Black Book (Zwartboek)

Black Book (Zwartboek) (Zwartboek)

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Black Book [Zwartboek] [2006] 720p BRRip H264 AC3 - CODY
Komentář od ChenKaKui
Selamat menonton! Terima kasih banyak atas masukannya! :3

Tagy

brrip
720p
720
AC3
Zveřejněno: 2018-12-31
Stažení: 109
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Baik semuanya. Kita akan berhenti sebentar di tempat ini. Tempat ini disebut Kibbutz.

Dimohon untuk kembali ke bus dalam 15 menit. Selamat menikmati kunjungan anda.

- Aku foto-foto dulu ya? - Baiklah

Anda mengganggu pelajaran. Boleh lihat namun jangan ambil gambar.

Aku tidak bisa bahasa Ibrani. Tapi bukannya kau bisa bahasa Belanda?

Kau Ellis de Vries dari Den Haag kan?

Ronnie?

El... Apa yang kau lakukan disini?

- Aku tinggal disini. Ini kan negaraku. - Apa kau Yahudi?

- Apa yang kau lakukan di Israel? - Menemani suamiku.

Itu dia yang pakai kemeja berkerah.

George. Ia mendadak insaf. Kata dokter, gara-gara perang.

Jadi banyak bicara soal Yesus dan jangan berbuat dosa. Baguslah. Jadi tenang di malam hari.

Pria terakhir yang kulihat bersamamu bukannya orang Kanada?

Itu dia. Itu si orang Kanada milikku.

George. George. Ini teman dari Belanda waktu zaman perang.

Bagaimana bisa kau sampai kesini?

Baik. Cepat. Cepat. Selanjutnya kita akan ke Kapernaum.

Disana tempat Yesus pertama kali memperlihatkan mukjizat penyembuhannya.

- Daah sayang. Aku akan kirim surat. - Aku akan kirim foto. Daah Ellis.

Rachel Rosenthal. Aku sudah menikah.

Alamatnya kepada Rachel Rosenthal?

- Kibbutz Stein. Shalom. - Benar begitu kan? Shalom.

Shalom...

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya..Akulah terang dunia...

terang hidup...

Jantje. Stientje. Hari ini giliran kalian.

Selamat pagi Ny. Tjepkema. Selamat pagi anak-anak.

- Selamat pagi nona - Selamat pagi Rachel.

Kita sudah janji untuk tidak memanggilnya Rachel lagi. Ingat tidak? Jangan pernah lagi.

Hari ini cerah. Aku ingin istal dibersihkan.

- Baik tuan - Duduklah.

Ayah, bisa pimpin doa?

Tamu kita mungkin sudah belajar ayat baru.

Bagus. Tutup mata kalian.

Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: Akulah terang dunia.

Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan...

melainkan ia akan mempunyai terang hidup. Amin.

Amin.

Lancar dan sama sekali tidak salah ucap. Stientje, berikan piring untuknya.

Kalau dulu orang Yahudi mendengarkan apa kata Yesus...

pasti mereka tidak akan sengsara seperti ini....

Silakan makan.

Ini.

Hei nona. Musik bahasa Inggris dilarang.

Tapi tidak untuk perempuan telanjang.

Tak lucu. Kau membuatku takut. Kukira kau orang Jerman.

Bagaimana aku bisa minta maaf?

Ajak aku naik kapalmu.

- Rokok sebatang seperti itu juga. - Jawohl (=Siap. Bahasa Jerman)

- Apa yang dilakukan pilot gila itu? - Membuang muatan supaya ia bisa naik.

Merunduk.

- Kau mau kemana? - Itu tempat persembunyianku.

Tunggu. Lihat..orang-orang Jerman.

Kau tidak bisa kembali.

Selamat makan nak.

Hei. Santai sedikit.

Suara di rekaman itu...

- Itu suaramu. - Itu suaraku.

Zaman dulu. Sebelum perang.

