Nothing to Lose

Nothing to Lose

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Nothing to Lose 1997 1080p WEBRip x265-RARBG
Komentář od singoulo
Cuma resync. Thanks to @Ikude

Tagy

webdl
Zveřejněno: 2025-02-27
Stažení: 100
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Dari mana aku mulai?

Ini bukan soal kamu.

Sebenarnya, memang soal kamu.

Aku tidak...

Aku tidak tertarik lagi padamu.

Aku butuh ruang.

Kau agak...

Kau agak membuatku jijik.

Pada awalnya, terasa beda. Pada awalnya, kau lebih baik.

Tapi semakin aku mengenalimu, dan...

Aku mulai menyadari...

...kau itu si gendut bodoh.

- Kena kau. Kena kau. - Oke. Oke.

- Oke. Biar aku coba. - Kau harus serius.

Oke./Wajah serius. Oke.../Baiklah.

- Aku mau cerai. - Kenapa?

Masalah fisik.

Fisik?/Aku bereksperimen dengan pria lain akhir-akhir ini.

Sejumlah banyak pria dan wanita.

Entahlah. Maksudku, Antonio jago bermain dengan lidahnya...

stamina William luar bisa.

Dan soal permainan tangan, tangan Ayahmu...

Kau tak ada apa-apanya. Aku tak terkalahkan.

Turun ke sini.

Brickman's! Brickman's Powerboats!

Kalian paham? Brickman menjual perahu motor.

Kita buat maskot perusahaan perahu motor. Bagaimana?

- Aku suka. Kerja bagus, Alan. - Ya!

- Zachary, giliranmu. - Aku mau perlihatkan...

- Zachary! - Baik...

Proyek ini belum sempurna. Sedang aku kerjakan.

Tapi biar kalian tahu ini baru sketsa awalnya.

Zach.

Hadirin sekalian, perkenalkan maskot baru untuk Hidy Ho Cookies...

Zippy!

Apa itu?

- Zippy. - Apa itu Zippy?

- Dia si manusia kue. - Manusia kue?

Apa itu, di belakangnya?

Itu jejak kepingan cokelat. Ke mana pun Zippy pergi...

...ia punya jejak cokelat ajaib untuk anak-anak...

Ajaib? Itu seperti pup. Seperti tumpukan pup.

Terlihat seperti Zippy berjalan, sambil menjatuhkan semua pup.

Itu seperti.../Itu kepingan cokelat.

- Emma, menurutmu itu apa? - Kotoran.

Zach, misalkan kau ingin makan kue cokelat?

Apa gambaran terakhir yang ada di pikiranmu?

- Kotoran? - Kotoran. Benar.

Dengar, aku ingin keluar dari situ. Mungkin kita harus hindari...

...segala hal yang berhubungan dengan produk tertentu.

- Hanya anggapan. - Akan kubuat yang berbeda.

- Terima kasih. - Kantor Nick Beam.

Hai, Ann. Dari istrimu.

Semuanya keluar. Ada bisnis besar.

Halo./Kita bisa keluar sebentar malam. Kau traktir aku dua kali.

Sudah ditentukan. New York Philharmonic. Malam terakhir di kota.

Aku akan didampingi wanita terseksi di dunia.

- Bagaimana denganku? - Kita akan mengajakmu.

Coba tebak? Adikku kirim pesan.

Dia akan berkunjung dengan tunangannya Jumat depan.

- Tidak. - Ya!

Akhirnya aku bertemu dengan si ratu misterius.

Ya. Kau bisa jemput mereka?

Ya, tentu. Kapan itu?

Seminggu dari sekarang.

Kurasa sekitar 10:30. Biar kupastikan.

P.B. ingin menemuimu.

Maaf, sayang, sudah dulu. Ada serangan tak terduga.

- Baik. Sampaikan salamku. - Akan kusampaikan.

- Aku benci kau. - Aku juga. Dah.

- Phillp. - Nick.

Bungee jumping. Minggu.

Nick!

- Tak usah, Phillip. - P.B.

Tak usah, P.B.

- Nick? - P.B.?

Baik, baik. Lupakan itu.

- Yang ini baru. - Ya. Apa pendapatmu?

Kurasa dia menyukaiku.

Niroog, dewa kesuburan.

Aku suka memandanginya. Buatan asli zaman Paleolitik.

Menghabiskan banyak emasku.

Sungguh disayangkan. Namun ini sepadan.

Jadi, apa yang ingin kau perlihatkan padaku?

- Charles McGinty tiba pukul 5:00. - Charles McGinty?

"McGinty Crackers" Charles McGinty?/ Orang yang sama./Fantastis.

Aku ada acara dengan McGinty malam ini. Tolong gantikan posisiku.

Tidak, Phillip, aku sudah janji, Ann...

Nick. Kau harus membantuku.

Aku tak seberuntung ini tiap hari.

- Jika ini soal wanita... - Kau temanku. Aku harus pergi.

- Ini harusnya... - Tebak siapa yang baru menelpon?

- Pengacara cerai Ann? - Sekretaris McGinty. Dia ganti jadwal.

