The Garden of Sinners: A Study in Murder - Part 2

The Garden of Sinners: A Study in Murder - Part 2

劇場版「空の境界」第七章 殺人考察(後)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Kara no Kyoukai 7: Dugaan Pembunuhan (Bagian 2)
Komentář od Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tagy

other
Zveřejněno: 2014-03-19
Stažení: 46
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

ZainuddinAri mempersembahkan

Oh, kau ada di rumah.

Ah, dingin, dingin.

Harusnya kau gunakan kuncimu dari tadi.

Apa itu?

Ini dari pameran Touko.

Selesainya hari ini, jadi aku ambil saja yang jadi pajangan di sana.

Apa dia dapat pelanggan?

Ya.

Dia menemukan pembeli untuk semua boneka yang dia pamerkan.

Sepertinya bulan ini aku bisa menerima gajiku.

Hari ini kau ke mana saja?

Pagi ini aku pergi ke sekolah.

Oh.

Lupakan saja kalau aku membeli ini di mesin otomatis di sana.

Mau minum? Hangat, lho.

Aku tak mau yang manis-manis.

Oh.

Padahal ini enak.

Aku berubah pikiran.

Akan kuminum sedikit.

Hangat.

Bagaikan salju.

Malam putih saat pertama kita bertemu, dan payung hitam.

ZainuddinAri mempersembahkan

Kara no Kyoukai

Ayo kita pulang saja, Mikiya.

Dia tak akan membayarmu untuk lembur, 'kan?

Ya.

Setelah aku membereskan ini.

Apa ini?

Oh, Anda membeli yang seperti ini lagi, ya?

Aku tak membelinya.

Kami hanya saling bertemu.

Meski mengatakannya dengan nada romantis, tetap tak boleh.

Ah, aku lapar.

Shiki.

Sudah, pergi saja.

Kalau kau membiarkannya, mungkin dia akan memakan orang nanti.

Aku permisi dulu.

Terima kasih.

Mereka yakin kalau pelakunya adalah orang yang sama dengan pelaku pembunuhan berantai

dan masih melanjutkan penyelidikan.

Korban pembunuhan berantai - 7

Sejauh ini sudah ada 7 korban pembunuhan di Kota Mifune.

Ditambah dengan korban pembunuhan 4 tahun yang lalu,

totalnya menjadi 13 korban.

Masyarakat mulai mengeluhkan ketidakmampuan kepolisian

dalam menghentikan maniak pembunuhan berantai ini.

Penyelidik sedang mengulas kembali catatan kasus yang lalu dan...

Itu pembunuh maniak, Mikiya.

Dia disebut begitu karena korbannya sudah lebih dari 10 orang.

Tapi, apa menyebutnya seperti itu tak keterlaluan?

Tidak, mereka benar.

Kalau ada orang di balik semua ini, dia pasti pembunuh maniak.

Pelakunya pasti senang disebut seperti itu.

Pembunuh maniak tak butuh alasan.

Korban diserang hanya karena ada kesempatan.

Karena itulah orang ini tak pernah membunuh orang.

Pembunuh ini tak pernah membunuh orang?

Pembantaian dan pembunuhan itu berbeda.

Ingat tidak, Kokutou?

Seseorang hanya bisa membunuh satu orang selama masa hidupnya.

Hanya bisa membunuh satu orang?

Lupakan saja.

Ini bukan hal yang penting.

Selain itu, ayo makan.

Aku dengar kalau kau mentraktir Azaka di restoran Jepang mewah setelah insiden Reien.

Azaka.

Dan anehnya, restoran itu adalah restoran yang selama ini ingin aku datangi.

Itu pertama kalinya aku merasa ingin membunuh Azaka.

Apa boleh buat.

Aku sudah siap.

Nah, bawa aku ke restoran mana pun yang kaumau.

Nah, begitu, dong.

Kira-kira sudah dua atau tiga hari mereka tewas.

Dilihat dari bagian silang yang sobek, aku yakin ini juga ulah orang yang suka menyisakan sesuatu.

Mengerikan.

Seperti yang kukatakan tadi, melihat kondisi mayat seperti ini, sulit dipercaya kalau pelakunya manusia.

Aku hanya bisa bayangkan kalau ini ulah buaya atau semacamnya.

Ketemu!

Malam ini, menginaplah di sini.

Baik.

Aku pergi dulu.

Ya.

Touko.

Apa aku boleh pulang duluan?

Hari ini mau ke tempat Shiki lagi?

Kasus empat tahun yang lalu dan pembunuh kali ini...

Apa kau mengira itu perbuatan Shiki?

Kudengar akibat kondisi mayat dari pembunuhan kemarin malam,

sama seperti empat tahun yang lalu, waktu kejadian perkaranya sulit dipastikan.

Yang diketahui hanya perkiraan hari dan jamnya.

Dan di saat itu, Shiki tak memiliki alibi.

Kalau hanya menyatakan fakta, buktinya tak cukup kuat.

Jadi kau menyelidikinya.

Tapi wajahmu kelihatannya murung begitu.

Kau pasti memikirkan pertanyaan yang lebih mendasar daripada bukti tak bersalahnya, 'kan, Kokutou?

Ya, benar.

