Prvních 200 řádků.
Apakah ini akan jadi komedi slapstick ? Apakah ini film action ?
Kau tahu, ayo kita bersenang-senang.
Yah. / Kita boleh buat apa pun.
Oh yah, asyik.
Jadi film tentangmu ini seharusnya jadi film apa menurutmu?
Baiklah, film ini seharusnya seperti versi dokumentasi film Inception .
Premisnya adalah 'Inception', dalam kehidupan nyata,
kau tak mampu benar-benar menyadari mimpi sebab kau punya banyak keterbatasan,
tapi sebaliknya di dalam dunia mimpi, mereka mampu melakukan hal-hal seperti ini.
Dan saat arsitektur berada dalam posisi terbaiknya, tepat seperti itulah yang kau lakukan,
kau muncul dengan sesuatu yang murni fiksi.
Lalu setelah semua kerja keras, semua perizinan,
semua pembiayaan dan semua kerja konstruksi,
dia kini menjadi kenyataan yang kongkrit.
Ketika Bjarke muncul,
Arsitektur Denmark bagaimana pun sedang tertidur.
Kami punya masa-masa keemasan pada tahun '50-an, '60-an, '70-an.
Kami menjadi terkenal di seluruh dunia bila diperbandingkan betapa kecil negara kita, sebenarnya.
Sewaktu Bjarke muncul,
orang-orang tidak berharap apa pun benar-benar bisa terjadi.
Dan aku pikir kau boleh menyangkal bahwa dia benar-benar membuat semua orang terbangun.
Apa yang dia ajukan punya skala dan nilai-nilai revolusioner yang tinggi
yang selama ini ditakuti orang-orang Denmark.
Bjarke Ingels mendapat momen-nya.
Pada usia baru 40 tahun, dia telah mapan
sebagai salah seorang arsitek yang paling inventif dan berpandangan ke depan di dunia.
Desain-desainnya provokatif.
Dia mentransformasikan bentuk New York seperti yang kita tahu.
Tidak diragukan bahwa dalam arsitektur berlaku 'catch-22' (situasi dimana ada 2 hal yang harus dilakukan).
Tak seorang pun akan mempercayakanmu membangun sebuah bangunan
sampai kau sudah membangun sebuah bangunan.
Ini adalah 'Maritime Youth House' di Kopenhagen.
Ini...
Kupikir ini adalah bengunan pertama kami.
Aku merayakan ulang tahun ke-30-ku di tempat itu.
Gedung itu baru saja selesai.
Latihan kami, Bjarke Ingels Group, atau disingkat BIG,
dimulai 15 atau 16 tahun yang lalu.
Berdirinya grup kami bersamaan dengan bangkitnya 'environmental movement' .
Jadi kita muncul bersama ide 'Hedonistic Sustainability' (Keberlanjutan Hedonistik).
Bagaimana jika keberlanjutan bisa menjadi bagian yang benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup?
Jadi kupikir dalam kasus ini, Itu sebuah tempat yang indah, tapi tempat itu sudah terpolusi,
sebab mereka telah mengecati kapal-kapal di bawah sini.
Sejumlah besar uang dalam pembelanjaan disisikan untuk menggali permukaan tanah...
dan memindahkannya ke tempat lain.
Jadi kami berpikir, bagaimana jika kita menutup seluruh permukaan tanah dengan dek kayu?
Lalu kita biarkan tanah itu seperti apa adanya.
Kami angkat lapisan ini.
Jika kau menginginkan lebih banyak program di sebelah sini, kami tinggal mengangkat dek sebelah sini.
Jika kau ingin memarkir beberapa kapal di sini, kami akan menyimpan kapal itu dibawah...
Jadi aku pikir bangunan ini punya bermacam kemungkinan.
Bukit-bukit bergelombang di sebelah laut ini,
bagaimana pun juga menginspirasi pergerakan dan penuh permainan.
Kami menjuarai kompetisi 'Maritime Youth House'.
Kami menemukan banyak cara untuk memecahkan berbagai masalah
dengan cara yang benar-benar tanpa problematik.
Meski pun itu sebuah bangunan yang sangat kecil, dengan pembiayaan yang kecil,
Aku pikir itu punya pengaruh, dan dia memenangkan penghargaan besar.
Dan aku pikir dia menunjukkan bahwa
bahkan sesuatu yang esensial seperti sebuah pondok untuk pramuka,
yang biasanya lebih mirip sebuah bangunan barak,
seperti semacam rak, mirip seperti sebuah 'trailer',
begitulah normalnya,
dan dengan sumber-sumber yang sama kau bisa mendapatkan sesuatu yang sama sekali berbeda.
