Informace o verzi

Black Clover - 85
Komentář od Inisial ZA
85. Mandi Bersama

Tagy

other
Zveřejněno: 2019-06-03
Stažení: 46
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 186 řádků.

Manusia hampir dilenyapkan oleh iblis.

Dan yang selamatkan manusia hanyalah seorang penyihir.

Dia dipanggil Kaisar Sihir, dan dia pun jadi legenda.

Aku pasti menang

melawan Komandan Kesatria Sihir!

Aku pasti menang!

Untuk hadapi Mata Matahari tengah Malam,

diadakanlah ujian seleksi Kesatria Royal!

Bagus sekali.

Bagus, bagus!

Timnya Yuno, Noelle dan En akhirnya keluar sebagai pemenangnya.

Lalu, nama asli dari penyihir misterius yang mengaku sebagai Xerx adalah...

Sihir jebakan dan pengetahuanmu sangatlah penting.

Kau mungkin akan lulus dari Ujian Seleksi Kesatria Royal,

jadi, mohon bantuannya!

Kurasa sudah waktunya untuk kenakan jubah pasukanmu 'kan,

Zora Ideale?

Zora Ideale?

Aku tak kenal orang dengan nama itu.

Aku hanyalah orang lewat yang tak bisa jadi Penyihir Super.

Halaman 85 Mandi Bersama

Asta sama sekali tak bergerak, ya?

Seperti boneka saja.

Apa dia masih bernapas?

Masih bernapas, tapi jiwanya sudah lenyap.

Karena tak bisa jadi pemenang dia pasti mengalami syok berat.

Setelah pertandingan berakhir...

Aku pasti akan mengejarmu!

Yang akan jadi Kaisar Sihir adalah aku!

Dia memang bilang begitu, tapi...

Itu sudah wajar, sih.

Soalnya dia punya teman semasa kecil yang tampan dan juga kuat seperti itu, sih.

Dia pasti syok berat setelah sadari saingannya sudah melangkah jauh di depannya.

Aku sangat memahami perasaannya itu.

Wahai adikku, Dewi Marie...

Semakin lama kakakmu tak memandangimu,

jiwa Kakak semakin hancur berkeping-keping.

Menurutku itu beda jauh, sih.

Ya.

Sip, ayo kita sergap dia!

Setelah bertarung, dia pasti jadi semangat lagi.

Sambil mempertaruhkan nyawa, ya!

Sihir Petir: Petir Penghan...

Tunggu dulu!

Mengajaknya bertarung takkan membuatnya bersemangat!

Kalau belum dicoba, takkan tahu, lo!

Tanpa dicoba pun sudah jelas ketahuan hasilnya!

Dia bisa mati!

Kalau tak boleh pakai sihir, bagaimana kalau kuhantam pakai batu bata?

Tak boleh!

Teman terbaikku di dunia ini, aku tahu bagaimana perasaanmu.

Sekaranglah saatnya, bagi Gordon Agrippa,

untuk memberimu tepukan lembut di kepalamu lalu menyemangatimu.

Kenapa wajahmu murung begitu, sih?

Kalau tak bisa bertarung dengan sainganmu, memangnya kenapa?

Ya, 'kan, Rouge?

Kau sudah tampil mencolok juga, 'kan?

Lulus, kok!

Pasti lulus!

Dijamin lulus!

Ayo, senyum, senyum.

Kubilang, senyum.

Ayo, dong!

Apa yang dilakukan si Vanessa?

Vanessa.

Dia sampai memaksakan diri bersikap ceria supaya bisa menghibur Asta.

Ya, raut wajahnya memang ceria, sih.

Aku pun kalau tak bisa ketemu Marie, juga terpaksa memasang wajah ceria.

Kita pun juga harus memasang wajah ceria, biar Asta semangat lagi!

Benar juga.

Ayo kita semangati si Asta Bego.

Hore!

Berarti aku boleh menyerangnya, 'kan?

Tak boleh, dong!

Sudah kubilang tak boleh, 'kan?

Asta Bego, kau masih hidup?

Sebentar lagi diumumkan, bukan?

Pengumuman hasil Ujian Seleksi Kesatria Royal itu, lo.

Harusnya sebentar lagi burung hantu pengantar pesannya tiba, deh.

Ah, benar juga.

Benar, sebentar lagi, lo.

Asta, kalau kau terpilih, berarti kau hampir berhasil menyusul si cowok ganteng itu.

Kejarlah dan lampaui dia!

Tapi apa benar aku akan terpilih?

Soalnya, berakhir seri.

Kau pasti terpilih, kok.

Itu benar, Asta Bego, lebih percaya dirilah.

Noelle.

