Jingle All the Way

Jingle All the Way

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Jingle All the Way 1996 Directors Cut 1080p BluRay AC3 x265-EDGE2020
Komentář od Chresna Aditya

Tagy

bluray
Zveřejněno: 2025-11-01
Stažení: 36
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

JINGLE ALL THE WAY

SELAMAT NATAL 2013 SEMOGA DAMAI NATAL BESERTA KITA

Lihat! Itu Turbo Man dan Booster!

Habisi mereka!

Ada yang mau, Turbo Disc ?

- Hentikan dia! - Maju, Demon Team (Pasukan Iblis)!

- Tidak! Tolong, Turbo Man! Tolong! - Aku datang, Billy!

Ta-ta, Turbo Man.

5 detik lagi waktu keberangkatan.

Saatnya Turbo.

Kena kau.

Ini bukan pertemuan kita yang terakhir, Turbo Man!

Aku akan balas dendam!

Ini, pak Presiden.

Ibu, Ayah, Booster.

- Terima kasih, Turbo Man. - Anda bisa mengandalkan saya.

Hei, Jamie, kenapa kau tidak segera ganti baju? Sudah hampir waktunya.

Tapi Ayah belum pulang.

Mungkin Ayah akan melewati acara pemberian sabuk-ku juga.

Ayah selalu begitu.

Ayah pasti tidak akan lupa. Mungkin dia sedang sibuk.

Halo, pak Jacobs.

Oh, ya, kami sedang sibuk, tapi, kau tahu, Aku suka itu.

Aku pasti ke sana.

Iya, apa yang bisa kubantu?

200 ranjang ukuran besar untuk hari jumat nanti?

Tidak masalah, semuanya demi kau, pak Jacobs...

karena kau adalah pelanggan utamaku.

Andrea, hai.

Kalau menurutmu warnanya terlalu gelap, kami akan menggantinya.

Tidak ada biaya tambahan.

Memangnya mau bagaimana lagi? Kau pelanggan utamaku.

Jangan lupa. Kau adalah pelanggan utamaku.

Kau adalah pelanggan utamaku.

Liz, hai sayang. Bagaimana kabarmu?

Howard, di mana kau?

Aku tahu. Kelas karatenya Jamie.

Jangan khawatir, kita akan bertemu di sana. Aku janji.

Dan jangan lupa, kau adalah pelanggan utamaku.

Liz! Aku tidak bermaksud begitu...

Liz?

Aku harus segera pergi.

Aku pasti bisa. Aku pasti bisa.

Dia tidak akan bisa.

Apa-apaan...

Johnny!

- Anak-anak kelihatan bersemangat, ya? - Iya.

Ted, aku membuatkan kue untukmu.

Karena telah memperbaiki pintuku.

Terima kasih, Judy.

- Satu! - Satu!

Ted, apakah kau bisa...

memeriksa lampu tamanku?

Kelihatannya lampu itu rusak...

dan sepertinya kau bisa memperbaikinya.

Baiklah. Nanti aku siapkan alat-alatnya dulu.

Anak-anak...

Aku pasti bisa.

Sial.

Dua!

- Hai! - Tiga!

- Empat! - Hai!

Tolong tunjukkan surat-surat anda!

Maaf, Pak, saya sedang buru-buru.

Saya sudah terlambat menghadiri kelas karate anak saya.

Oh, maaf kalau saya tambah memperlambat waktu anda.

Saya ini kejam ya.

Karena saya sebenarnya tidak ingin...

membuat masyarakat kecewa...

akibat tugas saya ini.

Saya bukannya ingin membantah anda, pak Petugas. Tapi...

Keluar dari kendaraan anda.

Itu anakku!

Ini. Apa sudah selesai?

Sebutkan alfabet.

"A," "B," "C"...

Dari belakang.

Hebat, Jamie!

Aku tidak berhasil.

Hei, tetangga!

Ted? Sedang apa kau di atapku?

Apa yang sedang Ted lakukan di atapmu? Ta-da!

Aku masih punya sisa lampu lebih di garasiku...

dan karena kulihat kau belum memasangnya, kupikir ada apa ini?

Kenapa kau tidak ikut merayakan cerianya Natal bersama tetangga?

Ya ampun Ted, kau begitu perhatian.

Hai, sayang kau tidak bisa melihat kelas karate hari ini.

Tapi jangan khawatir, aku sudah merekam videonya tadi.

Bisa apa aku tanpamu?

Apa kau yang menyuruhnya memasang lampu di atap kita?

Howard, apa kau tahu jam berapa sekarang?

Aku tahu. Kau harus lihat sendiri macetnya, dan tadi aku juga sampai di tilang.

Jangan jelaskan padaku. Tadi bukan kelas karateku.

Kami akan kembali setelah pesan-pesan berikut ini...

Hai, kawan.

Sekarang saatnya kau menyelamatkan dunia bersama Turbo Man!

Melawan kejahatan dengan Pahlawan Super yang disukai di Amerika...

dan bersama teman baiknya, Booster.

Jamie, mengenai kelas karatemu malam ini...

Ayah sudah berusaha ke sana, Jamie.

Jamie, berhenti!

Dengar. Ini bukan salah Ayah.

Jamie, jangan menghindari Ayah.

Jamie.

Apa Ayah boleh masuk?

Hei, juara...

apa tangan ini sudah boleh memegang senjata?

Oh, apakah ini?