Dulu kau bisa bernyanyi kemudian kau harus tutup mulut.

Ini. Ayahku yang tangkap.

Baik sekali dia.

Bisa nyalakan kompornya?

- Bagus sekali. - Untukmu saja.

- Benar? - Cinderamata untukmu yang sudah menyelematkanku.

Manis sekali.

Terima kasih.

- Ada bagusnya juga. - Apa maksudmu?

Sekarang aku tak perlu mengucapkan ayat-ayat Injil lagi supaya bisa dapat makan.

Mobil. Mesin bensin.

Nona Stein?

Rachel Stein?

Aku tahu kau ada disini.

Orang-orang Jerman sudah menemukan identitasmu di lumbung yang terbakar.

Tuan Maalderink, Jerman tahu kau ada di sekitar situ.

Mereka mencatat nomor layarmu.

- Siapa bilang? - Yang benar saja.

1+1=2 bahkan untuk orang Jerman.

Seorang perempuan Yahudi yang bersembunyi menghilang...

dan satu-satunya pelaut terdekat untuk membantu hanya dirimu.

- Apa yang kau lakukan disini? - Memberimu peringatan.

Sebentar lagi SD (=Sicherheit Dienst. Intel Jerman) akan datang dan mengangkutnya ke Polandia.

Dirimu dan keluargamu juga akan ditahan karena membantu Yahudi.

Bagaimana kau bisa tahu?

Laporan Jerman sampai ke polisi Den Haag.

- Mereka memberinya pada kami. - Kami? Siapa kami?

Kami ya kami. Bersyukurlah masih ada banyak polisi baik di Belanda.

Aku ingin memberitahumu satu hal. Sembunyilah. Sekarang juga.

Selamat malam.

- Apa aku kurang jelas? - Kau harus membantuku dan Rob bersembunyi.

'Kami' itu maksudnya pasukan perlawanan. Kau anggota. Kau bisa bantu kami kan?

- Mungkin bisa, tapi ini berbahaya - Kami ambil risiko itu.

Jangan kecewakan kami. Tolong?

Ada rute pelarian lewat Biesboch. Aku bisa membawamu ke daerah merdeka.

Melintas pedesaan sekarang? Gila!

Dalam beberapa minggu orang Inggris akan sampai kesini dan Belanda akan dimerdekakan.

Orang Inggrismu dihantam habis di Arnhem.

Pilih sendiri. Ikut aku atau urus dirimu sendiri.

Tunggu. Kami akan ikut.

Bersiaplah besok jam 2 tepat. Akan kujemput kau...

Jangan bawa barang terlalu banyak tapi pastikan kau bisa bertahan cukup lama.

Disini.

Akan kutunggu di pojokan.

- Ya? - Saya kesini mau bertemu notaris.

Saya Rachel Stein.

Ikuti saya. Akan saya beritahukan kedalam.

Wim. Ada perempuan bernama Stein disini. Ada waktu?

Suami saya ingin bertemu anda sekarang.

- Smaal. - Rachel Stein.

Ayahku menyuruhku untuk meminta pertolonganmu kapanpun aku dapat masalah.

Semua perempuan muda bisa saja menyebut dirinya Rachel Stein.

Orang tuaku dan adik laki-lakiku.

Apa yang bisa kubantu, Rachel?

Persembunyianku kena bom. Aku tak punya surat-surat. Aku tak punya apapun.

Aku punya kesempatan untuk menyeberang ke daerah merdeka.

- Benarkah? - Benar.

Aku akan butuh uang untuk hidup.

Berapa banyak?

Setidaknya cukup untuk bertahan setahun.

100 Ribu?

Tidak. Tak mungkin.

Separuhnya?

Dalam Dollar dan perhiasan jika mungkin. Aku tidak ingin menghabiskan terlalu banyak tempat.

Kau harus tandatangani tanda terimanya.

