Prvních 200 řádků.
Diterjemahkan Oleh : ~~~tiyo46~~~
Tidurnya benar-benar pulas.
Begitu manis.
Mari kita lakukan, kakak.
Apa yang kulakukan?
Kakak!
Aku...
Cepat hentikan!
Tubuhku semakin panas.
Hentikan!
Tidak!
Mitsuki!
Apa yang kau lakukan?
Salah masuk kamar.
Kakak, ini tak seperti yang kau pikirkan.
Bukankah lebih baik kalau,
...hubungan itu di lanjutkan?
Tidak, dia bukan keluargaku.
Keluargaku hanya Ibu.
Kalau boleh memilih...
Kau tak boleh gunakan tubuhku tanpa izin, apalagi saat kakakku sedang tidur.
Maaf!
Karena saat kakakmu tidur, dia terlihat begitu manis.
Bukankah itu juga bisa, meningkatkan kadar TST mu?
TST .
Hebat, isi nya tambah banyak.
Mitsuki.
Waktu akan berlalu dengan cepat.
Kau mau isinya cepat penuh, kan?
Apa yang kau lakukan?
Kau mau apa?
Dasar cabul!
Jangan!
Kenapa?
Mitsuki, kau jelas ingin di puaskan.
Perempuan dengan dada kecil, biasanya sensitif sekali.
Apa yang kau lakukan?
Kau diam saja.
Bodoh sekali!
Bagaimana kau tahu, jika kau belum coba?
Jangan di teruskan!
Bagaimana rasanya kalau begini?
Sabuk Kesucian.
Dari abad pertengahan.
Sebuah alat yang di gunakan tentara, untuk memastikan kesucian seorang wanita.
Begitu rupanya.
Berawal dari sebulan yang lalu.
Di mana kuletakkan barang ini?
Letakkan di situ saja.
Baik.
Aku sudah selesai, permisi!
Oh, terima kasih.
Baik.
Biar kubantu.
Tidak usah, terima kasih.
Biar kuambil barang yang lain.
Ya, baiklah.
Kau sudah datang?
Iya bu.
Apa ini kamarku?
Iya.
Aku tidak mau di sini.
Bagaimana caranya bicara denganmu? Kau keras kepala.
Tapi ini kan loteng!
Baru datang sudah mengeluh.
Jangan lancang!
Kita tukaran saja, biar aku yang di sini.
Tak usah repot-repot.
Aku akan letakkan ini di kamar bawah.
Kakak sungguh hebat.
Aku akan ambil yang lain.
Sejak kami pindah ke sini, Ibu memutuskan menikah lagi.
Sudah mulai terbiasa Mizuki?
Iya, lumayan.
Berusaha menyesuaikan diriku, dengan suasana keluarga yang baru.
Aku dan Ibu berasal dari Osaka.
Tak butuh waktu lama bagi Ibu menempati posisinya yang baru,
...dan pergi meniggalkanku bersama, pria yang belum begitu kukenal.
Kau tak sarapan pagi, Mitsuki?
Aku biasa makan roti pagi ini.
Kenapa?
Tidak.
Benar-benar kampungan.
Pelajaran vokal.
Ini.
Minggu depan kita akan ulangan. Yang pertama untuk bulan Februari,
...sekarang, mari kita membahasnya.
Ibu bohong pada kalian.
Kalian semua kaget, kan?
Ibu Guru!
Kita akan tetap mengadakan, praktek lapangan, kan?
Benar.
Terima kasih.
Hari ini cukup sampai di sini.
Berdiri!
Beri hormat.
Sebelum kelas di mulai,
...ada baiknya kau melihat ini.
Kurang jelas.
Kau tahu, kenapa aku dapat videonya DDE?
Karena aku merekam dengan hand phone saat, menyaksikan konser mereka.
Bagus, kan?
Tak ada yang suka mereka di sekolah ini.
Sudah dengar lagu mereka belum?
...kau boleh meminjamnya.
Boleh?
...wah, bagus sekali!
Kau sudah beli tiketnya, kan?
Tentu saja aku sudah.
Aduh, aku belum dapat,
...mereka selalu saja lupa mengambilkan tiket untukku.
Memang susah mendapatkannya,
Makanya kau beruntung,
...bagaimana caraku mendapatkan, ya?
Mitsuki!
Mitsuki!
Ambilah!
Kau menjatuhkannya di teras.
Terima kasih.
Terima kasih banyak.
Di tunggu, ya?
Hanya 200 yen.
Silakan di pilih.
Selamat datang.
Sibuk sekali orang di toko itu.
Setelah pulang sekolah.
Aku malas pulang ke rumah.
Tak bagus untukmu.
Kau sedang bimbang.
Kau butuh bantuan, ya?
Kau siapa?
Kau terkejut melihatku, kan?
Yu-ya, Mitsuki sudah sadar!
Mitsuki!
Kau baik-baik saja?
Kau terjatuh dari jembatan, ingat?
Kenapa bisa terjadi?
Bagus.
Adik, Snow lah yang membawamu, dan memanggilkan ambulan.
Jadi?
Kakak, Snow siapa?
Yu, kau tak bilang padanya?
Kami adalah kekasih waktu kecil.
Begitu, ya?
Maaf, aku harus pergi.
Terima kasih.
Dah!
Panas, kan?
Aku akan buka jendelanya.
Mitsuki!
Kau kenapa?
Kau merasa nyaman?
Akhirnya aku bisa melihatmu.
Kakak.
Kakak...aku mau...
Apa yang terjadi denganmu, Mitsuki?
Apa kau tidak rindu padaku?
Aku tak masalah dengan jatuhnya.
Kenapa kau bertingkah aneh?
Aneh apanya?
Kau ingin melihatnya?
Tara...!
Kakak!
Apa yang terjadi?
Kakak, aku sudah tak tahan...
Apa?
Mitsuki!
Mitsuki!
Kau?
Aku tak mengerti bagaimana mengakhirinya.
Seperti bukan diriku lagi.
Ini apa sih ?
Pasti ada kesalahan.
Apa itu berarti?
Saat di rumah sakit...
Kau tak lagi sendiri.
Tentu saja.
Karena itulah yang kuinginkan.
Hei...apa kabar?
Namaku Hiyori...dan,
...aku adalah hantu.
Aku bisa melayang!
Jangan...
Ini milikku.
Kau benar-benar baik.
Aku sekarang hidup.
Tapi dada ini terlalu kecil.
Tapi lumayan juga.
Roti.
Mitsuki!
Malam kakak.
Kau bagaimana? Baik-baik saja?
Kemarilah kakak!
Tutup dulu pintunya.
Aku selalu ingin di dekatmu.
Kau baik-baik saja? Apa yang terjadi?
Kau panas?
Kau demam?
Panas.
Kau demam dan menggigil!
No comments yet. Be the first to leave one.