Prvních 196 řádků.
Apa kau perlu sesuatu?
Kudengar kau akan pergi besok.
Apa kau akan tinggalkan pemilihan dan anakmu begitu saja?
Dasar si botak bodoh!
Buat apa dia memberitahunya?
Kenapa kau tak di sini saja dan ikuti pemilihan ini sampai selesai?
Kita sudah tahu hasil dari pemilihannya seperti apa.
Aku sudah cukup bersenang-senang.
Bertemu dengan orang yang bernama Leorio itu merupakan bagian yang terbaik.
Dia tunjukkan kalau dirinya menjanjikan.
Apa yang kaubicarakan?
Saat ini masih tersisa empat kandidat, kita masih belum tahu hasilnya secara pasti.
Itulah yang kumaksud, kau mengerti? Sepertinya kau paham maksudku.
berdiri tegak di atas tanah
daichi wo fumishimete
kau pun terbangun
kimi wa mezameteiku
tenshi no hohoemi de
dengan senyuman bak malaikat
bawalah aku!
tsuredashite!
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
m 51 -6 l -48 -6 l -48 9 l 51 9
mempersembahkan
m -18 22 l -18 22 l -26 12 l -30 17 l -22 26 l -30 35 l -26 40 l -18 31 l -9 40 l -6 35 l -14 26 l -6 17 l -10 12
kodoku demo hitori janai sa
walau dalam kesunyian, kita tidaklah seorang diri
pasti ada suatu alasan kenapa kita dilahirkan
umaretekita koto ni kanarazu imi ga aru
kau bisa tersenyum lagi
You can smile again
bermandikan cahaya mentari
taiyou abite
cobalah terbang
You can fly away
dunia ini telah menanti gemerlap cahayamu
sekai wa kimi no kagayaki wo matteru
berdiri tegak di atas tanah
daichi wo fumishimete
kau pun terbangun
kimi wa mezameteiku
dengan senyuman bak malaikat
tenshi no hohoemi de
bawalah aku! (kau bisa tersenyum)
tsuredashite! (you can smile!)
tak pernah ada kata terlambat untuk memulai
"hajimari" wa itsudemo osokunai sa
apa pun yang terjadi tetaplah berdiri
nandodemo tachiagare!
Persetujuan x Dan x Kerja Sama
Aku berencana untuk memilihmu hari ini.
Sampai ketemu nanti.
Apa yang sebenarnya kaubicarakan?
Kau ini bodoh, ya?
Yang kumaksud adalah takkan ada hasil yang didapat dari pemilihan ini.
Apa kau ingin tahu berapa hari lagi itu akan terjadi?
Bagaimana kau bisa tahu akan hal itu?
Karena kau dan Mizai ingin sekali untuk menang.
Tapi kalau kau benar-benar ingin menang, sebelumnya kau harus berusaha dengan keras.
Kau harus gunakan cara apa pun
selama pemilihan kedua maupun ketiga untuk amankan posisimu di atas,
lalu selesaikan hasilnya sesuai peraturan.
Kenapa sekarang kau baru katakan ini padaku?
Kalau hanya sekadar bicara saja memang mudah, tapi sulit melakukannya.
Kalau dari awal aku sudah katakan ini padamu, yang ada kau malah lakukan hal yang sebaliknya.
Kau ini keras kepala!
Ya, aku tak peduli kalau kau anggap ini sebagai bicara di belakang.
Kau boleh berpikir sesukamu sampai ini nanti berakhir.
Tunggu!
Apa lagi, sih?
Aku akan ikuti saranmu.
Apa yang harus kulakukan?
Sepertinya kau tak terlalu senang mengikutinya.
Aku tak tahu apa yang Pariston pikirkan sebenarnya.
Bagaimana caraku untuk mengalahkannya?
Aku tak tahu kau akan mengerti penjelasanku atau tidak.
Baiklah, aku akan mulai dengan apa yang sebenarnya dipikirkan oleh Pariston.
Sebenarnya, dia tak berniat untuk menang.
Tapi, dia juga tak ingin kalah.
Itulah yang buat dia begitu kuat.
Apa? Bagaimana itu bisa terjadi?
Ya, aku tahu apa yang kaupikirkan.
Wajarnya, orang yang bertekad untuk menang lebih kuat, 'kan?
Memang sudah sewajarnya seperti itu, tak ada yang salah dari itu.
Tapi dengan bertekad untuk menang seperti itu malah membuatmu mudah ditebak.
Hal itu biasanya sering terjadi
dalam permainan pengumpulan suara seperti ini.
Permainan?
Benar, 'kan? Sudah kuduga kau akan menganggapku mempermainkanmu?
Kau marah mendengarnya
karena kau orang yang sangat patuh terhadap moral, keseimbangan,
dan terlalu terpaku pada hal yang berkaitan dengan teori.
Lihat aku.
Harusnya kau tak bertingkah seperti seekor anjing.
Kau hanya perlu jadi dirimu.
Pariston sudah tahu kedua sisimu itu.
Dia sudah tahu apa yang kaupikirkan dan apa langkahmu selanjutnya.
Dan meski dia sudah tahu, dia tetap tak ingin untuk menang.
Benar-benar tak terkalahkan, bukan?
Lalu, apa yang harus kulakukan?
Sudah kukatakan padamu.
Kalau kuberi tahu, kau tak akan pernah mendengarkannya.
Mau sampai kapan kita seperti ini terus?
