Prvních 172 řádků.
Sebelumnya di Vikings...
Paman!
Sang Beruang akan dimahkotai oleh seorang puteri,
Itu bukan pertanda bagus untukmu, Raja Ragnar.
Saat semua orang ingin kau mati, aku biarkan kau tetap hidup!
Lalu beginikah kau balas rasa sayangku?
Erlendur menyuruhku untuk membunuhmu.
Kau tunggu apa lagi?
Aku ingin tidur dengan adikmu.
Tentu saja, Yang Mulia.
Masih ada satu lagi.
Aku mengerti kau dikhianati saudaramu.
Ia berdiri di antara kita dan Paris.
Untuk anak pertama dari sekutu Frankia dan Viking.
Paris tak akan bisa direbut tanpamu.
Aku tak peduli tentang Paris.
Aku datang untuk Rollo.
Aku akan membunuhmu.
Dayung!
Dayung!
Dayung ke kanan!
Ini untuk perbuatanmu, Rollo.
Lihat, di hulu sungai!
Aku melihatnya.
Kibarkan bendera.
Kibarkan bendera!
Kibarkan bendera!
Tiup terompet!
Arahkan ke sisi sungai dan kepung!
Baris depan!
Maju!
Semoga Tuhan menyertai kita.
Oh Tuhan, lindungilah kami dari serangan bangsa Utara.
Kemi serahkan diri kami di tangan Tuhan.
Kami tahu, Tuhan kami, akan melindungi kami dari musuh.
Keagungan milik Tuhan.
Keagungan milik Tuhan.
Bunda Maria, kumohon padamu jangan lupakan suamiku.
Aku mengandung anaknya, seorang anak Kristiani.
Bunda Maria, pengampun semua dosa.
Dan aku juga memintamu, demi kemanusiaan,
untuk mengampuni dan melindungi suamiku tercinta,
yang pada saat ini, sedang berjuang melindungi
kerajaan ini
dan semua orang-orang Kristiani.
Pemanah, bersiap ke posisi!
Siap!
Serangan pertama!
Tembak!
Tembakkan panah!
Serangan ke dua! Tembak!
Serangan ketiga! Tembak!
Tembak!
Serangan keempat!
Siap!
Serangan keempat! Tembak!
Maju!
Serang!
Apa perintahmu?
Perintahku?
Apa kita mundur?
Mengumpulkan kembali pasukan kita?
Mundur?
Kita sudah terdesak dan bisa kalah.
Mungkin, demi kebaikan, akan lebih baik jika kita selamatkan...
Seluruh hidupku,
dan hidup kalian, telah sampai di titik ini.
Tak ada tempat lain selain di sini.
Tak ada tempat lain untuk mati, selain di sini.
Berada di sini saat ini, adalah yang utama.
Jadi kerahkan diri kalian,
kerahkan semua tenaga kalian
dan semua kebaikan kalian menjadi kepalan besi.
Untuk kita terus menyerang.
Sampai kita tembus dan taklukkan raja mereka,
atau kita mati!
Kita serang!/ Serang! Serang! Serang!
Tiup terompet!
Tabuh gendang dan beranikan diri kalian!
Kita pantang mundur!
Hanya kemenangan atau mati!
Apa yang akan dia lakukan?
Dia akan melakukan apa yang selalu dia lakukan...
Menyerang.
Rollo, kami datang padamu!
Bagus.
Biar mereka coba.
Kita telah siap.
Dayung! Lebih cepat!
Lebih cepat!
Aku akan hidup.
Rollo!
Pengkhianat para Dewa dan benda keramat di Midgard!
Kemarilah kau, ular!
Datanglah, dan biarkan kampakku menumpahkan darahmu.
Datanglah pada Floki.
Datanglah pada Floki, terkutuk. Aku menantimu.
Ragnar, apa lagi yang kita lakukan?
Tak ada lagi yang akan dilakukan.
Apa para Dewa membantu kita?
Tentu saja Mereka membantu kita.
Mana mungkin mereka membantu Rollo yang mengkhianati mereka?
Aku hanya ingin dengar dari mulut Ayahmu.
Dayung!
Lebih cepat.
Lebih cepat!
Meski kita duduk di sini, makan dan minum,
Pangeran Rollo dan pasukan kita sedang berjuang melawan musuh.
Aku tahu.
Dan aku telah siapkan rencana pasti,
seandainya Pangeran gagal,
Paris akan tetap terlindungi.
Yang Mulia sebaiknya tidak terlalu...
bergantung pada Orang Utara.
Aku lebih suka bergantung pada Orang Utara.
Mereka lebih jujur.
Kakekmu telah memperingatkan untuk melawan mereka.
Beliau sebutkan mereka adalah ancaman terbesar kerajaan kita.
Kakekku, memang bijaksana, memang agung,
tapi ia tak tahu segalanya.
Waktu telah berubah.
Tapi ancaman dari Orang Utara masih ada!
Tentu saja tetap ada, Roland yang malang.
Dan,
Aku percaya Pangeran Rollo.
Aku percaya dia sepenuhnya.
Aku dipercaya olehnya,
dan aku percaya padanya.
Dia memercayaimu?
Ya.
Aku dipercayanya.
Jangan bodoh!
Ah. Itu kebenarannya.
Aku memang bodoh.
Dan lemah.
Agak bimbang.
Tidak tegas.
Itu telah membuatku paham, siapa yang benar-benar temanku.
Sekarang,
kita harus lakukan sesuatu untuk menuntaskan makan kita.
Aku tak lapar.
Tak masalah Pangeran Roland.
Di tempat yang akan kau dan adikmu tuju, kau bisa makan sayap malaikat.
Kerahkan tenaga kalian! Dayung! Dayung!
Bersiap untuk tubrukan!
Serbu!
Lihat dirimu! Kau terlihat seperti jalang!
Kau bukan saudaraku, tak akan pernah.
Salah satu dari kita akan mati hari ini.
Dan itu bukan aku, Dik!
Adik!
Odin? Dimana kau?
Bjorn, bawa dia ke perahu!
Ayo!/ Potong talinya.
Bawa dia dari sini!
Lepaskan aku! Lepaskan aku!
Dayung! Dayung!
Cukup!
Cukup!
Biarkan mereka pergi!
Rollo!
Ayah!
Kupersembahkan sang penyelamat Paris!
Pahlawan Frankia!
Berdirilah.
Hidup, Caesar!
Hidup, Caesar!
Hidup, Caesar!
Tuhan...
...memberkati...
...Paris!
Bjorn!
No comments yet. Be the first to leave one.