- Baiklah! - Mau kutelponkan Ann?

Tidak, aku mau langsung pulang. Aku mau memberinya kejutan.

Ini bagus.

Untuk istri lagi?/Tidak, sebenarnya untuk si rambut cokelat di elevator.

Aku iri. Bagaimana biar aku selalu dapat bunga?

- Kau tak selalu dapat bunga? - Tidak.

Itu kejam.

Pegang!

Ya begitu.

Phillip.

Hei, brengsek! Minggir dari jalan!

Selamat datang di neraka.

Mobil, kunci, dompet. Sekarang!

Kau dengar apa kataku?

Oke. Dengarkan baik-baik.

Ini pistol. Jangan macam-macam tanpa senjata, bocah kulit putih.

Helen Keller, aku bicara padamu.

Aku tahu kau mendengar perkataanku.

Kau memilih orang di hari yang salah.

Oh, sial.

Kau ingin mengunciku... Buka pintunya.

Berhenti, keparat! Hentikan mobilnya!

Kau mengemudi di trotoar! Orang berjalan di situ!

Menepilah! Bocah kulit putih, menepi kataku!

Bung, ada truk.

Aku bilang, ada truk.

Ada truk di sana. Berhenti!

Bagaimana dengan dompetku? Kau ingin merampokku, bukan?

Aku baru ingat kau ingin merampokku.

Ini dompetku. Kau mau?

Ini dompetnya. Itu. Di luar sana.

- Apa yang kaulakukan? Itu uang. - Maaf. Aku punya ini untukmu.

Aku buta! Aku tak bisa melihat.

Cairannya masuk ke mataku. Meracuni mataku.

Baik, kau menang. Itukah maumu? Kau menang.

Ada apa ini?

Kau bukan si pembunuh dari gurun, kan?

Memotong tubuh orang dan membuangnya di tengah gurun?

Oh, sial! Kita berada di gurun.

Aku di mobil bersama orang gila, Jason si pembunuh keparat.

Kumohon jangan bunuh aku, Jason gila.

Jangan bunuh aku, Jason.

Aku merampok mobil dengan bocah kulit putih yang salah!

- Keluar. - Dengan senang hati.

Selamat tinggal, sobat.

Pantatku mati rasa.

Pantatku tertidur.

Aku bahkan tak tahu pantat bisa tertidur!

Pantatku lepas!

Ayolah. Kau tak bisa tinggalkan aku di sini.

Kau tak bisa tinggalkan aku di sini.

Oke, biar kubuat kesepakatan.

Antar aku pulang. Dan akan kulupakan penculikan ini.

Oh, ayolah.

Halo. Kau mencoba merampokku.

Kau menodong pistol di kepalaku.

Sudah kubilang pistolnya kosong.

Kau yang cari masalah.

Kau tahu dirimu? Kau itu orang jahat. Kau perampok bersenjata.

Jangan harap belas kasihan dariku.

Permisi. Apa ada masalah?

- Ya. - Apa pria ini mengganggumu?

- Begitulah. - Jadi kau cuma memihaknya.

Coba kau tanyakan apa dia menggangguku?

Nyonya, asal kau tahu, aku bisa saja Denzel Washington.

Lihat baik-baik.

Dia bisa saja penguntit artis.

Anda harus bayar kopinya sekarang...

...sebab aku sudah sering melihat ini.

Tak masalah. Dompetku.

Sepertinya si penguntit artis tidak punya dompet.

Terima kasih. Biar kuambilkan kembalian.

Apa? Kau ingin aku berterima kasih? Karena aku utang seribu.

Bagaimana kau beli bensin? Kau tak punya uang, tak punya kartu kredit.

Tak punya I.D.

Sial.

Oke. Baiklah.

Kau beri aku uang bensin dan aku akan mengantarmu pulang.

Tak masalah. Aku tak marah.

Nyatanya, aku suka di gurun.

Kau tahu, kau bisa mandi keringat.

Pantatmu bisa melepuh. Apa?

Aku baru ingat.

Aku punya kartu kredit cadangan di pintu mobil.

Tepat di situ!

Ada apa?

Ada apa, bocah kulit putih? Ada apa?

Ayo, ayo. Apa yang kau punya?

Lihat dirimu. Kau sempoyongan hingga terjatuh.

Yang benar saja.

- Apa? - Pukulanmu seperti nenek-nenek.

Pergi dari sini. Carilah yang sebanding.

Bajingan...

Jurus apa ini, komedi putar?

Aku mengerti.

Terima kasih.

Oh, sial.

Aku tak tahu itu sudah kedaluwarsa. Aku tak pernah memakainya.

Jadi kenapa kau ke sini?

- Apa pedulimu? - Aku penasaran.

Aku pelajar yang manusiawi.

Kau orang gila yang manusiawi.

Tak apa-apa. Aku memaafkanmu.

Sudah jelas kau punya masalah wanita.

Dugaanmu salah.

- Dugaanku salah? - Ya. Salah.

- Dia mengacaukanmu? - Dengar.

More Indonesian subtitles for Nothing to Lose

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left