Prvních 200 řádků.
Sebelumnya di The Kardashians...
Baik, bantu aku bersiap dan sisanya aman.
Hari ini adalah...
- Met Monday! - Met Monday!
Kami sering bersama musim ini.
Kami ke Vegas.
Bukankah kita beruntung bisa melakukannya bersama?
Kita sangat beruntung.
Tidak banyak orang bisa ajak adiknya ke kantor setiap hari.
Ya.
Kita pergi dengan Ohio Grand Wagoneer?
Jadi mimpiku adalah aku dan Travis dan ketujuh anak-anak
naik Chevy Impala Wagon pergi makan malam keluarga.
- Oh, tidak. - Ada apa?
Sial, Sayang. Sial.
Kukira aku sibuk sebelumnya,
North, kini aku harus jadi momagernya, itu gila.
Sangat sibuk.
Aku tak siap. Aku...
Kau punya urusanmu sendiri.
Jika dia syuting, aku harus di sana seharian,
jadi, pilih dia atau aku.
PAPAN VISUAL PENAMPILAN 2 - FOTO - VIDEO PROMO KIM
Baik, siap... Jimmy, mulai.
Terus. Terus.
Hari ini, aku syuting iklan Beats bersama Jimmy Fallon
dan dia sangat seru.
Dia sungguh orang yang ramah.
Kami bersenang-senang.
Semua, siap.
Mulai.
Halo, pria lucu.
Halo, wanita supermodel.
Semoga yang terbaik menang.
Terima kasih. Akan kulakukan.
Kimberlaya.
Jimbolaya.
- Cut. - Selesai.
Luar biasa.
- Entah apa kita akan bertemu lagi. - Ya.
Kau mewawancara, aku berkegiatan.
- Kau terbaik. - Terima kasih.
- Terima kasih untuk ini. - Terima kasih.
Sampai jumpa di acaramu.
- Tak sabar. Terima kasih. - Tentu.
- Halo? - Hai.
MENELEPON KHLOÉ
- Hai. - Kau sedang apa?
Baru akan berolahraga. Kau sedang apa?
North mendapat tawaran
bernyanyi untuk hari jadi ke-30 The Lion King di Hollywood Bowl.
Yang benar saja!
Untuk bernyanyi "I Just Can't Wait to Be King."
Yang benar!
- Ya. Aku... - Itu luar biasa.
Dia mau? Atau kau belum tahu?
Entahlah. Aku tak bisa memutuskan.
Aku hanya ingin memastikan kau menyiapkan dia untuk sukses
karena dunia ini kejam dan jika dia...
- Itu yang kucemaskan. - Entah apa dia bisa lagu panggung.
Itu yang kukhawatirkan.
Aku dilema apakah aku biarkan dia melakukan ini atau tidak.
North sangat nyaman untuk tampil,
tapi dia bukan penyanyi.
Dia melakukan rap, dia pernah sepanggung dengan ayahnya tentu saja.
Namun, sebagai ibu,
khususnya menempatkan anak di panggung penuh opini,
adalah sesuatu yang harus benar-benar dipikirkan.
Aku bicara dengan ayahnya dan dia bilang itu terdengar keren.
Kami mengadakan diskusi keluarga membahas itu,
dan dia langsung menjawab, "Bu, aku mau melakukannya."
Kujawab, "Kau tahu itu di Hollywood Bowl?
"Kau pernah ke sana, menonton ayahmu tampil."
"Yang ini benar-benar penampilan panggung tersendiri."
Fakta bahwa dia minta melakukannya adalah hal besar.
- Ya, 'kan? - Selamat. Ini gila.
Aku tak berencana menjadi momager selama sepuluh tahun lagi.
Sepuluh?
Anakku berusia sepuluh tahun.
Aku masih punya sekitar sepuluh tahun melakukan yang ingin kulakukan.
Mengerti? Aku masih ingin menjadi diriku.
Diriku yang dahulu, ingat?
Masih ada yang harus kulakukan.
Hari sibuknya, adalah hari di mana aku tak bisa bekerja
karena dia tak boleh melakukan apa pun tanpa didampingi aku.
Produser: Dia mengikutimu.
Ya.
Coba tebak? Momager yang ini tak mengambil 10 persen.
Astaga.
SELAMAT DATANG - KOTA CALABASAS Jalan Calabasas
- Halo, Khlo. - Hai.
Baru selesai olahraga?
Sofa ini nyaman sekali.
- Halo. - Ya. Apa kabar?
Rambutmu bagus. Warna ambar?
- Warnanya ambar? - Ya, tampak sangat indah.
- Warnanya tembaga. - Aku pesan jus, kalau boleh.
Jus segar yang cantik.
- Tak masalah. - Kau sudah tahu... Terima kasih.
Sama-sama. Nikmatilah.
- Astaga. - Jus enak. Kuhargai itu.
Sesuai seleraku. Terima kasih.