Ya, aku adalah pemenang, jadi, aku pasti lolos.

Dari kemampuanku, itu sudah jelas.

Kalian bisa menang berkat si cowok ganteng itu, 'kan?

Apa katamu?

Dasar preman bego yang kalah karena sihirnya sendiri!

Apa katamu, Sialan?

Bisa-bisanya kau bersikap begitu terhadap seniormu!

Dan siapa juga yang kau sebut preman?

Aku ini keluarga kerajaan, lo!

Itu tak ada hubungannya!

Tolong berhenti bertengkar.

Jelas ada, dong!

Tak ada!

Daripada memikirkan Asta, sebaiknya kau khawatirkan nasib kelulusanmu, deh.

Itu tak perlu dikhawatirkan, tahu!

Soalnya aku ini pasti lolos, tak perlu diragukan lagi!

Magna, pasti kau deg-degan banget, 'kan?

Tentu saja tidak, dasar tak sopan!

Aku tahu, kok.

Detak jantung dan suhu tubuhmu meningkat, dan kau berkeringat.

Pasti saat ini kau lagi gugup.

Apa boleh buat, ini pengecualian.

Supaya kau semangat lagi, akan aku perlihatkan foto Marie selama 3,5 detik padamu.

Daripada murung begini, Asta, ayo kita bertarung!

Sekarang kau sudah merasa lebih baik, 'kan?

Tak mungkin, lah!

Bolehkah aku menyerangnya sekuat tenaga?

Bolehkah?

Tak boleh, dong!

Lo, Charmy?

Charmy, ada apa?

Saat memikirkan betapa kerennya Yuno,

dadaku jadi sesak, sehingga makanan tak bisa masuk lagi.

Aku hanya makan seperlima dari yang biasanya.

Itu sudah banyak banget, tahu.

Asta tak merespons.

Tak mempan juga, ya.

Pangeran Penyelamat Makananku.

Dadaku sesak sekali.

Itu karena kau kebanyakan makan!

Dia juga sama, ya.

Benar, apa yang harus kita lakukan?

Oke, saatnya mandi!

Komandan Yami?

Mandi, maksudnya?

Kalau kalian basuh keringat di kamar mandi, nanti semangat kalian bakal balik, lo.

Ayo kita pergi!

Ya, aku tak usah saja.

Ini perintah Komandanmu, jangan banyak omong dan ikut aku!

Ya, nyaman banget, 'kan?

Hentikan itu, dasar kurang ajar!

Jangan sampai aku merebusmu!

Kita di bak mandi bersama.

Tak salah lagi, saat ini kita saling terhubung.

Ah, membahagiakan sekali.

Bagaimana dengan bak yang di sana?

Apa airnya terlalu dingin?

Tidak, sudah pas, kok!

Tak kusangka bisa mandi bareng dengan teman-teman...

Aku malu.

Gondola.

Oi!

Kenapa, coba?

Ya ampun, di sana berisik banget, deh.

Di saat seperti ini, aku jadi teringat sesuatu di masa lalu.

Komandan Yami?

Diam saja, dan dengar aku.

Waktu itu, aku baru saja bergabung dengan Rusa Abu-abu.

Tapi sekarang sudah jadi Rusa Biru Muda, sih.

Saat Julius yang jadi Komandannya, namanya adalah Rusa Abu-abu.

Jadi, saat aku baru bergabung,

aku melakukan perjalanan untuk melatih diriku.

Tiba-tiba dia sudah bercerita saja, ya.

Suatu hari, aku merasa lapar, jadi, aku pun memancing.

Lalu...

Lapar banget, deh.

Cepatlah makan umpannya, cepatlah.

Ambil umpannya, dong!

Umpannya dibawa kabur, toh.

Kalau di tepi pantai, tangkapanku pasti bagus,

tapi aku tak pandai kalau memancing di tempat terpencil seperti ini.

Perut sama punggung rasanya sudah menempel!

Apa kalian pencuri?

Kalau mau bertarung, aku siap meladeni kalian!

Tapi saat ini aku sangat jengkel karena kelaparan,

jadi, aku mungkin takkan bisa menahan diri.

Ini untuk Anda.

Tn. Kesatria Sihir, sepertinya Anda sangat kelaparan, ya!

Makanan itu tak diracuni, 'kan?

Tentu saja tidak!

Silakan dimakan!

Kalau begitu, aku makan saja!

Tn. Kesatria Sihir, kalau Anda mau dengarkan permintaan kami,

kami bisa memberi lebih banyak lagi.

Permintaan?

Boleh.

Sebentar lagi musim panen.

Syukurnya, tahun ini panen kami sangat bagus.

More Indonesian subtitles for Black Clover (ブラッククローバー)

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left