Prvních 200 řádků.
Pasien menunjukkan
serangkaian perilaku
yang mengkhawatirkan
dan berpotensi memiliki bahaya.
Efek samping termasuk
perubahan suasana hati mendadak,
agitasi meningkat,
rentan berhalusinasi...
Suara pria: Dia bergerak
ke arah Utara!
Tidak ada sinyal...
Hei Joy!
Joy!
Joy, sini!
Mau lari?
Mau pergi?
Oke, ayo, kita pergi!
Ayo!
Bagus.
Apaapaan?
Siap berangkat?
Joy, kau sedang apa?
Kita sudah selesai lari.
Ayo masuk.
Ayo makan.
Hey, nggak ada apaapa di luar, oke?
Ayo, kau tidak ingin
bertemu dengan ayah?
Joy! Ayo!
Ayo!
Nah, begitu.
Jon! Sarapan!
Kau sudah pulang.
Kukira kau masih tidur.
Tidak!
Tunggu, tadi kau di mana?
Sebenarnya aku keluar mencarimu.
Aku sudah keliling.
Maaf, aku cuma tahu
kau benci lari.
Itu bukan masalahnya, Jane.
Oke, lalu apa masalahnya?
Orang asing dan semacamnya.
Kau harus lebih hatihati.
Kau seharusnya tidak
keluar sendirian.
Oke, aku tahu bagaimana
menjaga diri.
Tetap saja,
setidaknya beri tahu aku
sebelum kau pergi meninggalkanku.
Oke. Akan kulakukan. Maaf.
Tolong kabari aku saja.
Oke.
Akan kulakukan.
Hey...
Ada apa dengan lehermu itu?
Tidak tahu.
Kayaknya aku menggaruknya
saat tidur.
Tapi aku mimpi aneh tadi malam...
Ah! Berhenti!
Duduk. Ayo makan sarapanmu.
Sereal dingin...
Iya. Oke.
Tanpa...
Aku tahu soal itu.
Jadi listrik
mati total lagi.
Kita harus cari seseorang
yang bisa datang ke sini
karena mandi air dingin
tidak bisa ku tahan lagi.
Lagipula, aku bahkan
tidak bisa mengisi daya ponselku.
Sejujurnya, perjalanan ini
rasanya mengecewakan.
Bagaimana kalau begini?
Kau pergi ke kota hari ini,
dan selagi di sana,
kita bisa menelepon,
lihat apakah bisa ada orang
datang ke sini untuk memperbaikinya.
Iya, aku setuju.
Selain itu juga,
selagi kita di sana,
kau bisa cek
apakah ada semacam
pengendali hama?
Atau semacamnya? Sepertinya ada sesuatu
masuk ke ruang bawah tanah
tadi malam.
Ada apa memangnya?
Aku mendengar sesuatu tadi.
Aku tidak mau turun ke sana.
Menyeramkan.
Iya. Aku yakin itu bukan apaapa.
Aku yang urus.
Bukan masalah besar.
Yah, setidaknya di sini
tenang.
Tepat sekali.
Kau harus memanfaatkannya.
Oke?
Kau memang butuh ini.
Sepertinya begitu.
Kita masih bisa bersenangsenang, kan?
Tentu.
Siap?
Ayo pergi.
Oke. Hatihati, hatihati.
Aku tahu, aku tahu.
Tahan di situ saja...
Kayaknya.
Aku tahu. Bisa saja keluar dari
balik kayu itu.
Oke, kailnya pasang!
Woah, nah itu dia. Bagus.
Kau sedang apa?
Tadi sudah dapat
dan malah kau lepasin.
Apa?
Kau baikbaik saja?
Kau tidak...
Kau tidak lihat...
Ikan? Dia ada di sini.
Kau sudah meminum obatmu?
Iya. Iya, tentu saja.
Iya, selalu.
Tidak selalu.
Oke. Sudah selesai?
Kita baru saja sampai.
Oke, yah, kita sudah dapat sesuatu. Benar? Itu kan tujuan kita.
Keluar dan dapat sesuatu.
Ayo.
Oke.
Oke.
Ayo.
Sini.
Seriusan, dia itu sangat susah
jika disuruh untuk mendengarkan.
Hey, sini.
Sini. Lihat apa yang aku punya.
Iya. Gadis pintar.
Kau selalu begitu
jadinya dia makin manja.
Bukan, lihat dia.
Ini dia?
Gila, emang ada orang tinggal di sini?
Aku tidak tahu.
Mungkin semua orang pergi lari.
Bagus. Lucu juga.
Iya. kau lucu juga. Kadang aku suka bercanda.
Serius, apa
ada orang tinggal di sini?
Kau tahu, aku pilih tempat ini
karena nggak ada orang,
dan kita bisa sendirian.
Khusus untuk itu.
Oke.
Kau harus fokus. Ayo.
Kita punya banyak yang harus dilakukan.
Kau ignin tetap di luar
bersamanya? Iya, aku akan tetap di sini.
Oh! Jangan lupa tanya
tentang tukang listrik.
Iya, iya.
Hey, dia baikbaik saja?
Wanita: Mungkin kita harus
memanggil seseorang.
Jon...
Jon!
Jon!
Hey! Apa?
Aku... um...
Jane, kau baikbaik saja?
Iya... Aku...
Kau lama.
Kau bertingkah aneh
dan gelisah seharian.
Apa ada sesuatu yang ingin kau beritahu?
Jane.
Aku baikbaik saja.
Hanya saja.
Segera akan dingin.
Jadi ayo, kita pergi.
Oke, terserah kau.
Sebenarnya aku sudah telepon,
tukang listrik akan datang
besok.
Besok?
Iya. Aku harus tunggu sehari lagi.
Itu yang terbaik yang bisa kulakukan.
Hey.
Aku ingin minta maaf
untuk pagi ini.
Aku tidak bermaksud
marah padamu.
Aku bereaksi berlebihan.
Maafkan aku.
No comments yet. Be the first to leave one.