Sama-sama.
Tak mudah menjadi kita.
- Tak mudah. - Kau tampak cantik.
- Kau juga. - Kau selalu.
Kau tak ke mana-mana, aku suka itu. Aku juga.
Aku ke Cleveland dua hari lalu.
- Bawa anak-anak. Keluar. - Aku lihat.
Anak-anak senang. Reaksiku, "Kalian tak tahu soal Cleveland."
True sangat menikmatinya.
Itu pertandingan basket pertamanya.
Pasti Tristan senang mereka datang.
Menyenangkan, tapi juga, aku tak tahu
apa Tristan akan dikontrak tahun depan, jadi, aku berangkat.
- Keren. - Kubawa anak-anak dan Cici.
- Itu impiannya... - Baik sekali.
...menonton pertandingan playoff.
Itu pengalaman bagus untuk anak-anakku.
True usianya enam tahun, cukup besar, dia paham.
Dia bangga dan antusias menonton ayahnya bertanding
dan ada di atmosfer itu.
Pasti luar biasa melihat ayah mereka
main basket di depan dukungan banyak orang.
Mereka sangat senang.
Keren sekali.
Aku memang cemas untuk hadir,
terhadap reaksi publik, yang sebenarnya remeh sekali,
karena aku tahu akan direkam.
CLEVELAND CAVALIERS SEMIFINAL WILAYAH TIMUR
Keluargaku, temanku, mereka tahu Tristan dan aku tidak bersama.
Namun, menyedihkan bahwa aku cemas karena omongan orang luar.
Aku hanya tak mau dengar lagi.
Semacam, "Dia mendukung prianya," atau apa pun kata orang.
Rasanya, "Astaga, cukup."
Namun, aku juga, "Masa bodoh, ini demi anak-anakku,
demi sepupuku." Dan aku senang kami datang.
Kami bersenang-senang.
Kabar beredar. Kau jadi aktor?
- Itu yang mereka katakan. - Sejak kapan?
Netflix terus mengajakku.
Apa? Kau mau lakukan apa?
Mereka menawariku film di awal tahun.
Namun asistenku, saat itu dia masih baru,
dia bilang aku tidak bisa.
Tanpa menanyaiku.
Jadi aku melepas filmnya Adam Sandler.
- Apa? - Ya.
Filmnya Adam Sandler? Dia favoritmu.
Ya. Orang itu legenda.
- Aku mau kerja gratis. - Kau memecatnya?
Dia berhenti hari ini.
Katanya terlalu banyak beban kerja
karena aku kesal sampai berkata, "Yang perlu kau lakukan hanya
melihat kalender dan beri tahu aku kapan jadwal tanding anakku."
Jawabnya, "Terlalu banyak pekerjaan."
"Aku tak menyangka harus mengurus anak-anak."
Katanya, "Lebih baik aku kerja di bidang media sosial."
Jawabku, "Apa-apaan itu?"
- "OnlyFans?" - Dia Gen Z?
- Ya, Gen Z. - Ya, berhentikan saja.
Aku tahu. Aku hanya benci orang baru dan melatihnya
dan ada yang ikut campur urusanku.
Reaksi mereka, pekerjaan ini gila.
Seolah-olah meminta mereka bekerja itu terasa kasar.
Scott sedang mengalami krisis asisten,
jadi, di sinilah kami.
Asisten Scott berhenti hari ini.
Jika ada yang tahu asisten untuk Scott, beri tahu aku.
Terima kasih, Khlo.
Jika ada yang butuh asisten, pastinya pria ini.
Dia butuh pengurus dalam hidupnya dan kami harus segera selesaikan.
Namun, itu juga terdengar sangat melelahkan.
Aku menyayangimu.
Maaf aku membuatmu menunggu.
Kenapa sangat gombal?
- Karena kau cantik. - Baiklah.
Jika tidak ada, maka harus ada yang lakukan.
Aku takut kau akan memukul bokongku.
- Terpikir, tapi tak akan. - Jangan pukul bokongku. Jangan.
Apa kau akan menciumku?
Apa kau akan memelukku?
Peluk aku.
Kemarilah.
Hai, Eric.
Aku akan kembali.
Aku ingin membahas North dengan ibuku,
karena kuputuskan akan mengizinkannya.
Ini hal yang membebaniku,
tapi ini sesuatu yang dia inginkan,
dan aku yakin kepadanya juga yakin dia pasti bisa.
Kalian tahu? Tak ada yang lebih baik daripada momager asli, Kris Jenner,
untuk dimintakan pendapat.
Aku ada rapat dengan Disney hari ini.
Kami rapat, ada koreografer, dan mereka akan...
Koreografer?
Dia sudah melihat tarian TikTok-nya
dan berkata, dia akan berikan penari di sekitar North,
juga sebanyak apa dukungan yang dia perlukan?
Aku akan pulang dan bahas dengannya.
No comments yet. Be the first to leave one.