Kepribadian pria, SHIKI, sudah tak ada di Shiki lagi.

Setelah dia sadarkan diri dari koma, dia selalu sendiri.

Dan secara kebetulan, itu menunjukkan tak ada lagi kepribadian pembunuh di dalam dirinya.

Jadi, yang menjadi pertanyaan bagimu adalah:

Bukankah ini berarti Shiki tak lagi memiliki nafsu membunuh?

Aku tahu.

Tapi kenapa sekarang Shiki ingin membunuh?

Itu pasti perilaku pengganti.

Sama seperti Fujino Asagami.

Dia tak bisa merasakan hidupnya kalau tak menyentuh kehidupan.

Kau merasa kalau caranya agak berbahaya, kan?

Kalau kau memang begitu mengkhawatirkannya, kau tinggal seharian saja bersamanya.

Aku tak keberatan.

Berita terkini, korban pembunuhan berantai lagi!?

Berita terkini, korban pembunuhan berantai lagi!?

Menurut informasi yang baru kami terima,

lagi-lagi korban pembunuh maniak ditemukan di Mibukitachou di Kota Mifune.

Lagi-lagi korban pembunuh maniak ditemukan.

Menurut saksi mata,

ada banyak noda darah dan pergelangan lengan dan kaki yang tercerai-berai, seperti di TKP lainnya.

Identitas korban masih belum diketahui.

Karena kejadiannya masih belum lama,

ada kemungkinan bahwa pelaku masih berkeliaran di sekitar...

Halo? Ha...

Nomor yang Anda tuju saat ini tak dapat dihubungi.

Silakan tinggalkan pesan Anda setelah nada berikut.

Shiki!

Empat tahun yang lalu, Shiki bilang kalau dia adalah pembunuh.

Tapi itu tak benar.

Dia tak bisa membunuh siapa pun.

Meskipun dia mau, dia tak bisa.

Itulah yang selama ini aku yakini.

Aku percaya.

Kokutou, katakan sesuatu.

Kokutou!

Aku...

Aku tak mau mati.

Aku ingin membunuhmu.

Kenapa?

Bodoh.

Aku tak menginginkan kegagalan ini.

Kau tak bisa membunuhku?

Membunuh untuk bertahan hidup itu hal yang tepat.

Tapi kau ingin membunuh hanya untuk lari.

Jangan rendahkan nilaimu sendiri.

Kau adalah milik satu orang.

Hidup sebagai satu, dan diakhiri sebagai satu.

Spiral paradoks adalah akhir yang tepat untukmu.

Aku...

Shiki.

Shiki!

Masih terlalu cepat untuk menghancurkannya.

Waktu itu, daripada pulang sendiri, aku memutuskan untuk bersamanya.

Sampai sekarang pun, aku tak tahu apakah itu keputusan yang tepat.

Kokutou.

PAVIRioN

Aku datang ke negara ini atas permohonan Souren Araya.

Untuk mengembalikan ingatanmu yang lenyap dua tahun yang lalu.

Aku akan memutar kembali kepahitan itu.

Meskipun kau melupakannya, sebenarnya ingatanmu terekam di dalam dirimu.

Nomor yang Anda tuju saat ini tak dapat dihubungi.

Silakan tinggalkan pesan Anda setelah nada berikut.

Ini Kokutou.

Sepertinya kau masih belum pulang.

Saat kau mendengar pesan ini, tolong hubungi aku.

Nanti aku telepon lagi.

8 Februari, pukul 4:33 sore.

Ada 17 pesan.

Yo.

Setiap malam kau ke mana saja?

Kau sendiri, malam-malam begini sedang apa di sini?

Ya, aku ke sini untuk penyelidikan.

Oh, terima kasih.

Tiga tahun yang lalu, kau menemukan mayat di kediaman Ryougi, 'kan?

Kau tahu kalau pembunuhnya mulai beraksi lagi, 'kan?

Apa terjadi sesuatu?

Kami menemukan petunjuk mengenai pelakunya.

Semua pembunuhan akhir-akhir ini terjadi di lorong belakang distrik bisnis.

Ada banyak jalan raya di sekitar TKP. Wajar saja kalau ada banyak orang di sekitarnya.

Seseorang berpakaian kimono selalu terlihat di sana.

Hei, Mikiya.

Apa belakangan ini kau ada masalah?

Tidak, aku baik-baik saja.

Apa ini?

Tahu tidak itu apa?

Prangkonya LSD.

Daunnya mariyuana.

Lebih dari setengah korban yang terbunuh minggu lalu memiliki itu.

Ini?

Kepolisian masih belum tahu dari mana mereka mendapatkannya.

Sepertinya itu diedarkan secara rahasia di antara anak-anak muda.

Mungkin ini tak ada gunanya, tapi aku tak punya cara lain untuk mencari Shiki.

Pokoknya, aku ingin menyelidiki hubungan antara pembunuhan dan narkoba itu.

Jadi begitu.

Mungkin aku akan cuti untuk waktu yang lama.

Aku tak keberatan,

tapi jangan terlalu memaksakan diri.

Namaku Aozaki. Bisakah aku berbicara dengan Detektif Akimi?

Kak, lagi cari sesuatu?

Tunggu sebentar.

Kalau obat, carilah di tempat lain.

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left