Prvních 186 řádků.
Katedral Sentral - Lantai 95 - Pemandangan Bintang Pagi
Kirito.
Jangan-jangan, kau mengangkatku sampai ke sini?
Ya, memang.
Aku kesusahan, tahu.
Jadi, hargailah usahaku.
Kau mau apa, sih?
Lah? Tubuhmu basah keringat begini, sih!
Pakaianku jadi basah juga!
Cepat menjauh dariku!
Bilang apa kau?
Aduh!
karenai tsuyoi omoide kagayaku Pride
kupunyai kebanggaan yang bersinar abadi bersama semangatku
unmei ni aragatte yuke
dan kan terus melawan takdir hingga akhir
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
kimi no koe ga todokanai basho de ha
di suatu tempat di mana suaramu tak menggapaiku
daremo oshiete kurenakatta yuganda Rule
kulawan aturan yang tak dikatakan seorang pun padaku
osanai koro ni tsuyoku negatta
perjalanan demi temukan kebenaran
yume no arika wo sagasu tabi ha hajimatta bakari
dari mimpi masa kecil kita yang indah baru saja dimulai
nageita jikan ha mou iranai
waktuku tak boleh kusia-siakan dalam ratapi nasib
genkai no kabe wo ima sugu kowashite
saatnya tuk lewati batasan diriku
karenai tsuyoi omoide kagayaku Pride
kupunyai kebanggaan yang bersinar abadi bersama semangatku
donna itami ni fureta to shitemo kawaranai kioku
mau kupahami rasa sakit ini pun ingatanku takkan berubah
shikai wo hirogete mitsuketa chikai wo daite
sumpah ini kudekap saat pikiranku terbuka
kumori naki me de eranda michi wo kimi ni tsunagu kara
karena jalan tak pasti ini telah kupilih tuk menuju padamu
koe wo hibikasete
membuat suaramu jadi terdengar
unmei ni aragatte yuke
dan kan terus melawan takdir hingga akhir
proud of myself
bangga akan diriku
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Synthesis
Temanmu mana?
Maksudnya Eugeo?
Eugeo ini, kemungkinan sekarang ada di mana?
Kalau dia naik tangga dari Taman Puncak Awan,
harusnya dia akan bertemu dengan musuh terkuat sebelum sampai di lantai ini.
Musuh terkuat?
Paman.
Pak Komandan, Bercouli.
Eugeo, di mana kau?
Oh, ya!
System Call.
Generate Umbra Element.
Adhere Possession.
Object ID, WLSS703.
Discharge.
Apa yang kau lakukan itu?
Aku sedang cari lokasi Pedang Mawar Biru.
Eugeo pasti selalu membawanya.
Ada di bawah.
Tunggu dulu.
Apa luka ini kau yang obati?
Ya.
Pendarahannya berhasil kuhentikan, tapi hanya sejauh itu kemampuan penyembuhku.
Apa mata kananmu bisa sembuh kembali?
Saat ini, sumber energi yang ada tak cukup untuk menyembuhkannya.
Jadi, mustahil kembalikan mataku sampai Solus terbit nanti.
Sekalipun masih terasa agak sakit dan pandanganku jadi terbatas,
tapi itu takkan memengaruhi kemampuan tempurku.
Tapi...
Lagi pula...
Aku ingin rasakan ini lebih lama.
Rasa sakit yang jadi bukti bahwa aku putuskan untuk melawan Gereja Axiom.
Alice.
Baiklah.
Saat bertarung nanti, akan kulindungi sisi kananmu.
Apa yang sebabkan ini Eugeo?
Ya, tak salah lagi.
Ini Teknik Pengendalian Senjata Sempurna dari Pedang Mawar Biru milik Eugeo.
Meski begitu, tak kusangka kekuatannya sebesar ini.
Paman? Paman!
Apa itu?
Paman?
Ini bukan teknik milik Eugeo.
Dulu, paman pernah bilang padaku
kalau Ketua Dewan Chudelkin diberikan kuasa untuk ubah siapa pun jadi batu.
Kalau tak salah nama tekniknya adalah "Deep Freeze."
Jadi, yang terapkan teknik ini pada Komandan adalah Ketua Dewan, rekannya sendiri?