Aku pikir orang-orang yang benar-benar terbuka cara berpikirnya tentang arsitektur,
bisa seperti apa bangunan itu dan apa yang bisa dilakukannya.
Jadi apa yang terjadi minggu ini?
Aku dan partnerku ini, di kantor New York, Thomas,
pergi London ke 'Kensington Gardens', di samping 'Serpentine Lake'.
Selama 15 tahun terakhir ini,
Serpentine Gallery ... Mereka telah membangun sebuah pavilion,
Serpentine Pavilion .
Jadi, di tengah 'Hyde Park' selama musim panas,
dari Juni hingga akhir Oktober.
'Serpentine Gallery' nyaris seperti sebuah ikon
bagi manifesto-manifesto arsitektural miniatur.
Dia selalu menugaskan seorang arsitek yang belum pernah membangun di Inggris.
Dan hari ini, dua dari tiga orang yang mendesain pavilion-pavilion ini...
adalah arsitek pemenang 'Pritzker Prize'. Mereka benar-benar berada di puncak permainan mereka.
Bagi seorang komedian, itu seperti tampil dalam Saturday Night Live atau...
Ini adalah panggung dimana sejarah dari orang-orang yang pernah tampil di situ
membuatnya jadi sebuah penghormatan di dalam dirinya.
Dan kami bertemu dengan para pejabat eksekutif tertinggi dari Serpentine
dan mereka memulai pertemuan itu dengan mengatakan pada kami bahwa kabar baiknya adalah
bahwa kami akan mendesain 'Serpentine Pavilion' tahun ini.
Aku kira itu hari Selasa dan hari ini adalah hari Jumat.
Tanpa punya sedikit bayangan desain di pikiran, membayangkan logika semacam ini
dimana kau punya bayangan semacam gelombang,
jadi itu tampak seperti selembar tirai marmer,
dan itulah yang memberinya stabilitas.
Seperti karya James Turrell.
Hingga saat kau berada di dalam irisan marmer bergelombang semi-transparan yang aneh ini
dan lalu kau melihat ke atas melalui...
Aku pikir dengan kubah...
Maksudku, itu menciptakan suatu pengalaman berada di dalam,
dan itu mungkin sebuah optik indah dari luar,
tapi itu hanya untuk satu kegunaan.
Kau mengerjakan bangunan itu seluruhnya selama enam bulan.
Normalnya sebuah proyek dikerjakan paling cepat butuh waktu enam tahun,
jadi kami akan mencoba melihat berapa banyak ide yang bisa kita hasilkan.
Maksudku, ada sesuatu yang menarik
tentang membuat sebuah dinding yang bermetamorfosa menjadi sebuah pavilion.
Kau tahu, itu bisa menjadi cara membuat sebuah tembok
yang menciptakan sebuah gua, dan sebuah auditorium, benar 'kan?
Yah.
Itu lebih mirip sebuah manipulasi ajaib dari sebuah elemen konvensional...
Ho'o.
Itu lalu menjadi ruang.
Setuju?
Ayo kita lakukan!
Aku Elisabet Ingels.
Dan aku Knud Bundgaard Jensen.
Dan ini Fidel. Dia seekor 'Bichon Havanese'.
Dan Bjarke-lah yang memberinya nama.
Dia dari Kuba. / Kuba.
Kami tidak bisa menamainya Kuba, sebab ada yang bernama Kuba di bawah sana.
Anjing lain.
Yah anjing lain, dan juga Fidel.
Dia senang sekali menggambar. Itu adalah minatnya yang terbesar.
Dia memutuskan untuk membuat komik hingga usia 18, 19 tahun.
Apa pendapatmu
saat dia mengatakan kepada kalian bahwa dia hendak belajar arsitektur?
Sebenarnya... / Itu adalah proyek keluarga.
Ya... / Jadi jelaskanlah.
Kami bilang pada Bjarke, "Kau bisa mencoba bikin komik di lain waktu,
kau bisa mencari pekerjaan ke sebuah biro periklanan di lain waktu,
tapi aku pikir kau harus belajar arsitektur."
Aku bersekolah arsitektur di Barcelona.
Aku ingin menggunakan sedikit tahun-tahun pertamaku
dimana kau mendapat pendidikan dasar menggambar untuk menjadi kartunis yang lebih baik.
Kau akhirnya masuk sekolah itu, kau ingin memecahkan persoalan ini.
Jadi aku melalui semacam monogami-serial intelektual,
jatuh cinta dengan satu arsitek. Kemudian berikutnya, dan berikutnya...
