Prvních 200 řádků.
Ada legenda tentang orang-orang
berbakat membuat musik yang begitu nyata,
hingga menembus tabir antara orang hidup dan mati.
Memanggil roh dari masa lalu dan masa depan.
Di Irlandia kuno, mereka disebut Filí.
Di Choctaw, mereka disebut penjaga api.
Di Afrika Barat,
mereka disebut griot.
Bakat ini bisa membawa kesembuhan bagi komunitas mereka,
tetapi juga mengundang iblis.
16 OKTOBER 1932
- Sammie! - Ruthie.
Tidak.
Kemarilah, Nak.
Tidak apa-apa.
- Sammie! - Putraku merasakan panggilan dosa.
Namun, Tuhan memanggil kita menjadi penjala manusia yang berdosa...
dan menunjukkan jalan kebenaran.
Berjanjilah kepadaku dan di hadapan jemaat ini
untuk meninggalkan kehidupan berdosamu.
Berjanjilah, sekarang juga.
Jatuhkan gitarnya, Samuel.
Dalam nama Tuhan.
Lepaskan, Samuel.
Letakkan.
SATU HARI SEBELUMNYA
Kau main gitar malam ini?
Selamat pagi, Nn. Beatrice.
Mau katakan rencanamu
atau aku harus mendengarnya dari orang lain?
Selamat menikmati harimu, Beatrice.
Sampai jumpa di ibadah besok pagi.
Berarti dari orang lain.
Selamat pagi, Ibu.
Selamat pagi, Sayang.
- Jangan di tubuhmu, Samuel. - Bu, sabun tetap sabun.
Nanti kering.
Kupakai selagi masih basah.
Kau benar-benar konyol.
Pergilah.
Ibu bilang bangun.
Selamat pagi, Sammie.
Tak mau bangun.
Kau Hogwood?
Kalian kembar?
Bukan, kami sepupu.
Ini dia.
Tempat ini menghasilkan satu ton kayu per bulan di masa jayanya.
Pekerja tinggal di atas.
Kalian mau apakan tempat ini?
Kalian bersihkan lantainya?
Ya.
Kenapa lantainya?
Kupikir kalian siap membeli tempat ini.
Makin lama bersama kalian,
makin aku ragu kalian bocah serius membelinya.
Di sini tidak ada bocah.
Hanya pria dewasa.
Dengan uang orang dewasa.
Dan peluru orang dewasa.
Aku tak bermaksud buruk.
Begitu cara kami bicara di sini.
Kami beli.
Pabriknya, peralatan, dan lahannya.
- Astaga. - Pahamilah, ini uang terakhir dari kami.
Jika kami melihatmu, atau teman Klan-mu
memasuki lahan, kami akan bunuh mereka di tempat.
Sial.
Klan sudah tidak ada lagi.
Selamat pagi, Ayah.
- Kau bangun pagi, Nak. - Seperti katamu,
"Bekerja segera, jangan menunda."
- Benar. - Tugasku hari ini sudah selesai.
Ya. Kubawa ke sini.
Bantu aku untuk menyampaikan khotbahku besok.
Satu Korintus, pasal 10 ayat 13.
Bacalah.
"Pencobaan yang kau alami
adalah pencobaan biasa, tidak melebihi kekuatan manusia.
Sebab Tuhan itu setia.
Dia tidak akan membiarkanmu dicobai melampaui kekuatanmu.
Pada waktu kau dicobai,
Dia akan memberimu jalan sehingga kau dapat menanggungnya."
Ayah, aku pergi dulu, nanti terlambat.
Terlambat untuk apa, Nak?
Tempat apa yang lebih penting dari Rumah Tuhan?
Aku bekerja sepanjang minggu, Ayah.
Aku ingin bebas dari semua ini sehari.
Untuk bermain musik?
Untuk pemabuk?
Pezina yang mengabaikan tanggung jawab keluarga
agar bisa saling berkeringat?
Aku akan kembali untuk ibadah besok pagi.
Nak?
Jika terus berurusan dengan iblis...
kelak dia akan mengikutimu pulang.