Tapi kenapa?
Paman sebenarnya diam-diam merasa ragu dengan perintah yang diberikan dewan.
Tapi dia yakini bahwa wilayah manusia takkan damai tanpa adanya Gereja Axiom,
lalu membulatkan tekad untuk habiskan hari-hari dengan bertarung.
Dewan mungkin punya kuasa tinggi di dunia ini.
Tapi ini... Tak seharusnya dia diperlakukan seperti ini!
Paman!
Paman.
Hentikan! Kumohon! Nanti tubuhmu bisa hancur, Paman!
Hai, Nona Muda.
Jangan menangis begitu.
Nanti kau tak terlihat cantik lagi.
Paman.
Jadi, begitu.
Nona Muda akhirnya sudah berhasil lampaui batasan, ya.
Segel Mata Kanan yang selama 300 tahun gagal kuhancurkan.
Paman. Aku...
Jangan pasang ekspresi seperti itu. Aku bahagia, kok.
Dengan ini tak ada hal yang bisa kuajarkan lagi padamu.
Hal itu... Hal itu tak benar!
Masih ada banyak hal yang ingin aku pelajari darimu!
Aku percaya kau bisa melakukannya.
Memandu dunia yang rusak ini, untuk kembali jadi seperti yang seharusnya.
Hoi, Bocah.
Tolong jaga dia.
Baiklah.
Rekanmu sudah dibawa oleh Ketua Dewan Chudelkin.
Kemungkinan, ke ruangan Pendeta Tertinggi.
Cepatlah, sebelum bocah itu terjebak dalam labirin ingatannya sendiri.
Paman.
Ini kan...
Biasanya, pengguna dua pedang itu hanya
para bangsawan yang suka berlagak di hadapan orang lain,
tapi entah kenapa, kau terlihat sangat cocok pakai dua pedang.
Benarkah?
Tapi meski begitu, memakai dua pedang sekaligus di saat bersamaan tetap sulit bagiku.
Daripada itu,
sepertinya Eugeo sudah ditangkap oleh Pendeta Tertinggi.
Sebaiknya kita bergegas, karena tindakan Pendeta Tertinggi tak bisa diterka oleh logika manusia.
Apa kau pernah bicara dengan Administrator sebelumnya?
Pernah sekali.
Dan itu pun enam tahun yang lalu.
Saat aku terbangun tanpa ingatan sedikit pun,
di hadapanku ada Pendeta Tertinggi,
yang katanya merupakan penguasa wilayah manusia pilihan oleh dewa.
Matanya perak bagaikan cermin yang pantulkan segala cahaya.
Ya, sekarang aku mengerti. Kalau saat itu, aku sangat takut pada Pendeta Tertinggi.
"Aku takkan bisa menentangnya."
"Aku hanya bisa terima segala perkataannya, dan serahkan diriku seutuhnya."
Aku sekarang tahu yang buatku merasa begitu adalah rasa takut luar biasa terhadapnya.
Alice.
Tak apa-apa.
Aku sudah buat keputusan.
Demi adik perempuanku yang berada jauh di utara.
Demi keluarga yang belum pernah kutemui, beserta penduduk di sana,
aku akan lakukan apa yang menurutku benar.
Jadi, ayo bergegas.
Kemungkinan besar, sebelum hadapi Pendeta Tertinggi,
kita harus melawan Ketua Dewan terlebih dulu.
Hoi! Tak apa-apa nih tinggalkan Komandan di sini?
Kita hanya bisa paksa Chudelkin untuk batalkan mantranya,
atau kita bunuh dia, hanya itu pilihannya.
Eh.
Ada apa?
Dari tadi aku dengar soal "Ketua Dewan Chudelkin,"
tapi dewan seperti apa yang ada di sini?
Jujur, bahkan kami para Kesatria Perbawa sekalipun tak pernah dapat penjelasan yang jelas.
Yang kudengar hanyalah lantai 96 ke atas merupakan wilayah terlarang bagi para kesatria.
Lalu apa pekerjaan mereka?
Indeks Tabu.
Mereka memastikan dan mengawasi
apa para penduduk di wilayah manusia mematuhi Indeks Tabu atau tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.