Dan akan kubebankan semua ini ke ayahmu nanti.

Kau tahu dimana orang tuaku berada?

Tidak. Aku tak tahu dan aku tak mau tahu.

- Dimana aku tandatangan? - Disini.

Tunggu dulu. Kau tidak mau periksa dulu?

Tidak. Aku percaya padamu.

Rachel. Kau tidak bisa sembarangan percaya orang.

Saat itu sudah berlalu.

Pemeriksaan. Perlihatkan surat-suratmu.

Van Gein dari SD dengan tangkapan Yahudi.

10 buah.

Siap. Anda boleh lanjut. Selamat jalan. Heil Hitler.

Heil Hitler.

Keluarlah.

Ayo.

Rachel. Rachel.

Max. Itu adikku.

- Kami juga kesini. - Bu.

Anak gadisku.

Sshh...Jangan berisik. Ayo. Ayo.

- Bagaimana kau bisa sampai kesini? - Dari dia.

Ia bilang kau mau menyeberang. Lantas kami ingin pergi juga.

Ini Rob. Ia membantuku.

Halo.

Jangan dorong. Hati-hati. Majulah.

Kemarilah dan duduk.

Silakan duduk.

- Cepatlah nak. - Dia baru saja dioperasi.

- 4 hari lalu. - Maaf. Aku tak tahu.

- Bisa lemparkan landasannya? - Kau tidak ikut?

Tidak. Mulai dari sini nakhoda yang pegang kemudi.

Hati-hati di jalan.

Nyonya, lepaskan itu. Terlalu berkilau dalam gelap.

Aku selalu memakainya bahkan ketika tidur.

Kalau begitu naikkan kerahmu. Orang Jerman melihat semuanya.

Ayo.

Lihat: kue jahe. Kusimpan untuk pesta. Itu berarti sekarang.

Apa yang terjadi padamu?

Infeksi usus buntu akut. Hampir saja ia tidak bisa ikut kita.

Notarisku menemukan dokter tepat waktu.

Ia mengoperasi diam-diam. Di meja dapur.

Tn. Smaal tahu dimana kalian bersembunyi?

Tentu saja. Ia yang memberikan alamat persembunyian.

Aneh. Ia berulang kali berkata ia tidak tahu.

Bukannya tidak tahu, tapi hati-hati.

- Dimana persembunyianmu? - Di loteng seorang pemilik toko yang membosankan.

- Seorang sosialis namun tetap baik. - Namun tetap saja Brussel lebih baik.

- Sekarang kita tidak akan pernah terpisah lagi kan? - Benar.

- Kenapa kita ke timur? - Bagaimana kau bisa tahu?

Dulu aku pelaut di kapal besar. Sebelum perang.

Sebelum perang aku ikut pelayaran Belanda-Amerika. Aku berlayar berkelok-kelok.

Bagus.

Keluar.

Perlihatkan muatanmu.

- Buka. - Tapi ia sudah mati.

Karena penyakit menular pula. Typhus.

Buka.

Tutup.

Hampir saja aku kehabisan napas.

Kami tak pernah dapat keluhan.

Setidaknya ada 1 cm ruang. Lihat.

- Tak bisa dibuat lebih lebar. Nanti mereka tahu. - Bukan. Maksudku hujannya.

Sulit sekali menjaga agar mukaku tetap diam.

Kemari.

Kau bisa membersihkan dirimu disana.

Gunakan ini.

Aku tak tahu bagaimana aku bisa berterimakasih pada kalian.

- Kau bisa lepaskan ini. - Joop. Pergi sana.

Berterimakasihlah pada mereka yang menemukanmu...

karena memberitahu kami dan bukannya SD.

Kita cat itu nanti.

Ayah...

Kuipers.

Ellis de Vries.

Kau akan terbiasa dengan nama itu. Kau punya surat identitas yang bagus?

More Indonesian subtitles for Black Book (Zwartboek)

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left