Dan itu benar-benar membelokkan ideku tentang bisa seperti apa arsitektur itu.
Dan pastinya itu tahun-tahun dimana aku menjadi orang seperti diriku saat ini.
Keluar dari Kopenhagen, hidup di kota lain, berbicara bahasa lain.
Dan akhirnya, keluar dari sekolah,
memulai perusahaanku sendiri di Barcelona bersama beberapa teman.
Semuanya jelas ketika aku kembali ke Kopenhagen setahun kemudian,
dengan kulit terbakar matahari seperti orang Spanyol,
aku benar-benar seseorang yang berbeda
dan bagaimana pun bisa melakukan sesuatu dan percaya diri membuat pernyataan
yang tak akan terbayangkan setahun sebelumnya.
Kualitas ruang dan hawa di dalam rumah
tidak berasal dari ruang mesin,
tapi dari kualitas yang terintegrasi dalam arsitektur.
Seperti arstektur tanpa arsitek,
semacam mekanika tanpa mesin,
atau Functionalism 2.0.
Kami memulai perusahaan kami dengan tanpa seorang pelanggan pun.
Tapi setelah jangka waktu yang lama dan jalan berliku, kami akhirnya berhasil membangun sebuah bangunan.
VM House.
Namaku adalah Per Høpfner. Aku seorang developer.
Aku bertemu Bjarke, pertama kali tahun 2001.
Dia bilang, "Kami adalah perusahaan baru, perusahaan para arsitek,
Kami adalah orang-orang terampil, dan kami sangat kreatif,
dan kami orang-orang yang sangat cemerlang, dan kami bisa sanggup membangun dengan biaya sangat, sangat murah."
"Oke, seberapa murah?" "Oh, kau tak bisa bayangkan."
Tiba-tiba saja, aku menyukainya.
Dan waktu itu, tak ada apa pun di sini di areal ini.
Dan jika kau hendak menarik hati orang-orang, biayanya harus sangat murah,
dan harus ada sesuatu yang spesial.
Kami mendesain bangunan ini untuk para pionir.
Kami punya izin untuk membuat apartemen ini 30% lebih mahal,
dan kami meyakinkan diri setiap apartemen memiliki tinggi ruangan dua kali lipat.
Untuk tiap tiga lantai, hanya ada satu koridor tengah,
dengan begitu, kau tanpa harus membayar sebuah koridor untuk tiap lantai,
kami meringkasnya setiap tiga lantai, sehingga kami bisa mendapatkan efisiensi besar.
Hal yang indah adalah pada poin ini, kami tidak membangun lebih mahal dari sebuah rumah anjing.
Dan di hari kami mulai menjual tempat ini,
kami telah menjual 110 flat dalam satu hari Minggu itu.
Hal itu menyulut keributan.
Dan aku bisa bilang satu hal.
Banyak dari koleganya, mereka tidak menyukainya.
Dan mereka tak menyukainya karena mereka sangat sukses di luar negeri.
Tidak biasanya sebuah perusahaan arsitek Denmark mampu mencetak uang.
Kami benar-benar dilihat sebagai alien dalam semacam konteks orang-orang Denmark.
Dan ini adalah sebuah budaya dimana perbedaan, atau ketidaksetujuan dianggap sebagai hal yang memalukan.
Bagaimana semuanya?
Helo, selamat tahun baru! / Selamat tahun baru!
Kau tak pernah meninggalkan kantor?
Yah.
Sebab jadwal waktu begitu padat
untuk 'Serpentine Pavilion',
absurd-nya kami harus membuat keputusan dengan cepat.
Kami menjaga sederet ide tetap hidup.
Sementara ini kami punya tiga, kemudian kami ringkas menjadi dua .
Dan aku pikir kami sedang mencari ide untuk sebuah dinding
yang terbuat dari bata atau blok fiberglass.
Dan lalu kau bisa menariknya agar terbelah, seperti sebuah retsliting,
sehingga dia menjadi lanskap bergelombang di bagian exteriornya,
seperti sebuah lembah dan sebuah bukit.
Dan kemudian di bagian dalam, tercipta jurang, atau canyon , atau gua.
Jadi cobalah menempatkan...
Yang satu ini lebih rendah. / Yang satu itu harus pas, yah.
Itu bagus.
Tak diragukan bahwa dinding itu kelihatan sangat bagus, bukan?
Yah.
Dan terasa sangat nyaman.
Inilah karya seni yang kita ciptakan.
No comments yet. Be the first to leave one.