Baiklah, akan kuberi tahu apa yang akan terjadi kalau permainan akan berlanjut seperti yang kukatakan tadi.
Pertama, kau dan Pariston akan jadi dua kandidat yang tersisa pada pemilihan selanjutnya.
Pada pemilihan kedua, kedudukan kalian akan berubah.
Dan akan terus berlanjut seperti itu.
Pariston mungkin nanti akan berada di posisi terendah saat pemilihan.
Karena Asosiasi Hunter yang dia kendalikan menolak untuk pilih dirinya.
Kenapa?
Seperti yang sudah kukatakan.
Karena dia tak berencana untuk menang maupun kalah.
Dia hanya ingin bermain-main sampai akhir pemilihan.
Dia hanya ingin bersenang-senang.
Dia seperti Netero dan aku.
Ya, aku ini orangnya mudah bosan.
Tapi dia orangnya lebih sabar.
Dari keempat kandidat, satu-satunya orang
yang membawa semangat Netero hanyalah Pariston.
Aku tak ingin dengar itu darimu!
Kau hanya iri terhadapnya.
Sebegitu besarkah kau menyukai si tua bangka itu?
Tutup mulutmu!
Jangan terlalu sombong kau!
Kau hanya perlu katakan padaku kapan ini akan berakhir,
dasar pemalas bodoh!
Baiklah, akan kulakukan.
Tapi sebelumnya, kau harus belajar bersikap yang sopan.
Kau sangat sulit diajak bicara.
Hari di mana Netero meledakkan dirinya,
100 balon udara besar milik Asosiasi Hunter
pergi menuju Gorteau Timur.
Tak ada yang ceritakan kejadian itu ke publik.
Karena, seharusnya balon udara tersebut hanya boleh berada dalam pangkalan.
Kau tak tahu akan hal itu, 'kan?
Makanya kau bertemanlah dengan mekanik atau pilot.
Apa yang kaubicarakan?
Mereka dapatkan kurang lebih 5.000 kepompong.
Kepompong yang berisi Semut Chimera.
Dan mereka semua bisa gunakan Nen.
Dan sepertinya mereka semua akan menetas.
Pariston berencana untuk bersenang-senang dengan mereka,
karena dia tahu kalau itu akan jadi taman besar untuk bermain.
Hari di mana pemilihan selesai merupakan hari di mana ujian Hunter dimulai.
Tapi, kalau peraturannya diubah,
situasinya pun akan ikut berubah.
Sisanya kau harus cari tahu sendiri.
Kau seorang Hunter, 'kan?
Baiklah, sekarang kita akan mulai pemilihan kedelapan untuk tentukan presdir yang ke-13.
Hari ini, kita akan mulai dengan dengarkan pidato dari keempat kandidat yang tersisa.
Setelah sesi debat antarkandidat nanti, kita akan memulai pemilihannya.
Kenapa jadi seperti ini?
Oh, sepertinya ini salahku sendiri.
Sekarang, pertama-tama,
kita akan dengarkan pendapat dari kandidat yang tak lolos pada pemilihan sebelumnya.
Pertama-tama, aku ingin berterima kasih kepada semua yang telah mendukungku. Terima kasih.
Dan kalau memungkinkan,
ke depannya aku ingin kalian semua yang sudah memercayakanku
untuk menaruh pilihan kalian untuk Cheadle.
Para Zodiac itu berbeda-beda.
Tapi, setidaknya ada segelintir anggota yang punya tujuan yang sama.
Dan salah satu orang yang punya tujuan yang sama sepertiku adalah Cheadle.
Tekadnya untuk menjaga keseimbangan akan buat Asosiasi Hunter jadi lebih baik lagi.
Kalian semua yang ada di sini bagiku tak nyata, jadi lakukanlah sesuka kalian.
Ging!! Jangan coba melarikan diri duluan!! Kembali ke sini!!
Sekarang kita akan mulai pidato dari masing-masing kandidat.
Satu hal yang perlu dicatat.
Semua yang telah berkumpul di aula saat ini
takkan diperbolehkan keluar hingga presdir yang ke-13 terpilih.
Siapa yang ada di dalam?
Hanya Tsubone dan Canary saja.
Bagaimana keadaan nona Alluka?
Dia masih tertidur.
Aku akan tunggu sampai dia bangun dengan sendirinya.
Ini tak akan lama.
Tunggulah sedikit lagi, Gon!
Kemungkinan akan terjadi seri berulang kali,
tapi kami sudah antisipasi hal tersebut,
jadi bersantailah dan pilihlah sesuka hati kalian,
meski nantinya akan makan waktu berjam-jam atau berhari-hari.
Biar kuulang sekali lagi.
Kalian tak diperbolehkan keluar dari aula ini hingga presdir ke-13 terpilih.
Sekarang, kita akan mulai dengan pidato pertama dari kandidat peringkat keempat, Mizaistom.
Ini gawat.
Untuk singkirkan Pariston, aku siap menjadi tumbal.
Aku akan mempersingkat ini.
Dari keempat kandidat yang ada,
aku sangat yakin satu-satunya orang yang pantas jadi presdir
adalah Cheadle.
Ini bukan berarti aku tak bertekad untuk jadi presdir.
Tapi, saat ini waktunya belum tepat bagiku untuk hal itu.
Pertama-tama, aku harus melatih para Hunter yang telah kubimbing,
dan terus berusaha untuk jadi seorang Hunter Bintang Tiga.
No comments yet. Be the first to leave one.