Prvních 200 řádků.
Teruslah mencari.
- Baik, Pak. - Hei.
Ini.
Kita harus bergegas.
Sudah dapat lokasinya?
Dia di tepi sungai di Yeouido.
- Ayo terus mencari. - Apa kamu sudah memeriksa...
Opsir Cha, pergilah ke pusat informasi.
Baik, Pak.
"Episode 25"
Kami memeriksa lokasinya,
dan dia ada di radius 1 kilometer di Taman Yeouido Hangang.
Opsir Cha, kamu siap?
Ya, aku menyiapkan semuanya seperti yang kamu minta.
"Tukang Reparasi Jiwa"
Mari kita mulai.
"Siniar Tukang Reparasi Jiwa, Siaran Langsung"
Halo, Semuanya. Hari ini, Tukang Reparasi Jiwa
akan melakukan siaran langsung di Taman Yeouido Hangang.
Jika kamu di dekat sini, silakan melihat-lihat
dan cari tahu apakah ada orang yang mencoba bunuh diri.
Perawat Na, kamu bisa mendengarku?
Perawat Na, kamu bisa mendengarku, bukan?
Kamu tidak benar-benar ingin mati sekarang.
Kamu hanya ingin mengatakan sesuatu.
Kamu ingin memanfaatkan kematianmu untuk mengirim pesan.
Tapi kematian tidak bisa menggantikan apa pun.
Lalu apa yang harus kulakukan?
Apa yang harus kulakukan?
Orang memilih untuk mati
karena ingin menyangkal dunia yang mereka hadapi
dan merasakan keinginan untuk memulai hidup baru.
Tapi itu hanya ilusi yang belum pernah kamu alami.
Aku akan bicara mewakilimu.
Aku akan memberi tahu dunia apa yang ingin kamu katakan.
Tidak, akan kuberi tahu mereka apa yang ingin kita katakan.
Perawat Na.
Jangan mendekat.
Aku tahu perasaanmu sekarang.
Kamu merasa seperti berada dalam perangkap.
Kamu pikir satu-satunya solusi adalah kematian.
Tapi kematian tidak akan membantumu menghapus tuduhan palsu
dan kebencianmu.
Lalu apa yang bisa kulakukan?
Lalu apa yang bisa kamu lakukan dengan mati?
Kepada semua orang yang mendengarkan.
Tolong berduka untuk Nona Heo Min Young,
seorang wanita yang baru-baru ini meninggal dunia.
Orang yang harus meminta maaf kepada Nona Heo Min Young
adalah orang-orang di tempat kerjanya yang sangat dia cintai.
Nona Heo adalah korban sistem kerja
yang memaksa para pegawai menjadi korban.
Dan kita semua bersalah karena telah menjadi saksi.
Korban meninggal, tapi para saksi masih hidup.
Jadi, kita harus bicara melawan budaya yang salah
dan melakukan yang terbaik untuk mengubahnya.
Itu yang harus kita lakukan
sebagai orang yang masih hidup.
Orang bunuh diri bukan karena pikiran mereka lemah.
Rata-rata 37,5 orang per hari.
Angka ini
adalah sesuatu yang harus kita pertanggungjawabkan
sebagai orang yang hidup di era yang sama.
Antar dia pulang dengan selamat.
Baiklah, jangan khawatir. Aku akan pergi sekarang.
Hari ini melelahkan.
Banyak hal yang terjadi hari ini.
Ada yang membuatku khawatir.
- Apa itu? - Aku khawatir
sesuatu mungkin terjadi di rumah sakit.
Semua akan baik-baik saja?
Siapa yang peduli? Aku baru saja menyelamatkan nyawa seseorang.
Kamu benar.
"Pusat Medis Eun Kang"
"Kematian Menyedihkan Seorang Perawat di Pusat Medis Eun Kang"
Bu, para reporter datang.
Aku memberi tahu para reporter
mereka hanya bisa bertanya tentang Pusat Psikiatri Medis.
Suruh mereka masuk.
Bisakah Anda beri tahu kami tujuan membangun
Pusat Psikiatri Medis?
Sebelum aku menjawab pertanyaanmu,
ada yang ingin kukatakan.
Baru-baru ini, seorang perawat di rumah sakit kami
sayangnya melakukan bunuh diri.
Aku mengakui
bahwa sistem kerja rumah sakit kami adalah penyebab
kematiannya.
Kami akan melakukan yang terbaik untuk memperbaiki keadaan
agar itu tidak terjadi lagi.
Dan aku ingin menggunakan kesempatan ini untuk meminta maaf dengan tulus
kepada keluarga mendiang.
Kedengarannya Anda setuju dengan isi
siniar kemarin.
Tapi apa itu membuat Anda merasa tidak nyaman?
