 - 35 tahun.
Tingginya antara 1,7 - 1,85 meter
Bertubuh tegap.
Pada acara hari ini, kami mengundang orang tua Yu Guang
juga Kepala Sekolah Liao untuk jadi tamu pada acara kita.
Kita harap acara ini memberikan penjelasan untuk...
Syukurlah! Akhirnya ada keadilan di dunia ini!
Tunggu, tenanglah... / Siapa pahlawan yang telah membalaskan demi putraku itu?
Girlie.
Sini, Girlie.
Girlie.
Girlie!
Girlie!
Girlie!
Girlie.
Girlie!
broth3rmax
Berita kita kali ini adalah Guo Guilan,
usia 60 tahun. Seminggu lalu,
dia tinggal bersama putranya di apartemen berkamar 2 di gedung 7 Fumin Estate.
Dia sudah tinggal disini lebih dari 30 tahun.
No comments yet. Be the first to leave one.