Sepupu Kecil, keluarlah.
Kau ditunggu orang penting.
Samuel!
Jangan khawatir, Paman Jed.
Kami akan kembalikan dia dengan selamat.
Apa kabar?
Kau diperlakukan baik oleh ayahmu?
Dia tidak memukulmu, bukan?
Tidak. Biasa saja.
Kalau adikmu?
Hanya kalau pantas dihukum.
Biasanya Ibu yang memukul.
Bagus.
Paman Jed selalu baik.
Ya.
Ceritakan tentang Chicago.
Kudengar tak ada hukum Jim Crow di sana.
Pria kulit hitam bisa ke mana saja.
Dengar, jangan percaya semua yang kau dengar.
Kota akan membuatmu percaya khayalan ini,
tetapi aku dan sepupumu akan jujur kepadamu.
Chicago hanya Mississippi dengan gedung tinggi, bukan perkebunan.
Karena itu kami pulang.
Lebih baik berurusan dengan iblis yang kami kenal.
Jangan bergerak.
Biar kami yang urus truknya.
Sial. Kulit putih terlambat dan merusak jadwal kita.
Menurutku cukup untuk malam ini.
Buka akhir pekan depan.
Tidak. Harus malam ini.
Pembukaan besar, mulai dengan dahsyat.
Atau mulai dengan gagal.
Lihatlah langit.
Hari yang indah untuk bebas, bukan?
Tempat hiburan kita sendiri.
Untuk kita dan oleh kita.
Seperti yang kita inginkan.
Satu-satunya peluang adalah kita pencar.
Siapa yang awasi truk saat aku bicara dengan Chows?
Biar mereka melihatmu.
Kita sudah lama pergi, Stack.
Tujuh tahun tidak cukup untuk melupakan kita.
Baiklah.
Awasi si bodoh ini. Pastikan dia tak buat masalah.
Kau bisa melawanku sekarang?
Kulakukan sebaiknya.
Tidak, lakukan perintahmu.
Waspada kalau ada yang menatap terlalu lama.
Dia tak bisa menjaga dirinya sendiri.
- Aku sayang kau. - Aku sayang kau juga.
- Hati-hati. - Pasti.
Kau ikut aku.
Hei, Gadis Kecil.
Kemarilah.
Dari mana asalmu?
Shelby.
Pernah dengar Si Kembar Smokestack?
Tentu.
Bagus. Aku Smoke.
Tidak. Kau tak dalam masalah.
Aku ingin memberimu uang.
Kau harus duduk di truk ini.
Jika ada yang melihat terlalu lama,
tekan klakson ini.
Bisa lakukan itu?
Bisa baca waktu?
Kubayar sepuluh sen per menit aku pergi.
- Kau setuju? - Ya, Pak.
Tidak, Nyonya.
Kita bicara angka.
Angka harus selalu dikomunikasikan.
Kau mengerti?
Kau harus bernegosiasi.
Sepuluh sen tak sesuai untukmu.
Sebut angka lain kepadaku.
Lima puluh sen.
Dua puluh sen. Maksimal.
Kita sepakat?
Bagus. Naiklah.
Ingat, tekan klakson itu.
Apa kau Lisa kecil?
Benar.
- Pagi, Sarah. - Pagi!
Ayahmu ada?
Ayah!
Apa?
Bo Chow.
Lihat siapa yang datang.
Ada yang bisa kubantu?
Malam ini ada acara besar.
- Kau butuh apa? - Ikan lele untuk seratus100 orang.
Kalian sukses di Chicago?
Aku dengar tentang kasino di sana. Kalian sukses besar?
Benar. Namun, tak seperti yang kau pikir.
Dengan cara apa?
Sial.
Mereka mencuri!
Awas jariku, Bodoh.
Kupastikan mereka tak lihat.
- Ambil sendiri. - Aku mau bantu.
Hati-hati, Bung.
Mau ke mana? Peluru ini lebih cepat.
Kau menembakku. Bedebah...
Smoke.
No comments yet. Be the first to leave one.