Prvních 200 řádků.
Hu Qingniu. Ayo terima kematianmu.
Tuan Hu sudah mati.
Wuji.
Apa yang akan kaulakukan?
Hari ini aku kemari hanya untuk Hu Qingniu.
Untuk menghapus kebencian bertahun-tahun di antara kami.
Jika dia melebih-lebihkan dirinya sendiri, meminta masalah.
Jangan salahkan aku karena tidak menunjukkan belas kasihan.
Bagaimana dia mati.
Dia minum racun.
Hu Qingniu.
Aku datang ribuan mil hanya untukmu.
Bagaimana bisa kau mati begitu saja?
Selama bertahun-tahun...
... aku sedang menunggu hari ini tiba.
Tapi kau minum racun untuk bunuh diri.
Aku sangat membencimu!
Balas dendam suamiku.
Aku tak bisa membalaskan dendam untuknya.
Zuonie...
Zuonie!
Tuan!
Tuan!
Tuan!
Meskipun kau tak bisa menyembuhkan Racun Dinginku,
tapi kau sudah mencoba yang terbaik sehingga rasa sakitnya berkurang.
Dalam beberapa tahun terakhir ini,
kau seolah-olah tak peduli padaku.
Tapi aku tahu,
di hatimu kau sangat peduli padaku.
Wuji.
Jangan terlalu sedih.
Tuan.
Dia belum mati.
Nyonya juga bernafas.
Apa yang harus kita lakukan?
Pil Bezoar dan Yulong Suhe.
Tuan.
Nyonya.
Kakak Seperguruan.
Jangan khawatir, Nyonya. Tuan Hu masih hidup.
Benarkah?
Nyonya, aku memberi kalian berdua kombinasi pil Bezoar dan bubuk "Yulong-Suhe"...
... dan untuk sementara menyegel racun itu. Benar, tidak?
Benar.
Itu benar.
Wuji. Ikuti resepku dan petik beberapa tumbuhan obat.
Dengan cara ini kita bisa menghilangkan racun.
Tidak.
Apa ada masalah dengan resepnya?
Nyonya Hu sangat pandai menggunakan racun.
Tapi kalah terampil dalam menghilangkan racun daripada Tuan Hu.
Mereka minum racun Tiga-Hama-Tiga-Gulma.
Itu sangat beracun.
Dengan resepnya,
Aku khawatir tidak bisa menghilangkan racun sepenuhnya.
Kita harus bagaimana?
Aku ingat Tuan Hu pernah menunjukkanku buku panduan menghilangkan racun.
Ada penangkal racun Tiga-Hama-Tiga-Gulma.
Aku membandingkannya. Resepnya...
... salah satu yang bisa menghilangkan racun sepenuhnya.
Baiklah, aku mengerti sekarang.
Wuji, untungnya, kau telah mempelajari semua keterampilan medis dari Tuan Hu.
Kalau tidak, tidak ada yang akan bisa membedakannya.
Haruskah kita memberi tahu Nyonya Hu soal itu?
Bertahun-tahun ini, Tuan dan Nyonya Hu...
... telah bertengkar karena argumen menggunakan dan menyembuhkan racun.
Agar tidak mengganggu Nyonya Hu lagi, lebih baik jangan beri tahu dia,
untuk menghindari lebih banyak masalah.
Aku hanya akan mengubah resepnya secara diam-diam.
Itu masuk akal.
Yang terpenting menyelamatkan mereka. Kau segera siapkan ramuannya...
... dan kita seduh ramuanya.
Kakak seperguruan.
Kau merasa lebih baik?
Sepertinya pembengkakanku mereda.
Hidupku tidak lagi dalam bahaya.
Siapa sangka kalau kehidupan kita suami dan istri...
... akan diselamatkan oleh Wuji.
Ini adalah...
... benar-benar jasa yang besar.
Tuan melebih-lebihkan.
Tanpa pengajaranmu, aku takkan bisa membantu.
Kakak. Ini semua salahku.
Aku selalu berusaha mengganggumu.
Hampir membuatmu mati.
Syukurlah surga membantu yang layak.
Kalau tidak, aku takkan hidup sendirian.
Kakak, aku janji, mulai sekarang,
aku takkan berperilaku buruk lagi.
Adik. Tidak apa-apa.
Ada pepatah mengatakan belajarlah dari kesalahan.
Jika kita tidak minum racun terlebih dahulu...
... dan pingsan,
kita mungkin akan jatuh ke tangan Nenek Bunga Emas.
Jika itu yang terjadi maka kita lebih baik menghadapi kematian.