Wow! ini Keren sekali.

Bagaimana cara memakainya?

Begini ya?

Salah? Ayah tahu. Begini.

Bagaimana menurutmu, Jamie? Bagaimana kalau begini?

Hari ini Ayah sudah salah, ya?

- Aku tak perduli. - Oh, ayolah, Jamie.

Sebenarnya Ayah ingin ke sana, Ayah berharap ini bukan kenyataan.

Dengar, percayalah, Ayah...

Ayah selalu bilang begitu, tapi Ayah tidak pernah datang.

Sabuk ungu ini sangat penting bagiku, Ayah.

Itu satu tingkatan diatas dari hijau dan 3 tingkatan lagi bisa jadi warna hitam.

- Tapi Ayah kan lihat yang warna kuning. - Tapi kau melewatkan yang warna biru.

Kau benar. Ayah memang salah.

Ayah sangat menyesal.

Apa ada yang bisa Ayah lakukan untuk memperbaikinya?

Bagaimana caranya?

Memberikan Ayah kesempatan melakukan sesuatu yang spesial... untukmu.

Contohnya, apa ada sesuatu yang sangat ingin...

kau dapatkan pada Natal kali ini?

Ah, tidak usah khawatir. Aku sudah memintanya langsung pada Santa.

Tapi tahun ini pasti Santa sibuk sekali.

Bahkan kadang Santa meminta tolong pada Ibu dan Ayah.

Tapi ini tidak penting.

Katakan. Apa yang kau inginkan?

Aku ingin mainan Turbo Man yang tangan dan kakinya bisa digerakan,

ada tembakan bumerangnya dan mesin jet dibelakangnya,

lalu ada 5 macam suaranya,

termasuk, "Saatnya Turbo!"

Aksesoris dan baterainya di jual terpisah.

Ayah senang kau bisa langsung memikirkannya.

Johnny sudah dibelikan, teman-temanku yang lain juga.

Siapapun yang tidak punya mainan itu pasti dianggap pecundang.

Kau pasti tidak akan dianggap seperti itu.

Terima kasih, Yah. Aku sayang Ayah

Ayah menyayangimu juga, Jamie. Ayah sayang padamu!

Liz, harusnya tadi kau lihat.

Tadi kami benar-benar dekat, kami melukis bersama.

Kami tertawa, gembira bersama, membicarakan tentang si Turbo Guy itu.

Turbo Man. Aku jadi ingat, kau sudah dapat mainan itu, kan?

Mainan?

Iya. Mainan Turbo Man itu.

Dua minggu yang lalu aku sudah memintamu untuk membelinya.

Oh.

Mainan yang itu. Aku ingat.

Howard, jangan bilang kau lupa membeli mainan itu.

Tidak, tidak. Aku sudah membelinya.

Aku sudah membeli mainan Turbo Man, yang ada piringan di tangannya...

Lalu ada mesin jet-nya di belakangnya...

kemudian dilengkapi mesin suara yang bisa bilang, "saatnya Turbo!"

- Aku sudah membelinya. - Baguslah.

Tadi kau pasti mengira kalau aku tidak mengikuti apa yang kau suruh, kan?

Aku sudah membelinya.

Baguslah. Karena saat ini, sangat mustahil sekali mencari mainan itu.

KQRS, Minneapolis

Kami akan memberikan lagu-lagu rock selama anda bersiap-siap.

Kau mau ke mana?

Aku harus segera ke kantor.

Howard, ini kan malam Natal.

Kau tidak mungkin ke kantor.

Aku harus mengambil D-O-L-L.

Mainannya tertinggal di sana.

Oh. Baiklah.

- Ya sudah. - Daa.

Ayah tidak boleh kerja hari ini. Bagaimana dengan pawai nanti?

- Pawai?/- Pawai Liburan Musim Dingin. Kita selalu ke sana.

Tapi tahun lalu dan tahun sebelumnya Ayah tidak pernah ikut.

Hanya aku dan Ibu yang ke sana. Ngomong-ngomong, tahun ini ada Turbo Man.

- Iya. Turbo Man. - Turbo Man. Iya! "Saatnya Turbo".

Ayah tidak boleh melewatkannya. Pawainya pasti keren.

Ayah pasti ke sana.

Ayah pasti ke sana. Ayah janji.

- Maaf, Howie. - Apa itu, rusa?

Sedikit kejutan Natal untuk Johnny.

Kau benar-benar sudah menyiapkan semuanya ya, Ted?

Howard, aku selalu berpikir kita tidak akan pernah bisa...

mewujudkan keajaiban Natal untuk anak-anak kita.

Lalu bagaimana nasib si Blitzen setelah Natal?

Aku pernah melihat ada kawanan rusa di Danau Minnetonka.

Aku akan membawanya dan melepaskannya di sana.

Kalau alam bersahabat, mereka pasti akan menerimanya.

Luar biasa.

Hei kawan, apa kabar?

- Hei! - Aneh.

Rusa biasanya hewan yang bersahabat.

Mungkin ada sesuatu di dirimu yang tidak dia sukai.

Ya sudah, aku pergi dulu ya.

Kau mau ke mana pagi-pagi begini?

Mengambil kado Natal untuk Jamie.

Kau sengaja menunggu sampai detik terakhir ya, Howitzer.

- Kau ingin memberinya apa? - Pernak-perniknya Turbo Man.

Bagus.

More Indonesian subtitles for Jingle All the Way

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left