Dia mendiskusikan semuanya denganku
sebelum melakukan siaran langsung kemarin.
Aku sudah memberinya restu.
Terima kasih atas jawaban Anda.
Direktur menelepon di tengah malam.
Dia bilang akan memanggil dan memberi tahu reporter
bahwa dia sudah menyetujui siniarnya.
Astaga, dia pintar sekali.
Ini bukan saatnya bercanda.
Haruskah kamu melakukan itu?
Aku tidak merencanakannya.
Aku harus menyelamatkan Perawat Na. Jadi, aku tidak punya pilihan.
Direktur meminta maaf karena tidak punya pilihan lain.
Tapi dia tidak akan membiarkanmu lolos dari perbuatanmu.
Ya, aku tahu.
Astaga, kamu polos sekali.
Semua organisasi memiliki prosedur.
Tapi Si Joon mengabaikannya.
Ini bukan kali pertama dia mengabaikan prosedur dan aturan.
Dia selalu melakukan yang dia inginkan.
Aku mau kamu mendisiplinkan Si Joon.
"Mendisiplinkan"?
Bukankah ada alasan bagus untuk mendisiplinkannya?
Ya, tentu saja. Kita punya banyak alasan untuk mendisiplinkannya.
Kamu membiarkannya lolos berkali-kali.
Aku akan melakukan penyelidikan mendetail.
Masuklah.
Kamu tampak hebat. Kamu pasti tidur nyenyak.
Ya, bagaimana kamu tahu?
Dokter Lee.
Komisi pendisiplinan akan mengumpulkan
dan mendiskusikan yang harus dilakukan denganmu.
Apa? Apa salahku?
Kamu hanya memedulikan dirimu sendiri.
Apa karena siniar itu?
Tapi Direktur memberi tahu reporter bahwa dia sudah
setuju untuk siaran langsung.
Bukankah itu menyelesaikan semuanya?
Dokter Lee, ada prosedur untuk semuanya.
Ini bukan kali pertama kamu mengabaikan peraturan rumah sakit
dan bertindak sepihak.
Baiklah.
Aku akan menjelaskan semuanya kepada komisi pendisiplinan.
Kamu tidak akan merawat pasien baru
sampai komite pendisiplinan membuat putusan.
Tapi setahuku, aturan semacam itu tidak ada.
Aku wakil direktur rumah sakit ini,
dan aku baru saja menciptakan aturan itu.
Sebelum melakukan latihan vokal, kita akan berlatih bernapas.
Ini yang kalian lakukan saat berlatih bernapas.
Biar kutunjukkan caranya.
Tiru aku dengan tepat.
Kita akan mulai dengan "ha".
Ambil apelnya.
Baik. Sekarang pilih.
Ha.
- Ha. - Ha.
Heh.
- Heh. - Heh.
Intinya adalah membuat suara kalian searah dengan gerakan kalian.
"He". Ayo.
He.
- He. - He.
Ho.
Apa kebahagiaan ini akan bertahan lama?
Pasti.
- Rebusan? - Ya, rebusan kimchi.
Ini. Selamat menikmati.
Kapan pesanan kami akan siap?
Telur dadar gulung, bukan?
- Sudah siap. - Sebentar lagi.
Ini pesanan kalian.
Selamat menikmati.
- Pesanan terakhir. - Rebusan tahu lembut.
Baiklah.
Ini rebusan tahu lembutmu.
- Selamat menikmati. - Terima kasih.
- Itu saja? - Ya, itu saja.
Ibu. Apa yang terjadi?
Ibu. Tentang hari itu,
aku benar-benar minta maaf...
Ada apa?
Maafkan aku.
Ya. Ibu bisa bicara denganku.
"Restoran Gongbap"
Baiklah.
Aku akan melakukannya. Jangan khawatir.
Jangan berterima kasih kepadaku.
Tentu saja, aku harus membantu.
Nanti kutelepon lagi.
Sampai jumpa.
Siapa itu? Aku mendengarmu bilang "Ibu".
- Ya, itu ibuku. - Ibu angkatmu?
Kenapa dia tiba-tiba meneleponmu?
Bukankah kamu bilang sudah memutuskan hubungan dengannya?
Dia hanya menelepon untuk menanyakan keadaanku.
Dia menghindarimu saat kamu berkunjung.
Dia memperlakukanmu seperti serangga.
Kenapa orang seperti itu tiba-tiba ingin tahu kabarmu?
- Itu aneh. - Kenapa itu aneh?
Sikapmu aneh.
Ada yang aneh.
- Halo! - Halo.
Selamat pagi, Bu.
Anda benci rumah sakit, tapi Anda di sini lagi.
No comments yet. Be the first to leave one.