Kita akan seperti...
... yang mati hidup kembali (zombie).
Benar.
Tuan, nenek itu mengira kalian berdua sudah mati.
Dia takkan datang menuntut balas dendam lagi.
Kalian bisa hidup dengan damai mulai sekarang.
Nenek Bunga Emas bukan manusia sepertimu.
Dia takkan dengan mudah tertipu.
Dia...
... punya banyak trik di lengan bajunya,
Biasanya, dia sangat tertutup dan kejam.
Menurutku dia akan datang kembali...
... untuk melihat apakah kami benar-benar mati keracunan.
Lalu kita harus bagaimana? Tuan Hu, kau...
... nyaris tidak selamat.
Karena sudah begini,
menurutku kita palsukan selamanya.
Adik.
Jika kau setuju,
malam ini,
ayo kita diam-diam meninggalkan Lembah Kupu-kupu.
Mari kita temukan desa yang indah...
... dan bersembunyi.
Jalani hidup kita bersama.
Aku yakin,
tidak ada yang lebih penting di dunia ini.
Aku akan mengikutimu.
Buku ini berisi karya hidupku.
Mulai hari ini, kami akan meninggalkan dunia persilatan,
Kami tak membutuhkan ini.
Untukmu.
Tuan, ini pekerjaan seumur hidupmu.
Mana bisa aku menerimanya.
Kuharap kau bisa menemukan...
... kunci untuk melepaskan racun tubuhmu.
Aku, Hu Qingniu, tidak pernah menerima murid.
Jika aku menerima murid, Itu pasti kamu. Tidak ada yang lain.
Dan...
Aku ingin seseorang meneruskan pengetahuan medisku.
Jadi, tolong jangan menolak.
Terima kasih, Tuan.
Wuji.
Kau tidak hanya menyelamatkan kami,
kau menyembuhkan kami.
Ini.
Ini Kitab Racun yang aku tulis. Ini hadiahku untukmu.
Aku tahu kau takkan meracuni siapa pun,
tapi jika mengetahui trik menggunakan racun ini,
bisa membantu menyembuhkan racunmu.
Kuharap kau bisa sembuh dengan cepat, sehingga bisa membayar kami di masa depan.
Nyonya Hu, aku mengerti.
Kalau begitu ayo kita pergi.
Nak,
Jika takdir mengizinkan, kita akan bertemu lagi.
Tuan Hu.
Nyonya Hu.
Hati-hati.
Sini, biar kubawa. / Biar aku saja.
Di sini makamnya.
Hu Qingniu beneran mati?
Bagaimana ini bisa terjadi?
Batu nisannya ada di sini, bagaimana bisa salah?
Lalu, bagaimana dia mati?
Pasangan ini takut kalau Nenek Bunga Emas akan datang membalas dendam,
jadi mereka bunuh diri meminum racun.
Apa? Oh Dewa!
Jika dia mati, bagaimana dengan penyakit kami?
Kita harus bagaimana?
Mengapa kau tidak menyembuhkanku dulu lalu mati?
Sekarang bagaimana?
Kalau kalian tak keberatan,
aku bisa mengobati kalian.
Jika kau benar-benar berbakat, kau pasti sudah menyembuhkan kami.
Mengapa kau begitu ragu-ragu, pengobatanmu membuat kami semakin menderita.
Ya!
Lupakan saja.
Siapa bilang dia tidak berbakat.
Lihat.
Dia menyembuhkan lukaku.
Dia menyembuhkannya?
Benar-benar sembuh.
Benarkah dia yang mengobatimu?
Tentu saja.
Itu benar.
Aku tidak berpengalaman,
sebelumnya aku membuat kalian semua menderita,
Lalu aku menerima saran Tabib Hu...
... dan mengetahui bahwa aku telah membuat beberapa kesalahan.
Manfaat obat saling meniadakan.
Itu membuat gejala kalian lebih buruk.
Aku sungguh minta maaf.
Karena aku telah menemukan kesalahannya, kali ini aku akan menyembuhkan kalian semua.
Jika kalian ingin disembuhkan, tetaplah di sini.
Wuji akan mengobati kalian.
Jika kalian takut mati,
kalian boleh pergi.
Kami takkan memaksa.
Tapi tolong jangan mati di Lembah ini,
kalau tidak, kalian bisa merusak reputasi Tabib Dewa Kecil Wuji.
Aku selamat.
Aku sudah membaik.
Aku sudah membaik.
Ya! Kalian sudah membaik.
Terima kasih.
No comments yet. Be the first to leave one.